
“Iya Kak, Getla tau itu. Oleh kalna itu, Kak Tata mau jadi pacal Getla ‘yah?”
“Uhuk ... uhuk, ...” semua yang berada di dalam ruangan tersebut kecuali Dewi, langsung tersedak dan terbatuk karena mendengar ucapan Getra.
“Hadeh, Getra beraksi lagi!” Batin Dewi yang geleng kepala, “dasar bocil-bocil, ada aja dahh!”
“Sasa dan yang lainnya! Lebih baik Kalian menyelesaikan pekerjaan Kalian,” perintah Pak Hendri tersenyum saat memerintahkan Sasa, Lea dan Dewi untuk kembali mengerjakan pekerjaan mereka.
“Baik, Pak!” Jawab Lea dan Sasa menurut agar tidak dimarahi oleh Pak Hendri ataupun Silpi.
Berbeda dengan itu Dewi yang mulanya kembali mengerjakan pekerjaannya, langsung kembali menguping pembicaraan mereka.
“Ayo mari duduk,” ajak Pak Hendri pada Elvin dan Getra untuk duduk di sofa kantor yang memang tersedia jikalau ada atasan mereka yang memang berada di ruangan divisi ini.
“Kenapa Kak Tata disuluh kelja lagi, padahal Getla lagi ngoblol ama Kak Tata!” Kesal Getra yang melirik Pak Hendri tajam.
“Eh itu ... , ah iya Getra yang tampan ini suka makanan apa? Asam, pedas atau manis?” Tanya Pak Hendri yang mengalihkan pertanyaan Getra, tak lupa ia juga menyebut adik CEO nya tampan agar Getra benar-benar terpancing ucapannya.
“Getla tuka makanan pedet, latanya enak.” Jawab Getra yang salah menyebutkan makanan manis dan justru ia katakan sebagai makanan pedas.
“Getra sekarang sudah berubah ya, dulu padahal tidak suka makan pedas. Getra benar-benar hebat,” puji Silpi pada Getra yang tersenyum.
“Ya iya dong Mba, kan dulu masih bayi. Nggak mungkin Getra makan makanan pedas,” celetuk Dewi tanpa sadar dan langsung mendapatkan tatapan kemarahan dari Pak Hendri dan Silpi yang ucapan mereka dipotong sejak tadi.
Dewi yang menyadarinya, langsung menutup mulutnya rapat-rapat. Ia yang masih mendapatkan tatapan tajam, hanya bisa menutupi ketakutannya melalui berkas yang sengaja ia kerjakan.
Getra yang melihat Dewi langsung berjalan mendekatinya tanpa menghiraukan Silpi yang mengajaknya berbicara.
Getra menarik salah satu kursi dan duduk di samping Dewi. Silpi yang kesal langsung menyenggol lengan ayahnya, Pak Hendri.
“Paaa, liat tuh Dewi caper sama Getra! Dia mau deket-deket Getra supaya bisa deketin pak Nanda!” Keluh Silpi pada ayahnya dengan berbisik agar tidak di dengar Elvin yang tengah memainkan ponsel nya.
Pak Hendri tidak menanggapi keluhan putrinya, ia hanya melihat apa yang dilakukan oleh Getra.
Dewi yang melihat Getra di sampingnya, hanya tersenyum kikuk karena takut salah dalam bertingkah. Ia benar-benar tidak ingin statusnya diketahui oleh seisi kantor milik tunangannya.
__ADS_1
“Kakak tantik?” Panggil Getra pelan yang hanya didengar oleh Dewi
“Apaan?” Jawab Dewi yang juga berbisik diam-diam agar tak ada yang mengetahuinya.
“Ntal kenalin Aku ama kakak yang itu ‘yah?!” Pinta Getra berbisik seraya menunjuk ke arah Sasa dan Lea menggunakan satu telunjuknya karena posisi keduanya yang searah.
“Yang mana? KaK Sasa atau Kak Lea?” Tanya Dewi lagi pada sang adik.
“Dua-duanya, hihihi ... .”
Jawaban Getra seketika membuat Dewi cemberut, dasar playboy! Hah, Getra-Getra ... . Dewi memilih tidak menjawab ucapan Getra, ia lebih memilih untuk mengerjakan pekerjaannya kembali.
Getra mengedipkan kedua matanya ke arah Sasa dan Lea. Saat melihat Getra, Lea tertawa kecil karena Getra yang tidak bisa mengedipkan salah satu matanya. Sedangkan Sasa yang mendapatkan kedipan mata oleh anak seunyu Getra, langsung membalasnya dengan mengedipkan salah satu matanya pada Getra.
Silpi yang melihat kedekatan Getra pada ketiga rekannya hanya bersedekap dada karena kesal dan jengah akan ketiganya yang menurutnya tengah mencari muka.
Pak Hendri tidak lagi memperhatikan apa yang dilakukan Getra kepada ketiga anak buahnya, ia lebih memilih untuk berbicara pada sekretaris bos nya.
“Kakak tantik?” Panggil Getra lagi yang masih berbisik pada Dewi.
“Kakak tantik kapan itilahatnya? Aku mau makan tama Kakak,” ucap Getra yang ingin makan siang Bersama Dewi.
“Bentar lagi kok, makanya Getra diem dulu biar Kakak cepet selesai kerjaannya.” Jawab Dewi yang meminta Getra untuk diam sampai pekerjaannya selesai.
“Ouh Oke Kakak,” bisik Getra yang menurut akan perkataan kakaknya.
“Nah, pinter.” Puji Dewi pada Getra yang masih berbisik, “dah diem dulu ‘yah!”
“Ssstt, ... Getra diam!”
Dewi akhirnya dapat menyelesaikan pekerjaannya sampai tuntas siang ini, Silpi dan Pak Hendri sudah lebih awal untuk beristirahat walaupun belum waktunya.
Dewi dan kedua rekannya sudah biasa akan hal ini, mereka hanya membiarkan Silpi dan Pak Hendri yang melakukan apa yang diinginkan keduanya. Satu hal yang dilakukan ketiganya, bekerja sesuai kemampuan yang mereka miliki dan bertindak seprofesional mungkin.
“Sasa sama Lea, Kita bareng ke kantin ‘yah! Getra mau kenalan ama Kalian nih,” ucap Dewi yang meminta Sasa dan Lea untuk bersamanya.
__ADS_1
“Lah, ayo aja. Gas mah, tapi ini nggak papa? Ntar Kita dimarahi pula gegara bawa adek bos,” tanya Lea yang meragukan apa yang berada dalam benaknya.
“Udah nggak papa Kak, tadi Getla udah bilang sama om Elin. Tant aja,” tutur Getra yang membuat Lea dan Sasa gemas.
“Haish, udah yuk Kita ke kantin sekarang. Ntar kalau Kita di sini aja keburu masuk jam kerja lagi!” Ajak Dewi yang mengajak ketiganya untuk segera ke kantin karena perutnya yang sebenarnya sudah lapar.
“Kakak tantik, Aku mau tama Kakak!” Panggil Getra yang membuat langkah Dewi yang telah lebih dulu langsung berhenti.
“Ah iya, Kakak cantik lupa. Sini ... sini, sama Kakakmu!” Goda Dewi yang tanpa sadar menimbulkan kecurigaan terhadap Sasa dan Lea.
Sasa dan Lea saling menatap tanya, lalu tak lama keduanya sama-sama mengangkat bahu tanda tidak mengerti dan mengetahui akan kedekatan Dewi dan Getra.
Mereka lebih memilih berjalan di belakang Dewi yang menggandeng tangan Getra. Dewi benar-benar lupa akan hal ini.
Dasar si Dewi mah nggak mau kasih tau hubungan, tapi menimbulkan kecurigaan mentemennya. Hadehh, Author tepuk jidat! ... 🤦♀🤦♀
To be continued ... .
...----------------...
Holaaa jumpa lagi sama Author TinA, terimakasih karena tetap setia menunggu Mba Dewi update ‘yah! ... 🙏🙏😚😍😘
Minta like, komen, rate, gift, vote, dan dukungan lainnya! ... 🙏🙏🙏
Novel ini akan update kurang lebih pukul 22.00 malam! Jadi tunggu dan tetap setia ‘yah! Jangan pernah unfavoritkan okeh?! ... 😘
Novel ini akan update selang seling dengan novel Author yang satunya, dikarenakan otak Author yang ngelag jadi hanya bisa update 1 bab satu hari pull! ... 🤧🤧🤧🙏✌
Agar tidak ketinggalan informasi, novel ini mesti dimasukkan ke list menjadi salah satu novel favorit kalian ‘yah! ...
💖... Thanks All! ... 💖
See you later guys ... .
Salam sayang
__ADS_1
Authoreo~😚😚😘😘😘.