
"Kringgggg"
Suara bell pulang sekolah terdengar, semua anak anak keluar dari ruang kelas masing masing , saat saat dinanti oleh semua disekolah .
" war sebelum pulang jalan jalan yok " ajak Eca sambil berjalan keluar dari kelas dengan membawa tas mereka .
" gak deh ca lain kali , aku mau langsung ke tempat kerja " jawab mawar
" o iya kamu harus kerja o ya . Hmm kamu kerja di mana sihh , pingen sekali kali lihat kamu kerja hehe "
" aku kerja di resto amana "
" ohhh sumpah sih war itu menunya enak enak loo aku sering titip mami aku makanan di situ klo pulang kerja , cuma aku belum pernah makan di tempat sih hmm kapan kapan deh "
" tu jemputan tuan putri dah Dateng " kata mawar
" o iya aku pulang duluan ya war. Kamu hati hati di jalan .byee warr . "
mawar mampir di toilet dekat parkiran untuk mengganti pakaian biasa .karna dia memilih untuk langsung ke tempat kerja daripada pulang dulu . Sebenarnya bisa ganti pakaian di tempat kerja. Tp lebih nyaman ganti disekolah aja . Biar sampe tempat kerja langsung kerja .
sampai atas montornya di memakai jaket dan helm kemudian menaruh tas nya ke dalam jok montor.
Penampilan mawar sewaktu make sragam dan make baju biasa emng beda . Lebih feminim.make seragam .sedangkan saat mawar make setelan casual dia akan kelihatan tinggi dan sedikit tomboy .
 dengan kulitnya yang putih bersih kadang memang membuat beberapa kaum hawa iri . Kekurangan cuma satu mawar tidak kaya . Itu saja selebihnya sempurna . Pinter mandiri cantik udah deh pokoknya perfek .
Sampailah mawar di tempat kerjanya . Tidak lupa mawar absen untuk tanda kehadiran nya di admin .
sebelum pulang mawar menatap langit keatas
" semoga gak ujan deh . kenapa bodoh sampe lupa bawa jas ujan lagi sih "
segera lia gas montornya menuju rumah sialnya di tengah jalan Lia merasakan grimis dalam hati semoga gerimis nya gak gede .
Setelah sampe depan rumah syukur lah ujannya baru Dateng dan bener bener gila gede banget didalam rumah terdengar petir sahut menyahut .
Apalah mawar takut saat hujan dan angin seperti ini dia dirumah sendiri , mawar sudah biasa dia tidak lagi merasa takut .karna klopun takut dia akan kemana . Bukankah dia sebatang kara .orang tuanya meninggal rumah montor dan sebuah kebun tidak lumayan luas .
Karna mawar tidak mengerti bagaimana mengembangkan tanah kebunnya . Dia meminta orang lain untuk merawat dan memakai orang lain dan setiap panen mawar akan di beri hasil panen dan uang sewa tanah tersebut.
__ADS_1
masih kecil tapi sudah belajar bisnis ya mawar kamu .
Dan itu sangat membantu mawar untuk bertahan hidup dan bukan hanya pintar tapi juga rajin menabung .
Dimalam hari saat sedang belajar mawar mendengar ponselnya bergetar . dilihat ada telpon nomer yang tidak dikenal .
" halo siapa? " tanya mawar ."
" mawarrr ini aku Eca cantik imut mempesona " suara Eca dari jauh sana . reflek mawar menjauhkan ponsel yang di genggamnya karna suaranya sangat keras sekali .
" ya ampun ecaa suaramu tolong di kondisikan. Aku kaget " jawab mawar
" eh dapet nomer aku darimana ? " tanya mawar penasaran
" ada dehh wkwk (suara tertawa an dari Eca ) lagi apa war dah selesai belum tugasnyaa " tanya Eca
" belum nih kurang 2 nomer " tiba tiba muncul permintaan VC dari Eca . Segera mawar angkat .
" ca bentar ya aku selesai in dulu "
" gak usah di matiin yaa "
Iyaa , jawab mawar lanjut untuk menyelesaikan tugasnya .
" baru pulang kerja ca "
" emng sampe rumah jam berapa war?"
" jam 10" jawab mawar sambil fokus menulis
" wah kamu gak capek " .
"capek sih tapi gimana lagi "
" aku kasih ide biar gak cape mau gak tapi tetep dapet uang " kata Eca
" mana ada ca cari uang gak cape " tanya mawar yang udah mulai membereskan meja belajarnya .
" ada lah mau aku kasih ide gakk ?"
__ADS_1
" mau, apa? "
" nyari sugar Dedi war whahah ". tertawa terdengar dari ponsel
" ihhh Eca gila kamu yaa "
_____
Pagi hari seperti biasa mawar berangkat sekolah menggunakan montor nya dan sampe sekolah masih sepi .
hari ini dia duduk sendiri karna Eca izin sehari gak masuk karna ada urusan keluarga entah urusan apa mawar tidak ingin bertanya sebelum Eca cerita sendiri .
saat jam istirahat Eca berjalan sendiri menuju ke toilet banyak pasang mata yang melihat nya sepanjang perjalanan entah kenapa . Tapi mawar tidak memperdulikan mereka .
setelah keluar dari toilet tepat di depan pintu masuk ada 3 siswa yang memandangnya dengan pandangan tidak suka .
" ohh ini yang cewe baru yang berani goda kak Andrew ", dia Sisil siswa kelas 12 salah satu fans dari Andrew dan kawan kawannya .
" hah ?" ucap reflek mawar sambil menoleh kebelakang .
" hei kita ngomong sama Lo ", ucap orang yang satunya dengan mendorong bahu mawar keras .untung saja mawar gak kejengkang kebelakang karna dia masih pegangan sama pintu kamar mandinya . Tapi jujur mawar kaget sih .
" apa sih " jawab mawar meninggalkan mereka bertiga jalan segera ke kelasnya .
sampai kelas dia mencoba menenangkan diri dengan meminum botol yang ada di bawah meja dari Andrew kemarin . Minumannya masih aman kok soalnya masih tersegel belum di buka . jujur mawar syok .
" hai mawar jalan bareng ke parkiran yuk " ucap sella temen 1 kelas mawar
Mereka berdua jalan menuju ke parkiran .sampai parkiran mereka berpisah karna parkiran sepeda montor dan mobil berbeda. Karna sella memakai mobil . Sampai depan motor dia kaget
" hah apa - apa an sih , ya ampun kenapa bisa kaya gini " salam hari mawar jengkel sedih gak karuan .
siapapun yang melihat kondisi montor mawar pasti merasa kasian .. lihatlah montornya sengaja di gembesin rodanya depan belakang , tempat duduk nya sengaja dicoret coret dengan kapur , dan diatasnya di kasih dedaunan lumayan banyak .
" siapa sih jail " ucap Lia sambil membersihkan dedaunan di montornya.
Setelah mawar merasa montornya udh bersih walaupun masih ada sisa kapur sedikit tp tidak masalah . Dia keluar dari gerbang sekolah mendorong montor menuju ke bengkel dekat dengan sekolahnya . karna kedua bannya kempes tidak mungkin mawar menaikinya malah bisa bisa bannya rusak .
Di depan gerbang ada 3 siswi yang menertawakan mawar mendorong montor .orang tersebut seperti yang ia temui di depan toilet sekolah tadi .
__ADS_1
" kasian montor buntutnya rusak ya mbak hahah " ucap salah satu dari mereka dan yang lainnya tertawa .
mawar cuek malas menanggapi orang orang seperti itu segera ia mendorong montornya menuju ke bengkel .