
Setelah acara tiga hari lalu perlakuan Andika terhadap Tasya sudah kembali seperti sedia kala lagi, dan Andika juga sudah memanggil Tasya dengan dengan nama saja melainkan dengan sebutan sayang lagi.
Bukan hanya itu saja yang berubah dari Andika, tapi sekarang Andika juga jadi lebih manja ke Tasya dan melarangnya bekerja karena Andika ingin terus Tasya ikut kemanapun dia pergi.
Pagi ini Tasya sudah bangun sejak pagi-pagi sekali untuk mempersiapkan beberapa barang bawaan, karena hari ini mereka akan pergi ke pantai untuk berlibur bersama-sama lagi dengan Tata dan juga Salsa.
Liburan mereka kali ini adalah ide Andika, sepulang dari kantor kemarin tiba-tiba saja Andika langsung membahas tentang liburan bersama lagi karena sudah sangat lama mereka tidak berpergian.
Bahkan liburan yang sekarang juga menambah orang baru yaitu Mario dan Rara, Rara memaksa ikut saat dia menelfon Tasya dan mengetahui Tasya akan pergi berlibur dengan yang lainnya.
Andika yang baru selesai menghubungi Mario untuk menyuruhnya menjemput Rara, langsung menghampiri Tasya yang sedang mengisi tasnya dengan barang miliknya. "Sayang, apa semua perlengkapannya sudah tidak ada yang tertinggal?"
__ADS_1
"Udah kok mas, dari mulai makanan dan baju ganti semuanya sudah siap dan tinggal berangkat saja" selesai memasukkan ponselnya ke dalam tas, Tasya menoleh ke arah Andika sembari tersenyum.
"Loh! Sayang, kenapa wajah kamu pucat sekali? Apa kamu sakit?" Andika seketika langsung memegang kening Tasya dan terlihat kekhawatiran di wajah Andika.
Tasya langsung menggeleng pelan sembari tersenyum. "Engga kok mas, aku hanya belum pakai lipstik saja makanya wajah ku terlihat pucat. Jadi kamu engga perlu khawatir ya mas, aku baik-baik saja kok"
"Benarkah begitu sayang? Kalau kamu tidak enak badan sebaiknya kita tunda saja dulu ya"
"Eh, jangan mas! Liburannya jangan di tunda! Aku engga apa-apa kok mas beneran, nih coba kamu lihat ya setelah aku pakai lipstik mas" Tasya langsung berjalan ke meja rias dan memakai lipstik berwarna merah muda.
Andika langsung mengamati wajah Tasya yang tersenyum ke arahnya, memang benar setelah menggunakan lipstik Tasya tidak lagi terlihat pucat. Tapi walaupun begitu matanya tetap terlihat sayu, meskipun Tasya masih bilang dirinya baik-baik saja.
__ADS_1
Sebenarnya dari bangun tidur tadi Tasya memang sudah merasa kalau tubuhnya sangat lemas dan sedikit pusing, tapi dia tidak ingin membuat yang lainnya kecewa kalau sampai Andika membatalkan liburannya hanya karena dirinya sedang tidak enak badan.
"Ya sudah, tapi kalau nanti kamu merasa tidak enak badan bilang pada mas ya"
"Iya mas, kalau gitu kita berangkat sekarang saja yuk!" Tasya mengambil tasnya di atas tempat tidur dan membawa Andika keluar dari kamar untuk berkumpul di depan apartemen, walaupun Andika belum memberikan jawabannya.
...****************...
Saat ini mereka semua sudah berada di perjalanan, mereka menggunakan dua mobil dan berhubung Tata ingin ikut mobil Andika dan juga Tasya jadinya di mobil yang satunya hanya ada Rara, Mario, dan Salsa saja.
Setelah mereka sudah lumayan jauh dari apartemen dan sudah menempuh perjalanan setengah jam, tiba-tiba saja Tasya merasa mual dan membuat Andika mau tidak mau harus berhenti di pinggir jalan.
__ADS_1
Tasya tidak henti-hentinya mengeluarkan makanan yang dia makan dari dalam perutnya, melihat Tasya seperti itu Andika langsung memutuskan untuk menghentikan perjalanan mereka karena ingin membawa Tasya ke rumah sakit.
Awalnya Tasya bersikeras tetap ingin melanjutkan perjalanan mereka, tapi baik Andika ataupun yang lainnya tidak menyetujui keinginan Tasya dan tetap ingin membawa Tasya pergi ke rumah sakit walaupun Tasya menolaknya.