Marriage For A Reason

Marriage For A Reason
Bab 37


__ADS_3

Beberapa hari ini aktivitasku hanya diam di rumah tanpa boleh melakukan kegiatan apapun, Alex melarang semua kegiatanku hanya beristirahat saja di kamar.


Sangat membosankan setiap hari harus seperti ini, tidak ada yang bisa di lakukan.


Akhirnya aku meminta bantuan bi Surti, aku ingin membuat seloyang bolu keju untuk mengisi waktu luang untuk mengusir kebosanan.


Bi Surti menyiapkan semua bahan yang aku butuhkan dan mempersiapkan alat-alat untuk membuatnya.


Aku mulai mencampurkan formula untuk rasa yang pas, sesuai dengan resep yang aku dapetin dari ibuku yang pandai membuat kue.


Setelah itu aku menyalakan mixer untuk mengocok adonan supaya mengembang sebelum aku memasukkan ke dalam oven listrik.


Melihat adonan yang sudah berubah warna keputihan, lalu aku menuangkannya ke dalam loyang yang sudah di siapkan bi Surti terlebih dahulu dan tentunya sudah di olesi mentega sebelumnya.


Lalu aku masukkan ke dalam oven listrik yang sudah di panaskan sebelumnya.


Sesudah menunggu kurang lebih tiga puluh menit bolu tersebut matang dan mengembang dengan sempurna.


Ketika aku sedang menata bolu tersebut di atas piring ternyata Alex melakukan video call lewat telepon genggam milikku.


"Halo sayang, kamu lagi ngapain? kelihatannya kamu lagi tidak sedang di kamar?" tanya Alex padaku.


"Aku lagi di dapur, lihat aku sedang membuat apa untuk kita," jawabku sambil memperlihatkan bolu buatan aku.


"Woow ... kelihatannya menggugah selera sayang, aku jadi gak sabar ingin mencicipinya," kata Alex.


"Dari harumnya saja sudah membuat aku menelan air ludah seketika," ledekku sambil tertawa.


"Aku juga pengen sayang, anterin dong ke kantor.


Katanya kamu bosan di rumah, kesini temenin aku bekerja, gimana mau gak?" tanya Alex.


"Boleh, sebentar aku siap-siap," jawabku.

__ADS_1


"Aku akan kirim sopir kantor untuk menjemputmu di mansion, kamu bersiap sekarang," ucap Alex sambil menutup telepon.


Setelah selesai aku segera bersiap-siap untuk mengantarkan bolu buatanku ke kantor Alex, semoga Alex menyukai hasil buatan tanganku.


Aku berganti pakaian dengan dress selutut dengan model baby doll supaya menutupi perutku yang sudah sedikit membuncit, memberi sedikit polesan di wajah dan bibirku menghilangkan kesan pucat, menyisir rambutku supaya rapi membuatnya menjadi kuncir kuda, aku siap berangkat ke kantor suamiku.


Tidak lama sopir yang di perintahkan Alex untuk menjemputku pun datang, aku segera berangkat dengan tentengan bolu yang sudah di rapikan bi Surti dalam sebuah wadah dan di masukkan ke dalam sebuah paperbag.


Jalanan hari ini lumayan lancar membuat aku tidak memerlukan waktu yang lama untuk sampai ke kantor Alex.


Sampai di lobby kantor aku sudah di sambut resepsionis dan mempersilakan aku langsung naik menuju ruang Alex.


Ternyata Alex sudah memberi perintah untuk menyambut kedatanganku saat ini.


Setelah menaiki lift ke lantai 15 akhirnya aku sampai di depan ruangan Alex, tetapi ada sesuatu yang berbeda dari pandanganku.


"Kemana Devi sekretaris Alex yang selama ini berada di depan ruangan kerja Alex?


Kenapa tiba-tiba berganti dengan seorang laki-laki yang menggantikan posisi Devi?" tanyaku dalam hatiku.


Ternyata Alex sedang sibuk dengan tumpukan kertas yang menggunung di depannya, lelaki itu melemparkan senyum menggodanya ke arahku.


"Kamu sampai di sini lebih cepat dari perkiraanku," ucap Alex.


"Jalanan lancar jadi tidak memerlukan waktu lama untuk sampai di sini," sahutku.


Alex bangkit dari kursi kebesarannya dan menghampiriku, lalu memberi pelukan dan ciuman singkat di keningku.


"Mana bolu buatan istri aku tersayang, aku pingin mencobanya dan pasti rasanya sangat enak," kata Alex sambil terkekeh.


Aku memberikan paperbag yang ada di tangan aku ke tangan Alex.


"Kamu orang pertama yang aku minta untuk mencicipinya, bolu ini aku buat khusus buat kamu.

__ADS_1


Semoga kamu suka dan rasanya tidak mengecewakan," balasku sambil terkekeh.


"Serius?? Kamu sendiri belum mencicipinya?" tanya Alex.


Aku menganggukkan kepalaku sambil tersenyum malu.


"Ayo kita cicipi sama-sama, satu potong kita gigit bersama," ucap Alex.


Alex mengambil sepotong bolu di dalam cup lalu berjalan mendekatiku, lalu meletakkan bolu di mulutnya dan kami menggigit bersama-sama.


Setelah itu kami menguyah bersama dan aku melihat Alex menikmati bolu buatanku sambil menganggukkan kepalanya.


"Heem ... bolu buatan kamu enak banget loh, ternyata kamu pintar juga di dapur, tambah sayang aja aku sama kamu," kata Alex sambil mengacak-acak rambutku sambil terkekeh.


"Ini fakta atau dusta?" tanyaku sambil tertawa.


"Fakta, aku gak sedang menggombal tapi ini serius," jawab Alex dengan muka serius.


"Mukamu sedang menggombal atau tidak sama saja," aku mencebikkan bibirku.


"Devi kemana?? Kenapa posisinya di ganti seorang pria?" tanyaku.


"Sengaja aku pindahkan kebagian yang lain, aku minta Yudha untuk menggantikannya," jawab Alex.


"Kenapa?? Apakah dia melakukan kesalahan?" tanyaku lagi.


"Tidak, aku memindahkan dia supaya tidak merusak pemandangan kamu waktu melihat dia," jawab Alex sambil terkekeh.


Aku gak menyangka Alex sampai melakukan hal sebodoh itu untukku, dia melakukan semua itu hanya untuk menjaga perasaanku.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Jangan lupa tinggalkan jejak dong dengan cara like, komen, tekan tombol ❤️ buat menjadikan novel ini favorit untuk info terbaru.

__ADS_1


Bantu vote juga ya dan kalau kamu suka boleh bantu share dong supaya yang lain juga ikut membaca...makasih buat dukungannya.


__ADS_2