
Dikota J......
sedangkan orang yang dicari sedang tidur-tiduran diatas kasur empuk.didalam rumahnya orang kaya,Sisi.
"ah tiduran bentar nggak papa kali ya? gumamnya.
sedangkan didapur.
"Ana,apakah Saka udah sampek rumah? tanya nyonya pemilik rumah kepada asisitennya Ana.
"semalam saya nggak bisa sambut dia pulang,karena kepala saya sedikit pusing.ucapnya lagi.
"sudah nyonya.den Saka masih dikamarnya" jawab Ana.
tak...tak...tak...suara sepatu orang berjalan menuruni tangga.
"pagi Bu.sapa Saka sambil mencium pipi sang ibu.
"ibu udah bangun,katanya ibu kurang sehat,apakah ibu sudah sarapan? tanya nya beruntun.
si ibu hanya tersenyum melihat perhatian puteranya kepada dirinya.
"udah agak mendingan,hanya sedikit pusing.
__ADS_1
"ayo bu kita sarapan,ibu pasti belum sarapan.oh..iya bi,apakah Sisi udah bangun? lanjutnya bertanya kepada asistennya.
sang ibu hanya mengernyitkan dahi.tak mengerti apa yang dibicarakannya.
"oh itu den,non Sisi bilang ia mau istirahat dulu.jawabnya sambil menundukkan kepala.
"ya sudah bi,biarkan dia beristirahat.ucap Tyo,yang hanya dianggukkan kepala oleh asistennya tanda mengiyakan.
karena penasaran akhirnya sang ibu bersuara."siapa Sisi? ia menatap puteranya
Saka tersenyum."nanti aja ya bu,ceritanya.nanti Saka ceritain ke ibu.saat ini Saka harus buru-buru kekantor karena ada janji sama klien.udah ayo ini habiskan sarapanya,minum obat lalu ibu istirahat ya?ucapnya sayang.karena memang kenyataannya Saka sangat menyayangi ibunya,orang tua tinggal satu-satunya.karena ayahnya meninggal saat ia masih duduk dibangku kuliah akibat sakit jantung yang dideritanya.
"ya udah,ya bu,Saka berangkat dulu.sambil mencium pipi ibunya kembali.
"An,coba jelaskan pada saya,siapa Sisi yang dimaksud Saka tadi? tanyanya penasaran.
"semalam den Saka pulang membawa perempuan yang sedang hamil,namanya Sisi.sekarang ia sedang berada dikamar tamu.jawab Ana menjelaskan.
"hamil? tanya ibu Saka
"iya Nya,hamil,perempuan itu sedang hamil.
"coba kamu panggilkan saya ingin bertemu.
__ADS_1
lalu Ana berjalan menuju kamar tamu,belum sempat ia mengetuk pintu,pintu itu sudah terbuka.
"eh bi Ana,maaf ya bi saya bangun kesiangan.ucap Sisi
Tak menjawab ucapan Sisi.Ana lalu bicara."non Sisi ditunggu Nyonya di meja makan.
"Nyonya? Sisi mengernyitkan dahi.
"iya non,ibunya den Saka.
"oh..tak bersuara.
Sisi mengikuti langkah Bi Ana dari belakang,ia membayangkan seperti apa ibuknya Saka,seperti nenek lampir kah?atau seperti peri didongeng-dongeng?.setelah sampai dimeja makan.Sisi hanya menunduk,takut menatap Nyonya rumah ini,yang tak lain ibunya Saka.
"kamu Sisi? tanya ibu Saka.ia melihat Sisi dari ujung kaki sampai ujung kepala.
"iya Nya.jawabnya gugup,takut.
"kamu kenal Saka dimana,ada hubungan apa kamu dengan Saka? tanyanya lagi,tapi kali ini bertanya dengan nada lembut.tak lupa tersenyum.
akhirnya Sisi pun tidak setakut tadi..
"dibandara Nya,saya sedang menunggu taksi tapi Saka menawarkan saya tumpangan,saya sudah menolak tetapi ia memaksa saya agar ikut dengannya,mungkin Saka kasihan melihat saya sedang hamil sendirian.Sisi mencoba menjelaskan .
__ADS_1
"tapi nanti saya akan pergi,kekontrakkan saya Nya.ucapnya lagi.