Mencoba Tegar

Mencoba Tegar
bab 16


__ADS_3

setelah beberapa jam,akhirnya ia sampai dikota J.karena ini pertama kalinya ia menginjakkan kaki di kota ini,akhirnya ia hanya mengandalkan Google map.ia menunggu kedatangan taksi online yang akan mengantarkan ia ke tempat tujuan,rumah kontrakkan yang akan ia tempati.karena hari masih menunjukkan pukul 03.00 menjelang subuh,ia sedikit kesulitan mencari taksi.karna belum banyak beroperasi di jam segini.


"apa aku harus tunggu sampek pagi aja ya? gumamnya dalam hati.


"lagian kalo didalam taksi sendirian di jam segini aku takut,apalagi aku nggak tau apa-apa di kota ini.ia ngomong sendiri.


tanpa disadarinya ada sepasang mata yang mengawasi kegundahannya.ia tersenyum.


"sepertinya ia baru disini,kalo aku hampiri dia takut nggak ya? lagian Radit belom datang.gumamnya dalam hati.


"permisi,lagi nunggu jemputan ya.tanya seorang pria.


Sisi hanya diam mengawasi,lalu ia memalingkan wajahnya ke lain arah.ia takut,karena ia sendiri disini,bisa saja kan orang yang ada didepannya saat ini adalah orang jahat,begitu pikirnya.


"saya Saka,Pusaka.ia mencoba mengenalkan dirinya sambil mengulurkan tangan berharap wanita yang ada dihadapannya menyambut niat baiknya.


tapi Sisi tetap diam tidak sedikitpun ia menampakan wajah ramahnya,meskipun ia akui orang yang dihadapannya ini sangatlah tampan.hidung mancung,alis tebal.mata sedikit sendu.bibirnya sensual.tapi itu tidak dapat menarik perhatiannya sama sekali.


"maaf kalo saya mengganggu.Saka kembali berbicara.ia heran kenapa wanita ini tidak tertarik dengannya.sedangkan wanita-wanita lain mungkin tidak berpikir dua kali untuk menyambut tangannya.


"saya juga lagi menunggu jemputan.kalo anda mau ikut bareng saya....? mengehentikan sejenak."boleh,lagian di jam segini taksi belom beroperasi.nanti saya antar kamu ketempat tujuan kamu" Saka mencoba menawarkan.

__ADS_1


Sisi hanya mengernyitkan dahi.ia tidak percaya dizaman sekarang masih ada orang yang baik menawarkan tumpangan,kalo tidak ada niat terselubung.pikirnya.


"kamu tenang aja,aku nggak bakalan ngapa-ngapain kamu kok.sambil tersenyum.seakan tau apa yang dipikirkan wanita yang ada dihadapannya.


"ini kartu nama saya.kalo memang saya macam-macam kamu boleh mencari atau melaporkan saya.ucapnya lagi.


Sisi menatap kartu nama yang disodorkan Saka dihadapnnya,ia diam lalu tangannya bergerak mengambil kartu nama itu.


"PUSAKA KUSUMA WIJAYA.bacanya dalam hati.


ia tidak melihat embel-embel yang lain hanya nama yang ia baca.


lalu ia menjullurkan tangannya”Sisi,sambil tersenyum.


"kamu mau kemana? saya perhatikan kamu sepertinya bukan orang sini.kelihatan dari kegundahan kamu"tanyanya


"emang keliatan ya,Om? ia balik tanya.


Saka mengernyitkan dahi,akhirnya ia tertawa. "emang saya kayak Om-Om ya? bukanya menjawab malah balik nanya.


"emang usia kamu berapa? tanya nya lagi.

__ADS_1


"18 tahun"jawabnya pelan.


"kamu masih muda,udah nikah? tanya Saka


Sisi hanya diam tak ingin menjawab pertanyaan Saka.


seakan tahu apa yang Sisi pikirkan,akhirnya Saka tidak melanjutkan pertanyaannya.


"tuh,jemputan saya datang.menunjuk asistennya yang datang mendekat.


"Dit,tolong bawa in ya tas nya Sisi.menunjuk tas koper yang dipegang Sisi.


"baik pak,jawab Radit.


"eh..nggak usah,nggak usah saya bisa bawa sendiri kok.menolak tawaran Saka.


"nggak papa mbak,lagian mbaknya lagi hamil.biar saya saja yang bawa.ujar Radit.


Sisi hanya diam mengawasi kopernya dibawa Radit,asisiten Saka yang baru dikenalnya.


"ayo buruan,,kok malah bengong.ucap Saka

__ADS_1


Sisi hanya tersenyum mengikuti langkah Saka,menuju mobilnya.


__ADS_2