
Rani sibuk mencari-cari buku catatan tentang data-data teman sekelasnya,diantara buku-buku pelajaran yang belum sempat ia rapikan.
sebenarnya Rani anak yang baik.tutur katanya lembut,hanya saja sedikit sombong,karena ia berasal dari orang tua yang kaya,salah satu orang yang mempunyai kekuasaan dikota ini.
sebenarnya ia tidak mempermasalahkan Sisi sebagai anak orang biasa-biasa saja,hanya karena Sisi selalu berurusan dengan Tyo,yang membuatnya memusuhi Sisi.karena sejak lama ia sudah sangat menyukai Tyo.ia tidak suka kedatangan Sisi disekolah ini,membuat perhatian Tyo sedikit tertuju padanya.
"nah ini dia...ucap Rani
Tyo hanya melirik.tidak tertarik apa yang dilakukan kekasihnya.
"sudah semua ni,udah aku masukin ke group.bicara sendiri.Tyo hanya sibuk dengan ponselnya.
"oh iya,yank apakah Sisi kita ajak juga?
"terserah.menjawab tanpa melihat.
__ADS_1
"tapi tempo hari saat di kafe dia sendiri yang keluar dari group.masa' iya sih diundang lagi? gumam Rani.Tyo hanya diam tidak merespon.
"Imelda Sisi Chandra.gumam Rani pelan hampir tak bersuara,hanya masih bisa terdengar di telinga Tyo.
"apa,siapa kamu bilang tadi? bertanya mencoba meyakinkan pendengaranya.kalau ia tidak salah dengar.
"Sisi,yank....nama panjangnya Imelda Sisi Chandra.nih menyodorkan buku berisi data-data teman sekelasnya.
Tyo diam membeku,seakan tenggorokkannya tercekat.sesak yang ia rasakan.ia membaca data-data Sisi,disana tertempel foto ukuran 3x4 memakai seragam sekolah lengkap dengan hijabmya.tertera juga nomor ponselnya.dengan cepat ia mengingatnya.supaya Rani tidak curiga.lalu ia berjalan kekamar mandi.
"kekamar mandi,bentar doank.jawabnya.
setelah masuk,lalu mengunci pintu,dengan cepat ia memasukkan nomor Sisi ke ponselnya.takut lupa.setelah selesai ia mencuci wajahnya.lalu keluar.dengan berpura-pura sedang menerima panggilan.
"iya Ma...bentar , ini lagi mau pulang ,udah ya Tyo tutup telponnya.pura-pura sedang menerima telepon dari mamanya yang menyuruhnya cepat pulang.
__ADS_1
"kenapa yank?
"mama nelpon,suruh aku pulang.aku pulang ya? ucap Tyo.segera ia mengambil jaket yang ia letakkan disandaran kursi meja belajar Rani.setelah memakai jaket,ia mendekati Rani yang masih betah duduk selonjoran di lantai kamar.
"aku pulang ya? sambil mengusap kepala sang kekasih yang ntah ia sendiri tidak tau apakah ia mencintainya atau hanya sebagai pelampiasan saja.Rani hanya menganggukkan kepala.
setelah Tyo mendekati pintu dan menarik handle pintu.
"nanti call aku,ya Yank? love you.ucapnya pada Tyo.
Tyo tidak menjawabnya.ia hanya mengacungkan jarinya,jari telunjuk dan jari jempol terkait membentuk huruf O.yang berarti Ok.setelah itu ia benar-benar keluar dari kamar Rani.
Rani masih berada dikamar setelah kepergian Tyo.hari ini ia ingin beristirahat.rasanya badannya pegal semua.
sedangkan Tyo,ia sendiri bingung harus kemana,pulang kerumah atau menemui Sisi dirumahnya.ia benar-benar kacau.selama ini ia tidak tahu bahwa Sisi adalah sahabat kecilnya dulu,yang beberapa bulan ini ia cari.yang katanya ia menetap di kota yang sama dengan dirinya,apalagi kedua orang tuanya sudah meninggal dunia.betapa menyesal dirinya karena selama ini ia telah memperlakukannya semena-mena.cacian demi cacian selalu ia lontarkan kepadanya.apalagi ia telah menghancurkan hidupnya,kesuciannya.
__ADS_1