Mencoba Tegar

Mencoba Tegar
bab 41


__ADS_3

Sisi melihat sekilas kedatangan Saka didalam kamarnya,dan memperhatikan kegiatannya.ia tersenyum,lalu fokus lagi ke Shakeel.


setelah selesai.


"kamu pulang ngantor?"tanyanya seraya mengangkat bayinya dan memggendongnya.


"he'e,"menganggukkan kepalanya pelan.


Saka memperhatikan barang-barang pemberiannya untuk bayinya masih terbungkus rapi.ada rasa kecewa dihatinya.


Saka keluar kamar mengikuti langkah kaki Sisi.ia mendudukan bokongnya dikursi tamu.


ia memperhatikan Sisi,yang duduk dihadapannya masih fokus sama puteranya.


"eehemm...Saka berdehem memecahkan keheningan diantara keduanya.dan terbukti usahanya mengalihkan pandangan Sisi kearahnya.


"bentar ya,aku bikini kamu minum"ia beranjak kekamar meletakkan puteranya diatas kasur,karena sudah terlelap tidur digendongannya.lalu ia kembali keluar menuju dapur.

__ADS_1


"ni...meletakkan segelas teh diatas meja.


"makasih"jawabnya.


lalu mereka diam.Saka bingung harus mulai dari mana.


"aku denger,Angel udah pulang?"akhirnya Sisi memulai.dengan suara pelan takut jagoannya bangun.


"udah"jawab Saka,sebenarnya ia malas membahas Angel.ia ingin membahas dirinya dan Sisi saja.


"kamu sakit? tanya Sisi


"sedikit pusing"jawabnya dan menyandarkan tubuhnya ke sandaran kursi dan memejamkan matanya.benar memang dirinya sedikit pusing,semalaman ia tak tidur,tidur menjelang subuh,lalu bangun untuk mengantarkan Angel ke bandara,kemudian langsung kekantor.dari kantor langsung kesini,kerumah Sisi,ia rindu pada gadis ini.


"kenapa nggak langsung pulang,istirahat"ucap Sisi.yang melihat guratan kelelahan dimata Saka,hingga terdapat lingkaran hitam dimatanya.


"aku kangen kamu,Si" mengembuskan nafas pelan.masih dengan mata terpejam.

__ADS_1


Sisi hanya tersenyum,ia sendiri tak mengerti haruskah ia senang mendengar ucapan Saka.


"ngaco' kamu"lalu ia berdiri meninggalkan Saka yang masih terpejam.ia berjalan menuju dapur untuk membereskan sedikit sisa piring kotor,karena besok hari libur jadi asistennya disuruh libur juga.ia sedang mencuci piring di wastafel,mumpung puteranya tidur,jadi ia harus cepat.tiba-tiba ia merasa ada tangan yang melingkar di pinggangnya.


Saka berjalan pelan kearah dapur,ia melihat Sisi sedang mencuci piring,ia mendekat lalu melingkarkan tangannya ke pinggang wanita yang membuatnya kangen ini,ia menyesap wangi minyak telon bayi.enak ia suka.


Sisi diam sejenak,memejamkan matanya .pikirannya kembali dimana Tyo mendatanginya kedapur,dan terjadilah pemerkosaan itu.ketika ia tersadar.ia langsung melepaskan tangan Saka dari pinggangnya dengan kasar.ia menatap tajam kearah Saka,tatapan tidak suka.lalu ia berjalan cepat meninggalkan Saka yang masih berdiri terpaku ditempatnya.ia masuk kedalam kamar dan menutup pintunya dengan keras dan menguncinya.bantingan pintu membuat bayinya sedikit bergerak lalu tidur lagi.


Saka mengetuk pintu kamar dan memanggil namanya.


"Si,aku mohon maafin aku Si,aku nggak bermaksud nyakiti kamu"


Sisi tak menjawab...ia tau Saka menyukainya.bisa saja ia menerima perlakuan Saka seperti tadi,tapi ia bukanlah wanita bodoh.ia bukanlah perempuan perusak hubungan orang lain,yang ia tau saat ini Saka sudah kembali dengan cinta pertamanya,Angel.seorang lelaki apabila sudah mencari orang ketiga didalam hubungan,pasti akan ada yang ke empat,ke lima,dan seterusnya.lelaki seperti itu tidak akan pernah puas akan satu tubuh wanita saja,dan itu ada pada Saka"pikirnya.


jelas -jelas hubungannya sudah seperti itu sama Angel,masih saja mencari yang lain.Sisi tidak percaya Saka dan Angel pacaran nggak ngapa-ngapain,jelas sekali nampak bekas kecupan Saka dileher Angel,waktu mereka datang menjenguknya dirumah sakit.ntah Angel nggak tau,atau memang sengaja menunjukkan betapa hebatnya percintaan mereka.Cihhh...."bathin Sisi.


"tak tau malu!!" ucap Sisi pelan.

__ADS_1


__ADS_2