Mencoba Tegar

Mencoba Tegar
bab 52


__ADS_3

ceklek.....pintu terbuka."eh tuan Saka.Mari masuk,Ibu ada didalam.Sebentar nanti saya panggilkan"Ucap bibi,ARTnya Sisi.ia menawarkan Saka masuk.Dia bermaksud mau pulang,waktu sudah menunjukkan pukul 22:00 malam.Biasanya ia tidak pernah pulang selarut ini,tapi karena ia kasihan melihat majikannya seperti sedang capek,jadi ia membantu mengerjakan pekerjaan rumah,sedangkan Sisi menemani Shakeel bermain.Setelah Shakeel tidur,Sisi hendak membersihkan dirinya.sedangkn ia hendak pulang,eh suara pintu diketuk,jadi ia membukakan pintu.


"silakan duduk,sebentar bibi buatkan minum" ucap bibi,dan berjalan menuju dapur,namun dengan cepat Saka menolaknya.


"tidak usah bi,saya cuma sebentar.Sisi nggak usah dipanggil bi,biar nanti saya callme"ucap Saka.


"Baiklah,kalau begitu bibi permisi pulang"Bibi berucap dan melangkahkan kakinya,tak lupa ia mencabut kunci yang tercantel dipintu dan membawanya pulang.Sisi sudah mempercayakan dirinya untuk menjaga rumahnya.karena jarak rumah Sisi dan rumahnya tidak jauh,rumah bibi terletak dibelakang rumah Sisi,hanya melewati beberapa rumah.Sisi orangnya sederhana,rumahnya memang besar,tapi ia mencari rumah ditengah tengah perkampungan,ia tidak memilih tinggal dikomplek elite,ia berfikir tinggal dikomplek elit tidak bersosialisasi,mereka semuanya sibuk sendiri,dan Sisi tidak ingin seperti itu,ia ingin anaknya hidup seperti dirinya dulu,yang banyak teman,tidak saling memebedakan.Ya...begitulah Sisi,sederhana bukan.

__ADS_1


Dirasa bibi sudah jauh,Saka menutup pintu dan melangkah mendekati kamar Sisi.Pelan pelan ia membuka handle pintu dan menutup kembali pintu itu.Ia melihat sekeliling kamar tampak kosong,terdengar suara air dari kamar mandi,ia yakin pasti Sisi sedang mandi.ia duduk di sofa.matanya tak lepas dari kamar mandi.Tiba tiba...


Sisi keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk,ia tidak menyadari bahwa didalam kamarnya duduk seorang lelaki.Ia berjalan santai menuju lemari pakaian,mengambil daster rumahannya,dan akan memakainy.Ketika ia memabalikkan badan,tiba tiba Saka sudah ada dihadapannya,memandanginya dengan tatapan liar,refleks ia langsung menutup pundaknya menggunakan daster yang ia ambil tadi.


"sedang apa kau disini? ucap Sisi,wajahnya pucat,ia memundurkan langkahnya.Teringat kembali peristiwa 6 tahun yang silam.


"aku ingin membicarakan yang tadi"Saka berucap tanpa beban,ia memajukan langkahnya.

__ADS_1


"kenapa,kamu takut? takut aku apain,hem?,ayolah Si,aku tau kamu menyukai aku kan?aku mohon jadilah istri aku" ucap Saka.


"keluar!! aku bilang keluar,kita bicarakan ini baik baik,bukan seperti ini"Sisi menundukkan kepalanya,air matanya mengalir,sungguh ia benar benar takut saat ini,ia takut Saka berbuat yang tidak tidak apalagi saat ini tercium bau alkohol dari mulut Saka.


Tapi Saka tidak menyerah dan tidak mendengar perkataan Sisi,ia semakin memajukan langkahnya,ia merengkuh pundak Sisi dengan kedua tanganya.Sisi semakin ketakutan ia mencoba memohon,tapi Saka tak melepaskan malahan ia semakin memajukan tubuhnya,Ia melihat pundak Sisi yang putih bersih.paha yang mulus licin, Sial...ternyata Sisi lebih cantik dari Angel,tubuhnya seksi sekali, mungkin faktor mempunyai anak,dada dan pinggulnya semakin menggoda.Saka menelan ludahnnya,ia terus memandangi keseluruhan yang ada pada Sisi.permohonann Sisi tak dihiraukannya.


Lalu jarinya menlusuri seluruh wajah Sisi hingga kepundak.

__ADS_1


"Aku ingin kau jadi milikku,Si.Aku tidak ingin kau kembali ke pria itu,ayah Shakeel,aku tidak rela.kau hanya boleh menjadi milikku,milik Saka.Aku akan melakukan apapun untukmu"Saka berucap tetapi jarinya semakin liar.dan hampir mengenai dua aset berharga Sisi,dengan cepat Sisi menepis tangan Saka.


Sisi menggeleng gelengkan kepalanya."tapi bukan seperti ini,aku minta kamu keluar,sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan"


__ADS_2