Mencoba Tegar

Mencoba Tegar
bab 20


__ADS_3

Tyo keluar dari rumah Rani.saat ini ia ingin menemui Sisi,ia ingin meminta maaf dan akan bertanggung jawab.urusan Rani,biarlah nanti akan dipikirkannya.begitulah bathinnya.


ia mengemudikan mobil dengan keadaan ngebut,ia ingin cepat sampai.tak peduli sumpah serapah yang ia dapatkan dari pengendara lain.


setelah sampai didepan rumah Sisi,ia turun.lalu ia mendekati rumah bercat abu-abu tua itu,ia terkejut bahwa dipintu rumah terdapat tulisan "Dijual/Dikontrakkan".


ia tertegun tidak percaya,baru kemarin ia bertemu dengan Sisi,tapi hari ini rumah Sisi dalam keadaan kosong.


Diluar pagar seorang ibu-ibu berdiri.


"mau cari kontrakkan,Dek? tanyanya pada Tyo."atau mau membeli rumah ini?lanjutnya.

__ADS_1


Tyo terkejut akan kedatangan ibu-ibu itu,lalu ia menoleh dan membalikan badannya.


"iya bu,yang punya rumahnya kemana ya,Bu? tanyanya.


"udah pindah semalam.kalo adek mau liat-liat dulu,boleh.ini kuncinya ada pada ini saya"menunjukkan kunci yang ada ditangannya.


"rumah ini Dijual atau dikontrakkan beserta isinya loh,Dek.kan lumayan tu"ibu itu menjelaskan."kalo saya ada uang,saya mau kok membelinya,ya itung-itung investasi"lanjutnya.


"iya Bu,boleh.emmm....kalo boleh tau kemana ya Buk,pindahnya yang punya ni rumah? Tyo bertanya,siapa tau ia dapat informasi keberadaan Sisi melalui ibu ini.


"Kalo itu,Sisinya nggak kasih tau.katanya sih mau lahiran di kampung.jawabnya.

__ADS_1


kesian loh Dek,Sisi itu korban pemerkosaan.padahal anaknya baik nggak neko-neko.ibu itu menjelaskan.ia jadi teringat saat ia membuly Sisi akan kehamilannya diluar nikah.


Tyo hanya diam."kesian Sisi,pasti ia sangat terpukul atas kehamilan yang tak ia inginkan ini,maafkan aku,Si" bathinnya.


ceklek......


pintu terbuka."mari masuk Dek,liat sendiri aja ya,ibu tinggal dulu,tadi ibu lagi masak.


"iya bu.jawab Tyo mengganggukkan kepala.ia masuk kedalam rumah,ia melihat dapur tempat Sisi selalu membuat kue disana.ia teringat betapa cantik dan seksinya Sisi pada malam itu,tanpa menggunakan hijab rambut digelung memperlihatkan leher putih jenjangnya,yang membuat dirinya terbakar nafsu birahi ingin ******* habis Sisi.


"arrrgghh.....ia mengusap kasar wajahnya.betapa biadapnya ia pada malam itu.lalu ia melangkah kekamar,dimana ia menghempaskan tubuh mungil,padat berisi Sisi ke tempat tidur.ia teringat pergulatan ia dan Sisi,dimana ia orang pertama yang mengambil kesuciannya,ia sangat bernafsu pada malam itu,perlawanan dan permohonan Sisi tak ia hiraukan.ia melakukannya dengan berulang-ulang,ia tak peduli tangisan air mata yang Sisi keluarkan.dipandanginya kasur itu dimana tubuh Sisi meringkuk tak berdaya,tak ada rasa kasihan atau simpati di hatinya pada saat itu.ia seperti singa yang kelaparan.ia pun tak mengerti mengapa tubuh Sisi bisa membuatnya menginginkan lebih..lagi lagi dan lagi.seolah-olah tubuh Sisi adalah magnet yang menariknya untuk melakukannnya berulang- ulang.dan hasil perbuatannya Sisi hamil,benih yang ia semai ke rahimnya.

__ADS_1


"maafkan aku,Si.kamu dimana,Si?mengapa kau tidak bilang padaku kalau kau itu Imel..kalau aku tahu kau Imel,nggak akan kayak gini,Si keadaannya"ucapnya sendiri.matanya sudah memerah.dadanya sesak seakan ada benda besar yang masuk ketenggorokannya,sakit.


__ADS_2