
Dikota M.....
"kamu kenapa si,yank...nggak kayak biasanya?tanya Rani,selama ini ia cukup sabar melihat kelakuan Tyo,yang mulai perlahan menjauhinya.chatnya jarang dibalas,terkadang setiap kali ia call,Tyo hanya menjawab singkat aja.nggak kayak dulu.karena penasaran akhirnya Rani memberanikan diri mendatangi Tyo langsung kerumahnya.setelah bertemu,yang ditemui malah cuek.akhirnya Rani memutuskan untuk pulang.ia kecewa melihat Tyo seperti ini padanya.dan Tyo sendiri tak begitu menghiraukan kepergianya.
"kalau begini terus,bisa-bisa hubungan aku sama Tyo berakhir tragis,aku harus cepat ni.aku harus mengajak papa,untuk menemui orang tuanya Tyo.pikirnya.
***
Tyo sendiri masih betah didalam kamar,sejak pencarianya tak membuahkan hasil,ia lebih banyak mengurung diri dikamar,kuliahnya pun terbengkalai.
"kamu mau sampai kapan begini"tanya mamanya berjalan mengahampiri Tyo yang sedang berdiri dibalkon.Tyo hanya menoleh sekilas.
"Rani cantik Lo,kayaknya dia anak yang baik"tanya mamanya lagi.Tyo hanya tersenyum tipis,mamanya nggak tau aja kalau ia dan Rani,adalah orang-orang yang sering membuly Sisi.
"nanti Tyo pikirkan ma",akhirnya bersuara.
"ya udah,jgn lupa tu kuliah kamu.ingat,kamu itu penerus perusahaan papa kamu.ucap mamanya lagi,yang hanya dijawab anggukan kepala oleh Tyo.
***
akhirnya Tyo mengakhiri semedinya,ia berangkat kuliah hari ini.
tampak Rani melihat dirinya dari kejauhan,ia tersenyum sumringah.ia berjalan mendekati sang pangerannya.
__ADS_1
"aku kangen"katanya sambil bergelayut manja dilengan kokoh Tyo...
"hemmm,sama aku juga kangen"mengusap tangan Rani yang menempel dilengannya.
teman-teman kampusnya bersorak,melihat Tyo yang akhirnya menginjakkan kaki lagi ke kampus mereka.
"wuihhhh...akhirnya pangeran kampus kita!! seru salah satu temannya.
"apaan sih,Lo!! tak kalah seru.sambil adu tos,
Tyo kembali lagi menjadi Tyo yang dulu,sebelum ia tahu bahwa Sisi adalah Imel.
****
"nih,udah aku tanda tangani semuanya"kesel karena bukan Radit yang kerumahnya,melainkan Saka sendiri,karena ia tahu kalau Saka sendiri yang datang pasti akan lama,sedangkan ia ingin cepat-cepat rebahan,karena kehamilan yang semakin membesar,membuatnya sering kelelahan .
"oke....!!"berbicara seraya berjalan masuk kerumah Sisi.tu kan ngeselin
"kamu nggak mau buati aku minum dulu" sengaja menggoda Sisi,ia tahu bahwa saat ini Sisi sedang cemberut,suka aja melihatnya kayak gini.
setelah beberapa menit didapur..
"nih...."menyodorkan segelas kopi keatas meja tepat di hadapan Saka."buruan minum,buruan pulang!! ucapnya kesal dengan melipat kedua tangannya didepan dada.
__ADS_1
"iya....tapi masih panas,Si"menyeruput kopi sambil terus meniupnya.
"ni rasain kalo nggak percaya" menyodorkan gelas kopinya tepat kedepan wajah Sisi.
Sisi hanya mengidikkan bahunya.
"enak aja,sama aja kamu nyuruh aku cium kamu secara nggak langsung" serunya.
"kalo kamu mau,kamu boleh nyium aku secara langsung,nih..." seraya mendekatkan pipinya.
"dasar gila!! udah buruan ih...aku mau istirahat,Saka....!! aku capek,belum lagi nanti malém aku mau buat cake buat karyawan -karyawan kamu,aku butuh extra tenaga tahu..."sungutnya panjang lebar.
"kamu cari asisten aja yang bisa membantu kamu,bagaimana?"
"aku masih bisa sendiri,kalo cuma kayak gini doank.udah buruan habisin kopinya,aku mau istirahat.kamu nggak liat perut aku udah be...."Sisi tak melanjutkan kata-katanya.dan raut wajahnya sedikit berubah sedih.
Saka yang melihatnya pun,tak ingin banyak bertanya.akhirnya ia berdiri dari duduknya.
"aku pulang"
"loh,tapi ini kopinya belum abis" ucap Sisi dan membuat langkah Saka terhenti sebentar dan menolehnya.
"simpen aja....besok aku mampir lagi"ucapnya seraya mengerlingkan sebelah matanya.
__ADS_1
Tu kan ngeselin banget....