
Ia menghampiri Getra yang tengah bercanda dengan Kakaknya lalu kembali menunggu Nanda di gerbang rumahnya.
Cukup masalah nasi goreng yang telah disantapnya tadi pagi, kini ia akan kembali pada dunia kantor nya. Bekerja lagi, cuan datanglah!
Nanda akhirnya tiba setelah mengganti motor menjadi mobil nya, jangan dilupakan pakaiannya yang juga telah berganti menjadi pakaian seorang pebisnis.
Nice ...
Saat Dewi hendak memasuki mobil milik Nanda, ia berhenti dan mulai bertanya. “Mas Nanda, ... ntar kalau ketauan Aku berangkat sama Kamu gimana?”
“Biarkan aja,” jawab Nanda datar dan ucapannya semakin terkesan dingin saat ia menggunakan kacamata seraya melihat ke arah depan tanpa memperhatikan lawan bicaranya.
“Ish, tapi kalau ketahuan Aku belum siap! Aku nggak mau karyawan Kamu mandang hormat pas Aku jadi atasan mereka! Yang Aku mau, mereka memandang Aku hebat dan hormat saat Aku masih jadi karyawan biasa seperti mereka.”
Ungkap Dewi yang menjelaskan keinginannya pada Nanda untuk menjadi sosok yang luar biasa dengan jerih payahnya atau hasil kerja kerasnya.
“Hah, ... terserah Kamu! Ntar nggak akan ketahuan, Aku sudah kasih tau Elvin untuk jangan ada yang sampai melihat Kita berangkat bertiga bersama seperti ini.” Ucap Nanda yang memang menduga akan kegigihan Dewi, “ya sudah cepat masuk ke mobil, Aku nggak mau Kita terlambat!”
Dewi yang lega, akhirnya masuk ke mobil dan duduk bersama Getra di kursi belakang. Jangan ditanya bagaimana Nanda! Ia kini sudah seperti supir pribadi yang siap mengantar Getra dan Dewi kemanapun yang diinginkan keduanya.
Mobil melesat pergi meninggalkan kompleks perumahan anggrek di mana Dewi dan Nanda tinggal. Tak berselang lama, mobil yang ditumpangi Dewi kini tiba di perusahaan Abhigael Group.
Memang Elvin adalah sekretaris yang bisa diandalkan oleh bos nya. Memang benar dan sangat profesional dalam menghadapi atau mengatasi setiap hal, seperti saat ini contohnya.
Begitu Dewi, Nanda beserta Getra sampai, tak ada satu orang pun yang berada di sana. Seperti hari-hari biasa jikalau Nanda dan Dewi berangkat bersama, layaknya kosong melompong isi perusahaan tak berpenghuni.
Entah ke mana Elvin menyembunyikan pegawai kantor bos nya, dari pandangan pun tak ada yang berbekas. Hilang tanpa jejak ...
“Kakak tantik, Aku mau sama Kakak taktik aja!” Ucap Getra yang menggandeng lengan Dewi menggunakan kedua tangan kecilnya.
Nanda yang melihatnya menempel pada Dewi, langsung berusaha berada di tengah-tengah keduanya. Getra yang ingin protes bahkan ucapannya dipotong oleh sang kakak.
“Ma—Mat kok—”
“Mamas di tengah, biar Kamu dekat sama jangkauan Mamas! Coba kalau jauh, pasti bisa ilang.” Potong Nanda pada sang adik seraya menggenggam tangan adiknya.
__ADS_1
“Tapi Mat ...”
“Udah, nurut deh sama Mamas kalau nggak mau ditinggal.”
Getra yang mendengar ucapan tegas dari kakaknya, refleks terdiam walaupun di hatinya masih merasa jengkel terhadap kakaknya.
“Mas, Aku ke ruangan kerjaku ‘yah! ... Mumpung masih belum ada orang,” pamit Dewi pada tunangan dan adik iparnya. “Kakak ke ruangan Kakak ya Get! Kamu sama om Elvin aja oke?!”
Getra mengangguk setuju dan menurut akan ucapan Dewi padanya. Ia sudah lama tidak ikut ke kantor bersama sang kakak setelah dua tahun yang lalu.
“Iya, kerja yang benar kalau mau gaji besar! Jangan cuma makan gaji buta aja, ...” ucap Nanda yang sebenarnya hanya ingin menggoda Dewi.
Dewi hanya memberikan jari tengahnya pada Nanda tanpa membalikkan tubuhnya ke belakang. Nanda yang melihat Dewi melakukan hal itu hanya menggelengkan kepalanya.
Sementara itu Getra saat ini tengah mencoba apa yang baru saja Dewi lakukan. Namun sayang menyayang, tangan kecilnya sangat kesulitan untuk melakukan apa yang baru saja ditunjukkan Dewi padanya.
Karena jemari Getra yang tidak bisa melakukan apa yang diharapkan, alhasil jari tengah yang ingin diacungkan berganti dengan jari manis yang ia pegang menggunakan tangan yang lain.
Nanda yang melihat apa yang dilakukan adiknya hanya tertawa, “daripada itu mending Getra kasih tunjuk ini ke setiap cewek yang lewat ntar di kantor.”
Getra dengan cepat bisa melakukan apa yang diperagakan Nanda, kakaknya. Ajaran yang selama ini selalu diberikan oleh kakaknya, selalu ia simpan menjadi file dan aset yang sangat penting.
“Memangnya di kantol Ma–Mat banyak tewek tantik? Paleng juga yang kemalen-kemalen,” tanya Getra mengenai karyawan wanita di perusahaan kakak atau keluarganya.
“Eh jangan sangka, cewek-cewek di sini cantik sama seksi-seksi. Getra mana tahan kalau liat yang begitu,” imbuh Nanda yang lagi-lagi mengajarkan ajaran sesat untuk adiknya.
“Ah mata tih Mat? Ntal tewek-tewek nya terlnyata umul lima taunan!” Tanya Getra lagi yang memastikan perkataan Nanda.
“Iyah beneran! Masa Mamas bohong, kalau semisal bohong Mamas yakin kalau wajah Mas tetep ganteng. Sans aja,” jawab Nanda yang membodohi Getra.
Sedangkan anak yang saat ini tengah dibodohi atau dikerjai oleh kakaknya, hanya bisa mengangguk tanda mengerti akan penjelasan sang kakak.
Nanda yang berhasil mengerjai sang adik, semakin tersenyum akan ucapan adiknya.
“Ouh gitu ya Mat, kalau gitu ntal getla deketin salah satu.” Ucap Getra yang tidak mengetahui tentang apa yang diucapkannya.
__ADS_1
Getra hanya menganggap setiap kata-kata yang dilontarkan dari mulutnya tak memiliki arti lain. Hah, namanya juga anak-anak, pasti akan selalu begitu. Wkwkwkwk ...
Getra yang memang tidak mengerti apapun, hanya terdiam dan lebih memilih untuk mengikuti langkah kaki kakaknya yang akan pergi ke tempat tujuannya.
“Elvin. Saya minta Kamu untuk menjaga adik Saya!” Perintah Nanda begitu tiba di ruangannya.
Elvin yang memang telah menunggu kedatangan Tuan muda dan Tuan kecilnya, segera melaksanakan apa yang ditugaskan untuk dirinya.
Hari ini ia akan beralih profesi dari pengurus atau pengatur jadwal bos nya, menjadi seorang babby sitter untuk adik bos nya.
Benar-benar suatu pekerjaan yang sangat menyenangkan ... .🌚🌚🤣🤣🏃♀🏃♀
To be continued ...
Maaf semalam nggak update, Author nya semalam ketiduran ... 🙏🙏🤣🤣
...----------------...
Holaaa jumpa lagi sama Author TinA, terimakasih karena tetap setia menunggu Mba Dewi update ‘yah! ... 🙏🙏😚😍😘
Minta like, komen, rate, gift, vote, dan dukungan lainnya! ... 🙏🙏🙏
Novel ini akan update kurang lebih pukul 22.00 malam! Jadi tunggu dan tetap setia ‘yah! Jangan pernah unfavoritkan okeh?! ... 😘
Novel ini akan update selang seling dengan novel Author yang satunya, dikarenakan otak Author yang ngelag jadi hanya bisa update 1 bab satu hari pull! ... 🤧🤧🤧🙏✌
Agar tidak ketinggalan informasi, novel ini mesti dimasukkan ke list menjadi salah satu novel favorit kalian ‘yah! ...
💖... Thanks All! ... 💖
See you later guys ... .
Salam sayang
Authoreo~😚😚😘😘😘.
__ADS_1