Mawar

Mawar
1.Rasanya menjadi yatim


__ADS_3

Aku tahu kini rasanya menjadi Anak yatim piyatu sunggu derita yang tak terkira, kini Aku harus berjuang untuk hidupku sendiri, menjalani hidupku dengan penuh semangat, menerima takdirku dengan penuh keikhlasan


Dari kecil Aku adalah Anak yang selalu dimanja, apapun yang Aku mau dan inginkan Ayah dan Ibuku akan selalu memberikan dengan suka rela


Aku pernah punya adik, adik laki-laku diberi Nama Faqih Aku sangat menyayangi dia, tapi Allah berkehendak lain, dia meninggal setelah sakit kejang-kejang dan panas tinggi


Faqih Anak yang aktif saat meninggal dia berusia lima tahun, dia senang sekali bermain dengan air, dia sering hujan-hujanan, berendam dikolam air depan rumah, dan saat itu tiba


Faqih yang senang bermain air, dia kena flu badannya sudah panas, Ibu dan Ayah telah membawanya ke puskesmas namun karena Faqih hanya flu ringan, dia hanya diberi obat penurun panas dan pereda flu, tapi namanya Anak-anak saat itu hujan lebat dalam keadaan masih flu Faqih meronta ingin keluar, menangis ingin bermain hujan, padahal Ayah dan Ibu sudah melarang tapi Faqih tetap ngotot dan menangis histeris

__ADS_1


Bagaimanpun Ayah dan Ibu melarang melihat Faqih begitu membuat Ayah dan Ibu tak tega ,terpaksa memperbolehkan Faqih untuk keluar bermain hujan-hujanan


Faqih terlihat begitu bahagia, Aku menjaganya, Aku ikut bermain dengan dia, kami merasa sungguh menyenangakn bermain hujan


"enak ya mbak bisa main hujan-hujanan"


"heem, seru banget"


"ayo siapa takut, pasti kamu yang kalah"

__ADS_1


kami saling kejar, bercanda, bermain penuh dengan kegembiraan, Aku dan Faqih terpaut usia lima tahun waktu itu Aku berusia 10 tahun dan Faqih 5 tahun, kami saling menyayangi, tiap kali Faqih pulang sekolah akan ada jajan di tasnya yang khusus ia belikan untul di berikan padaku, begitupun denganku Aku sangat menyayangi Faqih


malam-malam setelah kami bermain hujan Faqih kembali panas, panasnya semakin tinggi dan Ayah memutuskan untuk membawanya ke Rumah Sakit besar yang ada di kota, kebetulan Aku tinggal di desa kecil di lamongan, Ayah harus membawah Faqih ke kota untuk mendapat perawatan yang sesuai


Ayah laki-laki yang sangat baik, begitu mencintai keluarga, sosok pemimpin yang sangat bertanggung jawab, selalu memberi yang terbaik untuk keluarganya


Ayah bukan berasal dari Anak orang kaya, tapi berkat keuletan dan kemauan yang keras Ayah bisa membeli sedikit sawah dari saty sawah kecil hasilnya di tabung da Alhamdulillah sekarang Ayah bisa memiliki sawah yang cukup luas, meski masih jauh dari punya Nenekku dari pihak Ibu


setelah dibawa ke Rumah sakit Faqih malah kejang-kejang hebat, panasnya semakin tinggi, tim dokter jaga sudah melakukan yang terbaik tapi kabar duka itu terpaksa kami dengar ya.. Faqih dinyatakan meniggal dunia, sungguh bukan ini yang kita harapkan

__ADS_1


Aku menjadi Anak tunggal dengan terpaksa, tangis tak bisa terbendung, Faqih Adikku meninggal dunia


saat tahu bahwa Ayah dan Ibu meninggal Aku kembali merasakan duka yang begitu berat, apa yang Aku rasakan saat kehilangan Faqih kini Aku kembali merasakan, oh tuhan..."yaAllah orang-orang yang Aku sayangi telah pergi meninggalkanku, tolong kuatkan Aku, berikan keikhlasan untukku, semoga orang-orang yang Aku sayangi engkau beri tempat terbaik disisi-Mu, kau lapangkan kuburnya, terima semua amal baiknya, berikan kematian yang khusnul khotimah,alfatikah" Aamiin ya Allah


__ADS_2