Love Is..

Love Is..
love is part 40


__ADS_3

Kedai song.


"Seohyun ada di rumah" seketika membuat Kyuhyun saat makan Langsung menghentikannya.


"Ada apa dia ke rumah"tanya Kyuhyun.


"Entah, jihee hanya mengatakan itu kepadaku"jawab ahra.


"Memangnya ada apa?"terlihat siwon kebingungan.


"Dia menyukai Kyuhyun dan Kyuhyun tidak menyukainya. Aku lihat dia anak yang baik"ujar ahra.


"Jangan tertipu dengan penampilannya eonni" kini kina yang angkat bicara tentang Seohyun.


"Seohyun yang kalian maksud. Apa Seohyun yang waktu itu Na-ya?"


"Ne, Seohyun yang selalu menguntit mu saat datang mengunjungi wamil"


"Kau kenal Seohyun juga Hyung??"tanya Kyuhyun.


"Kebetulan aku, Joongki dan hyungnya satu kamar. Dia selalu mendekati ku saat berkunjung dan saat hyungnya bersama ku"ujar Siwon.


"Ternyata Seohyun sangat gigih sekali. Tapi kenapa jangan percaya dengan penampilannya?"


Mendengar Ahra seperti itu membuat Kyuhyun dan kina menghembuskan nafasnya.


"Dia sangat bukan wanita yang baik"kata Kyuhyun.


"Jangan menilai seseorang seperti itu. Siapa tau dia bisa berubah, kita tidak tahu orang kedepannya seperti apa"


"Manusia paling egois mana bisa berubah seperti itu. Pokonya nuna jangan dekat dengannya"Kyuhyun terlihat sangat kesal sekali.


"Ne, nuna tidak akan dekat dengannya"jawab ahra.


Terdengar suara ponsel milik Ahra bergetar dan saat melihat ternyata karyawannya.


"Ne, ada apa?"


"Ada nyonya Park datang dan ingin bertemu dengan eonni"


"Baiklah kalau begitu. Aku akan segera kesana"


Lalu sambungan telpon dimatikan oleh Ahra


"Aku harus kembali ke butik"ucap Ahra.


"Ya sudah aku antar"ujar Siwon.


"Aku panggil appa dan Eomma dulu kalau begitu"


"Tidak usah biar kami saja"ucap Ahra.


"Ya sudah kalau begitu eonni"jawab kina.


Lalu Siwon dan ahra kedalam untuk menemui orang tua kina.


"Seperti kau dan aku tidak bisa pulang sekarang"


"Kau benar"


"Lebih baik kita disini sembari mengajari kau matematika"


Melihat wajah kina yang datar dan tidak senang, membuat Kyuhyun tersenyum.


"Sudah jangan memasang wajah senang seperti itu"ledek Kyuhyun.


"Siapa yang senang"kesal kina dengan eskpresi wajah yang membuat Kyuhyun merasa gemas. Entah dorongan dari mana tangan Kyuhyun mengudap kepala kina. Tanpa disadari hal itu membuat kinerja jantung milik kina tidak normal.


"Sudah jangan mengeluh" ucap kyuhyun sembari tersenyum. Wajah kina mulai memerah karena merasa gugup. 


"Ada apa dengan mu kina. Sadar ... Sadar... Sadar"ucap kina dalam hati.


Sementara Ahra dan Siwon yang melihat itu hanya terdiam atas apa yang dilihatnya.


"Apa kau lihat?"ucap Ahra.


"Ne, aku lihat. Apa Kyuhyun sebelum tersenyum seperti itu eoh?"ujar Siwon.


"Belum"jawab ahra.


Setelah menormalkan pikirannya Siwon dan ahra langsung mendatangi Kyuhyun dan ahra untuk berpamitan.


"Ehemmm..." terdengar suara batuk dari mulut Ahra. Hal itu membuat mereka berdua terkejut


"Nuna... Eonni.."ucap mereka bersamaan.


"Kalian sudah berpamitan"tanya kina.


"Ne, sudah. Kalau begitu aku pulang dulu eoh"ujar ahra.


"Kau belajar yang giat eoh. Jangan berpacaran"ledek Siwon. Sedangkan mereka berdua kebingungan apa yang dimaksud dengan Siwon. Lalu mereka berdua saling tatap dan baru menyadari apa yang di maksud oleh Siwon.


"Yak!! Aku tidak berpacaran"teriak mereka berdua dan itu membuat pelanggan menatap mereka berdua. Taehyung yang mendengar itu hanya mampu tersenyum. Setelah membuat berisik mereka berdua langsung meminta maaf.


Di tempat makan D&E terlihat Jimin dan seulgi baru selesai makan dan mereka berdua langsung berjalan menuju halte bus untuk pulang.


"Gomawo untuk teraktirannya"kata Seulgi sembari tersenyum.


"Ne, sama sama"


"Kau tidak membawa motor, Jimin?"


"Tidak, motor ku sedang di bengkel. Kau tidak di jemput??"


"Kebetulan aku ingin naik bus dan aku juga ingin mampir ke rumah Kyuhyun oppa"


"Eummmm begitu"


Tidak lama bus yang akan di tumpangi oleh Jimin sudah datang.


"Ya sudah kalau begitu aku pulang terlebih dahulu dan kau hati hati di jalan"kata Jimin sembari tersenyum.


"Ne, kau juga hati - hati" ucap seulgi. Lalu Meraka berdua saling melambaikan tangan.


Tidak lama dari bus yang akan di naikki oleh seulgi datang. Ke rumah Kyuhyun tidak membutuhkan waktu lama hanya 15 menit.


"Lebih baik aku hubungi oppa" namun saat di hubungi ponsel Kyuhyun tidak aktif.


"Kenapa tidak aktif. Aku harap oppa ada di rumah"ucap Seulgi sembari memasukan ponselnya kedalam tas. Tidak lama bus yang di tumpangi oleh seulgi sudah sampai. Dengan rasa senang seulgi berjalan menuju rumah Kyuhyun. Setelah sampai, kedatangan seulgi disambut beberapa pelayan yang sedang membersihkan halaman depan.


"Pelayan Shin apa Kyuhyun oppa ada di ruang?"


"Belum pulang nona. Hanya saja didalam ada nona Seohyun"


"Mwo?Seohyun"


Mendengar itu seulgi langsung masuk kedalam untuk mencari Seohyun dan saat masuk kedalam. Orang yang dicari sedang mengobrol dengan nyonya Cho. Melihat kedatangan seulgi membuat Seohyun menatap malas.


"Seulgi ada apa kemari?"ucap nyonya Cho.


"Aku ingin bertemu Kyuhyun oppa. Ada pelajaran matematika yang tidak aku mengerti, ahjuma"jawab Seulgi sembari tersenyum.

__ADS_1


****


Rumah keluarga IM


Setelah banyak menangis membuat Yoona terlelap dalam dekapan changwook. Secara perlahan changwook menggendong Yoona untuk di baringkan ditempat tidur dan menyelimutinya.


"Aku berjanji itu adalah air mata kesedihan yang keluar dari matamu dan aku akan selalu membuatmu tertawa"setelah mengatakan itu Changwook keluar dari kamar Yoona. Lalu turun ke bawah dan disana sudah ada tuan im dan jaehyun. Melihat changwook sudah keluar membuat jaehyun penasaran. Dengan cepat langsung membawa changwook untuk duduk.


"Bagaimana dengan adikku? Apa dia mau makan? Kenapa tidak ikut dengan mu untuk turun? Apa Yoona masih marah? Ayok cepat jawab pertanyaan ku" begitu banyak pertanyaan yang di ajukan oleh jaehyun membuat tuan im menggelengkan kepalanya.


"Bagaimana changwook mau menjawab? Kau begitu banyak bicara"ucap tuan im.


"Akukan penasaran appa"kata jaehyun.


"Tadi Yoona barusan tidur Hyung. Aku tidak bertanya apa apa hanya mencoba menghibur Yoona saja. Bukankah saat suasana hati sedang tidak baik harus dihibur dan bukan ditanya kenapa dan ada apa"jawaban changwook membuat jaehyun terdiam dan tuan im hanya tersenyum.


"Gomawo, sudah menghibur putri ku"


"Tidak perlu berterimakasih ahjussi. Bukankah teman harus saling menghibur satu sama lain disaat temannya sedang sedih"mendengar ucapan changwook membuat tuan im senang.


"Bagaimana sebelum kau pulang kau makan malam disini"tawar tuan im.


"Ne, ahjussi. Kebetulan aku sangat lapar hahahaa"


"Hahahaha dasar kau ini"


"Ya sudah kalau begitu aku masak dulu untuk kalian semua"


"Ahjussi bisa masak?"


"Tentu saja"lalu tuan im berjalan menuju dapur dan mempersiapkan semuanya.


"Jangan ragukan masakan appa. Masakannya sangat enak sekali"kaya jaehyun.


"Wah, aku jadi tidak sabar Hyung"ujar Changwook antusias.


"Bagaimana kau bisa dekat dengan appa?"tanya jaehyun.


"Dekat seperti bapa maksud hyung? Aku tidak mengerti"terlihat changwook kebingungan dengan pertanyaan jaehyun.


"Appa itu paling sulit dekat dan percaya dengan orang lain. Banyak temen pria yang mencoba mendekati Yoona tapi appa malah mengusirnya atau bahkan memarahinya. Disaat appa pergi keluar negeri saja, sampai membawa bodyguard untuk memantau Yoona. Sedangkan kau, appa langsung luluh seperti itu"


"Masalah itu aku tidak tahu Hyung. Semua terjadi begitu saja. Mungkin karena ahjussi sudah tahu dan kenal aku terlebih dahulu dibandingkan dengan yang lainnya. Aku rasa ahjussi seperti itu ingin melindungi Yoona"


"Kau benar juga. Mungkin jika appa tidak mengenal mu terlebih dahulu, nasib mu akan sama seperti namja yang lain hahahaha"


"Kau benar juga Hyung hahaha"


****


Kedai song


Kina sedari tadi berusaha memahami dan mendengarkan penjelasan Kyuhyun tentang matematika.  Perlahan kina mulai memahaminya dan bertanya kepada Kyuhyun. Dengan sabar Kyuhyun menjelaskan menjawab pertanyaan kina.


"Apa kau sudah paham?"tanya Kyuhyun.


"Ne, sudah paham"


"Ya sudah kau kerjakan soa yang ada di buku ini"


"Baiklah"


"Apa kau bawa charger ponsel?"


"Sepertinya tidak. Memangnya kenapa?"


"Ponsel ku mati"


"Biar aku saja yang tanya. Kau kerjakan saja soal matematika" setelah mengatakan itu Kyuhyun beranjak dari kursinya dan datang menghampiri taehyung.


"Taehyung"panggil Kyuhyun.


"Ne ada apa?"ucap taehyung.


"Apa kau bawa charger ponsel"?


"Sepertinya aku bawa. Tunggu sebentar aku cari dulu di tas" setelah mengatakan itu Taehyung Langsung pergi untuk mencari. Sembari menunggu taehyung. Mata Kyuhyun melihat kina yang terus berpikir mengerjakan soal dan tanpa disadari senyuman dari bibir Kyuhyun terpancar. Taehyung yang kembali dan melihat hal itu ikut tersenyum.


"Sepertinya ada aroma cinta"ujar taehyung sembari berjalan datang menghampiri Kyuhyun dan tepat di hadapannya. Hal itu membuat Kyuhyun terkejut.


"Astaga! Kau membuat ku terkejut"kata Kyuhyun.


"Hehehehe mianhae. Memangnya kau sedang melihat apa?"


"Tidak ada, aku pinjam dulu eoh"


Lalu Kyuhyun pergi berlalu untuk mencharger ponselnya dan kembali duduk di dekat kina.


"Apa kau sudah selesai?"tanya Kyuhyun.


"Belum, sebentar lagi" jawab kina.


Sembari menunggu, Kyuhyun menyalakan ponselnya. Saat melihat ternyata banyak sekali panggilan tidak terjawab dari jihee dan seulgi. Tanpa basa basi Kyuhyun langsung menghubungi seulgi.


Tuttt..... Tutt.... Tut....


"Seulgi-a. Ada apa kau menghubungi oppa"ucap Kyuhyun.


"Aku ingin menanyakan pr matematika yang tidak aku mengerti. Mengapa ponselmu matinl saat aku hubungi? Kau membuat aku cemas saja.  Memangnya oppa ada di mana? Apa kau tahu di rumah mu ada Seohyun" mendengar itu Kyuhyun hanya tersenyum.


"Aigo.... Kau ini cerewet sekali. Ponsel oppa Batereinya habis dan oppa baru charger ponselnya. Oppa sedang mengajar kina, kalau kau mau datang ke kedai kina saja


"Nama kedainya apa oppa?"


"Kedai song"


"Bukankah itu adalah kedai yang terkenal itu?"


"Ne, kau benar sekali"


"Ya sudah aku susul kesana"


"Ya sudah oppa tunggu"


Tanpa disadari oleh Kyuhyun, sedari tadi kina terus memperhatikannya bicara dan mendengar apa yang sedang dibicarakan.


"Apa seulgi kemari?" Tanya kina.


"Ne, karena ada pr matematika yang tidak dimengerti"


"Eummm begitu. Katakan pada seulgi jangan sampai Seohyun kemari"


"Tanpa di beri tahu, seulgi akan mengerti. Tidak seperti kau, dikasih tahu malah melunjak"


"Ya! Apa maksud mu? Aku tidak suka dibanding - bandingkan. Mungkin seulgi menurut karena menyukai mu"


Seketika ucapan kina membuat Kyuhyun terdiam. Sedangkan kina menatap sebal Kyuhyun dan kembali terus mengerjakan soal. Lalu punggungnya membelakangi Kyuhyun karena kesal.


********


Setelah dihubungi oleh Kyuhyun membuat seulgi segera ke kedai dan sebelum itu berpamitan kepada nyonya Cho.

__ADS_1


"Ahjuma, aku permisi pulang"ucap seulgi.


"Kenapa buru - buru. Apa kau tidak ingin menunggu Kyuhyun?"ujar nyonya cho


"Tidak ahjuma. Tadi oppa ku menelpon meminta antar ke mall untuk membeli hadiah"


"Ya sudah kalau begitu. Kau hati hati dijalan"


"Ne, ahjuma. Salam kan  kepada oppa, kalau aku datang kemari"


Setelah itu dengan cepat seulgi berjalan menuju halte bus kembali sebelum Seohyun curiga.


"Aku harus cepat. sebelum dia curiga"kata Seulgi sembari berlari menuju halte. Saat sampai, bus yang akan di tumpangi oleh sudah ada di depan mata dan langsung saja masuk kedalam.


"Huuhhh lelah sekali"ujar seulgi sembari menarik nafasnya.


Sedangkan jihee sedari tadi sedang mempersiapkan diri untuk pergi menuju kantor kangjoon.


"Lebih baik aku berangkat sekarang saja. Aku yakin jam pulang kerja jalanan pasti macet sekali" ujar jihee.


Derrttt... Dertttt....dertttt


Ponsel milik jihee bergetar dan saat melihat layar ternyata Kyuhyun.


"Ada apa game boy"


"Apa Seohyun sudah pulang?"


"Entahlah, aku dari tadi dikamar saja"


"Coba kau lihat masih ada apa tidak"


"Baiklah, tunggu sebentar"


Lalu jihee berjalan menuju ruang tamu dan saat melihat ternyata masih ada Seohyun disana.


"Seohyun masih ada game boy. Dia sedang berbicara dengan ahjuma cantik"kata jihee.


"Benarkah? Ya, sudah kalau begitu nuna. Aku tutup telponnya.


"Ne, game boy" setelah itu jihee memasukan ponselnya kedalam saku celananya.


"Eomma kemana ya. Aku tidak melihatnya sama sekali. Apa mungkin pergi bersama Lee ahjussi. Lebih baik aku kirim pesan saja kepada eomma" ketika sedang mengetik pesan dikejutakan oleh pelayan Choi.


"Astaga, eomma. Mengejutkan aku saja"ucap jihee sembari memegangi dadanya.


"Kau habis memberi pesan kepada siapa?"tanya pelayan Choi.


"Kepada eomma. Ya sudah kalau begitu aku pamit pergi dulu"


"Memangnya kau mau kemana? Apa kau tidak akan makan malam di rumah?"


"Eomma tinggal baca pesan ku saja. Kalau begitu aku pergi dulu eomma" lalu jihee mencium kedua pipi pelayan Choi dan pergi lewat jalan belakang.


"Dasar anak itu"ucap pelayan Choi sembari tersenyum. Lalu pelayan Choi berjalan menuju ruang tamu karena di panggil oleh nyonya Cho.


"Pelayan Choi, tolong Carikan baju pesta di lemari ku karena besok ada acara"


"Baik, nyonya Cho. Akan saya cari"


"Jihee kemana? Apa belum selesai makan"


"Kebetulan jihee barusan pergi keluar nyonya Cho. Kalau begitu aku permisi keatas terlebih dahulu"


"Ahjuma, sepertinya aku juga harus pulang"pamit Seohyun.


"Apa kau tidak akan menunggu Kyuhyun pulang?"


"Tidak ahjuma. Aku baru ingat, ada janji bersama teman ku. Kalau begitu sampai jumpa nanti"


"Ya sudah kalau begitu kau hati-hati dijalan"


"Ne, ahjuma"


Setelah berpamitan kepada nyonya Cho. Terdengar ponsel milik Seohyun bergetar dan saat melihat, ternyata slag satu yang bekerja di keluarga Seohyun melihat Kyuhyun yang sedang berada di kedai song.


"Jadi Kyuhyun ada disini"ucap Seohyun dan tanpa basa basi langsung melangkahkan kakinya kesana.


"Aku yakin, dia juga pergi kesana"ujar seohyun. Sedangkan seulgi sudah Samapi di kedai song. Lalu matanya mencari Kyuhyun dan saat sudah lihat, langsung datang menghampiri dengan senyuman yang merekah.


"Oppa"panggil seulgi.


"Kau sudah datang"


"Ne, oppa. Rasanya aku lelah sekali"


"Memangnya kau habis lari?"


"Ne, aku habis berlari agar Sunbae menyebalkan itu tidak mengikuti ku. Dimana kina sunbaenim?"


"Sedang ke toilet"jawab Kyuhyun dan orang yang sedang di bicarakan sudah keluar dari toilet.


"Kau sudah datang"ujar kina.


"Ne, sunbaenim"jawab seulgi sembari tersenyum.


"Kau ingin pesan minum apa? Biar aku suruh taehyung membuatkan"kata kina.


"Aku ingin mocacino dingin saja sunbae"kata seulgi.


"Baiklah kalau begitu" setelah mengatakan kina langsung berteriak.


"Taehyung buatkan ice mocacino 1" teriak kina.


"Ne, nuna akan aku buatkan"dengan cepat taehyung membuatnya. Setelah mengatakan itu kina langsung duduk dan kembali mengerjakan soal yang tinggal 1 saol lagi yang belum dikerjakannya. Saat sedang berpikir, seulgi langsung mengeluarkan buku dan mulai bertanya tentang soal yang tidak di mengerti. Kina yang melihat itu merasa tidak sedikit senang. Terdengar suara tuan song memanggil kina sembari datang menghampiri bersama nyonya song.


"Na-ya"


"Ne, appa"


"O, siapa yeoja cantik ini"ucap nyonya song.


"Annyeonghaseyo, ahjuma. Namaku kang seulgi adik kelasnya Kyuhyun oppa dan kina sunbaenim senang bertemu dengan ahjuma dan ahjussi"kata seulgi penuh semangat.


"Ne, kau anak yang penuh semangat"ujar tuan song.


"Kamsahamnida, ahjussi atas pujiannya"kata seulgi.


"Ah iya, appa dan Eomma hari ini tidak pulang dulu kerumah karena harus mengecek kebun kopi yang akan panen"ujar tuan song.


"Baiklah kalau begitu. Memangnya appa dan eomma akan pergi sekarang?"


"Ne, harus pergi sekarang. Kalau begitu appa dan Eomma pergi dulu eoh"


"Ya sudah appa dan Eomma hati hati dijalan eoh"kata kina sembri beranjak memeluk kedua orang tuanya.


"Kau jangan nakal eoh"apa yang di maksud nyonya song membuat kina mengerti.


"Ne, eomma. Arraseo"jawab kina sembari tersenyum.


***

__ADS_1


Mianhae jalan ceritanya semakin aneh aja 😅. kalau ada typo kasih tau ya...


__ADS_2