
Karena hari ini adalah akhir bulan,dan betepatan libur weekend,semua orang menikmati hari libur dengan bersantai.Tapi tidak dengan Sisi,sekarang ia berada diruanganya,berkutat dengan laptop dan buku keungan cafe restonya.Ia sendiri yang memegang keuangan,bukan berarti ia tidak mempercayai untuk mempekerjakan orang untuk bagian keuangan cafe.Tapi karena ia sendiri tidak ada kerjaan ya lumayankan uang nya bisa ditabung.Sebenarnya dia sudah menginvestasikan sebagian hartanya,untuk keperluan Shakeel nantinya,karena ia tau bahwa manusia tidak selamanya diatas.maka dari itu ia sudah mempersiapkanya sedini mungkin.
Karena dirinya sibuk,jadinya Shakeel bermain ditemani babysiternya.masih tetap dihalaman cafe,Sisi tidak ingin berjauhan dengan puteranya,kemana mana selalu dibawa,selalu berada didekatnya.babysiternya biasanya dirumah mengurus rumah,karena Sisi sibuk,jadinya ia terpaksa mengajak babysiter.Sebenarnya bukan babysiter tapi ART,Sisi tidak mau anaknya diasuh dengan orang lain,jadi ia mempekerjakan ART untuk membantunya mengurus rumahnya,jadi waktunya lebih banyak mengurus Shakeel.
Sesekali ia melihat kearah luar untuk melihat puteranya bermain.Hari ini cafenya sangat ramai.jadi ia harus turun tangan membantu di dapur,walaupun Sisi sudah mempekerjakan chef handal,tapi ia tidak pernah berat tangan,kalau cafe sedang ramai ia ikut membantu.Dan itu sangat membuat senang karyawannya Sisi tidak pernah menganggap karyawannya orang lain,tapi menganggap mereka sebagai keluarga.karena itu semua karyawannya pada betah bekerja padanya.apalagi kalau ada yang booking cafe,makanan yang lebih,disuruh makan sepuasnya,bahkan ada yang membawa pulang untuk keluarganya dirumah.Bos yang baik.heheh.
"nanti kita tutup cepat aja,siapa tau kalian mau refresing.uang kalian sudah saya transfer ya" ucap Sisi pada karyawannya ketika mereka sedang kumpul didapur.
"tapi,nanti malam cafe ada yang booking bu"sela salah satu orang kepercayaan Sisi,masih tetap karyawan,hanya saja Sisi mempercayakannya memegang kunci cafe.
Sisi mengerutkan dahi."kok saya nggak tau ya,kayaknya nggak ada dicatatan kalau ini malam cafe dibooking" kata Sisi
"maaf Bu,saya lupa memberitau ibu,nanti pukul setengah tujuh,orang yang memboking cafe akan datang."jawab karyawannya.
Sisi menganggukan kepala."ya sudah nanti persiapkan semuanya,jangan sampai membuat orang itu kecewa,nanti saya akan membantu.Ya...nggak jadi pulang cepet deh!" kata Sisi dengan mimik muka dibuat seimut mungkin.
__ADS_1
"nggak papa Bu,kan rezeki"kata salah satu karyawannya bicara.
"ya sudah lanjutkan pekerjaan kalian,saya mau menemui putera saya,sudah ada tiga jam saya tidak melihatnya." Sisi berbicara sambil melepaskan celemek yang dipakainya.
Lalu ia berjalan keluar dari dapur menuju taman samping cafe.Ia rindu melihat puteranya.
Shakeel yang melihat kedatangan sang bunda menghampirinya,segera berlari mendekati.
"bunda......." teriaknya.
Dan Sisi menyambutnya dengan kehangatan.
"udah" jawab Shakeel menganggukan kepalanya.
Lalu Sisi melihat kearah ARTnya."bi kebelakang gih,makan.biar Shakeel gantian saya yang jagain.Bibi hanya menganggukan kepala dan berjalan menuju dapur cafe.
__ADS_1
"Bun,ayo kita pulang,Shakeel capek,bosen disini"ucap Shakeel.
"tapi bunda belom bisa pulang sayang,karena nanti malam cafenya kita ada yang mesen,kan sayang rezeki,masak ditolak.Bunda mau bantu bantu tante sama oom yang disini,nanti kalau sudah selesai kita pulang.Kalau Shakeel bosen tiduran aja diruangan Bunda,yuk?" Sisi mencoba membujuk puteranya.
"nggak ah,diruangan Bunda nggak ada kasur.Shakeel mau bobok bun."timpal Shakeel.
Sisi mencoba berfikir...
"gimana kalo Shakeel pulang sama bibi,nanti biar bunda pesenin taksi online.bunda nggak bisa anter kerjaan bunda belum selesai.
"ya udah,nanti kalau kerjaan bunda udah selesai bunda cepat pulang ya?Ucap Shakeel.
Sisi mengusap pucuk kepala Shakeel,sayang.Ia bersyukur diberikan anak yang bisa mengerti pekerjaannya,walaupun diusia Shakeel yang baru lima tahun,tapi ia sudah mengerti.
Bersamaan itu bibi keluar dari arah dapur menuju dimana Sisi dan Shakeel berada.
__ADS_1
"Bi,nanti pulang ya,keliatannya Shakeel capek,kayaknya mau bobok.nanti saya pesenin taksi online aja ya bi.oh iya bi,pokoknya tugas rumah bibi nggak usah kerjai,biar nanti saya yang kerjain.bibi fokus aja sama Shakeel.Jangan disuruh main keluar,kalo ada orang yang mencurigakan cepat hubungi saya,dan jangan lupa pintu dikunci" perintah Sisi.dan hanya diangguki kepala oleh ARTnya.
Maaf,saya disini benar-benar hanya ingin menulis pemikiran saya sendiri.Dan saya tidak mengharapkan apapun.Terima kasih buat yang sudah membaca karya saya.