
*POV Siera*
Aku begitu menikmati suasana di sini menurutku pemandangannya sangat indah dan aku sangat menyukainya.
Sampai-sampai aku tertantang untuk berfoto dengan gaya yang sedikit ekstrim, hampir aku lupa kalau aku sedang hamil.
Alex sempat melarangku tetapi aku begitu bersemangat untuk berfoto gaya ekstrim dan kekinian.
Akhirnya aku berhasil untuk meyakinkan suamiku kalau aku bisa jaga diri dan semuanya aman.
Ternyata hasil jepretan Alex lumayan bagus dan aku memujinya, seperti biasa akhirnya Alex narsisnya kumat lagi.
Sekarang pria itu malah memeluk lebih erat dan membawa aku masuk ke dalam dan meminta bayaran untuk hasil jepretannya.
Alex mengunci pintu dan mengurung aku di dalam villa dan aku hanya bisa mengikuti permintaan suamiku.
Tidak ada alasan aku untuk menolak permintaan Alex, memang tujuan kami di sini hanya ingin menikmati bulan madu yang tertunda.
Alex begitu agresif melakukan penyerangan membuat aku semakin tidak berdaya selain memberikan Alex menikmati tubuh ini sampai puas.
Kami pindah ke kamar dan aku sengaja membiarkan suamiku bebas melakukan apa saja yang ia mau.
Aku ingin ia merasa senang dan bahagia maka aku memberikan Alex sedikit kejutan dengan permainanku yang sedikit Agresif.
Sepertinya Alex sedikit kaget melihat sikap nakal yang aku tunjukkan saat ini, karena tidak biasanya aku seperti ini.
Persetan dengan rasa malu yang penting sekarang bisa membuat Alex bisa senang dan merasa puas.
Aku benar-benar terhanyut di dalam permainan ini, dan gilanya aku begitu menikmati.
__ADS_1
Aku baru mengerti mengapa orang menyebutnya honeymoon, ternyata begini rasanya bagi pasangan yang baru menikah seperti kami.
Aku menikmati hentakan demi hentakan dari Alex dengan mulut yang tidak berhenti mengeluarkan desahan yang cukup mengartikan aku di dalam penguasaan napsu yang masih memuncak.
Alex hanya tersenyum puas melihat aku yang terus menikmati permainannya.
Di tempat yang tenang dan sepi hanya kami berdua ini, kami saling memberikan kepuasan sampai Alex mengerang kencang dan aku merasakan sesuatu yang panas sudah di berhasil di keluarkan di dalam v*g*n*ku.
Permainan kami berdua berakhir dengan kepuasan yang kami rasakan bersama, Alex tergeletak di sebelahku dan mengambil selimut untuk menutupi tubuhku yang masih polos tanpa sehelai benang.
"Aku suka permainanmu yang sedikit nakal kali ini," kata Alex dengan menyerengai nakal sambil mengecup bibirku.
"Aku hanya ingin kamu senang dan tambah sayang sama aku," kataku sambil malu-malu.
"Aku selalu sayang sama kamu, mesti dengan apa aku buktikan supaya kamu percaya.
"You are everything for me, trust me honey," ucap Alex sambil menatapku.
"Aku akan menjaga kamu dan anak kita walaupun nyawaku taruhannya," jawab Alex tanpa ragu.
Aku melihat keseriusan di wajah Alex tidak ada kebohongan yang aku temui di sana, dan aku bersyukur bisa menjadi istrinya walaupun awal pernikahan kami bukan berawal dari cinta.
"Kamu lelah sayang?" tanya Alex.
"Gimana gak lelah kamu habis menggempur aku habis-habisan," jawabku.
"Tidurlah nanti sore aku akan mengajakmu berjalan di pinggir pantai, kamu mau?" tanya Alex lagi.
"Mau ... mau banget, pantainya bersih dan indah banget di sini sayang?" jawabku.
__ADS_1
"Sayang aja kamu lagi hamil jadi kita dak bisa diving dan snorkeling di pantai yang sebagus ini, kita ganti diving di kasur aja gimana?" goda Alex.
"Otak kamu selalu saja mesum, pikiranmu selalu saja tidak jauh dari hal yang porno," kataku.
"Itu tandanya aku lelaki tulen yang menginginkan kamu istriku, dan tujuan aku mengajakmu kesini untuk bertanding denganmu di kasur tanpa gangguan apa pun," ucap Alex sambil terkekeh.
Kami tertidur di bawah selimut yang menutupi tubuh kami dengan posisi Alex memelukku.
Sampai menjelang sore baru kami terjaga dan segera membersihkan diri dan bersiap menuju ke pantai.
Aku senang sekali bisa menikmati sore di pinggir pantai, aku dan Alex berjalan bergandengan tangan menelusuri pinggir pantai yang landai.
Pasirnya berwarna putih bersih dan angin pantai yang berhembus membuat aku merasa ingin berlama-lama di sini.
Aku hendak berlari kecil tapi Alex menangkap dan memeluk aku.
"Jangan nakal emangnya kamu mau lari kemana, ingat di perutmu ada anak kita," Alex mengingatkanku.
Aku baru sadar kalau saat ini aku sedang hamil tidak bisa bebas.
Aku mengambil kulit kerang yang ada di pinggiran pantai dan beberapa siput yang ada di pinggir pantai.
Sambil menunggu mentari terbenam di ufuk barat aku berdiri memandang lautan biru dan Alex memelukku dari belakang.
"Terima kasih kamu sudah menjadi pendamping hidupku, sebentar lagi menjadi ibu dari anakku, semoga kita selalu bahagia," ucap Alex sambil memelukku dan mengecup pucuk kepalaku.
Happy reading...🤗
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak dong dengan cara like, komen, tekan tombol ❤️ buat menjadikan novel ini favorit untuk info terbaru.
Bantu vote juga ya dan kalau kamu suka boleh bantu share dong supaya yang lain juga ikut membaca...makasih buat dukungannya.