
Nanda dan Dewi tiba di restoran milik keluarga Nanda, mereka memasuki restoran di mana di sana hanya ada Getra dan Mami El.
Sementara kakek Hardi dan Desta belum menyelesaikan masalah yang terjadi di jalan raya. Dewi dan Nanda menghampiri Mami El dan Getra lalu duduk di kursi yang kosong.
“Gimana Dew, ... Kamu baik-baik aja?” Tanya Mami El begitu Dewi tiba di sana.
“Nggak papa Mi, cuma lecet dikit aja hehehe ... . Tadi juga sudah diobatin sama Mas Nanda sekarang nggak papa kok,” jawab Dewi yang membuat Mami El lega walaupun masih khawatir kepada menantunya. Eh, ... Author salah lagi. Maksudnya calon menantu ‘yah! ...🌚🌚
“Kakak tantik tadi kemana tama Ma–mat Nanda? Kok Aku nggak diajak?! ...” Tanya Getra pada Dewi dan Nanda dengan cemberut.
“Bukan nggak mau ngajak Getra, cuma tadi kan dede nangis. Makanya Kakak cantik sama Mamas pergi nyari ember, malah taunya ngak dapat. Hehe, ...” balas Dewi yang membuat Mami El dan Nanda meliriknya penasaran.
“Embet buat apa Kak tantik?” Tanya Getra yang mewakili Mami El dan Nanda.
“Buat nampung air tangisan Kamu say, haha ... . Kata guru SD Kakak dulu, sewaktu ada yang nangis diambilin baskom takut banjir katanya. Wkwkwk ... .” Jawab Dewi sekenanya membuat Mami El dan Nanda menggelengkan kepalanya, sementara Getra semakin dibuat kebingungan akan jawaban yang diberikan oleh Dewi.
“Getra HP Mamas mana? Tadi kan sama Kamu,” tanya Nanda yang membuat Getra gagap karena takut dimarahi oleh kakaknya.
“Emh, ... ta–tadi u–dah di–diambil sa–ma Mami.” Jawab Getra terbata dan kini menuduh Mami El yang telah menambil alih handphone Nanda dari tangan Getra.
Mami El yang mendengar Getra menuduhnya langsung mendelik ke arahnya, Getra yang mendapatkan tatapan tajam dari Maminya langsung mengulang dan mengubah perkataannya.
“Ma–maksud Get–la HP Ma–Mat udah diambil sama Papi tadi pas dia ke sini,” kembali Getra berkata bohong pada Nanda dan keduanya.
Mami El yang berada di samping Getra langsung menjewer telinga sang anak yang lagi-lagi berbohong. Benar-benar membuatnya pusing kepayang, bisa-bisanya anak sekecil dan sepolosnya sudah terbiasa untuk berbohong pada semua orang.
“Aduh Mi! ... Takit,” rintih Getra yang mendapat tarikkan telinga dari Maminya. Ia mengusap daun telinganya yang sudah berubah kemerahan.
“Rasain! Kamu makin hari kenapa justru sering bohong,” omel Mami El pada Getra. “Kamu mau Mami buang ke panti jompo?! Kebiasaan deh, dari dulu suka banget bohongin orang!”
“Mi? HP Nanda mana?” Celetuk Nanda yang menanyakan keberadaan Handphone nya. Terserah menurutnya kalau-kalau nantinya si adik dimarahi, yang terpenting barang miliknya tidak pernah masuk ke dalam lingkungan kemarahan dan ceramah sang Mami.
__ADS_1
“Noh salahin adek Kamu! ... HP Kamu udah kepelindes mobil truk alias obil ton-ton kata si Getra,” jawab Mami El yang membuat Nanda dan Dewi terkejut.
“What?! ... Gimana bisa kepelindes? Oh my god itu HP mahal, cicilannya masih dua bulan lagi Mi! Akh Getra,” kesal Nanda yang menyesal karena meminjami handphone nya.
Sementara itu Dewi ikut terkejut akan perkataan Nanda barusan, “What? Mas Nanda bayar cicilan HP? Baru ini kali ada CEO misqueen hahaha, ...” batin Dewi yang tertawa ngakak.
“I–itu HP Ma–Mat peltamanya mau Aku kasihkan ke olang tutah yang di pinggil jalan,” Mami El lagi-lagi menghembuskan napasnya perlahan demi mengontrol emosinya pada sang anak.
Nanda dan Dewi mengerutkan dahinya serta menyipitkan matanya ke arah Getra dengan perasaan tak percaya.
“Serius Dek?” Tanya Nanda yang ingin memastikan ucapan adiknya benar dan jujur.
“I–iya ... getla kan anak baik,” kini Getra menjawab seraya mencuri lihat ke arah Maminya yang terus melotot ke arahnya sejak awal.
“Udah Nan, nggak usah percaya sama adek Kamu. Dia tadi mau foto sama cewek cantik katanya, makanya Dia make HP Kamu yang ada efek ig nya!” Seru Mami El yang menegaskan putra pertamanya untuk tidak mempercayai setiap perkataan Getra.
“What? Factos apa lagi ini, ternyata eh ternyata Mas Nanda suka main instagram?! Emh, ... nama ig nya apa ‘yah?!”
Getra yang takut langsung menutup telinganya dengan menyembunyikannya dibalik jemari kecilnya. Ia takut dan tidak mau jikalau telinganya kembali ditarik oleh Maminya atau beralih dari tarikkan kakaknya.
“Ya ampun ... itu HP IPhone kesayangan Aku, pake diancurin lagi!” Ucap Nanda yang merasa kehilangan handphone nya.
“Maap Mat, Getla nggak tengaja! ... Ntal kalau Getla udah kelja HP Ma–Mat Getla ganti. Tant aja Mat,” ucap Getra yang mencoba menenangkan Nanda.
“Sans sens gundulmu pehang! ... gayanya mau ganti HP Mamas nunggu Kamu udah kerja, yang ada saat itu Mas sudah punya Counter HP sama toko daleman!” Ketus Nanda yang mendapatkan cubitan tangan dari Mami El.
“Kalau ngomong sama anak kecil nggak usah begitu! Dari konter make bawa-bawa toko daleman segala!” Ketus Mami El yang menatap horor pada Nanda.
“Getra! ... Kamu sekali lagi ngulangin kesalahan, Kamu Mami sunat mau?! Mami panggil dokter hewan yang bawa egrek sawit buat nyunat burung Kamu, Mau?” Ancam Mami El yang membuat Getra ketakutan.
“I–iya Mi, Getla nggak akan ngulang lagi kalau ingat. Jangan panggil doktel hewan ‘yah Mi?!” Pinta Getra sekaligus permohonan maafnya.
__ADS_1
“Maap ‘yah Mi? ... Getla khilap lagi!”
“Khilafmu perdetik Nak! Ntar kalau sudah semenit Kamu ulangin lagi, kesel Mami sama Kamu!” Kesal Mami El pada anaknya sendiri.
Nanda dan Dewi melihat interaksi anak dan ibu itu seraya tersenyum. Walaupun begitu, Nanda tetap merasa sedih karena handphone mahalnya kini sudah tak berada dalam genggaman tangannya.
Nasib, nasib ... . Kata Author seraya melintas melewati Nanda ... .🌚🌚
Getra ya ampun Nak! Khilapmu sangat aestetik ‘yah! Kau benar-benar seorang pecinta wanita sejati dan jangan dilupa tukang pitneh kelas teri! ... 🤣🤣 Tapi tetap saja. buat readers-readers jangan suka ngikutin perilaku buruknya Getra yang suka bohong yak? Bohong dosa loh, mau masuk neraka?! ... .😂😂
To be continued ...
...----------------...
Holaaa jumpa lagi sama Author TinA, terimakasih karena tetap setia menunggu Mba Dewi update ‘yah! ... 🙏🙏😚😍😘
Minta like, komen, rate, gift, vote, dan dukungan lainnya! ... 🙏🙏🙏
Novel ini akan update kurang lebih pukul 22.00 malam! Jadi tunggu dan tetap setia ‘yah! Jangan pernah unfavoritkan okeh?! ... 😘
Novel ini akan update selang seling dengan novel Author yang satunya, dikarenakan otak Author yang ngelag jadi hanya bisa udate 1 bab satu hari pull! ... 🤧🤧🤧🙏✌
Agar tidak ketinggalan informasi, novel ini mesti dimasukkan ke list menjadi salah satu novel favorit kalian ‘yah! ...
💖... Thanks All! ... 💖
See you later guys ... .
Salam sayang
Authoreo~😚😚😘😘😘.
__ADS_1