Mencoba Tegar

Mencoba Tegar
bab 43


__ADS_3

Dikota M...


Tahun ini adalah tahun ke enam Sisi pergi.


Karena desakan orang tuanya,dan orang tua Rani,terutama Rani sendiri yang menginginkan Tyo menikahinya. Akhirnya ia pun menikahi Rani.Dan melupakan Sisi.


"Aku bahagia,yank..Akhirnya kamu nepati kata -katamu nikahin aku" Rani membelai dada bidang Tyo yang sekarang resmi menjadi suaminya.Mereka habis melakukan malam pertama.Tyo merasa biasa-biasa saja dengan malam pertamanya.Karena mereka sudah sering melakukannya sewaktu masih pacaran.


"Aku juga...."balas Tyo mengecup pucuk kepala Rani.


****


Karena ia sudah menikah,Papanya menepati janjinya untuk memberikan perusahaannya kepadanya.Dan disinilah ia sekarang,duduk dikursi kebesaran,yang sering Papanya duduki dulu.Ia sudah cukup memahami tentang menglola perusahaan.Ia sudah belajar banyak tentang bisnis,dan Papanyalah yang terjun langsung mengajarinya.


***


Baru beberapa bulan ia menjabat.Ia berencana mengembangkan perusahaannya dan bekerjasama dengan perusahaan Company Group.Karena kantor pusatnya berada dikota J.Maka mau tidak mau dirinya harus terbang kesana.Karena bos perusahaan itu sendiri yang mengatakan bahwa harus dirinyalah yang datang,tanpa ada perwakilan.Papanya yang mengetahuinya sangat antusias mendukung Tyo.Ia bermaksud mengajak Rani,tetapi Rani tidak bisa karena ia sendiri telah bergabung diperusahaan ayahnya.Jadi,Tyo hanya ditemani sekretarisnya.

__ADS_1


***


Setelah sampai dikota J,ia mencari hotel untuk ia menginap beberapa hari kedepan.


Ia pun beristirahat,karena besok ia harus menemui klien yang akan bekerja sama dengan perusahaannya.


Hari dimana ia akan bertemu dengan kliennya.


"Pak,kita diminta bertemu dengan pak Bimantara disebuah cafe"kata Sekretarisnya.


"Oke.."jawab Tyo.


Tyo turun dari mobil sewaannya dikota J.


ia memasuki cafe tersebut.Ia sempat berhenti didepan cafe dan melihat nama cafe tersebut


S n' S Cafe n' Resto."Cukup bagus" bathinnya.

__ADS_1


Ia melangkah masuk dan melihat interior cafe,nyaman"pikirnya.


Lalu ia mendekati Kliennya.Tyo duduk.Mereka sudah selesai membahas kerja sama mereka,dan sekarang mereka sedang menikamati hidangan dicafe ini.Yang dirasa Tyo sangat enak.Ia menghabiskannya.Masih tampak mereka mengobrol.Dari arah pintu masuk,seorang wanita muda berjalan dengan anggunnya.Penampilannya tidak berlebihan seperti wanita pada umumnya.Ia memakai rok plisket warna army,kemeja putih dan dipadu dengan blezer hitam.memakai hijab segiempat senada dengan roknya..memakai sepatu kets.Amazing untuk seorang bos cafe dengan tampilan biasa -biasa saja.Namun tidak dimata Tyo.Ia terpesona akan kecantikannya.Ia terus memperhatikannya,wanita itu tersenyum ke arah pelayan yang sedang membawa pesanan pelanggan.Pelayan tersenyum kepadanya seraya menundukkan kepala.Mereka sempat berbicara,ntah apa yang dibicarakan.Wanita itu terus berjalan memasuki sisi bagian dalam cafe dan menghilang disana.


"Sisi.....Imel? gumamnya.


"sebentar saya tinggal dulu,saya mau ketoilet."Tyo permisi ke kliennya.


Ia berjalan cepat,agar tidak kehilangan jejak.


Tiba - tiba seseorang menghentikan langkahnya.


"Maaf Pak,yang tidak berkepentingan dilarang masuk.Didalam adalah kantor pak,jadi tidak sembarangan orang yang boleh masuk" seorang pelayan mengingatkannya.


"Saya ingin bertemu wanita yang masuk lewat sini,tadi barusan."kata Tyo.


"Maaf wanita yang mana Pak,karena didalam hanya ada bos kami saja."ucap pelayan itu lagi.

__ADS_1


"Iya,saya ingin menemui bos anda.Sisi bukan?


Pelayan itu mengiyakan,dan memperbolehkannya masuk.Tapi pelayan itu sendiri yang mengantarnya.


__ADS_2