
disebuah meja makan ada Raffi, putra juga mawar menikmati makan malam bersama. disela sela makan Raffi berbicara kepada kedua anak nya
" mawar sekarang panggil om dengan sebutan papi ya .jangan panggil om lagi "
"tapi om apa gak masalah " jawab mawar sedikit melirik putra . Namun orang yang dilirik fokus makan makanan di depannya .
" Gak ada yang masalah mawar , bahkan papi akan lebih seneng jika kamu mau memanggil dengan sebutan papi , tidak masalah kan putra ? " sambil melirik anak laki lakinya
" terserah papi saja " Jawab Putra santai
"iya om .eh maksutnya iya papi " ucap mawar
" kamu mau melanjutkan sekolah di tempat Sebelumnya atau pindah satu sekolah dengan kakamu war ? " tanya Raffi
", Ditempat sebelum nya aja Pi , "
" yaudah , mulai besok kamu udah boleh berangkat sekolah ya untuk seragam nya udah disiapin bi tuti dikamar kamu " ucap Raffi
" iyan makasih ya Pi " jawab Lia .
Pagi hari mawar dan putra sudah berada di meja makan untuk sarapan . Dengan memakai seragam yang beda tentunya .
Mawar sudah bisa berjalan normal seperti sebelumnya . Sudah hampir 1 bulan mawar tidak bersekolah dan bertemu temen temennya , dia sangat rindu dengan Eca dan sella .
" sementara kamu di anterin supir dulu ya nak " ucap Raffi sambil memberikan susu dimeja makan depan mawar lalu duduk .
" gak berangkat bareng aku aja pa ? " tanya Reval sambil menikmati sarapan nya .
" papa belum percaya sama kamu . nanti klo kondisi adik kamu sudah sembuh total baru papa bolehin buat bareng sama kamu " jawab Raffi.
" mawar pulang sekolah lanjut ke tempat kerja ya Pi? " tanya Lia
" mawar sekarang kamu udah jadi anak papi kebutuhan kamu bakal papi penuhi , kamu fokus sekolah aja ya nak "..
" nurut aja war, gak usah nyusahin diri kamu sendiri " celetuk putra
di sekolah
" pak kenapa masuk kedalam , berenti di depan gerbang aja pak ",
" maaf nona ini perintah dari tuan , disuruh nurunin nona didalam " jawab supir yang duduk di depan .
Mawar hanya menghembuskan nafasnya pelan
" makasih ya pak " ucap mawar lalu turun dari mobil .
dilorong sekolah menuju kelas mawar menjadi pusat perhatian para siswa siswi yang melihat nya . jujur mawar gak nyaman biasanya juga klo dia lewat biasa aja gak ada yang memperhatikan nya .
Penampilan mawar dan apa yang mawar gunakan dari atas sampai bawah berbeda jauh saat dia masuk pertama kali .
Mawar memakai tas dan sepatu jam tangan yang sudah di sediakan oleh Raffi. mawar tau jika harga barang barang yang ia pakai sekarang harganya tidak murah . Dari siswi yang semua serba sederhana sekarang terlihat menjadi siswa kaya raya didepan teman temannya dengan barang barang branded yang di pakai .
sampai kelas
" Mawarrr uwoo temenku dah masukkk" teriak sella sampai memenuhi kelas besarnya ini . Sambil memeluk mawar
" ya ampun sella budek telinga kuu " ucap mawar
" wah gak masuk sekolah sebulan tambah cantik aja nih " ucap Eca mencolek tangan mawar
" Ceritain dong kemana aja war " ucap Eca
" iya nanti diceritain , udah udah diem bentar lagi jam masuk " ucap mawar .
dijam istirahat meraka bertiga duduk di kantin sambil menikmati bakso di depan mereka , mulai lah mawar menceritakan kronologi dari mulai di tabrak orang lalu di angkat menjadi anak .
" wah jadi judulnya aku di jadikan anak angkat oleh orang yang menabrak ku " ucap Eca
__ADS_1
Mendengar ucapan Eca mereka bertiga tertawa.
" War kamu masih kerja gak ? "tanya Eca
" aku dilarang kerja lagi Ca " sambil meminum es teh di gelasnya
" wah cocok nih . Hari ini hari terakhir pendaftaran anggota OSIS nih . ikut yukk "ucap Sella .
" hah " jawab Lia reflek
Eca dan sella berdiri memaksa mawar untuk menuju ke ruang OSIS untuk mendaftar anggota OSIS mumpung jam kosong . mereka bertiga sudah berdiri di depan pintu ruang OSIS . Tapi belum ada salah satu dari mereka yang mengetok pintunya .
" lah kalian malah diem aja " ucap mawar
" cepet ketok , " tambah mawar
Eca dan sella cengeesan ", kamu aja war " ucap mereka berbarengan .
tangan mawar sudah di angkat sebelum di ketok pintu itu sudah terbuka terlebih dahulu oleh seseorang . menampilkan wajah datar Ketos . Mereka bertiga membeku dipandang oleh murid idaman di sekolah ini .
mawar reflek menunduk dan tidak sengaja mengingat kejadian satu bulan yang lalu saat mereka berdua berhadapan hadapan dan melihat dada dan dan roti sobek pada pria tersebut, teringat itu mawar merasa geli sendiri .
Andrew menaikan kedua alisnya menatap ke tiga siswi yang berdiri terdiam di hadapan nya .
" Kalian mau apa ? " tanya Andrew
" Kita Mau daftar anggota OSIS kak . ini hari terakhir pendaftaran kan ? " ucap Eca pelan
" Siapa ?" tanah Andrew
mereka bertiga saling pandang tidak mengerti apa yang di maksut orang di depan ini katakan .
" Siapa yang akan mendaftar " tambah Andrew
" kita bertiga kak " ucap Sella
Didalam mereka bertiga Bertemu dengan anggota OSIS yang memegang pendaftaran anggota baru .
di kelas yang tenang terdapat guru yang mengajar
" Ca aku ke toilet ya . Kebelet" ucap mawar pelan pada Eca disampingnya. Lalu meminta izin pada guru untuk pergi ke toilet .
Lia berjalan menuju ke kamar mandi dekat dengan kelasnya . saat dia keluar dari pintu kamar mandi , pas di samping pintu masuk mawar bertemu dengan Andraw.
Dia kaget Reflek berhenti dan memejamkan matanya untuk menetralkan rasa kagetnya
" Mau nabrak lagi? " tanya Andrew
" aku kaget kak , Kaka tiba tiba di depan sini ngapain, ini toilet cewe " ucap mawar .
" mau ketemu lu" ucap Andrew lalu menatap mawar .
" kenapa dah klo ketemu orang ini rasanya merinding ", batin mawar
" hah, gimana kak ? " tanya mawar
" budek ? "
" hah , ngga takut salah denger "
" sebulan gak berangkat sekolah kemana ? ganti nomer ponsel Lu? "
" iya kak ganti nomer ponsel "
" bawa ponsel gak sekarang ? "
" nggak kak " tanya mawar .
__ADS_1
" Sampai kelas PC nomer aku . Jangan lupa " ucap Rendra sambil memberi kertas kecil pada telapak tangan mawar . Lalu pergi .
Lia membuka kertas kecil tersebut yang berisikan tulisan nomer ponsel . Ia memasukan kertas tersebut ke kantong sragamnya .
jam istirahat ke 2 Eca keluar kelas bersama sella untuk membeli pensil . saat mawar bermain ponsel dia mengingat akan kertas di kantong sakunya. ia menyimpan nomer tersebut , lalu menulis pesan .
" P " pada nomer tersebut
Tidak lama pesan nya di balas
_Kak Andrew_
Pulang aku antar
" hah antar ? apa apa an anjir " ucap Mawar pelan tidak habis pikir dengan Kaka kelasnya ini .
" Kenapa war "tanya sella
" ngga papa biasa " jawab mawar
_ Me _
Aku nanti udah di jemput kak
_ kak Andrew_
Batalin
" Apasih anjir maksa banget " batin mawar
siang tadi mawar di hubungi Raffi bahwa sopirnya tidak bisa menjemput nya . Dan dia juga menolak ajakan kakanya untuk menjemputnya .
Mawar paling terakhir keluar kelas karna dia hari ini piket dengan 3 orang temannya .
tanpa mawar sadari didepan kelas Andrew sudah menunggu nya .
" Telat " ucap Andrew saat melihat mawar keluar dari kelas membawa ranselnya .
" aku gak nyuruh nunggu kok " jawab mawar
" buruan " ucap Andrew
Lia berjalan disamping Andrew untuk menuju ke parkiran .
" DUK "
"aduh gimana sih kak . Bukannya parkiran nya disana yaa " ucap Lia mengusap keningnya menabrak tubuh Andrew . karna mereka berdua saling bertabrakan Andrew mau jalan ke kiri sedangkan mawar mau jalan ke kanan .
" parkiran mobil " ucap Andrew dengan wajah datar
mereka kemudian melanjutkan jalan untuk menuju ke parkiran .
" masuk " ucap Andrew membukakan pintu mobil
mawar duduk di kursi yang hanya ada 2 kursi di Mobil itu . baru pertama kali mawar menaiki mobil sport seperti di film drama yang biasanya ia tonton rasanya dia salting sendiri .
" ponsel baru ya " celetuk Andrew sambil fokus mengendarai mobilnya .
" iya kak " ucap singkat mawar
" kita makan dulu ya "
" hah "
" makan sebelum pulang " ucap Andrew
" terserah deh . Mau aku nolakpun . Kak Andrew tetep maksa " ucap mawar
__ADS_1
Muncul senyum di bibir Andrew tanpa sepengetahuan mawar .