
Dewi keluar dari ruangan Nanda dan kembali ke ruang kerjanya bersama dengan yang lain. Tak ada yang menanyakan apa yang dilakukan Dewi di ruangan CEO bersama Nanda, semua terlalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga tak ada waktu untuk bertanya pada Dewi.
Inilah yang Dewi sukai, walaupun salah satu rekan kerjanya selalu sinis dan tampak tidak menyukainya tetapi jikalau tentang hal pekerjaan menjadi tujuan nomor satunya.
Dewi segera menyelesaikan pekerjaannya demi tepat waktu dalam hal pertemuannya dengan kakek Nanda. Setelah cukup lama berkutat dengan pekerjaannya, akhirnya tepat pukul 05.00 sore ia bisa meninggalkan perusahaan suaminya. Eh, ... maksud Author calon suami ... . 🤣✌
...----------------...
Tidak perlu waktu yang lama Dewi tiba di rumahnya dengan selamat, ... ia segera memberitahu tentang Nanda dan Mami El kepada keluarganya yang akan membawanya bertemu dengan kakek mertua.
Karena sudah mendapatkan izin dari semuanya, Dewi segera bersiap-siap sampai makan malam yang telah disediakan bundanya siap disantap.
“Ih Dewi mah kebiasaan kalau apa-apa dilamain biar nggak bantu Bunda!” Ketus Bunda Fania begitu Dewi tiba di ruang makan keluarga.
Dewi yang mendengar omelan bundanya hanya cengar cengir tidak jelas, “hihihi, ... jangan khawatir Bun! Dewi orangnya nggak suka makan. Diet, soalnya takut gendut!”
Bagas yang mendengar perkataan adiknya langsung mengotak atik HP nya dan mulai berkata, “ekhem! ... Lihat nih, Kakak dapat foto tikus nyuri makanan tengah malem!”
...Ucap Kak Bagas yang seketika mengalihkan perhatian Dewi, Bunda Fania dan Ayah Farhan. ...
Nampak dari hp Bagas yang memperlihatkan Dewi tengah memakan sepiring penuh makanan berisi nasi dan sayur ayam yang Bunda Fania masak waktu itu. Di sana terlihat Dewi seperti seorang maling yang tengah mencuri dan dengan ekspresi ketakutan jikalau ketahuan oleh sang pemilik rumah.
Dewi yang menyadari bahwa kini ia akan menerima ceramah panjang dari bundanya beserta ejekan dari sang kakak, hanya bisa menelan makanan di mulutnya dengan susah payah.
“Oooo ... . Jadi ayam yang waktu itu habis gegara Kamu makan semua ‘yah Dew? Asal Kamu tau! Ayah sama Bunda ngira kucing tetangga yang nyolong sayur di kuali!” Sindir Bunda Fania yang membuat Dewi terdiam seribu bahasa.
“Heh tau-taunya kucing di rumah sendiri yang nyolong! Mana nggak bilang-bilang kalau mau nyolong,” sambung Bunda Fania lagi.
“Bun! Yang namanya nyolong kan emang nggak bilang-bilang,” celetuk Ayah Farhan yang segera mendapatkan tatapan tajam dari Bunda Fania.
Tatapan tajam dari Bunda, sukses membuat Ayah Farhan terdiam dan kembali memakan makanan di piringnya dengan sesekali melirik Bunda Fania yang terus menatap tajam ke arahnya.
Dewi melotot ke arah Kakaknya karena telah memberi tau tentangnya—yang memakan habis sayur ayam waktu itu. Sementara Bagas berpura-pura tidak melihat kekesalan Dewi padanya, ia hanya memakan makanannya dan berusaha menahan tawa demi tidak dimarahi oleh adiknya serta agar ia tidak tersedak.
Pukul 19.30 malam Nanda tiba di rumahnya. Tidak lama setelah sedikit berbincang pada mertua dan kakak iparnya, ... eitss Authornya salah ketik lagi. Masya Allah kenapa jari kepleset terus sih! Maksudnya calon mertua sama calon kakak ipar 🙏🙏🙏.
Ini gegara sudah lama nggak ada yang kasih gift sama tips nih, yang komenannya pada jarang kasih dan cuma sekedar membaca tapi pelit like. ... 🤣✌
Lanjut lagi nih? Emh, Author mau ganti sudut pandang dulu ‘yah? Okelah, ... .
[Pov. Dewi]
__ADS_1
Aku mulai memasuki mobil milik mas Nanda, si calon suami yang menyebalkan! Sayangnya tampan. Bagaimana tidak tamvan jikalau ia adalah seorang CEO berduit yang selama ini dikagumi oleh banyak kalangan wanita.
Haish, ... tentu saja banyak wanita yang mengaguminya bahkan Aku sendiri kini mulai menyukainya. Eh, ... ma–maksudnya kagum!
Ini perasaan si Dewi ngikut-ngikut Authornya aja yang suka typo, senang kali copy paste ... .🌚
“Emh katanya Mami mau ikut Kita juga ketemu Kakek Kamu Mas, kok nggak ada Maminya?” Tanyaku pada Mas Nanda yang kini mengemudi mobil nya dengan santai.
“Mami sama Getra udah duluan ke sana! Diantar sama supir rumah,” jawab Nanda datar.
Aku hanya ber'o dengan anggukan yang menjadi perwakilan jikalau telah mengerti akan jawaban mas Nanda.
Karena tidak ada obrolan atau perdebatan diantara Aku dengan Mas Nanda, ... suasana di mobil kini sunyi seperti kuburan yang di dalamnya terdapat orang yang telah tiada.
Author: Ya iyalah Dew! Namanya juga kuburan pasti isinya orang yang sudah meninggal, kalau isinya orang masih hidup kan gaswat! 🙄🙄🙄
Berisik lu Thor! Tinggal diam tu mulut kan tenang!
Author: 🤐🤐🤐 sesat lu Dew! ... .🏃♀🏃♀
Readers: 📢📢📢 Thorrrrr!!! ...
Lanjut nih, ... 🙄
Mungkin malam ini ia sedang tidak mood sehingga tidak mau membalas perkataanku. Dengan sebal Aku memalingkan pandanganku ke arah jendela mobil dan menatap jalanan yang dipenuhi lampu jalanan di malam hari.
Tidak menyangka tidak lama dari itu, terdengar suara musik yang ternyata dinyalakan oleh mas Nanda. Dan hal yang tidak kuduga dari itu, ia ikut menyanyikan lagu yang tak ketahui apa judul lagunya karena memang baru pertama kali ini Aku mendengarnya. Tapi yang pasti lagu ini sangat indah.
Aku yang mendengar suaranya tidak melihat wajahnya saat bernyanyi seraya menyetir mobil, Aku sudah tersenyum-senyum membayangkan wajah cool nya walau hanya membayangkan karena pada kenyataan Aku masih berdiam diri menatap ke arah jendela. Aaaa, ... Aku maluu!
[Pov. Author]
Sudah dulu pov. Dewi, ntar readers pada tau isi hatinya. ... 🌚
Dewi dengan perlahan mulai duduk dengan posisi semulanya, dengan perlahan tapi pasti ia mulai melirik ke arah Nanda yang ternyata tengah menyanyikan lagu “Beutiful_In_White” 👈noh Author kasih tau judul lagunya, kalau nanya sama Dewi tau apa Dia. ... 🙄
🎵You look so beautifull in whitee ...
Author kasih lirik ujungnya aja, Kita mau lanjut cerita soalnya... 🤣🙏✌
“Ketauan curi-curi pandang,” ucap Nanda yang mengejutkan Dewi yang reflek mengalihkan pandangannya karena tertangkap seperti tikus kejepit atau keseleo.
__ADS_1
Nanda tertawa kecil akan reaksi Dewi yang malu-malu kambing itu, ia terus melanjutkan menyanyi ria seraya menyupir mobil nya hingga sampai ke tujuannya.
Setelah menempuh perjalanan yang memakan waktu setengah jam itu, keduanya tiba di sebuah restoran yang terbilang mewah ini (Author malas kasih visual restoran nya ‘yah! Kapan-kapan aja deh ya, ... 🤭).
Dewi dan Nanda turun dari mobil nya, mereka saling menatap dengan hati Dewi yang lumayan cukup dag dig dug alias gugup.
Bertemu kakek mertua baginya sama saja bertemu dengan emh, ... apa ‘yah? Author sendiri nggak tau biar Dewi sendiri yang tau... 🤣✌
Dewi mulai melangkah duluan meninggalkan Nanda, namun tak lama dan belum jauh melangkah tangannya sudah terlebih dahulu ditarik oleh Nanda.
“Kamu ke sini sama Aku, Kita berangkat bareng pulang bareng juga!” Tegas Nanda yang membuat Dewi cengengesan.
“Hihihi... . Sejenak Aku lupa,” sahut Dewi yang masih cengar cengir kudanya.
Nanda menggelengkan kepalanya, kemudian dengan pasti ia meraih tangan Dewi dan menggenggam erat tangan tunangannya ini. Dengan langkah pasti Nanda menggiring Dewi melangkah memasuki restoran keluarganya.
Readers: Owala, ... punya keluarga Nanda toh restorannya. Sultini banget dirimu bang, Kami mau jodoh sepertimu dong bang, 😍 Thor pesen satu ‘yah! Yang rasa mangga Thor!
Author: Emoo, ... Nanda cuma buat Dewi aja, kalau Kak Bagas buat Author TinA yang imut sejagad raya ini...😍
Readers: Jiah, ... nggak asek lu Thor! ... 🙄
Author: Aamiin wee! Jahara kali bah, aminin kek doa Othor supaya kekabul sama kakak Bagas!
Readers: 🙄🙄🙄 Skip! ... ⛹️♀⛹️♀
Dewi dan Nanda mulai memasuki pintu masuk restoran ini dan———
To be continued...
...----------------...
Halo! ... 😍😍😍 jumpa lagi dan lagi sama Author TinA ya! Aduh makin deg deg serr, gimana reaksi Kakek Nanda pas tau kalau cucu pertama laki-lakinya mau nikah sama tetangga sendiri ‘yah?!
Aduhh, ... makin serr serr nih, atau cuma Author sendiri? 🤧🤧🤧
Please dukungannya, like, vote, komentar, rate, gift dan dukungan lainnya ‘yah! Author akan usahakan kalau novel Dewi kekontrak mau crazy up deh! Asalkan kalau dengan cara itu bisa cepat dapat cuan dan cuan! ... 🤧🤧🤧
Jumpa lagi di episode selanjutnya oke!
Salam sayang
__ADS_1
Authoreo~😚😚😘😘😘.