Mencoba Tegar

Mencoba Tegar
bab 3


__ADS_3

Akhirnya sesuatu yang harus ia jaga dan pertahankan hancur sudah,ia merasa dunianya hancur,sehancur-hancurnya.ia pura-pura terpejam,meskipun dadanya sesak karena ia tak mau melihat Tyo yang terbaring disampingnya krna kelelahan krna perbuatannya yang berulang-ulang membenamkan miliknya ke dalam inti tubuhnya.ia pasrah.


Tak berapa lama ia pun bangun,memakai kembali pakaiannya yang berserakan dan mengenakannya kembali,diperhatikannya tubuh mungil itu meringkuk.ditutupi tubuh itu dengan selimut yang ia lempar ke lantai.


dipandanginya wajah cantik itu,sambil tersenyum puas ia menyeringai."rasain Lo siapa juga yang nyuruh Lo jual mahal sama gue"Tyo berucap.tak ada sedikitpun penyesalan diwajahnya.


Setelah terdengar suara motor menjauh,barulah ia bangun dari tempat tidurnya,sambil memandangi kamarnya yang berantakan.dilihatnya jam dinding menunjukan pukul 03.00 malam menjelang subuh.ia mandi membersihkan seluruh tubuhnya.bagian-bagian yang disentuh oleh tangan kotor itu pun digosok-gosoknya hingga kemerahan dikulit putihnya.setelah mandi ia berwudhu,dan menjalankan sholat tobat,ya ia ingin bersimpuh dihadapan Sang Penguasa Dunia ini.

__ADS_1


Ya Allah...dosa apa yang aku lakukan hingga aku mendapatkan ujian seberat ini.ya Allah..apabila ini teguran yang telah Engkau takdir kan kepada hamba. maka sudahilah teguran ini ya Allah..bukakan pintu hatinya yang telah merusak kehormatan ku.sadarkan ia bahwa ini salah.ya Allah ampunilah dosa hamba..sesungguhnya hamba benar-benar bertobat.amin. tak lupa ia mendoakan kedua orang tuanya.


"Aku harus kuat,setelah selesai sholat ia pun membersihkan kekacauan yang dibuat Tyo.sambil menunggu azan subuh..dan menyudahi kue yang telah dibuatnya.memasukannya ke wadah kue.ia berencana hari ini tidak menitip dagangannya kewarung,ia akan membagikan kue-kueny ke anak-anak diluar sana.


Matahari pun mulai menampakan dirinya."bismillah"ucapnya.


Dilain tempat,Tyo berusaha memejamkan matanya,setelah pergi dari rumah sisi ia tidak langsung pulang,ia menginap di hotel milik ayahnya untuk menenangkan dirinya.ternyata sampek matahari terbit ia tidak dapat memejamkan matanya.akhirnya ia memutuskan keluar dari hotel dan mencari sarapan serta kopi,karna dari semalam perutnya belum terisi apapun.sambil menyusuri jalanan,tidak sengaja ia melihat sosok wanita yang telah ia renggut paksa kesuciannya."hebat juga dia ,apa tidak sakit tu selangk***an gue obrak abrik semalam,bisa jalan seperti itu"gumamnya sambil membayangkan pergumulannya dengan sisi,ntah kenapa tubuhny sisi seperti magnet merespon miliknya untuk terus menegang.

__ADS_1


ia melihat sisi sedang membagikan kue buatannya tanpa berkedip.


"adek mau kue"tawar sisi pada anak-anak jalanan itu. "kami gak ada uang kak"jawab salah satu dari mereka dengan menggelengkan kepala.


"kakak gak nyuruh beli,kakak mau kasih,mau?"sisi berucap. "mau dong kak"jawab mereka serempak.nampak raut bahagia diwajah mereka.memang pagi ini perut mereka belum terisi apapun.


"makasih kak"ujar mereka serempak,setelah menerima kue pemberian sisi. "sama-sama"jawab sisi sambil mengusap kepala salah satu anak-anak itu.

__ADS_1


"kesian anak-anak itu.semoga Allah melindungi kalian,terima kasih Ya Allah ternyata kehidupanku lebih baik dari mereka"ucapnya dalam hati.tanpa ia sadari sepasang mata terus mengawasi dirinya.


__ADS_2