Mencoba Tegar

Mencoba Tegar
bab 14


__ADS_3

setelah Rani berjalan menjauh,Tyo pun bergegas ke toilet dimana Sisi berada.dengan waktu yang bersaan Sisi keluar dari toilet.


setelah keluar ia berjalan menyusuri lorong toilet.ia membeku seketika,orang yang ingin ia hindari ada dihadapannya,berdiri menyender didinding dengan kedua tangan dimasukkan kedalam kantong celana yang ia pakai.Sisi menghela nafas lalu ia kembali berjalan.dengan sikap yang acuh.ia berjalan melewati Tyo,dengan cepat Tyo mencengkram lengannya.


"aww.."ia meringis.


"Udah berpaa bulan,Lo?tanya Tyo langsung to the point


"bukan urusan Lo!!!jawab Sisi sarkas.sambil berusaha melepaskan cengkraman tangan Tyo.


"tapi itu anak gue,gue berhak tahu"


Sisi tersenyum "anak Lo udah gue gugurin sesuai sama kemauan Lo" ia berbohong.karna ia tidak ingin berurusan dengan orang yang sudah menghina dan menginjak -injak harga dirinya.apalagi ia tidak menginginkan bayi ini.hasil dari perbuatannya."ini anak gue sama suami gue"lanjutnya berbohong.


"Lo nggak usah bohongin gue"ucap Tyo


"maaf gue harus balik,gue lagi ditunggu sama suami gue" ucapnya mencoba menghindar.karna berlama-lama bertatap muka dengan Tyo membuatnya teringat perbuatannya yang biadab itu.dan membuka luka di hati akan kata-katanya yang tidak menginginkan anak ini.

__ADS_1


akhirnya ia bisa melepaskan cengkraman tangan Tyo.ia pun bergegas berjalan meninggalkan Tyo yang masih menatap keprgian Sisi.


handphone Tyo berbunyi....


"halo yank,kamu dimana.lama banget sih ketoiletnya?"suara Rani dari seberang sana.


"iya,iya.ini udah kok.lagi berjalan menuju parkir ni"jawab Tyo berbohong,padahal ia masih berada di lorong toilet.


"ya udah aku tunggu ya"


"arrrghhhhhh,Si kenapa si Lo,udah tahu keadaan kayak ini Lo masih jual mahal ama gue"ucapnya sambil mengusap wajahnya kasar.lalu ia pun berjalan menuju keparkiran.


setelah masuk mobil...


"sory ya,aku lama habisnya toiletnya ramè"sambil mengusap kepala sang kekasih.


”ia"jawab sang kekasih sambil tersenyum.kita jadi kehotel kan yank,tadi kamu bilang lagi pengen.ni liat aku udah kenceng banget nih,sambil menonjolkan buah dadanya.udah nggak tahan yank" rengekny manja.

__ADS_1


"kamu tu ya...bisa aja"jawab Tyo sambil mencubit hidung sang kekasih.


dilain tempat...


"kenapa dadaku sesak sekali,ucap Sisi.


"sepertinya aku harus pergi dari kota ini,aku tidak mau lagi melihat Tyo,aku tidak mau suatu saat Tyo akan merebut anak ini dariku"bathinnya.


setelah ia sampai dirumah ia langsung membersihkan diri.lalu beristirahat,bathinnya berkecamuk.


"aku harus cepat aku tidak ingin Tyo datang menemuiku.sebaiknya aku harus pindah kekota lain” ia pun mencari-cari tempat tinggal yang baru di kota J,diinternet.setelah lama ia mencari,akhirnya ia mendapatkannya.lalu ia menghubungi nomor yang tertera di sana,pemilik rumah yang akan ia tempati.setelah itu ia berkemas.ia pun selesai.ia ingin ke toko kueny untuk membicarakan perihal kepindahannya kepada kedua karyawannya.sebelum pergi ia sholat ashar terlebih dahulu karna memang sudah masuk waktunya sholat.


masih didalam mobil Tyo.


”kita kerumah kamu aja beb,kan orang tua kamu juga lagi nggak ada kan? tawar Tyo


berpikir sejenak"kayaknya boleh juga tuh,bosen juga ya Yank dihotel mulu"jawab Rani.kekasih Tyo.

__ADS_1


__ADS_2