
Sekolah
Seperti biasa di hari Sabtu semua murid melakukan kegiatan non pelajaran formal yang mereka tekuni masing masing. Terlihat semuanya sibuk dengan kegiatannya. Salah satunya seulgi bersama Jimin yang sedang berlatih menari untuk perlombaan menari nanti. Terdengar tepukan tangan dari semua murid yang ikut kelas menari.
"Wah, kalian sangat bagus sekali. Aku yakin kita akan bisa memenangkan lomba menari" ucap pelatih.
"Ne, gomawo pelatih"ucap mereka berdua dan pada akhirnya mereka beristirahat karena lelah menari.
"Kau tunggu sini. Aku ambilkan kau minum"kata Jimin . Sementar seulgi masih teringat denga wajah Kyuhyun yang tersenyum senang.
"Aku baru melihatnya tersenyum seperti itu dan mengapa oppa belum mengucapkan ulang tahun sama sekali, ishhhh menyebalkan" ucap seulgi. Terdengar ponsel milik seulgi bunyi dan saat melihat pesan dari Kyuhyun.
"Nanti, selesai latihan. Aku tunggu kau di taman sekolah. Temani aku makan, eomma membawakan aku banyak makanan"
"Ne, oppa"
Lalu ada pesan lagi dikirim oleh Changmin
"Jangan lupa bawa flashdisk ku"
"Aku rasa benar oppa deul lupa ulang tahunku"ucap seulgi. Namun tiba tiba lampu tempat latihan mati dan itu membuat seulgi terkejut dan baru menyadari diruangย tidak ada siapa - siapa.
"Yak.... Hallo... Kenapa tidak ada orang disini" ucap seulgi. Merasa sedikit takut seulgi mulai keluar dari ruangan dan saat membuka pintu ternyata kejutan dari teman dancenya, terutama Jimin yang memegang kue.
"Tiup lilinnya dan ucapkan permohonan mu"kata Jimin sembari tersenyum. Lalu seulgi mulai melakukannya.
"Gomawo dengan kejutannya"kata seulgi sembari tersenyum senang.
Sementara di tempat kelas vokal terlihat Seohyun sedang menguping pembicaraan Kyuhyun, Changmin dan Yoona.
"Kalian berdua membawa apa?"tanya Yoona.
"Ini hadiah untuk seulgi"kata kyuhyun.
"Memangnya seulgi ulang tahun??"ujar Yoona.
"Ne, seulgi ulang tahun. jadi kami merayakannya disini"kata changmin.
Seohyun yang mendengar itu langsung mempunyai ide. Terlihat seorang murid memanggil Yoona dan Changmin.
"Yoona... Changmin.. kau di panggil oleh kepala sekolah"kata murid itu.
"Baiklah, kami akan kesana"ucap Yoona.
"Kyu, aku titip sebentar kadoku" kata changmin
"Baiklah" jawab Kyuhyun. Lalu terdengar suara ponsel milik Kyuhyun berdering saat melihat ternyata Ahra. Lalu Kyuhyun berjalan keluar untuk mengangkat telpon. Merasa ini kesempatan Seohyun, langsung memeriksa apa saja yang di bawa Kyuhyun dan Changmin.
"Oh, ada makanan ternyata. Kebetulan aku membawa sesuatu didalam tas" langsung saja Seohyun memasukan serbuk kedalam makanan yang dibawa Kyuhyun.
"Ulang tahun tanpa ada permainan tidak akan seru" setelah melakukan itu Seohyun langsung pergi. sebelum orang lain melihatnya.
Sedangkan di lapangan badminton kina dan Changwook sedang beristirahat. Namun changwook melihat kina sedang melamun di kursi.
"Semenjak itu aku tidak melihat soomi" ucapan kina dalam hati. lalu matanya perlahan mencari sosok soomi, namun tidak ada dalam penglihatannya. Changwook yang menyadari kina sedang memikirkan sesuatu, langsung datang menghampiri sembari meletakan sebotol air putih di pipi kina dan itu membuatnya terkejut.
"Kau sedang memikirkan apa??"tannya changwook.
"Tidak ada. Hanya merasa sedikit lelah saja"bohong kina.
"Benarkah??"tanya changwook.
"Ne, benar"jawab kina sembari tersenyum. Terdengar suara ponsel milik kina berdering dan saat melihat layar ternyata Kyuhyun.
"Apa?" Nada kina terdengar ketus dan itu membuat Kyuhyun tersenyum.
"Aigoo... Manis sekali sapaan mu itu" ledek Kyuhyun.
"Ada apa kau menghubungi aku?"
"Memangnya tidak boleh. Menghubungi kekasihku eoh"
"Yak!!! Apa maksudmu?"
"Jangan senang seperti itu eoh. Aku hanya memberi tahu. Nuna menyuruh ke butiknya sekarang"
"Ke butik? Untuk apa??"
"Aku juga tidak tahu"
"Aku tidak bisa hari ini"
"Memangnya setelah latihan kau mau kemana??"
"Bukan urusanmu" sebelum Kyuhyun berbicara lebih panjang lagi. Kina mematikan ponselnya lalu tidak lama ponsel berdering kembali.
"Sudah aku katakan aku tidak bisa" ucap kina.
"Kau kenapa kina?"saat mendengar suara yangg di kenalinya. Kina langsung melihat layar ponsel dan benar saja itu suara Ahra.
"Eoh, eonni mianhae. Aku pikir kau Kyuhyun"
"Gwenchana. Apa Kyuhyun barusan memberi tahu mu?"
"Ne, eonni"
"Apa kau bisa ke butik?? Karena ada yang harus dibahas"
"Baiklah kalau begitu eonni,aku akan kebutik"
"Ya sudah aku tunggu kau datang bersama Kyuhyun"
"Ne, eonni"
Lalu ponselpun dimatikan oleh kina dan changwook yang penasaran langsung bertanya.
"Ada apa??"
"Ahra eonni. Kakanya Kyuhyun memintaku bersama temennya menjadi model untu tugas kuliahnya. Tapi hari ini aku sudah ada janji bersama Sina meminta bertemu dengannya"
"Kenapa aku tidak di ajak? Kalian jahat"
"Aku juga tidak tahu. Mungkin urusan wanita jadi kau tidak perlu tahu hahahaha"
"Tsk... Menyebalkan. Apa aku harus menjadi wanita?"
"Hahahahaha yang benar saja. untuk apa kau menjadi wanita?"
"Aku juga tidak tahu hahahahaha"
Tanpa mereka sadari ada yang memperhatikan mereka berdua.
"Lihat saja, kau juga akan tersenyum seperti itu denganku"terlihat orang itu sangat kesal. Lalu namja itu menerima panggilan telpon karena ponselnya bergetar.
"Kau dimana?"
"Sebentar, aku akan kesana"
Lalu namja itupun pergi dan tidak lama ponselnya bergetar dan mendapatkan pesan.
"Aku tunggu kau di parkiran. Jika aku sudah selesai berlatih"
Terlihat raut wajahnya yang tadi kesal menjdai tersenyum. Semudah itukah dia tersenyum. Yang namanya cinta gampang sekali membuat suasana hati berubah ubah.
****
Taman sekolah
Seulgi sedari tadi sibuk mencari Kyuhyun namun tidak terlihat batang hidungnya sama sekali.
"Dimana oppa" lirih seulgi sembari mengecek ponselnya. Namun tidak ada pesan dari Kyuhyun. Tanpa di sadari seulgi dari belakang Kyuhyun dan Changmin datang perlahan mendekati dan perlahan menggunakan bahasa isyarat mereka berdua berhasil membuat seulgi terkejut dengan petasan semprot.
"Saengil chukahamnida.... Saengil chukahamnida... Sarangha neun uri seulgi... Saengil chukahamnida" nyaian kencang membuat seluruh murid memperhatikan mereka bertiga.
"Aku pikir kalian berdua lupa ulang tahunku"kata seulgi dengan air mata yang tak terbendung lagi.
"Bagaiman kami lupa dengan ulang tahun adik kecil kita"kata Kyuhyun. Perlahan Kyuhyun mengusap air mata seulgi.
__ADS_1
"Cepat tiup lilin dan membuat permohonan"kata Changmin. Dengan perasaan senang dan bahagia seulgi membuat permohonan.
"Huuuhhhh"
"Sekarang buka kadonya dari aku dan kyuhyun"
"Baiklah"
Lalu seulgi membuka kadonya saat melihatnya membuatnya senang. Ternyata hadiah dari Changmin tas yang di inginkan ya selama ini
"Gomawo oppa"lalu seulgi langsung memeluk Changmin.
"Apa aku tidak dapat pelukan juga eoh?"kata Kyuhyun dengan wajah dengan dibuat buat tidak suka.
"Tergantung apa hadiahnya untukku"kata seulgi sembari tersenyum.
"Makannya cepat buka hadiah dariku" perintah Kyuhyun. Lalu seulgi mulai membuka kado dari kyuhyun dan ternyata sebuah sepatu.
"Wah.... Oppa bagaimana kau tahu aku ingin sekali sepatu ini??" Tanya seulgi.
"Aku hanya asal pilih saja"bohong Kyuhyun.
"Gomawo oppa"lalu seulgi memeluk Kyuhyun.
"Aku senang melihat kau bahagia seperti ini kata Kyuhyun.
Tidak mereka sadari dari kejauhan Seohyun memperhatikan mereka bertiga.
"Permainan sebenarnya baru akan dimulai" kata Seohyun. Lalu mata Seohyun melihat Kyuhyun mulai membuka masakan yang di bawannya dan mulai memakannya bersama sama. Sementara terlihat kina sedang berjalan menuju parkiran sekolah namun matanya melihat ada sosok hantu yang datang menghampirinya.
"Cepat ke taman. Ada racun makanan disana"saat kina ingin bicara hantu itu menarik kina ke taman sekolah. Lalu matanya melihat ada Kyuhyun, Changmin dan seulgi sedang membuka masakan. Hal itu membuat mereka bertiga terkejut.
"Sunbaenim" ucap seulgi.
"mianhae kalau mengganggu.. hantu ini menarikku kesini, Hahhh... Hahhhh ... Hahhh..."ucap kina sembari mengatur nafasnya.
"Ha... Haaantuu??"ucap Changmin sedikit takut dan begitu juga dengan seulgi.
"Cepat katakan kepada teman mu"ucap hantu itu.
"Apa kau tidak lihat. aku kelelahan karena berlari"kesal kina.
"Jeosonghamnida" ujar hantu itu. Melihat percakapan itu membuat changmin dan seulgi membulatkan matanya di tambah bulu kuduk mereka merinding. Sedangkan Kyuhyun merasa biasa saja karena hampir melihat kina berbicara sendiri.
"Apa kalian sudah memakan masakan itu?"tannya kina.
"Belum, aku baru mau membukanya Sunbae" ucap seulgi.
"Kau jangan memakannya. Dimakanan mu ada racun"seketika membuat mereka terkejut dengan ucapan kina
"Yak! Bagaimana bisa"kata Kyuhyun yang tidak terima.
"Mana aku tahu. Hantu ini yang mengatakan kepadaku. Memangnya kau beli dimana?"ujar kina.
"Ini eommaku yang buat"kata Kyuhyun
"Mwo??? Ahjumma" kina terkejut mendengar hal itu. Langsung saja kina bertanya kepada hantu itu.
"Yak! Kenapa kau bisa mengatakan makanan ini beracun eoh?"
"Aku melihat seorang yeoja memasukannya kedalam makanan"
"Mwo?? Seorang yeoja"
"Ne, yeoja itu lebih tinggi sedikit, berambut panjang dan memakai baju motif bunga"
"Apa maksudmu Seohyun??"
"Entahlah, apa kau punya fotonya. Siapa tau aku ingat"
"Apa kalian punya foto Seohyun??"
"Aku ada"jawab Changmin semabri mencarinya. Setelah itu memberikan kepada kina.
"Apa ini orangnya?"tanya kina pada hantu itu.
"Hantu ini bilang. Yang memasukan kemakananmu itu Seohyun"ucapan kina membuat mereka bertiga terkejut.
"Mwo????"ucap mereka bertiga.
"Benar benar yeoja itu"terlihat Kyuhyun begitu marah. Terlihat Kyuhyun pergi dan kina langsung menahannya.
"Kau mau kemana?"
"Mencari Seohyun dan meminta pertanggung jawaban"
"Kita tidak mempunyai bukti untuk memintanya bertanggung jawab dan kita juga tidak memiliki saksi seorang manusia"
Apa yang dikatakan kina bener memang tidak memiliki bukti. Karena informasi yang didapat dari seorang hantu. Yang tidak semua orang percaya dan lihat.
"Bener apa yang di katakan sunbaenim, oppa. Kita tidak memiliki bukti saksi manusia disana. Sudah oppa biarkan saja lagi pula aku belum memakannya"ucap seulgi.
"Tapi tetap saja. Wanita itu harus di beri pelajaran"kata Kyuhyun.
"Aku tahu kau marah tapi jangan seperti itu" ucap Changmin.
Terdengar ponsel milik kina berdering dan saat melihat ternyata sina.
"Ne, Sina"
"Kau dimana?"
"Aku di sekolah. Oh iya, kita bertemu dibutik saja eoh"
"Butik? Memangnya ada apa?"
"Nanti aku jelaskan dan nanti aku kirim alamatnya eoh"
"Baiklah kalau begitu" lalu kina mematikan ponselnya.
"Kalau begitu aku pergi terlebih dahulu ke butik . Kau di sini dulu saja" kata kina kepada kyuhyun. Namun saat kina akan pergi, Kyuhyun langsung menahannya.
"Pergi bersama"kata Kyuhyun.
"Tapikan kau sedang merayakan ulang tahun seulgi"ujar kina. Lalu Kyuhyun meminta izin untuk pulang terlebih dahulu.
"Mian,Seulgi-a. oppa harus pulang terlebih dahulu karena sudah ada janji dengan Ahra nuna"
"Gwencaha oppa. Gomawo untuk hadiahnya"
"Kau tidak perlu berterima kasih. Aku tulus memberikannya" kata Kyuhyun sembari mengelus kepala seulgi. Kina yang melihat itu hanya terdiam.
"Ada apa denganku. Melihatnya bersikap manis seperti itu kepada orang lain, aku tidak suka" ucap kina dalam hati.
****
Rumah keluarga cho
Terlihat jihee sudah dah bersiap siap untuk pergi menuju kedai SKJ untuk memotret tempat restonya. Terdengar eomamnya memanggil namanya.
"Jihee-a"
"Ne, eomma"
"Kau mau kemana?"
"Ada pekerjaan eomma hari ini. Untuk memotret SKJ resto"
"Ya sudah kalau begitu kau hati - hati"
"Ne, eomma. Aku pergi dulu"
Lalu jihee mencium pipi eommnya dan pergi berlalu menuju halte bis. Tidak butuh waktu lama bis yang ditunggu datang.
"Semoga aku tidak telat"
Terasa ponselnya bergetar jihee langsung mengambilnya dan mengangkatnya. Ternyata kangjoon menelponnya
__ADS_1
"Kau dimana"
"Aku sudah dalam perjalanan"
"Ya sudah aku tunggu. Semua sudah aku siapkan"
"Baiklah kalau begitu. Aku tunggu"
"Ne"
Sementara di resto kangjoon langsung berkaca setelah menghubungi jihee. Sambil berbicara sendiri di ruangannya.
"Apa aku sudah Tampan" katanya kangjoon . Seketika kangjoon terkejut saat melihat park minyoung sekertarisnya.
"Kau sudah tampan" lalu minyoung mendekati kangjoon sembari membenarkan kerah bajunya.
"Gomawo. tapi kau mengatakan ini, Apa calon suami mi tidak marah??"
"Tidak akan. kalau dia tidak mendengarnya hahahaha"
"Dasar kau ini hahahaha"
"Aku di bayar apa untuk menjadi model mu?"
"Aku sponsori makanan di pernikahan"
"Benarkah? Gomawo"langsung saja minyoung memeluk kangjoon penuh dengan kebahagiaan. Namun tidak disadari oleh mereka jihee mendengar pembicaraan mereka berdua
"Sudah aku duga mereka memang pasangan serasi buktinya. Membahas pernikahan dan di depan mataku mereka saling berpelukan penuh dengan kebahagiaan. Harusnya kau sadar diri jihee kau ini siapa"ucap jihee dalam hati.
Sementar di butik Ahra terlihat Kyuhyun dan kina sudah sampai. Lalu mereka berdua masuk kedalam. Terlihat salah satu karyawan butik datang menghampiri Kyuhyun dengan cerianya.
"Selamat datang tuan cho"
"Diamana nuna?"
"Sedang menjepit temennya. Dan tuan Cho disuruh menunggu diruangannya"
"Baiklah kalau begitu" lalu Kyuhyun dan kina masuk kedalam untuk menunggu Ahra. Lalu mata kyuhyun melihat kina yang sedang bersantai duduk.
"Semabari menunggu nuna. Bagaimana kalau kau kerjakan soal matematika"
"Tidak bisakah libur?"
"Apa kau tidak sadar aku sudah memberimu libur.jadi sekarang kau harus belajar"
"Lagi pula disini tidak ada kertas"
"Jangan sedih. Aku membawa buku yang kita beli waktu itu"kata Kyuhyun dengan senyuman. Lalu Kyuhyun duduk disamping kina sembari mengeluarkan buku
"Aku mohon jangan belajar sekarang"pinta kina dengan wajah memelas.
"Tidak bisa dan kau harus belajar" kata Kyuhyun sembari memberi buku disertai pensil.
"Aku mohon"
"Tidak"
"Aku mohon" kata kina sembari mengeluarkan aegyeonya. Biasanya changwook ampuh tapi entah dengan Kyuhyun.
"Kenapa dia bisa selucu ini. Jangan goyah Kyuhyun kau jangan goyah" ucap Kyuhyun dalam hati langsung saja tangannya menutup wajah kina.
"Aku tidak terpengaruh. Cepat kerjakan"kata Kyuhyun dan itu membuat kina kesal. Bagaimana tidak, sudah susah payah tapi Kyuhyun tidak terpengaruh.
"Menyebalkan" lalu dengan kesal kina mengerjakan soal semabari mempautkan bibirnya. Entah kenapa itu membuat kina semakin gemas.
"Ini bagaimana caranya?? Aku tidak mengerti" kata kina.
"Kau tinggal memasukan rumus dan memindahkan angka ini kemari dan mengubahnya dari min ke plus. Setalah itu kau hitung ini"
"Apa seperti ini??"
Ne, seperti itu. Sudah kau kerjakan aku ingin bermain games"
"Menyebalkan"
Mendengar itu Kyuhyun hanya tersenyum.
*******
SKJ resto
Selama pemotretan di SKJ jihee lebih berkonsentrasi dan lebih memilih fokus dengan pekerjaannya. Mulai dari memotret tempat resto, makanan, minuman, karyawan dan sekarang kangjoon berfoto bersama minyoung sebagai modelnya.
"Sajangnim dengan nona minyoung harus lebih rileks lagi saat di foto"kata manager.
"Kau ini cerewet sekali" kata kangjoon.
"Bukan begitu sajangnim hanya kau terlihat kaku saat di kamera hahahahaha. Bukankah begitu nona jihee"ucap manager. Merasa disebut namanya membuat jihee terkejut.
"Ah, ne. Begitulah dan terlihat tidak natural" jawab jihee seadanya.
"Kupecat kau jika meledekku" ucapan kangjoon membuat semuanya tertawa. Sementara jihee hanya tersenyum tipis sembari terus memotret.
Tanpa terasa pekerjaan jihee sudah selesai dan saat itu juga ponselmiliknya berdering. Saat melihat layar ponsel ternyata teman kuliahnya bernama Kim Myung Soo namun teman sekelasnya suka memanggil namanya L.
"Kau dimana ji??"
"Aku sedang di SKJ resto"
"Kau sedang apa di sana?"
"Ada pekerjaan sampingan. Ada apa kau menghubungi ku??"
"Aku ingin mengajak kau makan"
"Makanan? Ya sudah kalau begitu. Kebetulan pekerjaanku selesai hari ini"
"Bagaimana kalau aku jemput?"
"Baiklah kalau begitu, aku tunggu"
"Ya sudah aku pergi sekarang. Kebetulan aku berada didekat SKJ resto"
"Baiklah"
Tanpa disadari oleh jihee sedari tadi kangjoon mendengar pembicaraannya.
"Kau mau makan dengan siapa?"tanya kangjoon.
"Dengan teman sekelas ku"jawab jihee.
"Makan kemana?"tanya kangjoon lagi.
"Entahlah, aku sedang menunggunya sekarang" jawab jihee seadanya.
"Apa aku bisa melihat hasil fotonya??"kata kangjoon.
"Nanti saja jika sudah selesai dan kau tinggal menerima beres saja" kata jihee. Tidak lama terdengar pintu masuk SKJ bunyi dan tampaklah myung soo.
"Jihee"panggil myung soo sembari datang menghampiri.
"Perkenalkan ini temanku"kata jihee.
"Aku Myung Soo. Temannya jihee"ucap Myung Soo sembari mengusap kepala jihee. Kang Joon yang melihat itu merasa panas hatinya.
"Aku kang joon" jawab kang Joon.
"Apa temanku bisa aku bawa?"tanya Myung soo.
"Tentu saja"jawab kang Joon.
"Baiklah , aku pamit sampai jumpa nanti"ucap jihee. Lalu Myung Soo membantu membawa barang bawaan jihee. Lalu tangan Myung Soo merangkul pundak jihee.
Ah.... Mianhae kalau masih jelek jalan ceritanya dan maaf kalau ada typo ๐๐๐
Jangan lupa kasih komen sama votenya ya...
__ADS_1
Kamsahamnida