Mencoba Tegar

Mencoba Tegar
bab 51


__ADS_3

Sisi sampai dirumah langsung menemui puteranya yang masih bermain diruang keluarga bersama ARTnya.Ia langsung mendekap puteranya,menciumi tanpa henti diseluruh wajah sang putera.ARTnya hanya melihatnya dengan tersenyum,pikirnya pasti sang majikan amat merindukan anaknya,yang sudah beberapa jam tidak bertemu.kemudian ARTnya berdiri melangkah kedapur untuk membuatkan teh hangat untuk Sisi.Sebenarnya Sisi selalu buat sendiri minuman untuknya.tapi kali ini ARTnya yang membuatnya,ia melihat gurat keletihan diwajah sang majikan.Setelah itu ia kembali keruang keluarga dan meletakkan segelas teh hangat.


"Diminum bu,mumpung masih hangat" ucap ARTnya menawarkan.


Sisi tersenyum menganggukan kepalanya.


"makasih bi,jadi ngerepotin bibi."Udah makan bi? Sisi bertanya.


"sudah Bu.Shakeel juga sudah makan."jawab ARTnya.


Lalu Sisi meraih gelas teh,dan meminumnya.Kemudian ia bermain lagi bersama puteranya.Ia melihat Shakeel bermain selalu mambuatnya tersenyum ia berpikir alangkah bahagia dunia anak anak,tidak ada beban pikiran,yang tahu hanya bermain saja,uh....rasanya ingin sekali kembali ke masa itu.


***


Dicafe tak hentinya karyawannya Sisi meminta maaf kepada Saka.Meraka tidak mengira kalau bosnya akan menolak pesona seorang Saka.


Saka tak bersuara ia hanya diam.Lalu ia pergi menuju club malam,ia ingin merilekskan pikirannya.Ia mengemudi dengan kencang,ia sangat frustasi saat ini.


Disinilah ia sekarang club malam tempatnya dulu selalu mengahabiskan waktunya bersama teman temannya.

__ADS_1


Ia tak berhenti minum.Tiba tiba Radit asisten sekaligus sahabatnya mengahampiri.


"ngapain Lo disini? pasti ujung ujungnya nyusahin gue" Radit berucap kesal.Karena tadi ia berencana untuk beristirahat karena


pekerjaan Saka hari ini hampir keseluruhan dirinya yang mengerjakan,sedangkan Saka melamun senyum senyum sendiri nggak jelas.Hampir saja ia mulai mau mimpi indah,ponselnya bunyi,dan disinilah sekarang ia terdampar.


"gue ditolak Sisi" Ucap Saka


"hah?" Radit menoleh kearah Saka.


"gue ditolak Sisi"Saka mengulang kata katanya.


"Tapi Angel sudah lima tahun nggak pulang kesini.ngapain gue mesti nunggu dia,kali aja disana ia sudah punya yang lain.apalagi sekarang dia nggak virgin lagi,jadi gampanglah ia gonta gonti pasangan"Saka berucap santai.


"tunggu tunggu,Lo tau dari mana dia orang kagak virgin? Radit mengerutkan dahinya .


"ya gue lah yang ngambil tu perawan" masih dalam mode santai Saka berucap.


"wah,,parah Lo.itu anak orang Lo perawanin nggak Lo nikahin.Eh..tapi kok mau aja dia ditidurin Lo,tapi nggak mau dinikahin?.kata Radit.

__ADS_1


"Dia pulang kesini cuma mau ngelepasin perawannya buat gue,katanya dia mau dijodohin sama bokapnya,dia nggak rela perawannya diambil selain gue.Tadinya gue mau tanggung jawab nikahin dia,tapi dia sendiri yang balik lagi kenegaranya.Katanya mau pulang lagi ke sini,tapi ini sudah lima tahun men,lima tahun.Gue nggak tahan,gara gara nyicip tu lubang,beh...nikmat banget.gue pengen lagi,gue maunya sama Sisi,gue mau jadiin dia istri gue,tapi gue ditolak" ucap Saka,lalu ia meneguk minumannya lagi.


Radit tersenyum sinis "ya wajarlah kalau Sisi nolak Lo,sebenarnya Sisi suka sama Lo....."


"tau dari mana Lo,Sisi suka sama gue?" Saka menyela omongan Radit.


"makanya dengerin dulu,maen nyela aja Lo.Dia pernah cerita ke gue,sebenarnya dia suka sama perhatian Lo ke dia,tapi dia nggak PeDe karena saat itu posisinya lagi hamil,terus dia mau ngelihat sampai mana perhatian Lo ke dia.Eh,,,,saat di ngelahirin Lo malah asyik begulet dikasur sama bidadari Lo itu,Angel".Radit berucap kesal.


"kenapa Lo nggak kasih tau gue dari awal,pasti kejadiannya nggak kayak gini" Saka mengusap wajahnya kasar.


"Lo nya aja kegatelan baru aja liat yang licin depan mata langsung aja tegang"balas Radit.


Saka mengusap wajahnya lagi dengan kasar "Arrrgggghhhhh,,,,,,tapi nikmat,Dit,Lo belum aja ngerasain"


"gue nikahin dulu,halal,kan baru enak tu.Udah Lo berhenti minum,ntar Lo mabok nyusahin gue lagi.untung Lo bos gue,kalo bukan....hemmmm gue tinggalin Lo"


Saka berdiri...."gue mau kerumah Sisi"ucapnya lalu melangkah keluar


"Lo minum woi!! ntar Lo apa apain lagi anak orang" Radit berteriak karena suara musik yang keras dan Saka sudah sedikit menjauh darinya.

__ADS_1


__ADS_2