Marriage With Neighbour

Marriage With Neighbour
Dewinya-Bunda.


__ADS_3

Dewi menatap Nanda kesal karena dirinya dibawa ke halaman belakang rumahnya.


'' Mas Nanda ngapain sih pake acara narik-narik tangan segala?!," ketus Dewi sembari memegangi tangannya.


Nanda bersedekap,melipat tangannya ke dada.Ia menatap Dewi dan berucap,''Kamu harus mau tunangan sama Aku! '' ucapnya datar dan penuh perintah.


'' Loh, kok maksa.'' Protes Dewi, '' Sayanya ngga mau,situ pemaksaan! ''


Nanda tersenyum lalu mendekat ke arah telinga Dewi dan membisikkan sesuatu kepadanya, nampak Dewi langsung terkejut sekaligus kesal karena bisikan Nanda.


'' Mas Nanda macam-macam awas aja ya!,'' ancam Dewi. '' Sampai-sampai Mas Nanda berani ngelakuin itu ke Aku lihat aja! ''


'' Terserah Kamu dan satu lagi, kalau sampai Kamu berani-berani nolak perjodohan ini! Aku pastikan Kamu dipecat dari perusahaanku dan Kamu nggak akan mendapatkan pekerjaan di tempat lain... , '' tegas Nanda yang kini memasukan tangannya ke saku celananya.


'' Ish, Aku rasa ini bukan perjodohan orang tua Kita.'' Gerutu Dewi, '' tapi kemauan Kamu! ''


'' Tapi Aku udah punya pacar,nggak mungkin Aku nikah sama Kamu sedangkan Aku cintanya sama Dia.'' Terang Dewi, '' Aku mohon hentikan pertunangan ini! "


" Nggak! "


" Kalau sampai Kamu tetap keras kepala nolak lamaran ini lihat aja apa yang Aku lakukan ke Kamu! "


Setelah mengucapkan hal itu Nanda langsung pergi meninggalkan Dewi yang kini tengah memikirkan sesuatu. Dan tidak lama, dirinya langsung menyusul Nanda untuk kembali bergabung dengan semua orang.


" Gimana Nan?," bisik Tante El pada Nanda.


" Kita dengar jawaban Dewi! "


Tante El yang sudah tidak sabar mendengar jawaban Dewi langsung meminta acara lamaran ini dimulai dengan yang seharusnya.


" Baik karena tidak ingin berbasa-basi lagi, kedatangan Kami sekeluarga ingin bertujuan melamar putri bungsu Anda Bapak Farhan Pramudya dan Ibu Fania Ningsih untuk menjadi pasangan dari Putra pertama Kami Nanda Abhigael.'' Jelas Om Candra Abhigael_Papi dari Nanda.


'' Saya disini sebagai Ayah dari Dewi sangat senang mengetahui tujuan keluarga untuk meminang Dewi dan Saya ingin sekali agar putri Saya sendiri yang menjawab,tetapi sebelumnya Saya ingin calon menantu Saya yang meminta Dewi untuk menjadi istrinya! '' Balas Ayah Farhan yang justru ingin Nanda melamar Dewi langsung dengan ucapannya.


Nanda yang mendengar permintaan calon mertuanya langsung menarik napasnya dan memandang Dewi lekat, '' Dewi Wulandari, Aku Nanda Abhigael ingin memintamu menjadi pasangan hidupku.Walaupun seribu bintang tidak bisa kuberikan padamu tapi Aku akan selalu menjadi panutan dan perlindungan bagimu! '' Ungkap Nanda yang menatap Dewi.


'' Bersediakah Kamu menerima pinangan dariku?! '' Ulang Nanda yang mulai mengeluarkan sebuah kotak cincin dari saku jasnya.


Sejenak Dewi terpaku dengan kata-kata Nanda, Ia merasa pernah mendengarnya dari orang lain tapi siapa?

__ADS_1


Dewi refleks menganggukkan kepalanya setelah Bunda dan Nanda menatap tajam ke arahnya,walaupun terpaksa.


'' Terima ngga?! '' ucap Ayah Farhan.


'' Iya Aku terima... ''


Semua orang mulai mengulas senyum bahagia setelah mendengar jawaban Dewi yang setuju akan pinangan dari Nanda.


Nanda mulai memasangkan sebuah cincin di jari manis Dewi. Setelah lama berbincang bersama, akhirnya mereka semua memutuskan untuk pamit pulang dengan status baru bagi Nanda dan juga Dewi dimana keduanya resmi bertunangan dan tinggal menunggu tanggal atau waktu yang tepat untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan.


Rumah Dewi kembali sepi karena seluruh tetangga dan juga kerabatnya kembali pulang ke rumah masing-masing.


Dewi yang sudah menahan emosinya langsung berkata pada Bundanya,''Bunda apa-apaan sih ngejodohin Dewi.'' Murka Dewi, ''Bun, Dewi udah punya pacar Bun! kenapa nggak ngerti-ngerti sih. ''


'' Putusin pacar Kamu! '' tegas Bunda sembari menatap Dewi. '' Turutin kemauan Bunda sama Ayah, ini yang terbaik buat Kamu.''


'' Tapi Bun,'' sanggah Dewi. '' Dewi udah punya pacar dan Dewi cinta sama dia! ''


'' Bunda ngga mau tau! ''


Dewi menangis dan langsung berlari menuju kamarnya , '' Dewi! dengerin Bunda dulu Nak! '' panggil Bunda Fania.


'' Tapi Yah--- '' ucapan Bunda berhenti saat Ayah sudah memberikan tatapannya untuk diam.


Di kamar Dewi mengirim pesan pada kekasihnya seraya terus mengusap air matanya yang mengalir.


^^^'' N.A. Aku dijodohkan ama orang tua Aku.Aku mohon datang ke sini dan bilang ke orang tua Aku Kamu mau menikah sama Aku! '' Dewi mengirim pesan whatsapp dan langsung dibalas oleh N.A. yang merupakan nama kekasihnya.^^^


^^^'' Aku bahagia... , terima perjodohan Kamu! Sampai jumpa. '' Dewi yang menerima balasan darinya langsung mencoba menelfon,namun siapa sangka kontaknya seketika langsung diblok olehnya.^^^


Dewi bingung kenapa pacarnya memblokir kontaknya dan mengatakan hal aneh padanya. Disisi lain, dirinya bingung harus bagaimana memikirkan perjodohannya.


...Apakah dirinya harus menerima ini semua sebagai takdir dan jalan hidupnya?...


...Malam ini, Dewi menumpahkan air matanya tidak seperti malam-malam biasanya dimana dirinya akan menonton film drakor ( drama korea ) yang banyak digemarinya....


Bunda mengetuk pintu kamar Dewi dan berkata dari luar, '' Dewi ayo makan Sayang! dari tadi Kamu belum makan!'' panggil dan ajak Bunda yang meminta Dewi makan.


" Nggak! " tolak Dewi. " Aku nggak mau makan-nggak laper! "

__ADS_1


Karena mendapat penolakan Bunda akhirnya menyerah untuk membujuk Dewi makan.


...----------------...


Pukul 01.00 dini hari, Dewi keluar kamarnya. Mengendap-endap menuju dapur dan mulai mencari makanan untuk dirinya makan. Tidak sanggup menahan lapar sejak Bundanya menawarkan makanan, akhirnya batal sudah dirinya mogok makan.


Diambilnya semua makanan yang ada dan mulai menyantap makanan dengan lahapnya.


Namun tiba-tiba dari arah kamar Ayah dan Bundanya terdengar suara, " Yah ada kucing di dapur. " Ucap Bunda yang tidak mengetahui ulah siapa sebenarnya, "diusir Yah,cepetan ntar keburu habis ikan sama ayamnya! "


" Ayah ngantuk, biarin ajalah. " Tolak Ayah dengan mata terpejam, "ya kali dihabiskan semua! "


Setelah perkataan Ayah,sudah tidak terdengar lagi perbincangan keduanya melainkan dengkuran keras dari dalam kamar. Dewi yang sebelumnya tegang dan takut kalau dirinya ketahuan kini kembali lega dan kembali melanjutkan memakan makanannya.


Di samping itu, Bagas yang memang mengetahui apa yang dilakukan Dewi langsung mengambil gambar dimana Dewi tengah memakan banyak makanan sendirian dengan sembunyi-sembunyi.


" Ngga berubah punya adek... ,emang Dewinya-Bunda."


To Be Continued... .


...----------------...


Halo jumpa lagi sama Authoreo,xixixi...


Dewi ini emang lucu ya, gengsi dong. Bwahahaha 🤣🤣🤣🤣…


Kira-kira tadi Mas Nanda bisikin apa ya di telinganya Dewi? kepo ngga sih!


Mau makan mau minum ambil sendiri,cuci baju celana, nyetrika pun sendiri---


Jadi nyanyi kan Authornya, oke buat seterusnya tungguin ya next eps!. Bagi yang bosan bisa juga mampir ke novel Author yang satu lagi walaupun sebelas-dua belas sama novel yang ini ( jarang up... 😂😂😂 ) tapi bolehlah ya,silahkan klik profil Author ntar ada koleksi novelnya.


Jangan lupa minta dukungan dari kalian semua, like ( gratis ),rate ( gratis ),komentar ( gratis modal jari doang ),hadiah ( terserah kalian ),vote ( boleh lah ).


Bagi yang sudah dukung terima kasih atas apresiasi atau penghargaannya.Maaf Kalo masih banyak kesalahan penggunaan kata-kata atau tanda bacanya,bisa deh di kritik lewat kolom komentar di bawah oke...


Salam Sayang


Author ~😘😘😘.

__ADS_1


__ADS_2