
Tempat makan
"Aku berharap Sina tidak menyuruh yang aneh aneh"kata kina dalam hati sembari terus menatap Sina.
"Aku ingin kau mengatakan bahwa kina yang paling cantik dan katakan pada semua orang yang ada disini kau mencintainya di tambah kau harus bernyanyi" apa yang di takuti oleh kina akhirnya menjadi kenyataan dan semua yang mendengar terlihat terkejut. Lalu pandangannya tertuju kepada Kyuhyun menunggu kesanggupan atau tidak tantangan yang diberikan oleh sina.
"Apa aku tidak salah dengar?"ucap Kyuhyun yang terkejut.
"Tidak, apa kau tidak sanggup?? Jika tidak katakan saja kalau kau penakut atau kau benar menyukainya"tanya Sina terlihat tatapan tajam dari wajah Sina yang membuat Kyuhyun menatap balik.
"Baiklah akan aku lakukan. Aku melakukan ini hanya karena aku tidak mau di sebut penakut atau pun pengecut"lalu Kyuhyun berdiri dan datang menghampiri kina. Membuat mereka sangat terkejut. di tambah dengan senyuman Kyuhyun yang entah datang dari mana datangnya, hal itu membuat kina terdiam dan tidak berkedip sama sekali.
"Kenapa aku jadi gugup seperti ini" lalu kina mengalihkan pandangannya. sampai pada akhirnya Kyuhyun menggeserkan kursi agar bisa menatap kina. Namun yang di tatap hanya acuh.
"Tatap aku" ucap Kyuhyun lembut.
"Aku tidak mau"jawab kina ketus.
"Sebentar saja, aku tidak lama"mendengar itu entah kenapa membuat kina menurut. Karena Kyuhyun tidak bisanya terlalu memaksa.
"Kau tahu, kau itu sangat cantik. Lebih Cantik lagi kalau kau tersenyum"ucap Kyuhyun sembari terseyum dan entah kenapa senyuman itu dirasa oleh kina sangat berbeda dan tanpa di sadari pipinya merah merona. Kyuhyun melihat itu merasa gemas sekali dengan kina.
"Aku tidak meminta jawaban apapun darimu. aku hanya ingin mengungkapkan perasaan ku saja"Kyuhyun mulai menggenggam tangan kina dan menatap dalam matanya.
"Aku hanya ingin mengatakan, aku... Aku sangat mencintaimu song kina. Entah sejak kapan rasa itu muncul. Yang aku tahu saat bersama mu, aku selalu merasa bahagia dan nyaman. Kau tahu dimana perasaan itu muncul" ujar Kyuhyun yang berhasil membuat semua orang yang ada disana menatapnya. Sedangkan kina hanya menggelengkan kepalanya dan genggaman itu diletakan di dada Kyuhyun.
"Dari sinilah berasaal dan Aku ingin menyanyikan satu lagu untuk mu. Aku harap kau menyukainya" Kyuhyun membawakan Suju yang marry u dihadapan semuanya.
"Apakah ini suaranya???" Ucap kina dalam hati.Setelah Kyuhyun selsai melakukan hal itu mendapat tepuk tangan dari semua pelanggan disana karena merasa senang. Hal itu membuat kina tersadar dari lamunannya. Sedari tadi changwook memperhatikan kina dan pandangannya tidak lepas sama sekali. Entah apa yang ada di pikiran changwook saat ini. Yoona sendiri sibuk memperhatikan changwook yang terlihat terdiam dan tidak banyak bicara.
"Aigo.... Teks drama musical kau bawa"ujar Changmin.
"Memangnya kenapa? Inikan hanya tantangan bukannya nyata"ucapan kyuhyun membuat kina terdiam dan dihatinya merasa ada kekesalan.
"Tidak kreatif sama sekali"guman kina.
"Kau bergumam kenapa?"tanya Yoona.
"Aku tidak berguna apa apa "jawab kina sembari tersenyum.
"Apa yang sedang kau pikirkan kina... Sadar sadar... Itu hanya sebuah permainan jangan terbawa perasaan seperti ini" ucap kina dalam hati
Terlihat Eunhee sudah sampai di atas berasa pelayan yang lain membawakan pesanan.
"Maaf sudah lama menunggu"ucap Eunhee.
"Gwenchanayo"kata changwook sembari tersenyum. Tidak lama Eunhee turun terdengar suara yang tidak asing di dengar.
"Ternyata kalian disini"ucap Seohyun yang tiba tiba datang. Semua raut wajah yang bahagia mendadak menjadi datar kedatangan Seohyun.
"Kau tahu dari mana kami ada disini??"tanya sina yang sudah kesal.
"Bukan urusan mu aku tahu dari mana"ucap Seohyun dan tanpa persetujuan langsung duduk dekat Kyuhyun.
"Tidak ada yang menyuruh mu untuk duduk"kata Sina.
"Aku tidak perduli. Aku kesini untuk memberikan surat undangan untuk keluarga Kyuhyun ku"lalu Seohyun memberikannya sembari tersenyum.
"Jika tidak ada urusan lagi lebih baik kau pulang"ucapan Kyuhyun berhasil membuat Seohyun kesal.
"Aku tidak mau. Lagi pula aku juga sudah pesan makanan disini"kata Seohyun.
Semua yang ada disana hanya mampu menghembuskan nafas kesal dan suasan menjadi canggung.
"Dasar yeoja keras kepala"kata kina.
"Memang, apa itu masalah untkmu??"ujar Seohyun menatap tajam mata kina.
"Tidak. Hanya membuat suasana menjadi tidak nyaman saja, jika kau ada disini" terlihat genggaman tangan Seohyun kencang saat mendengar ucapan kina.
*****
Temapat makan
Siwon dan ahra sudah berada di tempat makan dan pesanan yang di pilih sudah datang.
"Selamat makan"ucap mereka berdua bersamaan dan hal itu membuat mereka tertawa.
"Aigoo.... Bisa bersamaan seperti itu"kata siwon.
"Ne, kau benar sekali. Bukan kita selalu seperti itu waktu dulu hahahaha"ujar ahra.
"Kau bena juga. Ah iya, apa kau ingat saat kita sekolah masih sekolah dasar sering memencet bel rumah orang lain"
"Iya iya aku ingat hahahahaha. Tapi hal tersial kita saat itu adalah hampir di gigit oleh anjing"
"Hahahhaa kau benar, saat itu anjingnya sangat besar sekali. Sampai pemilik rumah keluar dan memarahi kita"
"Itu adalah momen yang tidak bisa aku lupakan sama sekali"
"Sama aku juga hahahaha"
"Sekarang kau bekerja dimana?"tanya Ahra.
"Aku bekerja di mall"jawab Siwon sembari memasukan makanan kedalam mulut.
"Big mall"ucap Siwon.
"Kau di situ bekerja sebagai apa?"tanya Ahra sembari memasukan makanannya kedalam mulutnya
"CEO" seketika Ahra tersedak mendengar ucapan Siwon dan dengan sigap Siwon memberikan air minum untuk ahra. Agar tidak semakin tersedak.
"Gwenchana??"
"Ne, gwenchana.. uhuk... Uhuk.."
"Apa ucapan ku sangat mengejutkan mu??"
"Ne, sangat"
"Hahahaha mianhae"
__ADS_1
"Kau sudah berapa lama menjadi CEO?"
"Baru bulan kemarin.aku membantu appa ku"
"Begitu rupanya. Jika aku belanja di sana apa aku akan dapat gratis"seketika Siwon tersenyum mendengar ucapan ahra.
"Dasar kau ini selalu gratisan" kata siwon.
"Mempunyai teman yang kaya raya kenapa tidak aku manfaatkan saja hahahahaha" Siwon hanya menggelengkan kepala dan tersenyum mendengar itu.
"Nanti setelah pulang dari sini. Aku ingin bertemu dengan orang tua mu. Sudah lama juga aku tidak bertemu"
"Ya sudah kalau begitu. Kebetulan makanannya juga sudah habis"
"Ah iya, tidak terasa hahahhaa. Kenapa selalu tidak ingat waktu saat bersamamu"
"Hahahaha kau bener juga. Ayuk, kita pergi sekarang" ajak ahra. Lalu mereka berdua keluar dari tempat makan dan semua mata tertuju kepada mereka berdua. Bagaimana tidak, yang mereka lihat namja tampan dan yeoja cantik. Dari beberapa pengunjung membicarakannya.
"Apa kita baru saja melihat pangeran dan tuan putri eoh??"
"Kenapa mereka terlihat serasi sekali"
Banyak yang iri dengan kebersamaan Siwon dan ahra.
"Apa semua orang yang ada disana membicarakan kita??"
"Mungkin. Aku tidak memperhatikan atau mendengarnya. Itu hanya perasaan mu saja"
Setelah sampai di tempat parkir mereka berdua masuk kedalam mobil dan pergi berlalu.
****
Kediaman rumah keluarga cho.
terlihat myung soo sedang berjalan menuju halaman rumah.
"Sudah sampai" setelah mengatakan itu. Jihee langsung turun dari motor dan melepaskan helmnya.
"Ini helemnya. Gomawo sudah mengantar aku pulang"
"Ne, kalau di pikir kita lucu. Pergi bersama siapa dan pulang bersama siapa hahahahaha"
"Hahahaha kau benar juga. Kita sama sama di tinggal pergi"
"Tapi ada acara apa kau bersama rekan kerjamu pergi ke taman hiburan?"seketika pertanyaan Myung Soo membuat jihee terkejut.
"Ah, itu.. karena aku di ajak olehnya. Ya sudah, aku pergi saja. Lagi pula gratis dan aku tidak usah bayar hahahaha"
"Dasar, kau selalu mencari gratisan"
"Itulah aku. Apa kau ingin bertemu dengan eomma??"
"Baiklah"
"Ayok, kita masuk kedalam"
Saat akan masuk kedalam. Ada mobil datang masuk halaman rumah dan itu membuat mereka berdua terdiam. Saat melihat siapa yang keluar dari mobil membuat jihee terkejut.
"Jiheeee"seru Siwon yang tidak kalah kencangnya. Lalu mereka berdua saling berpelukan.
"Apakah benar ini kau??"terlihat jihee tidak percaya.
"Tentu saja ini aku memangnya siapa lagi"jawab Siwon.
"Kau datang kenapa tidak memberi tahu eoh"
"Mianhae, tidak memberi tahu mu"lalu mata Siwon tertuju kepada Myung Soo.
"Siapa namja itu. Apa kekasih mu??"tanya Siwon sembari menaikan alisnya.
"Bukan, dia teman ku. Kenalkan ini Myung Soo"ujar jihee.
"Myung Soo"
"Siwon, tapi aku seperti pernah melihat mu tapi dimana ya"kata Siwon. Terlihat wajah Myung Soo tegang karena ucapan Siwon.
"Hanya perasaan mu saja"jawab Myung Soo sembari tersenyum.
"Semoga saja dia tidak ingat dengan ku"kata Myung Soo dalam hati.
"Lebih baik kita masuk kedalam"kata ahra.
"Kalau begitu, aku mau bertemu eomma dulu"ujar jihee.
"Baiklah kalau begitu"jawab ahra sembari tersenyum.
Lalu mereka semua masuk kedalam rumah. Sementara jihee dan Myung Soo belok ke kanan dimana tempat jihee tinggal.
"Appa.... Eommaaa....lihat siapa yang datang.... Apppaaa...eommmaaa"teriak Ahra membuat Siwon menutup telinganya.
"Aigo.... Ada apa. kenapa teriak seperti itu"ucap nyonya Cho sembari berjalan dan saat melihat ada Siwon membuatnya sangat terkejut.
"Siwon.... "
"Ne, eomoni. Ini aku Siwon"
Lalu nyonya Cho memeluk Siwon dengan erat dan setelah itu melepaskan pelukannya.
"Kapan kau kembali ke Korea?"tanya nyonya Cho.
"Sebelum yang lalu eomoni"jawab Siwon sembari tersenyum.
"Kabar kedua orang tua mu sehat?"tanya nyonya Cho.
"Ne, kedua orangtua ku sehat"jawab Siwon. Terlihat dari belakang langkah kaki tuan Cho.
"Siapa yang data...."sebelum selesai bicara tuan Cho ikut terkejut.
"Annyeonghaseyo, abeoji. Masih ingat dengan ku"kata Siwon. Lalu tuan Cho datang menghampiri Siwon dan langsung saja melingkarkan tangannya di leher Siwon.
"Dasar anak nakal. Kenapa kembali tidak memberi tahu ku? Dimana appa mu eoh" kata tuan Cho. Siwon sendiri bukan orang asing bagi keluarga Cho karena sudah dianggap seperti anaknya sendiri. Bisa dilihat antara keduanya tidak ada jarak
__ADS_1
"Mianhaeyo, abeoji. Appa masih di luar negeri bersama eomma"jawab Siwon.
"Lihat saja nanti jika kembali tidak memberi tahu kembali. Stik golf akan aku ambil"
"Aigo... Apa appa sudah miskin, sampai harus mengambil stik golf"
"Apa kau tidak tahu, jika stik golf di jual itu sangat menguntungkan"
"Terserah appa saja" melihat pertengkaran itu membuat nyonya Cho menggelengkan kepala.
"Sudah sudah.. lebih baik kita duduk"kata nyonya Cho. Sedangkan di taman belakang nyonya Cho sedang mengecek tanaman bunga yang ada di belakang. Mendengar jihee memanggilnya membuat nyonya Cho menoleh kebelakang dan saat melihat. Jihee datang bersama Myung Soo.
"Myung Soo, kau disini"
"Ne, eomoni"
"Jadi kau pergi bersama myungsoo, jihee-a?" Seketika membuat mereka berdua terdiam.
"Ne, eomoni. Pergi bersama ku ketaman hiburan"jawab myung soo sembari tersenyum.
"Begitu rupanya. Apa kau sudah makan??"tanya nyonya Cho.
"Sudah, eomoni. Hanya saja aku masih lapar" kata Myung Soo.
"Aigo... Perut mu itu terbuat dari apa eoh"kata jihee.
"Dari karet hahahaha"jawab Myung soo membuat jihee dan eommanya tersenyum.
******
Sementara di temapat lain di sebuah taman kota seulgi dan Jimin telah selesai menikmati makanan di pinggir jalan dan itu membuat perut mereka sangat kenyang sekali.
"Sepertinya kita tidak perlu ketempat makan"kata seulgi.
"Ne, kau benar. Perutku sangat kenyang dan penuh sekali. Aku tidak menyangka jajanan pinggir jalan begitu enak sekali dan membuatku senang"ucapan Jimin membuat selagi tersenyum.
"Syukurlah kalau kau sudah merasa senang dan kenyang"kata seulgi.
"Aku baru tahu di kota ada taman seperti ini"
"Apa sebelumnya kau belum pernah pergi kemana mana semenjak Pindak ke Korea?"
"Tidak pernah dan tidak ada yang mengajak. Bagaimana kalau kau saja yang menjadi pemandu wisata untuk ku"
"Jika kau ingin aku menjadi pemandu wisata. Aku harus mendapatkan bayaran mahal"
"Tenang saja bukan masalah untuk ku hahahahaha"Lalu mereka berdua tertawa bersama. Terdengar suara ponsel milik Jimin bunyi dan saat melihat layar ponsel ternyata adiknya yang menlpon.
"Ada apa jihyun"
"Oppa kau dimana?"
"Oppa sedang di taman bersama seulgi eonni, wae?"
"Suruh eonni main ke rumah eoh"rengeh jihyun.
"Memangnya kau sudah pulang?"tanya Jimin.
"Sudah oppa. Ayok...aja eonni datang kerumah" kata jihyun
"Tunggu sebentar oppa tanya dulu eoh" ujar jimin.
"Jihyun, meminta kau datang kerumah. "seketika seulgi terkejut mendengar itu.
"Kerumah mu?"seru seulgi.
"Apa kau ada waktu?? Jika tidak bisa juga tidak apa apa"kata Jimin.
"Baiklah kalau begitu"jawab seulgi sembari tersenyum. Setalah itu Jimin memberi tahu jihyun.
"Eonni akan kerumah bersama oppa"kata Jimin dan seketika membuat jihyun sangat senang.
"Yeyyy eonni akan datang. Ya sudah cepat datang kemari oppa"
"Ne, Chagi"
Lalu ponsel dimatikan oleh Jimin dan di masukannya kedalam kantung celana.
"Maaf merepotkan mu"
"Aku merasa tidak direpotkan. Lagi pula aku juga ingin bertemu dengan adikmu"
"Begitu rupanya. Ya sudah lebih baik sekarang kita pergi"Lalu seulgi dan Jimin pergi menuju halte bis. Setelah sampai ternyata bis yang akan dinaiki lumayan penuh dan membuat jarak mereka semakin dekat. Hal itu membuat Jimin menormalkan perasaanya walau sedikit susah.
"Aigo... Kenapa dengan jantungku. Semoga saja seulgi tidak mendengarnya" kata Jimin dalam hati Sedangkan jihyun di rumah merasa senang karena akan kedatangan Seulgi dan itu membuat eommanya terlihat bingung dan langsung saja datang menghampiri putri kesayangannya.
"Aigo.... Apa yang membuat mu senang eoh??"tanya nyonya Kim.
"Oppa akan datang bersama Seulgi eonni"mendengar itu membuat nyonya Park mengerutkan dahinya.
"Siapa seulgi eonni?"tanya nyonya Park.
"Temannya oppa dan seulgi eonni sangat pintar menari dan juga cantik"
"Benarkah?? Eomma jadi penasaran seulgi eonni seperti apa"
"Aku yakin eomma akan suka bertemu dengannya, jihyun merasa begitu saat pertama kali bertemu"
"Ya sudah kalau begitu kita siapkan makan untuk teman Jimin oppa"
Lalu mereka berdua turun ke dapur.
"Eomma, bagaimana kita buat cookies saja untuk seulgi eonni"
"Ide yang bagus, ya susah kalau begitu. Kita buat bersama"
"Ne, eomma"
Dengan perasaan senang jihyun menuruti ucapan eommanya. Melihat putranya senang membuat nyonya Park merasa senang sekali dan tidak bisanya Jimin seperti ini terhadap teman oppanya.
"Apa yang bernama seulgi begitu istimewa sampai jihyun bersikap berbeda seperti ini" ucap nyonya Park sembari tersenyum kearah putri kesanyangannya.
__ADS_1
Maaf baru up lagi.... Gara gara mood lagi semeriwing 😂😂😂😂..