
Aku dan Alex mempersiapkan segala keperluan kami untuk pergi liburan beberapa hari ke depan.
Aku di bantu Alex memasukkan pakaian dan semua keperluan kami yang di butuhkan ke dalam koper.
"Kamu mau ngajak aku pergi liburan kemana sih sayang?" tanyaku.
"Rahasia dong," jawab Alex sambil terkekeh.
"Pakai rahasia segala sih, kamu manusia yang paling menyebalkan suka pakai rahasia-rahasian segala," balasku sambil memajukan bibirku.
"Besok aja kamu pasti akan tau, jangan lupa harus mesra di sana nanti anggap aja ini bulan madu kita yang tertunda," ledek Alex.
Aku memutarkan bola mataku mendengar permintaan Alex dan ia hanya tertawa melihat sikapku.
Akhirnya beres semua barang yang kami packing untuk keperluan besok, semua koper sudah di rapikan dan membuat aku sedikit berkeringat.
"Kamu capek sayang?" tanya Alex.
"Sedikit," Jawabku.
"Kesini, duduklah," Alex memintaku untuk duduk di sampingnya di sofa panjang.
Aku langsung menghampiri suamiku itu dan duduk di samping Alex.
Dengan cepat ia memberikan pijatan-pijatan kecil di bahuku, membuat aku sedikit relax rasa pegal yang aku rasakan sedikit berkurang dan aku sangat menikmatinya.
"Gimana rasanya ? Enak ?" tanya Alex.
"Heem ... enak banget makasih sayang, aku gak nyangka ternyata kamu pandai memijat juga," ucapku sambil tertawa.
"Kamu baru sadar?? Dari kemarin aku selalu memijat buah d*d* dan bok*ngmu membuat kamu sampai terbang ke alam kenikmatan, lihat sekarang semua bagian tubuhmu menjadi semakin melebar, apa kamu gak sadar sayang?" balas Alex sambil tertawa juga.
"Huh ... dasar otak mesum," kataku sambil memanyunkan mulutku.
__ADS_1
"Mesum aku tuh cuma sama kamu, gak tau kenapa kalau melihatmu gairahku jadi memuncak sayang," kata Alex.
Aku tertawa sambil membalikkan badanku menghadap Alex ku pukul dada Alex.
"Penyakit genit kamu mesti diobati biar gak kumat lagi," ucapku.
"Ayo obati sekarang sayang," balas Alex sambil memelukku.
"Apa sih? Bagaimana mengobatinya dan apa obatnya?" tanyaku sambil tertawa.
"Cukup memeluk dan memakan kamu hari ini, karena dari tadi kamu sudah berani menggodaku," bisik Alex di telingaku.
Tanpa menunggu lama ia langsung membalikkan tubuhku, melahap bibirku memberikan sedikit pagutan kecil.
Alex sedikit memaksa untuk aku membuka mulut supaya ia bebas mengeksplor di dalam, memberikan lidahnya untuk bergantian saling membelit semakin lama semakin panas.
Deru napas yang semakin tidak beraturan membawa kami semakin lama bergeser sedikit demi sedikit mendekati ranjang lalu menjatuhkan diri di atas kasur.
Tangan Alex mulai meremas p*y*d*r*ku membuka kancing satu demi satu dan melepas bra yang aku pakai.
Dan sekarang kami merasakan skin to skin, aku sudah tidak kuat lagi menahan desahan dan aku mencoba melepaskannya yang membuat Alex semakin menggila.
"Lepaskan sayang jangan di tahan," bisiknya.
Alex semakin giat melakukan penyerangan dan aku semakin melayang di dalam kenikmatan yang hakiki.
Sampai aku merasakan sesuatu yang mengganjal di bagian tengahku, Alex sudah berhasil memasukkan pedang miliknya dan kamar di penuhi oleh suara desahan yang saling bersahut-sahutan.
Sampai aku merasakan lahar panas itu sudah di semprotkan di dalam rahimku dan Alex jatuh tergelatak di atas tubuhku sambil mengecup bibirku.
"Terima kasih buat obatnya, semoga malam ini genitnya gak kambuh lagi," ledek Alex masih ngos-ngosan.
"Baru juga beres, napas aja belum balik normal kamu udah kambuh lagi," balasku sambil mencubit perut Alex.
__ADS_1
"Tapi aku masih pengen Siera," sahut Alex.
"Kruuuk ... kruuuk" tiba-tiba bunyi perutku tanda minta di isi.
"Kamu lapar?" tanya Alex.
"Kamu dengarkan bunyi perutku? kalau aku bilang kenyang berarti aku berdusta," jawabku sambil tertawa.
"Maaf aku jadi membuat kamu kelaparan sayang, suami seperti apa aku ini sampai membiarkan istrinya kelaparan," ledek Alex.
"Mandi dulu udah sore setelah itu kita beli makan berdua," kataku.
"Ayo mandi bersama, udah berapa hari aku tidak memandikanmu," ajak Alex.
"Janji dulu hanya mandi saja," kataku sambil terkekeh.
"Aku tidak berani janji takut aku ingkari," goda Alex sambil terkekeh.
Alex langsung menggendongku masuk ke kamar mandi, masuk ke dalam bathtub lalu menyalakan shower dan kran mengisi air hangat ke dalam bathtub.
Ia menggosok punggungku dan kami saling bertukaran menggosok punggung, benar saja ternyata Alex meminta kami melakukannya satu ronde lagi di kamar mandi.
Sampai selesai mandi aku merasakan benar-benar perutku keroncongan karena melayani napsu Alex yang menggebu-gebu.
Dengan cepat kami berdua berganti pakaian setelah rapi aku dan Alex keluar untuk membeli makanan.
Alex mengajakku makan malam di tempat yang tidak jauh dari kediaman kami, mengingat perutku yang sudah sejak tadi lapar.
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
Jangan lupa buat vote, like, komen dan tekan favoritnya ❤️ untuk mengetahui info terbaru.
Kalau gak keberatan kalau kalian suka bisa bantu share biar bisa di baca juga sama yang lain... terima kasih.
__ADS_1