
Kamar Kyuhyun.
"Segar sekali rasanya mandi"saat berkaca ternyata hasil karya yang di buatnya di leher dan di dada menghilang. Kyuhyun yang menyadari itu langsung kembali membuat itu agar tidak di curigai.
"Aku baru ingat jika terkena air akan hilang" kata kyuhyun. Merasa sudah selesai Kyuhyun langsung menaruh makeup yang di ambil dari kamar Ahra di tempat yang aman.
Terasa getaran ponsel milik Kyuhyun di meja dekat kasur. Kyuhyun yang mendengar itu langsung mengambil ponselnya dan saat melihat ternyata seulgi.
"Oppa"
"Ne, ada apa"
"Kau ada di rumah sekarang?"
"Aku mau pergi ke sekolah mengantar charger laptop untuk Changmin"
"Oh begitu rupanya. Apa aku bisa ikut kesana?"
"Ya sudah ikut saja. Nanti kita bertemu di sekolah"
"Apa kau tidak bisa menjemput ku di rumah kangjoon oppa"
"Kau ada disana?"
"Ne, tapi kangjoon oppa sudah pergi entah kemana"
"Baiklah kalau begitu. Kau tunggu oppa disana eoh"
"Ne, oppa"
Terlihat dari wajah seulgi begitu senang saat Kyuhyun akan menjemputnya.
Setelah itu Kyuhyun mematikan ponsel dan mengambil charger laptop. Lalu segera untuk turun ke bawah berjalan menuju sekolah. Ketika di dekat tangga, sudah nyonya Cho dan kina yang sedang berbicara dan Kyuhyun langsung menghampiri eommanya untuk berpamitan"
"Eomma aku pergi dulu"
"kau mau kemana?"
"Aku mau pergi ke sekolah eomma"
"Bukankah hari ini libur?"
"Changmin meminta ku kesana karena ingin meminjam charger laptop"
"Begitu rupanya. Ya sudah sekalian saja dengan kina kesekolah"ucap nyonya Cho.
"Tidak perlu ahjumma"kata kina.
"Jangan panggil aku ahjumma tapi eomma"kata nyonya Cho sembari tersenyum.
"Baiklah ah.. maksud ku eomma. Aku bisa pergi sendiri tidak perlu diantar" kata kina sembari tersenyum canggung. Karena kina merasa malu dengan kejadian semalam.
"Kau ikut dengan ku saja dari pada kau harus menunggu. Nanti kau dimarahi oleh Hyung"
"Benar apa yang di katakan Kyuhyun"
"Tapi eomma.. aku"ucap kina terpotong karena Kyuhyun.
"Aku pergi dulu eomma" ujar Kyuhyun sembari menarik tangannya kina. Nyonya Cho yang melihat itu hanya tersenyum.
"Lepaskan aku"
"Tidak. Kau harus ikut dengan ku"
"Dasar! pemaksaan"kesal kina
"Itulah aku. Cepat masuk kedalam"kata Kyuhyun. Menolak atau tidak, tetap saja kina tidak bisa menghindar.
Setelah itu mereka pergi menggunakan mobil dan selama perjalanan kina terdiam. Sampai pada akhirnya kina bertanya kepada Kyuhyun.
"Kau mau kemana? Bukankah jalan sekolah bukan kesini? Apa kau akan menculik ku?"
"Aku mau menjemput seulgi di rumah saudaranya. Untuk apa aku menculik mu, setelah kau menodai diriku"
"Jangan katakan itu lagi. Aku tidak merasa melakukannya. Jika kau menjemput seulgi aku lebih baik pergi sendiri"
"Apa kau sedang kesal??"
"Menurut mu? Kau turunkan aku saja di halte depan"
"Tidak. Aku tidak akan menurunkan mu karena aku yang membawa mu jadi aku harus bertanggung jawab mengantar mu"mendengar ucapan Kyuhyun membuat terdiam dan terlihat dari wajah Kyuhyun yang sedang tidak bercanda. Lalu kina memilih diam kembali dan memilih melihat pemandangan diluar jendela mobil.
Sementara changwook, Yoona dan Sina sudah sampai di parkiran sekolah dan mereka datang bersamaan.
"gomawo tumpangannya changwook. Ya sudah kalau begitu aku keruang rapat dulu"kata Yoona.
"Ne kalau begitu"jawab changwook. Lalu Yoona pergi berlalu dari hadapan meraka berdua.
"Changi, apa aku boleh masuk kedalam? Sedangkan aku bukan murid sekolah disini"
"Tentu saja boleh. Jika ada yang bertanya kau siapa. Kau katakan saja kekasih ku hahahahaha"
"Dasar kau"
"Ya sudah kita masuk kedalam"
"Baiklah"
Saat mereka berdua sudah sampai tempat latihan. Semua mata tertuju kepada changwook dan Sina. Karena baru melihat yeoja yang sangat cantik. Sampai sampai pelatih Kim datang menghampiri.
"Ternyata kau membawa seorang yeoja. Siapa dia? Apa kekasih mu?"tanya pelatih Kim.
"Dia belahan jiwa ku yang hilang pelatih namanya Choi sina"jawaban changwook membuat pelatih tersenyum.
"Anak mudah jaman sekarang ada ada saja"kata pelatih Kim sembari tersenyum.
"Dimana kina?"tanya pelatih Kim
"Sedang dalam perjalanan"jawab changwook.
Tanpa terasa Kyuhyun sudah sampai di rumah kangjoon dan langsung saja Kyuhyun menghubungi seulgi.
"Oppa udah di luar"
"Ne, oppa"
Lalu Kyuhyun mematikan ponselnya danΒ melihat kina masih terdiam. sampai pada akhirnya Kyuhyun berbicara.
"Jika seulgi bertanya. Kita katakan tidak sengaja bertemu eoh"kata Kyuhyun.
"Ne, kalau begitu aku pindah ke belakang saja. Biar seulgi duduk disini"ujar kina.
"Terserah kau saja" tanpa basa basi mendengar jawaban Kyuhyun membuat kina keluar dari mobil dan bertepatan seulgi keluar dari rumah kangjoon. Melihat kina ada disini membuatnya bingung.
"Sunbaenim, kau disini?"tanya seulgi
"Ne, aku tidak senagaja bertemu dengan Kyuhyun. Tadi dia memberikan ku tumpangan"jawab kina semaunya.
"Lalu sunbaen sekarang mau kemana?"tanya seulgi.
"Aku pindah duduk di belakang"kata kina sembari tersenyum.
"Ayo, masuk kedalam"kata Kyuhyun.
"Ne oppa"lalu seulgi menuruti apa yang dikatakan Kyuhyun. Akhirnya mereka bertiga langsung pergi menuju sekolah.
__ADS_1
"Kau di jam segini ada apa ke rumah kangjoon"
"Tadinya aku ingin meminta tolong tapi oppa malah ada acara pergi entah kemana"
"Memangnya kau minta tolong apa?"
"Mengantarkan aku membeli beberapa bahan untuk praktek Lee seonsaengnim"
"Begitu rupanya"
"Apa oppa bisa mengantar ku"
"Aku sudah ada janji dengan nuna hari ini. Kenapa kau tidak meminta bantuan saja kepada teman mu itu... Siapa namanya oppa lupa"
"Maksud oppa, Jimin"
"Ne, dia. Kenapa kau tidak beli bersama saja" entah mendengar ucapan Kyuhyun membuat seulgi merasa tidak suka. Karena bukan jawaban yang seperti itu selagi inginkan dari Kyuhyun.Β Lalu mata Kyuhyun melihat dari kaca, kina sedang memejamkan matanya.
"Yak! Minion Kau jangan tidur eoh"kata kyuhyun.
"Siapa yang tidur wahai namja tiang listrik"kesal kina.
"Buktinya kau memejamkan mata"
"Memangnya salah aku pejamkan mata?"
"Tidak. Aku hanya mencemaskan kursi mobil ku saja. Kalau sampai air liur mu menetes kau harus membersihkannya"
"Dasar tidak berkaca"gumam kina sembari mengingat bagaimana Kyuhyun tertidur dan itu sangat mengerikan.
"Kau bicara apa?"kata Kyuhyun.
"Tidak ada"ucap kina sembari melirik malas Kyuhyun. Sementar seulgi yang mendengar itu hampir pusing mendengar perdebatan mereka berdua seperti tidak ada habisnya.
*******
Sekolah
Kyuhyun,kina dan seulgi sudah sampai di parkiran sekolah dan benar saja kina tertidur. Kyuhyun yang melihat itu menghembuskan nafasnya.
"Oppa apa kina Sunbae tidur?"tanya seulgi.
"Ne, begitulah. Kau bisa berikan charger laptop ini kepada Changmin. Aku mau membangunkannya"pinta Kyuhyun kepada seulgi.
"Ne oppa"jawab seulgi.
"Gomawo"kata Kyuhyun sembari mengusap kepala Seulgi. Perlakuan Kyuhyun berhasil membuat seulgi sangat senang dan Langsung saja keluar dari mobil. Sementara Kyuhyun harus membuat kina terbangun. Dengan ide jahil Kyuhyun berteriak membangunkan kina.
"Banguuunnnnnnnnn"namun teriakan Kyuhyun sama sekali tidak di respon. Hal itu membuat Kyuhyun terkejut.
"Aigoooo dengan teriakan tidak mempan sama sekali" lalu Kyuhyun keluar dari mobil dan masuk lagi ke tempat duduk belakang. Mata Kyuhyun tertuju kepada earphone yang terpasang disana.
"Pantas saja. Aku berteriak tidak berguna sama sekali" kesal Kyuhyun. Tapi entah kenapa melihat kina tertidur seperti ini membuatnya sangat senang. Dengan inisiatif Kyuhyun foto kina sedang tertidur. Tiba tiba terdengar suara ponsel milik kina berdering dan dengan cepat Kyuhyun mencari untuk mengangkatnya. Ternyata ponsel kina berada disamping kanan dekat pintu. Ketika saat ingin mengambil ponsel, kina memposisikan tidurnya dan tanpa sengaja bibirnya mencium pipi Kyuhyun. Seketika membuat kyuhyun terkejut. Lamunannya sirna saat ponsel kina kembali berdering. Saat melihat layar ponsel ternyata Sina.
"Yak! Kina kau dimana? Aku sudah berada disekolah mu"teriakan Sina membuat Kyuhyun menjauhkan ponsel dari telinganya.
"Ini aku Kyuhyun. Kina baru sampai disekolah dan sekarang aku di parkiran.Β Apa kau bisa membangunkannya? Sekarang kina tertidur di mobil ku. Nanti jika melihat mobil warna putih kau ketuk" mendengar ucapan Kyuhyun membuat Sina terkejut dan dengan cepat pergi tanpa changwook sadari.
"Apa kau sedang menguji hidup ku"ucap Kyuhyun sembari melepaskan earphone di telinga kina. Posisi tidur kina berubah karena sedikit terusik sampai pada akhirnya menempel di dada Kyuhyun seperti semalam. Terdengar ketukan jendela di mobil dan saat melihat adalah Sina. lalu Kyuhyun membuka jendela mobil dan betapa terkejutnya melihat Kina dalam pelukan Kyuhyun.
"Aigoo... Sifat tidur sembarangannya semakin parah" mendengar ucapan Sina membuat Kyuhyun sedikit terkejut.
"Apa maksudnya?"tanya Kyuhyun.
"Kina itu gampang sekali tertidur dimana saja. jika menurutnya itu adalah hal yang nyaman untuknya, maka akan tidur disitu juga"ujar kina
"Pantas saja aku selalu kedapatan kina tertidur. Terutama di mobilku" ucapan Kyuhyun membuat Sina sedikit tersenyum.
"Sini biar aku bangunkan kina" dengan perlahan kina membangunkan kina baik baik.
"Ternyata semudah itu membangunkannya"ujar Kyuhyun dalam hati.
"Dimana aku" Ujar kina yang masih ada dalam pelukan Kyuhyun dan melihat ada Sina dihadapannya.
"Apa senyaman selalu dalam pelukan ku?"ucapan Kyuhyun berhasil membaut kina terkejut dan mulai tersadar.
****
Taman hiburan
Jihee dan kangjoon sudah di taman hiburan. Membuat mereka sangat senang sekali dan itu terpancar dari wajah mereka berdua.
"Kau ingin naik apa"tanya kangjoon.
"Aku ingin naik yang menantang"ujar jihee sembari tersenyum.
"Mwo??"
"Wae? Apa kau takut?"
"A..Ani, aku sangat berani. Hanya saja kenapa kita tidak mulai dari yang ringan saja jangan yang menantang terlebih dahulu"kata kangjoon. Jihee yang mendengar itu hanya tersenyum.
"Baiklah....aku akan memulai dari yang bukan tantangan terlebih dahulu" ujar jihee. Lalu mereka mulai mengantri ke wahana yang tidak begitu menantang. Pilihan kangjoon tertuju kepada komedi putar dan itu membuat jihee sangat terkejut.
"Apa kau yakin akan menaiki ini?"tanya jihee.
"Tentu saja. Apa ada masalah jika kita menaiki ini?"kata kangjoon.
"Apa kangjoon tidak sadar. Semua antrian ini kebanyakan anak kecil"kata jihee dalam hati.
"Apa yang kau lamunkan?" Ucapan kangjoon membuat jihee sedikit terkejut.
"Tidak ada"jawab jihee sembari tersenyum canggung. Telinga jihee mendengar beberapa orang tua membicarakan mereka berdua tetapi kangjoon sepertinya tidak akan peduli tentang hal itu. Setelah lama mengantri mereka sudah masuk kedalam mainan wahana dan itu membuat jihee sedikit malu karena menjadi sorotan orang tua dan anak anak.
"Kau kenapa?"tanya kangjoon.
"Memangnya aku kenapa?"jawab jihee.
"Sepertinya kau merasa tidak nyaman"pertanyaan kangjoon membuat jihee terkejut
"Ah.... Tidak itu hanya perasaan mu saja hehehe"bohong jihee sembari memalingkan muka sedikit.
"Lihat ahjuma dan ahjussi itu main komedi putar"
"Iya benar, mereka seperti anak kecil saja"
"Apa ahjussi dan ahjuma itu takut naik wahana yang seram"
Ucap anak kecil itu sembari tertawa kecil. Jihee yang mendengar itu hanya mampu tertunduk malu.
"Ini memalukan sekali"ucap jihee dalam hati.
"Jihee... Kita foto bersama"kaya kangjoon.
"Ne, baiklah" kata jihee yang berusaha tersenyum di kamera. Saat kangjoon melihat hasilnya sangat senang sekali, karena jihee terlihat begitu cantik.
"Kenapa kau tersenyum seperti itu?"tanya jihee.
"Apa tidak boleh aku tersenyum"
"Boleh, hanya ingin tahu apa yang membuat mu tersenyum"
"Rahasia"
"Menyebalkan"
__ADS_1
Mendengar itu kangjoon hanya tersenyum.
"Setelah ini kita naik yang lain"kata kangjoon.
"Baiklah kalau begitu"jawab jihee penuh semangat. Setelah selesai mengatakan itu mereka berdua turun dari komedi putar dan berjalan menuju wahana lainnya. Tapi tidak di sangka kangjoon membawa jihee ke wahana anak anak lagi. Saat mengantri, jihee kembali bertemu dengan anak kecil itu kembali dan membuatnya menutup wajahnya dengan kipas yang ada di tangannya.
Drrttttt..... Drrrttttt.... Drrrtttt
Ponsel milih jihee bergetar dan saat melihat layar ponsel ternyata Myung Soo. Tanpa basa basi jihee langsung mengangkat telpon.
"Ji, apa kau sedang ke taman hiburan?"ucapan Myung Soo membuat jihee sangat teekejut
"Mwo? Ka...kau tahu dari mana aku pergi?" Mata jihee langsung mencari Myung Soo dan saat melihat benar saja Myung Soo ada disana bersama dengan seorang yeoja yang tidak dikenalnya. Myung Soo melambaikan tangannya dan datang menghampiri bersama yeoja itu.
"Kau bersama siapa?"tanya Myung Soo.
"Aku bersama kang joon" saat Myung Soo melihatnya baru teringat.
"Annyeong haseyo"sapa Myung soo.
"Ne, annyeonghaseyo"ucap kangjoon.
"Kebetulan bertemu disini"kata Myung Soo.
"Ne, sanagat kebetulan"ujar kang joon.
"Myung soo, siapa dia? Apa wanita yang kau suka?"tanya jihee.
"Dia kang Sora, sahabat ku dari kecil. Kebetulan sedang ke Korea"ucap Myung Soo.
"Halo, aku kang Sora"
"Ne, aku Choi jihee"
"Aku kang joon"
"Kau kenapa mengantri disini? Apa nyalimu sudah tidak ada naik wahana yang menantang?" Ledek Myung Soo.
"Enak saja. Nyaliku masih ada"kata jihee yang merasa kesal.
"Ya sudah kita semua naik wahana yang menantang"mendengar ucapan Myung Soo membuat kang joon terkejut.
"Kajja, kita main ke wahana yang sering kita naiki"kata jihee penuh semangat. Melihat wajah kang joon yang tegang membuat jihee bertanya.
"Wajah mu tegang sekali. Apa kau sedang tidak enak badan?"tanya jihee.
"Ah, tidak. Ayo, kita kesana"jawab kang joon sembari jalan terlebih dahulu. Lalu menundukkan kepalanya sedikit karena kang joon sanagat tidak berani. Antrian permainan yang diinginkan oleh jihee dan Myung Soo sangat panjang sekali.
"Wah panjang ya... Apa kita harus mengantri sepanjang ini?"ujar kang joon.
"Tentu saja. Apa kau takut?"kaya Myung Soo.
"Te.. tentu saja tidak"jawab kang joon.
****
Ruang rapat.
"Bagaimana dengan kartu undangan. Apa siap semua?"tanya Changmin.
"Ne, tentu saja sudah aku cetak dan tinggal aku bagikan"kata minhoo.
"Lalu untuk dekor bagaimana?"tanya Yoona.
"Untuk dekor juga sudah aku siapkan dan tinggal di pasang saja"ucap yoonho.
"Baiklah, kalau begitu"ujar Changmin
Tokk... Tokk.... Tokk...
Terdengar ketukan pintu dan saat Changmin menyuruh masuk terlihat ada seulgi di sana dan membuat Changmin bingung.
"O, seulgi kau disini?"kata chamgmin.
"Ne, oppa. Aku ingin memberikan ini kepada mu" jawab seulgi sembari menunjukan kabel charger laptop.
"Bukankah harusnya Kyuhyun yang mengantarnya" ucap Changmin sembari menerima chargeran laptop.
"Kebetulan Kyuhyun oppa sedang membangunkan kina tidur di mobil" ucapan seulgi membuat semuanya terkejut.
"Mwoo? Kina datang bersama kalian?"tanya Yoona.
"Ne, Oppa bilang tidak sengaja bertemu dengan kina Sunbae sebelum menjemput ku"penjelasan seulgi membuat mereka semua menganggukkan kepalanya pertanda paham apa yang telah terjadi.
"Ya susah kalau begitu. Aku pamit semuanya. Selamat melanjutkan rapatnya kembali"kata seulgi sembari sedikit menunduk lalu pergi keluar.
Terasa ponsel milik Seulgi bergetar dan saat melihat ternyata Jimin yang memberikannya pesan.
Seulgi-ya.... Apa kau sudah membeli bahan untuk Lee seonsaengnim? Jika sudah, bisakah kau memberi tahu tempatnya? Karena aku belum begitu tahu tempatnya"
"Ya sudah kalau begitu kita pergi bersama saja. Kebetulan aku juga belum membelinya. Kebetulan aku ada disekolah dan tempatnya tidak jauh dari sini"
"Kau ada di sekolah juga.. kebetulan aku juga ada disekolah. Karena harus mengurusi dokumen sekolah yang belum aku lengkapi. Kau ada di mana sekarang? Aku berada di ruang administrasi"
"Ya sudah aku kesitu. Aku sedang di ruang rapat para pengurus ulang tahun"
"Baiklah kalau begitu, aku tunggu π"
Setelah membalas pesan dari Jimin. Seulgi mengirimkan pesan kepada kyuhyun.
"Oppa, terimakasih untuk tumpangannya. Aku dan Jimin akan membeli bahan tugas sekolah bersama Jimin"
Tidak lama mengirim pesan. Kyuhyun sudah membalas pesan seulgi.
"Ne, kau hati - hati dijalan dan jangan lupa makan eoh?"
Lalu seulgi membalas pesan dari Kyuhyun.
"Ne, oppa. Kau juga jangan lupa makan π"
Sementara Kyuhyun, kina dan seulgi sedang berjalan menuju tempat latihan bulutangkis. Melihat ada Kyuhyun disana membuat Kyuhyun dan pelatih Kim memperhatikannya. Merasa ditatap membuat Kyuhyun menghembuskan nafasnya.
"Apa ada yang salah aku datang"ucap Kyuhyun dalam hati. Pelatih Kim langsung datang menghampiri kina.
"Kau terlambat lagi kina"ucap pelatih Kim.
"Jeseonghamnida pelatih Kim"kata kina sembari membungkukan badannya.
"Apa kau terlambat karena Kyuhyun?"
"Mianhae Hyung. Aku tadi membawanya sebentar"
"Memangnya kau membawa anak ku kemana?"
"Menjemput Seulgi dulu tadi"
"Lalu seulgi kemana? Tidak bersama mu?"
"Seulgi, pergi bersama temannya untuk membeli bahan tugasnya"
"Ya sudah kalau begitu. Apa kau akan disini apa mau pulang?"
"Aku mau disini sembari menunggu Changmin pulang" pertanyaan Kim Tan mampu dijawab oleh Kyuhyun.
Maaf kalau kurang puas sama ceritanya ππππ
__ADS_1