Love Is..

Love Is..
love is part 42


__ADS_3

mah keluarga IM


Masakan yang di buat oleh tuan IM sudah selesai dan siap di hidangkan di meja makan. Lalu tuan im memanggil jaehyun dan changwook untuk makan malam.


"Jaehyun.... Changwook... Makan malam sudah siap"ujar tuan im.


"Ne, appa" jawab jaehyun dan changwook mengekor di belakang.


"Wah, terlihat lezat sekali. Apa ini benar ahjussi yang masak? Kenapa terlihat seperti di restoran"ujar Changwook.


"Ini lebih dari restoran, asal kau tau hahahaha. Ya sudah, kalian makan dulu. Aku ingin membawakan masakan ini untuk Yoona" tuan im berjalan menuju kamar putri kesayangannya.


Tok... Tokk.... Tokk....


Namun tidak ada jawaban. Dengan perlahan, tuan im membuka pintu kamar dan melihat Yoona masih tertidur. Lalu, meletakan makanan yang dibawanya di samping meja dekat kasur dan tuan im langsung duduk dan memandang yoona sembari mengusap kepalanya.


"Mianhae, appa belum bisa menjadi orang yang terbaik untuk mu dan jaehyun. Appa sebagai orang tua, banyak sekali kekurangan dan aku harap kalian berdua bisa memahami itu. Appa tahu, kalian masih belum terima dengan keputusan appa dan Eomma yang memiliki untuk berpisah. Kelak jika kalian menikah, jangan seperti appa dam eomma eoh. Cukup kami saja yang merasakan kegagalan dalam rumah tangga. Kalian jangan sampai seperti itu. Asal kalian tahu, appa dan Eomma sangat menyayangi kalian dan appa selalu ingin melihat anakku selalu bahagia, cukup air mata kalian keluar disaat kami berpisah dan jangan sampai ada air mata dari kalian lagi. Kecuali air mata kebahagiaan" kata tuan im sembari menahan tangisnya dan mencium kening Yoona penuh dengan kasih sayang. Saat akan beranjak pergi. Langkah tuan im terhenti, saat Yoona menggenggam tangan appanya. Yang sebenarnya sedari tadi mendengarkan isi hati tuan im. Hal itu membuat Yoona tidak sanggup untuk mendengarnya dan air mata mengalir begitu saja.


"Appa... Mianhae" melihat anaknya yang menangis seperti itu. Membuat tuan im tidak sanggup dan langsung memeluk Yoona.


"Gwenchana... Appa yang salah"ujar tuan im.


******


Kedai song


Di panggung kecil yang berada di kedai, terlihat Yesung dan Ryeowook sedang bernyanyi. Pelanggan yang mendengarnya terhanyut dengan suara mereka berdua. Begitu juga dengan kina yang begitu terlihat menikmati.


"Baiklah untuk selanjutnya kami akan berduet dengan seorang yeoja. Aku harap dia mau bernyanyi dengan kami malam hari ini"menyadari apa yang di maksud Ryeowook membuat kina terkejut sembari menyimpangkan tangannya. Namun bukan Ryeowook namanya jika tidak memaksa.


"Aku panggilkan song kina. Yang merupakan anak pemilik kedai song" ucap Ryeowook sembari melirik kina dan semua orang ikut kemana pandangan ryeowook.


"cepat nuna ke atas panggung"ucap taehyung.


"jika kau tidak kemari aku akan marah"ancaman ryeowook membuat kina mendengus kesal. semua orang yang melihat itu tersenyum gemas dengan pertengkaran kecil mereka berdua.


"memangnya kina bisa bernyanyi" ucapan kyuhyun dengan kesal.


"kenapa oppa terdengar seperti sedang kesal?"ujar seulgi.


"ani, siapa yang kesal. aku hanya tidak yakin saja kina bisa bernyanyi"


"apa oppa tidak pernah sedikitpun mendengar sunbaenim bernyanyi?"


"memangnya kau pernah mendengarnya?


"pernah oppa. aku tidak sengaja melihatnya bersama namja yang disana" kat seulgi sembari menunjuk taehyung.


"kau melihatnya dimana?"


"di jalan , kebetulan saat itu menggalang dana untuk panti asuhan" ucap seulgi. setelah mendengar penjelasan seulgi membuat kyuhyun terdiam dan memperhatikan kina kembali di atas panggung.


"karena hari ini ada tamu spesial di perdana kami tampil, aku ingin meminta kina untuk membawakan satu buah lagu"ujar ryeowook.


"aku bingung" mendengar suara kina yang sedikit nyaring membuat semua orang mulai ragu akan suara kina saat bernyanyi.


"tidak usah bingung"ucap yesung sembari tersenyum dan kina membalas senyuman itu. tanpa disadari oleh kina, dari kejauhan kyuhyun sudah menatap sangat tajam sekali.


"baiklah, aku ingin bawakan lagu urban zakapa yang berjudul wish" ucap kina sembari tersenyum kepada semuanya. lantunan musik mulai terdengar dan pelanggan mulai terhanyut . saat yang di tunggu, giliran kina yang akan bernyanyi dan betapa terkejutnya, suara kina begitu indah saat di dengar. tiap lirik dihayati dengan dalam. kyuhyun yang mendengar itu terdiam dan menikmati suara kina.


"benarkan oppa yang aku katakan"ujar seulgi.


"ne, kau benar" jawab kyuhyun dengan senyuman tipis.


suara mereka di padu padankan sangat luar biasa sekali sampai membuat yaang mendengarnya merinding. setelah selesai bernyanyi, tepuk tangan begitu meriah.


"pasti kalian sangat terkejut mendengar suara kina saat berbicara dan bernyanyi sangatlah berbeda"kata yesung.


"bolehkah aku bertanya sesuatu?"tanya ryeowook.


"kau ingin bertanya apa oppa?"jawab kina.


"kenapa suara mu begitu unik?"


"entahlah, aku pikir ini adalah sebuah anugrah dari tuhan yang sudah diberikan kepada ku"


"sebuah anugrah yang sangat luar biasa sekali"


"ne, aku sangat bersyukur sekali. mungkin tuhan memberikan aku suara seperti ini untuk memberi tahu kepada semua orang, janganlah menilai sesuatu apa yang nampak di luarnya saja tapi lihatlah hatinya. menurut ku wajah bisa dirubah tapi hati kita tidak ada yang tahu" penjelasan kina membuat semua orang terdiam dan berpikir.


"aigo.... kau begitu luar biasa sekali"puji yesung .


"aku tidak luar biasa oppa. aku hanya manusia biasa yang terkadang selalu membuat salah"ujar kina sembari tersenyum.


"pantas saja changwook oppa sangat mengagumi kina sunbaenim, hatinya begitu baik sekali"ucap seulgi membuat Kyuhyun berpikir dan teringat minjoon dan naya.


"tunggu sebentar kau tadi mengatakan changwook, oppa? sejak kapan kau sedekat itu dengannya"


"sejak kapan pun, kau tidak perlu tahu"


"menyebalkan"


melihat kyuhyun yang merasa kesal membuat seulgi tersenyum senang. Terdengar suara Changmin memanggil Kyuhyun dan datang menghampiri.


"Seulgi-a kau disini juga?"tanya Changmin.


"Ne, oppa. Aku sedang mengerjakan bertanya soal matematika, ada yang tidak aku mengerti"ujar Seulgi.


"Mana flashdisk ku?"ucap Changmin. Lalu Kyuhyun mengambil flashdisk di tasnya.

__ADS_1


"Kina di mana?"tanya Changmin.


"Itu dia atas panggung"jawab Kyuhyun. Lalu pandangan Changmin tertuju ke panggung dan betapa terkejutnya melihat Ryeowook disana.


"Ryeowook Hyung sedang apa di situ?"ucap Changmin.


"Kau mengenalnya oppa?"tanya seulgi.


"Ne,tahun lalu, saingan ku saat lomba benyanyi"jawab Changmin.


"Kenapa aku tidak tahu?"ucap Kyuhyun membuat Changmin menatap tajam.


"Kau kan ada lomba matematika waktu itu jadi kau tidak tahu. Kina sedang apa disana?"


"Bernyanyi"


Seketika Changmin terkejut mendengar jawaban dari Kyuhyun. Seperti yang sudah di jelaskan dengan suara kina yang seperti itu membuat orang lain tidak percaya.


"Kau serius kina bernyanyi?"kata changmin dan saat menjawab terdengar suara kina bernyanyi kembali dan itu membuat Changmin semakin terkejut saja.


*******


rumah keluarga seo


seohyun sudah sampai rumah dan kedatangannya disambut oleh beberapa pelayan yang berada disana.


"di mana eomma ku" tanya seohyun kepada salah satu pelayan yang mengikutinya dari belakang saat seohyun datang.


"berada diruang pakaian nona" jawab pelayan tersebut dan seohyun langsung berjalan kesana. sesampainya di dalam ruangan sudah ada perancang baju yang datang. melihat kedatangan seohyun membuat perancang tersebut memberikan rasa hormatnya.


"anak eomma sudah datang" ucap nyonya seo.


"baju ku untuk nanti mana eomma?"tanya seohyun.


"ini nona bajunya. ada beberapa yang sudah aku siapkan dan nona tinggal memilihnya saja. aku yakin, nona pakai baju apapun terlihat cantik"


"tentu saja aku selalu cantik, tidak ada yang bisa menyaingi aku"


"putri ku memang yang terbaik"


"aku bukan hanya yang terbaik tapi aku terdepan dalam segala apapun dan aku tidak suka jika ada orang lain yang menyaingi aku"


mendengar ucapan anaknya membuat nyonya seo mengerutkan keningnya dan menyadari bahwa ada yang sedang di pikirkan.


"apa kau ada masalah, sayang?"


"mmmm... entahlah eomma, hanya saja aku tidak suka jika ada orang yang selalu mengambil apa yang aku punya"


"apa perlu eomma bantu bereskan?"


"Tidak perlu eomma" jawab Seohyun sembari memilih baju.


"Ne, nona"jawab perancang itu.


"Tapi kenapa wajah mu begitu cemas sekali, sayang?"terlihat nyonya seo begitu mencemaskan putri kesayangan.


"Aku tidak cemas eomma. Aku ini Seohyun, yang selalu punya cara untuk mendapatkan sesuatu"jawab Seohyun sembari tersenyum.


"Jika butuh bantuan katakan pada eomma eoh?"ujar nyonya seo


"Ne, eomma"jawab Seohyun.


"Ya sudah kalau begitu, kau istirahat dan ganti baju mu, setelah itu kau makan eoh"


"Baik eomma"


setelah itu seohyun keluar dari ruangan dan menuju kamarnya untuk membaringkan badannya. setelah sampai kamar, seohyun teringat bertemu dengan yesung.


"kenapa harus bertemu dengannya" ucap seohyun.


flashback


cafe


"seohyun-ah, ada yang ingin aku bicarakan dengan mu"kata yesung.


"kau ingin bicara apa oppa?"ucap seohyun. lalu yesung menggenggam tangan seohyun.


"aku tidak tahu perasaan ini kapan muncul. yang perlu kau tahu, aku sangat mencintai mu. mau kah kau menjadi kekasih ku??"setelah yesung menyatakan perasaan, seohyun langsung melepaskan genggaman tangannya.


"mianhae oppa. aku tidak bisa menerima mu. kau mungkin salah paham dengan kita dekat seperti ini. aku dekat dengan mu karena aku ingin dekat dengan donghae oppa. aku harap kita tidak bertemu lagi, aku permisi pulang" mendengar penjelasan seohyun membuat hati yesung sangat terkejut dan membuat hatinya sakit.


*****


Kantor SKJ.


Saat kang Joon dan jihee membahas hasil foto dan yang lainnya. Terdengar ketika pintu, hal itu membuat minyoung dengan cepat membuka pintu dan ternyata jaewook datang sembari membawa makanan.


"Makan malam untuk kalian"ucapan jaewook. Melihat siapa yang datang membuat jihee terkejut, begitu juga dengan jaewook hal itu membuat mereka berdua canggung. Melihat ekspresi keduanya membuat kang Joon memperhatikannya.


"Apa Meraka saling mengenal"ucap kangjoon dalam hati.


"Ayok, oppa kita duduk"ajak minyoung dengan senyuman manisnya.


"Apa ada yang ingin kau tanyakan lagi? Jika tidak ada apa aku boleh pulang?"ujar jihee.


"Kenapa terburu buru. Lebih baik kita makan dulu eoh"ucap minyoung.


"Aku sudah ada janji. Sampai jumpa nanti"dengan cepat jihee pergi dari ruangan kang Joon. Sembari menahan rasa amarah.

__ADS_1


"Aku mau ke toilet sebentar" ujar jaewook, yang sebenarnya ingin mengejar jihee. Setelah matanya melihat jihee akan masuk lift dengan cepat jaewook menahannya.


"Untuk apa kemari? Bukankah urusan kita sudah selesai?Apa ucapan makian dan perlakuan kedua orang tua mu belum cukup menyakiti perasaan eomma ku dan aku??"terlihat jihee berusaha menahan tangisnya.


"Mianhae"wajah jaewook begitu menyesal.


"Lebih baik kau pergi. Aku yakin sekertaris park sedang menunggu mu"dengan sekuat tenaga jihee mendorong jaewook dan pintu lift akhirnya tertutup. Air mata jihee sudah tidak terbendung lagi dan dia pun menangis. Terdengar getaran ponsel milik jihee dan saat melihat layar ternyata Myung Soo.


"Kau.."belum selesai Myung Soo bicara.terdemgar olehnya isakkan tangisan dari jihee dan hal itu membuatnya kawatir.


"Kau menangis? Yak, katakan kepada ku, siapa yang membuat mu menangis eoh?"


"Myung soo-a...."


"Kau dimana?"


"aku di di kantor skj"


"ya sudah aku kesana kau tunggu di luar dan jangan kemana mana sebelum aku datang"


"emmmm"


lalu ponsel di matikan oleh mereka berdua dan jihee mendengarkan apa yang dikatakan oleh myung soo. sementara kang joon sedari tadi memikirkan sebenarnya apa yang terjadi antar jihee dan jae wook.


'jihee, kenapa tiba- tiba pulang, seharusnya kau menahannya untukย  pulang"kata min young.


"mungkin ada urusan yang mendesak"ujar kang joon. tidak lama jaewook datang dengan wajah yang suli di artikan. minyoung yang melihat perubahan itu merasa ada sesuatu yang di pikirkan.


"oppa kau kenapa?"tanya min young.


"gwenchana, tadi sekertaris ku menghubungi ku ada masalah sedikit dengan perusahaan" bohong jaewook sembari tersenyum. sedangkan kang joon idak percaya akan hal itu.


sementara di rumah keluarga im, terlihat waktu sudah menunjukan waktu jam 8.30 malam dan itu membuat changwook harus berpamitan untuk pulang.


"hyung sepertinya aku harus pulang"


"ahh benar juga, apa kau ingin berpamitan dengan yoona?"


"tidak perlu hyung"jawab changwook.


"tidak perlu apa? seketika mereka terkejut saat mendengar suara yoona yang datang bersama tuan im.


"kau sudah bangun" lalu jaehyun berjalan mendekat untuk memeluk yoona.


"sesak oppa"


"mianhae, oppa tidak sengaja"


"gwenchana, oppa"


changwook yang melihat itu hanya tersenyum senang karena yoona sudah kembali tersenyum.


"apa kau sudah mau pulang" tanya tuan im.


"ne, ahjussi aku mau pulang dan juga sudah malam"jawab changwook sembari tersenyum.


"antarkan changwook sana sampai depan. kau sudah membuatnya cemas"kata jaehyun sembari tersenyum. yoona yang mengerti senyuman itu langsung mencubit jaehyun. melihat tingkah mereka berdua membuat tuan im dan changwook tersenyum.


"benar apa yang di katakan oleh jaehyun"


"kenapa appa seperti oppa?"


terlihat jihee sangat malu sekali dan itu terlihat dari tingkah dan wajah yoona yang memerah.


"ya sudah, ahjussi dan jaehyun hyung aku pulang. sampai berjumpa"pamit changwook.


"ne, kau hati - hati dijalan. aku ucapkan terimakasih"ucap tuan im.


"tidak perlu berterima kasih ahjussi"ucap changwook.


"aku antarkan changwook kedepan dulu"ujar yoona. melihat mereka berjalan beriringan membuat jaehyun tersenyum senang.


"mereka terlihat serasi kan appa?" kata jaehyun.


"ne, kau benar sekali. lalau ku sendiri kapan akan mengenalkan kekasih mu kepada appa?


"hehehe masalah itu, aku juga tidak thu appa"


"tidak tahu atau tidak ad yeoja yang ingin dengan mu?


"tentu saja.... a..da"


"ya sudah jika ada, bawa dan kenalkan kepada appa" ucap tuan im sembari menepuk pundak anaknya.


"aku serius appa"ucap jaehyun sembari mengekor di belakang tuan im. Sedangkan changwook dan yoona berjalan beriringan sembari menghirup udara malam.


"Gomawo"kata Yoona.


"Kenapa banyak sekali ucapan terima kasih kepada ku"ucapan changwook membuat mereka berdua tersenyum.


"Ne, kau benar"


"Kalau begitu sampai jumpa besok"


"Emmm, sampai jumpa"


Setelah mengatakan itu changwook langsung melesat menuju rumahnya dan Yoona menatap kepergian changwook dengan senyuman di bibirnya.


****

__ADS_1


maaaf baru di update hehehe dan ceritanya makin aneh ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


__ADS_2