
" Sebelum jam 11 Kau harus sudah membawa dia dengan utuh kerumah ini " ucap putra menatap ke Andrew lalu pergi masuk kedalam rumah .
" Maaf ya kak ndrew, kak putra orangnya emang gitu yaudah ayok kak " ucap mawar
Mawar dan putra menaiki montor mereka kembali lalu melajukan montornya dengan pelan .
Beberapa menit diatas montor hening tanpa ada yang memulai berbicara terlebih dahulu mawar yang bingung mau bertanyaa apa sedangkan Andrew yang masih sibuk dengan isi pikirannya karna kejadian tadi .
" Lu pegangan apa ? " kata Andrew memecahkan keheningan mereka sedari tadi .
"hah gimana kak ?" tanya Lia karna suaranya gak begitu kedengaran bukannya kurang keras sih apa yang di tanyakan Andrew hanya saja sudah kebiasaan agak susah mendengar saat diatas montor karna Suaranya diterpa angin jadi agag budeg di telinga mawar .
" hah ?" ucap mawar lagi
Karna greget dengan apa yang mawar respon Andrew menarik tangan mawar untuk Melingkar di perut nya agar mawar berpegangan di sana saja. Mawar hanya melongo melihat kelakuan Andrew yang tiba tiba Melingkar kan kedua tangannya keperutnya . mawar menurut .
Andrew membawa mawar jalan jalan kesuatu taman yang tidak terlalu rame namun juga tidak terlalu sepi pas sekali dengan suasana malam ini taman yang di penuhi oleh pemuda pemudi yang saling berpasangan.
mawar turun dari montor dan duduk di kursi depan kolam air mancur .
" lu tunggu sebentar di sini ya. Aku bakal kesana sebentar, jangan pindah pindah aku gak lama " ucap Andrew lalu pergi meninggalkan mawar sendiri dikursi .
tidak lama Andrew datang dan duduk di samping mawar menyerahkan eskrim coklat air putih dingin dan juga roti bakar .
"nih gue bawa sesuatu kita makan bareng ya " ucap andrew. Ternyata dia pergi untuk beli jajan makanan untuk mawar .
" makasih kak " ucap mawar dia mulai membuka plastik terdapat 1 buah es krim Cornetto.
"Aku bellin es krim buat lo" ucap Andrew sambil memakan roti bakar ditangannya
" trus kak Andrew? "tanya Lia menatap kedua manik mata coklat Andrew
" gue gak suka es krim itu buat lo"
" oh makasih kak" mawar mulai membuka es krim dan melahapnya
" kenapa gak suka es krim kak ?"
" gak papa kurang suka aja sama yang namanya es krim "
__ADS_1
" mau nyoba .?" ucap mawar menawarkan kepada Andrew es krim di tangannya yang sudah ia makan atasnya tadi .
Andrew melirik sekilas es krim yang ada di tangan mawar
"eh maaf kak es krimnya udah aku makan hehe "ucap mawar kikuk karna sadar .mana Andrew bakal mau nyoba es krim yang bekas jilatannya tadi .
" emang boleh ? " ucap Andrew menatap mawar disamping nya .
Mawar membulatkan matanya kemudian " eh boleh kak nih coba deh es krimnya enak kok " ucap mawar memajukan es krim segitiga itu .
Andrew memajukan kepala mengarah ke es krim lalu memakan sedikit es krim bagian atas yang Lia pegang dari tangan Lia langsung .
"tidak terlalu buruk " ucap Andrew kemudian melanjutkan makan roti bakar
mawar salting? ngga juga sihhh. cuma kaget aja cowo menyebalkan suka paksa ini bisa bikin Lia menahan senyumnya
" heh apa yang aku pikirin gak gak " batin mawar dalam hati muncul sedikit merah di pipi mawar. .
" seperti nya roti bakar ini di kasih es krim enak deh kak .", ucap mawar random
", mau nyoba ? Sini " ucap Andrew mengganti alih memegang es krim mawar lalu menaruh sedikit es krim coklat di tengah tengah roti bakar selai coklat itu . Lalu mengangkat roti bakar di tangannya mengarah ke depan mulut mawar .
" buka mulutnya " ucap singkat Andrew
mawar tersadar dengan ucapan Andrew mawar membuka mulut lalu menggigit roti di hadapannya . Mengunyah dan tersenyum malu kemudian merebut roti dari tangan Andrew.
" sini kak biar aku makan sendiri . Iya enak rasanya kak .mending Kaka nyoba deh . siapa tau abis ini Kaka suka es krim " ucap mawar sambil menggaruk leher bagian belakang yang tidak gatal .
" lain kali aja " ucap Andrew singkat .
" lihat deh kak , bintang sebelah sana cantik banget yaa sinarnya lebih terang di banding yang lain " ucap Lia menunjukkan jarinya mengarah ke bintang yang ia maksut
" o iya yang mana ? " tanya Andrew lalu ikut menatap langit yang di tunjuk mawar
" yang itu Lo kak yang aku tunjuk pake jari " ucap mawar lagi yang masih tetap memandang langit
Andrew menatap wajah mawar disampingnya yang menurutnya sangat imut " iya cantik yaa cantik banget manis juga " ucap Andrew yang masih sibuk menatap titik demi titik wajah mawar disampingnya.
" apanya yang manis kak " ucap mawar mengalihkan pandangan dari langit ke wajah Andrew.
__ADS_1
" ngga .maksutnya bintang nya cantik " ucap Andrew
"bintang di depan gue yang lagi gue tatap mawar Lo cantik cantik banget imut juga Manis " batin Andrew .
Dikursi itu mereka saling berbagi kerandoman yang mawar bicarakan. Wajah cuek Andrew yang Lia kenal pertama kali ternyata tidak secuek itu bahkan senyumnya yang terlihat tampan itu membuat mata mawar terpesona. Candaaa terpesona cielah ..
Andrew melihat jam pada punggung tangan nya sudah pukul set 10 . Andrew dan mawar sepakat untuk keluar dari taman lalu makan malam sebelum pulang .
" pingen makan apa ? " tanya Andrew saat mereka berjalan menuju ke parkiran
" ee gimana kalo kita beli nasi goreng di Abang itu aja kak ?" warung di pinggir jalan dekat dengan taman yang mawar Lia
Andrew mengerut kan kening dan menajamkan kedua matanya untuk melihat sekilas warung itu .
" gak nasi goreng lain aja " ucap Andrew
" lah kenapa " tanya mawar
pertanyaan yang tidak menjawab jawaban seketika Lia melihat cowo di depannya ini kembali ke mode menyebalkan
" nih helm nya ", ucap Andrew sambil memasang helm di kepala mawar
" naik , pingen nasi goreng kan . gue yang bakal milih tempatnya "
Mawar langsung naik ke montor dan memegang perut Andrew lagi untuk berpegangan.
Di cafe tidak jauh dari rumah mawar . Andrew berhenti dan masuk ke kafe itu memesan 2 nasi goreng es jeruk 1 dan juga air putih satu . Untuk mereka makan .
saat makanan mereka udah habis
" kak kali ini aku yang bayar ya . Tadi pas di taman Kaka udah bellin aku makanan ,sekarang gantian aku ya " ucap mawar menatap Andrew
" jalan sama gue keluarnya juga pake uang gue ", ucap Andrew lalu berdiri dan berjalan menuju kasir
"okay terserah dah " ucap mawar pelan .
sesampai di perumahan, Andrew mengantar mawar sampai di depan rumah mawar , dan menunggu mawar masuk ke dalam rumah baru dia akan pergi untuk pulang .
" dari mana bos tumben wangi banget " ucap aldris yang baru sama dari kamar mandi karna abis main solo . Karna megabutan malam malam .
__ADS_1