Love Is..

Love Is..
love is.. part 20


__ADS_3

Setelah pelajaran mr. Lee selesai kina dan Changwook keluar kelas untuk mengikuti latihan kembali. Namun saat kina melangkah kakinya tersandung dengan tali sepatunya sendiri dan hal itu membuat changwook sigap dan menahan kina agar tidak terjatuh.


"Sudah aku katakan kau jangan gunakan sepatu yang ada talinya. Selalu saja seperti ini"Omelan changwook membuat kina mengerucutkan bibirnya. Sementara changwook membetulkan tali sepatu kina. Semua murid yang berada di kelas menatap mereka berdua penuh dengan iri dan cemburu Bahakan terlalu manis untuk dilakukan. Kyuhyun dan Yoona melihat itu merasakan sesuatu di dadanya merasa tidak nyaman. Terutama Kyuhyun yang melihat itu sangat tidak suka sekali.


"Mianhae"ucap kina.


"Ne, aku maafkan" lalu changwook merangkul kina sembari mengusap kepala kina.


Ruang ganti baju


Terlihat kina sedang berganti baju. Namun dikejutkan oleh soomi Yangg tiba tiba datang.


"Aigo... Kau selalu mengejutkan ku" kata kina sembari memegangi dadanya.


"Mianhae eonni hehehe"


"Ne, gwenchana. Tapi jangan di ulangi lagi eoh"


"Ne, eonni aku tidak akan mengulanginya lagi. Apa kau akan berlatih lagi?"


"Begitulah, karena ini pertandingan terakhirku disekolah. Hemmm rasanya baru kemarin aku sekolah dan sudah mau lulus saja"mendengar ucapan kina membuat soomi tersenyum.


"Kau enak nuna bisa bersekolah. Sedangkan aku tidak dan menjadi hantu seperti ini" perkataan soomi membuat kina terdiam kalau tersenyum kepada Soomi.


"Gwenchana kau tidak bisa sekolah. Tapi kau bisa ikut kelaskan untuk belajar?"kata kina.


"Kau benar juga eonni. Kenapa tidak terpikir olehku hahahaha"ucap soomi.


"Ya sudah kalau begitu aku berlatih dulu eoh. Jika mau ingin lihat aku berlari lihat saja dan jika ingin melihat Kyuhyun datang saja ke kelasnya" ucap kina sembari pergi berlalu. Saat sampai di lapangan kina melihat changwook sedang melamun.


"Sepertinya ada yang aneh dengan Yoona"ucap Changwook dalam hatinya dan pada akhirnya terkejut saat kina menepuk pundaknya.


"Yak! Kau mengejutkan ku"


"Suruh siapa kau melamun. Aku panggil kau diam saja. Apa yang sedang kau pikirkan ??"


"Tidak ada hanya. Sedang berpikir kau begitu jelek" ucapan changwook membuat kina kesal dan langsung saja kina melingkarkan tangannya di leher changwook dan membuat yang melihatnya tertawa karena sudah biasa melihat mereka seperti itu.


"Enak saja kau mengatakan aku jelek"


"Memang kau jelek dan sangat menyebalkan"


"Mwo??? Seperti ya kau ingin aku cekik"


Tanpa disadari pelatih Kim Tan memotret momen kina dan Changwook lalu di kirimkannya kembali kepada Kyuhyun.


"Aku ingin melihat reaksi namja evil itu" tidak lama. Kyuhyun mengirimkan pesan kepada pelatih Kim di sela waktu belajar.


"Sepertinya kau ingin aku membuat rusuh di lapangan mu" membaca balasan Kyuhyun membuat pelatih Kim tertawa. Sedangkan Kyuhyun menahan kesal dengan mengepalkan tangannya.


***


Rumah keluarga Cho


Di dapur


"Semalam kau habis dari mana?"tanya Ahra.


"Bertemu dengan temanku. Masalah pekerjaan, wae??"jawab jihee sembari memasukam beberapa bahan kedalam masakannya.


"Ani, hanya bertanya saja" kata Ahra.


"Aku pikir ada apa. Ah iya, aku tidak melihat kina di rumah hari ini"


"Kina menginap di rumah temannya semalam"


"Begitu rupanya. Ini makanan yang kau pinta sudah jadi"


"Gomawo" Lalu Ahra duduk di meja makan untuk memakannya.


"Nanti siang kau tidak mengantar eommakan?"tanya Ahra sembari memasukan makanan kedalam mulutnya


"Sepertinya tidak karena siang nanti aku ada kelas"jawab jihee sembari duduk disamping Ahra.


"Aku pikir kau tidak ada acara. Ya sudah nanti saja kalau begitu"ucap Ahra.


"Memangnya kau ingin pergi kemana?"tanya jihee.


"Membeli kain untuk bahan bajuku"jawab Ahra. Saat mereka sedang berbicara suara ponsel jihee berdering dan saat melihat ternyata kangjoon.


"Tunggu sebentar. Aku angkat telpon dulu" lalu jihee pergi keluar rumah lewat dapur belakang.


"Ne ada apa kangjoon"


"Nanti siang kau ada acara tidak?"


"Aku ada jadwal kelas nanti siang"


"Ah begitu rupanaya. Memang kau masuk kelas jam berapa?"


"Jam 1.30 siang. Wae?"


"Apa sebelum itu bisa bertemu. Aku ingin mengajakmu makan siang"ajakan kangjoon membuat jihee senang.


"Baiklah kalau begitu" jawabnya jihee membuat kangjoon senang.


"Ya sudah nanti pergi ke tempat makan ku saja sembari bahas pekerjaan. Nanti aku kirim alamatnya" mendengar pekerjaan membuat jihee sedikit kecewa. Tapi setidaknya hari ini bertemu dengan kangjoon.


"Baiklah, aku mau siap siap Dulu" kata jihee.


"Sampai ketemu nanti, cantik"seketika jihee terkejut dengan ucapan terakhir kangjoon yang menyebut cantik.


"Aku tidak salah dengarkan dia mengatakan itu... Aaaaaaaaaa senangnya oh senangnya hahahaha" tanpa disadari jihee ternyata Ahra memperhatikannya yang sedang senang.


"Aigooo... Jatuh cinta memang bisa merubah segalanya hahahaha" ucap Ahra. Saat melihat jihee akan kembali kedalam Ahra kembali ketempat duduknya.


"Kau habis terima telpon dari siapa?"tanya Ahra.


"Temanku. Ya sudah kalau begitu, aku ingin ganti baju dan pergi untuk makan" kata jihee.


"Lalu kau tega meninggalkan ku makan sendiri eoh??"ucap Ahra


"Mianhae ini sangat penting sekali" jawab jihee sembari tersenyum dan pergi berlalu.


Sementara kangjoon melihat jam ternyata sudah jam 11.30 dengan cepat kangjoon membereakan mejanya. Terdengar ketukan pintu dari luar dan saat melihat ternyata minyoung.


"Kau mau kemana sajangnim?"tanya minyoung


"Makan siang"Jawa kangjoon sembari tersenyum.


"Hari ini ada..." sebelum selesai bicara kangjoon susah memotong pembicaraan minyoung.


"Batalkan saja. Ganti dengan makan malam saja. kalau begitu aku pergi" ucap kangjoon. Sementara minyoung hanya menurutinya.


"Ne sajangnim"ucap minyoung.


Sementara Saat kina sedang beristirahat ponselnya bergetar dan saat melihat ternyata pesan dari Kyuhyun.


"Sepulang latihan kita ke toko buku"


Pesan dari Kyuhyun membuat kina mengerutkan keningnya dan langsung saja membalasnya


"Untuk apa aku ke toko buku??"


Tidak lama.oesan di balas oleh Kyuhyun.

__ADS_1


"Temani aku membeli buku untukmu mengerjakan soal matematika. Nanti aku tunggu kau di taman"


"Baiklah"


"Setelah itu temani aku juga untuk membeli sepatu"


"Ini minum dan makan untukmu" ucap Changwook.


"Gomawo" lalu kina menerima dan mulai meminumnya.


"Segar sekali huh" celetuk kina. Lalu kina mulai melahap makanannya.


"Nanti pulang latihan antar aku ke toko kamera"ucap Changwook.


"Mianhae, hari ini aku pergi bersama Kyuhyun untuk membeli buku untukku"


"Buku apa?"


"Matematika dan menyebalkannya aku harus mengerjakannya hahhh. Kapan penderitaan aku berakhir" mendengar ucapan kina membuat changwook tersenyum.


"Sudah nikmati saja eoh"kata changwook.


"Kau mudah sekali mengatakan itu. Tapi aku yang menjalaninya sangat tersiksa"ujar kina.Sementara Kyuhyun hanya tersenyum dan itu membuat changmin mengerutkan kening dan langsung bertanya.


"Kau kenapa tersenyum seperti itu?" Tanya Changmin.


"Hanya video lucu saja" jawab kyuhyun. Tanpa disadari oleh Kyuhyun. Ternyata seulgi melihat sedang tersenyum namun senyumannya berbeda. Sampai pada akhirnya seulgi sadar saat Jimin mengajaknya untuk segera ke dalam kelas.


****


SKJ resto


Terlihat kangjoon sudah sampai dan membuat karyawan yang berada disana terkejut karena tidak ada pemberi Tahuan sebelumnya.


"Sajangnim, tiba - tiba sekali datang tanpa memberi tahu" ucap manager.


"Mianhae"ucap kangjoon sembari tersenyum.


"Sajangnim ingin pesan apa?"ucap manager.


"Biar aku saja yang memasak"seketika ucapan kangjoon membuat semua karyawannya tercengang. Tanpa basa basi kangjoon langsung kedapur dan mempersiapkan semuanya.


Sementara dia dalam bis jihee sedang asik mendengarkan lagu yang disukainya. Sampai ponselnya bergetar dan mendapatkan pesan dari kangjoon.


"Kau ada di mana??"tanya kangjoon


"Ada di bis, waeyo? Apa kau sudah sampai?"ucap jihee.


"Ne, sudah Samapi. Ya sudah aku tunggu"kata kangjoon sembari menutup telponnya.


"Sajangnim kenapa yang memasak?"tanya manager.


"Hanya ingin saja, wae? Bukankah sudah lama kau tidak melihat aku memasak"ucapan kangjoon membuat sang manager terdiam.


"Kau rapihkan meja dan siapkan yang lainnya. Jika ada seorang yeoja menanyakan aku, nanti kau suruh duduk saja yang aku perintahkan" ujar kangjoon.


"Ne, sajangnim"lalu manager itu pergi dari dapur. Semua karyawan yang penasaran langsung menghampiri manager.


"Ada apa dengan sajangnim?"tanya karyawan.


"Entahlah, aku rasa ada orang yang spesial yang akan datang. Lebih baik kalian bantu aku untuk menyiapkan meja"ucap manager


"Ne, bujangnim"lalu karyawan yang lain mulai mempersiapkan.


Lapangan bulutangkis


Kyuhyun terlihat memasuki lapangan bulutangkis untuk mencari kina. Namun yang di dapatnya hanya changwook dan langsung saja Kyuhyun menghampiri dan bertanya.


"Changwook, kau lihat kina?"tanya kyuhyun


"Ne, kalau begitu" jawab Kyuhyun.


"Kalian akan pergi ke toko buku?"tanya changwook.


"Ne, untuk melatih kina agar bisa"jawab Kyuhyun. Lalu terlintas pertanyaan dibenak Kyuhyun kepada changwook.


"Apa aku boleh bertanya sesuatu?"tanya Kyuhyun.


"Silahkan saja. Kau ingin bertanya apa?"


"Kau dan kina sudah lama bersahabat?"


"Cukup lama tapi tidak seperti kau dan seulgi. Aku kenal kina saat satu sekolah saat sekolah menengah pertama, waeyo kau bertanya seperti itu?"


"Ani, hanya ingin tahu saja. Karena aku melihat kalian begitu dekat sekali seperti tidak terpisahkan" ucapan Kyuhyun membuat changwook tersenyum.


"Benarkah??" Seru changwook.


"Mungkin. Aku hanya menduga saja"kata Kyuhyun.


"Mungkin karena kita berdua mempunyai pemikiran dan jalan yang sama jadi terlihat tidak terpisahkan satu sama lain" entah kenapa ucapan changwook membuat Kyuhyun terdiam dan mencerna apa yang di maksud changwook. Terdengar suara kina memanggil nama changwook dan entah itu membuat Kyuhyun sebal.


"Changi, aku pergi dulu eoh"pamit kina sembari mengacak rambut changwook.


"Ne, kau hati - hati"kata changwook sembari tersenyum dan memainkan dagu kina. Melihat apa yang ada didepan mata membuat Kyuhyun kembali kesal.


"Aishah.... Apa harus seperti itu"ucap Kyuhyun dalam hati.


"Menyebalkan"desis Kyuhyun kecil hal itu membuat kina dan Changwook mengerutkan keningnya karena tidak mendengar begitu jelas. Sadar akan di ucapkannya Kyuhyun langsung mengalihkan pandangan dan mengajak kina untuk pergi.


"Ayo, pergi sekarang"lalu Kyuhyun berjalan pergi berlalu. Mau tidak mau kina Segera mengikuti Kyuhyun sembari melambaikan tangan kepada changwook. Saat akan ketempat parkir sekolah mereka berdua bertemu dengan seulgi dan Changmin.


"Nuna..." Panggil Jimin.


"Jimin" ucap kina sembari tersenyum.


"Oppa kau mau pergi kemana?"tanya seulgi.


"Aku mau ke toko buku bersama kina. Lalu kau sendiri mau langsung pulang?"ucap Kyuhyun.


"Ani, oppa. Aku ada latihan bersama Jimin"jawab seulgi. Lalu pandangan Jimin kepada Kyuhyun dan membuat Jimin merasa canggung. Seulgi yang melihat itu langsung memukul lengan Kyuhyun.


"Aish... Jangan menakuti temanku seperti itu" ucapan seulgi membuat Kyuhyun tertawa.


"Hahahaha kau ini, aku hanya bercanda. Ya sudah kau latihan yang betul eoh"lalu Kyuhyun mengusap kepala seulgi. Kina dan Jimin yang melihat itu hanya terdiam.


"Ya sudah oppa pergi dulu. Kaja, kaki pendek"mendengar ucapan Kyuhyun membuat kina kesal.


"Mulutmu itu ingin rasanya aku jahit" kata kina sembari mengekor di belakang Kyuhyun.


"Apa kina nuna tidak begitu baik dengan sunbaenim??"tanya Jimin.


"Begitulah, mereka berdua terkadang suka bertengkar"ucap seulgi sembari memperhatikan Kyuhyun dan kina masuk kedalam mobil. Saat kina akan menggunakan sabuk pengaman merasa susah. Kyuhyun yang melihat itu langsung membantu kina.


"Sini aku bantu" saat Kyuhyun membantu hal itu membuat kina merasa gugup bagaimana tidak wajahnya Kyuhyun begitu dekat.


"Sudah"ucap Kyuhyun.


"Ne, gomawo"jawab kina


Sedangkan di halte bis jihee sudah sampai dan mulai mencari tempat resto kangjoon.


"Aku lihat di GPS aku rasa daerah sini" lalu jihee mulai memperhatikan dan tepat di samping menemukannya. Dengan tanpa ragu jihee masuk kedalam dan mendapatkan sambutan dari manager


"Annyeonghaseyo"

__ADS_1


"Ne, annyeonghaseyo"


"Apa nona sudah pesan tempat?"


"Belum, kebetulan aku kemari ingin bertemu dengan kangjoon. Apa dia ada?"


"Ada nona, mari saya antar ketempat duduk dan tunggu sebentar. Akan aku panggilan sajangnim"


"Ne, kamsahamnida" lalu jihee mulai melihat tempat ini milik kangjoon.


"Tempatnya sangat nyaman sekali" lirih jihee. Tidak lama kangjoon datang dengan membawa masakan dan itu membuat jihee terkejut.


"Ini aku yang masak semoga kau suka" kata kangjoon.


"Kau memasak untukku?"


"Sudah jangan melotot seperti itu nanti matamu keluar"


"Ishhh kau ini. Tapi kau kenapa memasak untukku?"


"Hanya ingin saja. Siapa tau nanti aku mendapatkan potongan harga jasa mu hahahaha. Cepat kau cicipi eoh"


"Ne, baiklah" saat jihee mencoba masakan kangjoon membuatnya terbuai. Bagaimana tidak. Masakan kangjoon sangat enak sekali


"Bagaimana?"tanya kangjoon


Sementara di tempat toko buku Kyuhyun dan kina sudah sampai. Lalu mereka masuk kedalam.


"Apa ini surga untuk pecinta buku" ucap kina yang tidak percaya.


"Kenapa kau terkejut? Seperti tidak pernah melihat buku saja" kata Kyuhyun.


"Bagaimana tidak terkejut?? Buku sangat banyak sekali sampai lantai atas. Apa dulunya pemiliknya seorang kolektor buku" mendengar ucapan kina membuat Kyuhyun tersenyum.


"Lebih baik kita cari buku. Dari pada mendengar kau mengoceh yang aneh" lalu Kyuhyun pergi meninggalkan kina.


"Ya! Apa maksudmu aku mengoceh yang aneh??kata kina yang tidak terima dengan ucapan Kyuhyun.


*****


Ruang rapat sekolah.


Selama di ruangan rapat terlihat Yoona tidak begitu ada nyawanya menurut Changmin karena sedari tadi Yoona kurang fokus sampai selesai. Pada akhirnya Changmin bertanya pada saat semuanya sudah keluar ruangan.


"Wae? Apa ada sesuatu yang sedang kau pikirkan??"


"Ani, hanya sedikit tidak enak badan saja dari kemarin"


"Benarkah?"


"Ne, tentu saja"


Changmin merasa jika Yoona sedang menyembunyikan sesuatu. Hanya saja Changmin tidak ingin terlalu lebih memaksa lagi.


"Ya sudah, kalau begitu. Aku antarakan kau pulang"kata Changmin.


"Baiklah kalau begitu"jawab Yoona sembari tersenyum. Lalu mereka keluar ruangan dan berjalan menuju tempat parkir sekolah. Namun saat yang tidak di duga duga, Yoona bertemu dengan changwook disana.


"Changwook"panggil Changmin.


"Ne, Changmin" jawab changwook.


"Kina dimana??"tanya changmin.


"Sedang pergi bersama Kyuhyun membeli buku, wae?"


"Ada sesuatu yang ingin aku tanyakan"


"Oh begitu rupanya. Mmmm.... Kalian berdua mau pergi kemana?"


"Aku mengantar Yoona...."belum selesai Changmin bicara ponselnya berdering. Saat melihatnya ternyata eommanya.


"Chagi, kau dimana?"


"Aku disekolah eomma, waeyo?"


"Bisa jemput eomma di rumah harabeoji?"


"Baiklah eomma" lalu panggilan di akhiri oleh Changmin.


"Yoona, mian. Aku tidak bisa mengantarkan mu pulang. Karena eommaku meminta menjepitnya di rumah harabeoji" permohonan maaf Changmin.


"Gwenchana, aku bisa pulang sendiri"kata Yoona sembari tersenyum.


"Kau tidak boleh pulang sendiri eoh"lalu pandangan Changmin melihat changwook.


"Changwook, kau saja yang mengantarkan Yoona pulang eoh. Aku minta tolong kepadamu karena Yoona sedang sakit"kata Changmin.


"Baiklah, kau jangan kawatir" kata changwook sembari tersenyum.


"Aigo... Kenapa aku di titipkan dengan changwook"ucap Yoona dalam hati.


"Sampai jumpa besok eoh" kata Changmin.


"Ne, kau hati hati"ujar Yoona sembari tersenyum. Lalu changwook menempelkan telapak tamgannya di kening Yoona. Hal itu membuat Yoona merasa gugup.


"Kau tidak panas" kata changwook.


"Hanya sedikit pusing" ucap yoona.


"Apa kau sudah makan?"tanya changwook dan sebelum menjawab. Perut Yoona bunyi dan itu membuatnya malu.


"Hahahaha sepertinya, perut langsung menjawab"kata changwook.


"Ishhh... Memalukan" lirih Yoona.


Sementara Kyuhyun sedang mencari buku dan kina sedang melihat liat buku yang lain salah satunya novel. Lalu kina melihat salah satu novel dan membaca sinopsisnya yang berada di belakang buku.


"Cinta... Cinta itu mudah, namun tidak semudah dengan kenyataannya. Cinta itu sederhana namun semua orang membuat nya menjadi rumit dan jika dia orang yang tepat untukmu. sesulit apapun itu, kalian akan selalu bersama dan tidak terpisahkan sampai ajal menjemput"


Seketika kina terkejut dengan tepukan di punggungnya dan saat melihat ternyata Kyuhyun.


"Aigooo... Kau mengejutkanku"


"Suruh siapa kau tidak mendengarkan aku, memanggil mamamu dari tadi. Kajja temani aku membeli sepatu" belum menjawab Kyuhyun sudah menarik tangan kina untuk mengikutnya. Genggamannya terasa ditangan kina yang begitu erat dan entah kenapa saat di genggaman kina teringat akan sosok mendiang oppanya karena merasakan kehangatan dan kenyamanan.


"Selain pendek kau juga lamban berjalan" seketika kina tersadar dan langsung mengiyakan kepala Kyuhyun.


"Aaaaa sakit" ringis Kyuhyun.


"Itu akibatnya kau meledekku terus" kata kina.


"Apa harus menjitakku??"


"Ne, memang harus dan wajib. Agar kau sadar bahwa meledek itu dosa"


"Kalau untuk kau tidak dosa, malah itu mendapatkan kebaikan"


"Kebaikan apa eoh??"


"Kebaikan untuk membuatmu kesal hahahaha"sebelum mendapatkan Kitakan kyuhyun terlebih dahulu kabur.


"Yakk!!! Namja tiang listrik. Tungguuuuuuu!!!"


Haaaaaa ceritanya makin ngaco gak sih 😂😂😂😂😂😂

__ADS_1


__ADS_2