Mencoba Tegar

Mencoba Tegar
bab 35


__ADS_3

Saka telah sampai dirumah sakit,tempat Sisi dirawat.


"siapa yang masuk rumah sakit,Ka? tanya Angel bingung.tetapi tangannya tetap bergelayut manja dilengan kokoh Saka.


setelah melewati lorong rumah sakit,akhirnya ia melihat Radit sedang duduk memainkan poselnya didepan pintu kamar,yang ia rasa pasti kamarnya Sisi.


Radit mendengar suara sepatu seseorang,lalu mendongakkan kepalanya,lalu ia berdiri .


"dimana Sisi" tanya Saka antusias


"didalam"jawabnya seraya membuka pintu kamar.terlihatlah Sisi sedang menciumi puteranya dalam gendongannya.


Sisi mengalihkan pandangannya.dan mengernyitkan dahinya,karena ia melihat seseorang bergelayut manja dilengan Saka,yang mengingatkannya pada Tyo dan Rani.ia mencoba tersenyum.


"kenapa kamu nggak kasih tahu aku? tanya Saka pada Sisi.


Sisi hanya diam.tak menjawab.lalu ia melirik perempuan disamping Saka.


Saka baru sadar bahwa ia mengajak Angel bersamanya.


"kenalin,ini Angle"ia memeperkenalkan Angel,seakan tahu sorot mata Sisi.


"aku Angel,pacar Saka.ucap Angel mengulurkan tangannya.


Sisi menyambutnya "Sisi" ucapnya pula.

__ADS_1


"bayi kamu laki-laki atau perempuan? Angel yang bertanya.


"laki-laki"jawabnya sambil tersenyum melihat bayinya.


"duh,gantengnya ni baby boy.ucapnya sambil menoel pipi gembul sang bayi."nanti kita juga buat ya,Ka.yang kayak beginian" lanjutnya manja.


Saka hanya tersenyum sambil melihat wajah Sisi. Sisi sendiri tidak menghiraukan mereka,ia hanya fokus menatap bayinya.jadi Saka tidak mengetahui mimik wajah Sisi.


setelah cukup lama mereka berada didalam kamar,Sisi merasa jengah.lalu ia men chat Radit.


[Dit,aku mau istirahat]


Radit menoleh sekilas ke wajah Sisi,tetapi Sisi tidak melihatnya,ia hanya fokus pada anaknya.


Radit menggaruk kepalanya yang tak gatal itu,ia bingung harus bagaimana.akhirnya..chat nya Sisi diteruskannya ke Saka.dan tak lupa ia menambahkan [itu chat dari Sisi] terkirim


ia pun membalasnya


[oke,aku butuh penjelasan kamu,bagaimana kamu tahu nomornya Sisi!!!]


lalu ia berdiri dan mengajak Angel untuk pulang.


"aku pulang ya,Si"ucapnya pelan takut bayinya bangun.Sisi hanya menganggukkan kepalanya.tak ingin bersuara.


"kami pulang ya baby boy"kali ini Angel yang bersuara.sama seperti tadi,Sisi hanya menganggukkan kepala.

__ADS_1


setelah Saka dan Angel pergi,barulah Sisi bisa bernafas lega.dadanya terasa sesak harus berbagai udara seperti tadi.


"kamu nggak papa" rasanya ingin sekali Radit bertanya.melihat Sisi seperti sedang terluka.


"kamu kenapa liatin aku kayak gitu?" tanyanya pada Radit.ia bingung mengapa Radit terus memandangnya.


"aku nggak papa,kok!"seakan tahu apa yang dipikirkan Radit.


"aku pengen makan sate dong,Dit.kamu tolong beliin ya?


"baiklah tuan putri."jawab Radit seraya membungkukkan badannya,dan disambut gelak tawa Sisi.


"berapa porsi".tanya nya


"kamu udah makan belum? Sisi balik tanya.dan Radit menggelengkan kepalanya.


"ya udah,aku satu porsi aja,kalau kamu terserah mau berapa porsi" jawabnya


"eh..tapi kamu loh ,yang bayarin.ucapnya lagi.


Radit melangkah keluar.ia berjalan keluar dari lorong rumah sakit.setelah mendapatkan apa yang diinginkan Sisi,ia kembali.diparkiran rumah sakit ia melihat Saka turun dari mobil,kali ini sendiri tak lagi bersama Angel.Radit terus berjalan seolah ia tak melihat keberadaan Saka.


"Dit"teriaknya.dan Radit menoleh sekilas dan melanjutkan langkahnya.Saka mengejarnya dan menyamai langkahnya.


"kamu beli apaan? tanyanya.yang melihat Radit menenteng kantong.

__ADS_1


"Sate,Sisi ingin makan sate"jawabnya.


Saka terdiam mendengar jawaban Radit.


__ADS_2