Mencoba Tegar

Mencoba Tegar
bab 58


__ADS_3

Sayup terdengar orang orang berbicara.Sisi membuka matanya perlahan,masih dalam keadaan kepala tertunduk,wajahnya menyentuh telapak tangan Shakeel sebagai bantal.Ia tidak sadar karena asyiknya menangis ia sampai tertidur.Sisi mengerjabkan matanya,ia mengangkat kepalanya,melihat suara siapa yang didengarnya.Ia terkejut melihat sosok perempuan setengah baya menatapnya dengan penuh kasih.Walaupun sudah nampak kerutan diwajahnya,namun wanita ini masih terlihat cantik.Sisi masih mengingatnya dan mengenalnya,ya dia adalah mamanya Tyo.Ia tidak menyangka Tyo akan memberitau orang tuanya mengenai dirinya dan Shakeel.Bukan hanya mamanya Tyo yang ada diruangan Shakeel dirawat,tapi juga papanya,dan juga Rani istri Tyo,teman sekelasnya dimasa SMA.


Mama Tyo menghambur kearah Sisi dan memeluknya.


"Si...Imel,apa kabarmu nak? sudah lama sekali tante tidak melihat kamu.Kamu cantik sekali berhijab seperti ini,pantas saja Tyo tidak mengenalimu"puji Mamanya Tyo..


"kenapa kamu tidak cerita ke tante tentang semua ini,Si.kejadiannya tidak akan begini."lanjutnya.


Rani yang mendengar mamanya Tyo berkata seperti itu seperti menyesal telah menikahkan Tyo dengan dirinya,apalagi sampai saat ini ia tak kunjung hamil.Karena inilah ia tidak dapat berbuat banyak,karena ia tidak bisa memberikan keturunan.Bukan hanya orang tua Tyo saja yang menginginkan cucu,orang tuanya pun demikian.


Sisi tersenyum getir,ia bingung harus menjawab apa,perasaannya semakin tidak enak.Entah apa yang sedang Tyo rencanakan,dengan mendatangkan kedua orang tuanya kesini,batinnya.Ia menoleh sekilas kearah Tyo,ia mendapatkan senyum hangat yang Tyo lemparkan padanya.Ia menatap satu persatu orang yang berada dalam ruangan,ia menatap sosok wanita yang berdiri dibelakang papa Tyo,tubuh mungilnya tertutupi oleh kekarnya tubuh papa Tyo.

__ADS_1


"Rani...."Sisi berucap pelan.Ia tersenyum.


Yang dipanggil pun mendongakkan kepalanya


"ah...Si. Rani menghambur mengulurkan tangannya dan memeluk Sisi.


"pa kabar?,maafin aku ya...?"ucapnya tulus.bagaimanapun juga Sisi adalah temannya


Akhirnya semua terkuak bagaimana Sisi bisa hamil anak Tyo,dan Rani sekarang mengerti ternyata Sisi adalah Imel,teman kecil Tyo yang selama ini dicari.hanya saja Tyo tidak mengenali karena Sisi memakai hijab.Dan kedua orang tua Tyo sangat bersyukur karena mereka mendapatkan cucu,hanya caranya saja yang salah.


"Tidak,Sisi tidak bisa tante,om.Bagaimanapun juga Tyo sudah beristri.Sisi tidak mau menjadi orang ketiga.Biarlah kalau kalian memang menginginkan cucu,kalian boleh mengunjunginya semau kalian.Kalaupun nanti kalian ingin mengajak Shakeel untuk menginap dirumah kalian,kita lihat Shakeelnya mau atau tidak"

__ADS_1


Sisi menolak permintaan orang tua Tyo untuk menikah dengan Tyo,untuk memperjelas status Shakeel.


"tapi Si,Shakeel nanti dikira anak haram,yang nggak punya ayah"balas Papanya Tyo.


Tyo menganggukan kepala ,ia sangat berharap Sisi mau menerimanya.walaupun ia harus menceraikan Rani,ia rela.


sedangkan Rani banyak menundukkan kepala ,ia merasa hanya menjadi penghalang.


"Maaf Om,tidak ada seorang anak pun dilahirkan haram,yang haram itu yang melakukannya tanpa ikatan pernikahan.Dan itu biarlah kami yang menanggung nantinya.Malaikat tidak akan salah mencatat,mana yang melakukan suka sama suka atau karena diperkosa.Jadi Sisi tidak akan pernah mau menikah dengan Tyo,hanya untuk memperjelas status saja."Ucap Sisi seraya melirik sinis kearah Tyo.


THANKZ YA DAH MAMPIR!!!!!

__ADS_1


Tidak mengharapkan apa apa kok,hanya suka menulis aja.


__ADS_2