Mawar

Mawar
Kaka


__ADS_3

" nona waktunya makan malam saya bantu suapin ya " ucap pelayan salah satu rumah Raffi .dia bernama bi Tuti yang di perintahkan untuk menemani mawar selama dirumah sakit .


" non kenapa ? " Bi Tuti melihat mawar melamun menatap jendela ruangan


" aku kepikiran sekolah sama tempat kerja bi . Udah hampir 2 Minggu aku gak berangkat. Pasti temen temen pada nyariin " ucap mawar sedih


" kemarin tuan bilang ponsel non mawar rusak nanti tuan kesini membawakan ponsel baru untuk nona " ucap bi Tuti .


" om Raffi siapa bi kenapa tiba tiba baik padahal kita gak saling kenal " tanya mawar


sebelum BI Tuti menjawab , pintu ruangan terbuka Raffi datang membawa bingkisan buah buahan dan paper bag ditangan nya .


" udah minum obat bi? " tanya Raffi kepada Bu Tuti


" sudah tuan "


Raffi berjalan dari sofa ke arah mawar .


" nak mawar om Raffi bawa ponsel , nomernya juga sudah om masukan . Kalo mau ngabarin temen temen boleh , ini ponsel dari om di pakai yaa " ucap Raffi.


Ponsel keluaran terbaru terdapat 3 kamera dibelakang yang harganya sangat mahal ini sekarang ada di tangan mawar . Dan sekarang menjadi milik mawar secara cuma cuma


" Om ini tidak perlu saya butuh ponsel saya yang lama saja om "


" mawar ponsel kamu hancur . Ini pemberian dari om untuk mawar .di pakai yaa " ucap Raffi menaruh ponsel di tangan mawar kembali .


" om mawar boleh tanya ?"


" boleh nak Mawar, mau tanya apa ?"


" kenapa om baik banget sama mawar ? "


", maafin omm ya nak . Kemarin om tidak sengaja menabrak kamu sampai kamu kaya gini " ucap Raffi duduk di kursi samping tempat tidur mawar .


Mawar terdiam


" om minta maaf mawar , boleh om menganggap kamu sebagai anak angkat om ? "


Mawar mengangkat kepalanya yang menunduk,


" Tidak perlu berlebihan om . Mawar sudah memaafkan om Raffi ", ucap mawar


" nak mawar . untuk ucapan maaf , om boleh menganggap nak mawar sebagai anak angkat om ? " ucap Raffi kembali


mawar mengangguk .


***


" APA SIH PI , AKU BILANG AKU GAK MAU"


" apa salahnya kamu menganggap adik kamu .dia seumurran kamu "

__ADS_1


" TERSERAH AKU MALAS BERDEBAT DENGAN PAPI "


" mau kamu setuju atau gak papi akan tetap membawa nya "


Hari dimana mawar sudah boleh pulang dari rumah sakit . beberapa kali Raffi membujuk mawar untuk pulang ke rumah Raffi akhirnya mawar mau tinggal dan menjadi anak angkat Raffi .


mawar berjalan pelan turun dari mobil bersama dengan digandeng bi Tuti di belakang Raffi masuk ke dalam rumah nya .


" bi ini rumahnya om Raffi? " tanya mawar


" iya non rumahnya tuan "


"Mawar kamu duduk dulu di sofa ya om tinggal sebentar . Bi Tuti buatkan susu untuk mawar " ucap Raffi


" kemana anak Ini PUTRAAAA " teriak Raffi menggema .


Raffi menaiki tangga ke atas mencari anak nya .


membuka kamar anak laki lakinya di lantai 2 . Membuka pintu .disana putra sedang bermain game dengan psnya .


" Putra " panggil Raffi


" putra mana telingamu ? "


" apa sih pi, aku sedang main game jangan ganggu aku "


" Turun kebawah sekarang . 5 menit tidak datang papi cabut semua Fasilitas mu "


putra berjalan kaki dengan malas menuruni tangga , dia masih memakai seragam sekolah karna masih malas untuk berganti pakaian sedari pulang sekolah .


saat itu posisi arah tangga dan sofa yang mawar duduki hadap kebelakang jadi merak berdua belum melihat wajah masing masing .


" Kesini papa mau mengenal kan kamu dengan seseorang " ucap Raffi .


Disana mawar masih menunduk dan Raffi juga masih malas melihat yang papinya bawa


" Dia yang papi ceritakan kepadamu kemarin , dia namanya mawar " ucap Raffi


Didalam hati putra seperti tidak asing dengan nama itu


" mawar kenalkan ini anak om namanya putra kamu bisa panggil dengan sebutan putra ya nak " ucap Raffi .mawar menatap putra dan mengingat bahwa itu kak putra yang pernah menolongnya sebelumnya .


disitu mereka berdua masih membisu dengan saling tatap mata .putra melihat miris dengan kondisi mawar sekarang kepala di perban dan terdapat luka di kakinya . pasti itu sakit . Hmm ayahnya memang brengsek batinnya .


" mawar Salim sama kaka kamu " mawar maju untuk bersalaman dengan putra .


" kalian berdua sekarang satu rumah saling akur dan saling menghargai , mawar sekarang adikmu tra jaga adikmu seperti adik sendiri "


" Bu Tuti antarkan mawar ke kamarnya ya " ucap Raffi


" baik tuan "

__ADS_1


Mawar dan Bi Tuti berjalan ke atas untuk menuju ke kamar yang sudah di siapkan untuk mawar .


Kamar berwarna pink bernuansa cewe banget tapi gak masalah . Ada boneka beruang di kasur nya. " Lucu " dalam hati mawar .


Sekarang mawar sedang rebahan di atas kasur karna kakinya masih sakit dan kepalanya agag pusing .


rumah yang sekarang ia tinggali lebih besar 3x lipat dibanding rumahnya yang sebelumnya. Tapi dia rindu kebiasaan nya yang setiap pagi menyiram tanaman , ber olahraga memasak sendiri . Sudah lama mawar tidak melakukan aktivitas seperti orang biasa karna badannya masih krasa nyeri untuk bergerak . Dia belum di izinkan oleh Raffi untuk berangkat sekolah karna kondisinya


" mawar kamu kemana aj akuu kangen udah hampir 1 bulan kamu gak masuk " ucap Eca pada panggilan vidio


" war kita nyari kamu sampe kealamat rumah kamu tempat kerja kamu tetep nihil war" tambah sella


" aku bakal ceritain kronologi nya kalian tenang dulu yaa , 1 Minggu lagi aku bakal berangkat kok "


" kepalamu war lihatlah rambutmu berantakan karna luka mu ituu " ucap Eca


mereka temu kangen di dalam Vidio itu .


mawar abis keluar dari kamar mandi karna mau tidur kebiasaan dia sebelum tidur harus cuci kaki dan sikat gigi . terdengar suara ketukan dari pintu kamarnya .


Tok.. Tok.. Tok


mawar membuka pintu dan ada putra yang berdiri di depan pintu .


" kak putra "


" boleh aku masuk ? "


" boleh kak "


Putra duduk di kursi belajar sedangkan mawar duduk di kasur


" sebelumnya aku gak tau kalo yang bakal dibawa papi itu kamu war, sorry ya aku gak tau " ucap putra


" gak papa kak , aku sebenarnya juga gak mau tinggal disini kok tapi om raf.. "


" gak papa war, sekarang kita adik Kaka gak masalah kok .malah gak bakal ngerasa gabut lagi . Punya kerjaan buat njaga adikku " ucap putra


" makasih ya kak udah nrima aku di rumah om Raffi " ucap mawar


" Sans war . untung kamu yang Dateng klo yang lain mungkin aku gak mau nrima war.btw sekolah kapan? " tanya putra


" kurang tau kak , om Raffi belum ngizinin " jawab mawar


" gak mau punya rencana buat pindah sekolah bareng aku? Biar kamu lebih aman "


" apa sih kak , dimanapun aku tetep aman kok "


" Kaka balik ke kamar ya. Udah malam istirahat jangan begadang " ucap putra berjalan menuju pintu kamar


" iya kak " .

__ADS_1


__ADS_2