Mencoba Tegar

Mencoba Tegar
bab 24


__ADS_3

Lalu ibunya Saka berdiri dan duduk tepat disampingnya Sisi.


"kamu hamil berapa bulan?


"lima bulan Nya.jawabnya


sambil tersenyum ibu Saka bicara kembali.


"kamu nggak usah panggil saya Nyonya,panggil saja ibu,sama seperti Saka memanggil saya.saya yakin anak saya ingin membantu kamu,Saka memang anak yang baik.ia memuji anaknya.


"ternyata ibunya Saka peri.begitulah bathin Sisi.


"baik,Bu.menanggukkan kepala.


"kamu sendirian disini? tanya ibu Saka.


dan akhirnya Sisi menceritakan apa yang terjadi pada dirinya,semuanya tak ada yang ditutup-tutupinya termasuk kehamilannya,dan membuatnya harus pindah ke kota ini.


ibu Saka menghela nafas.ia turut prihatin apa yang menimpa wanita disampingnya ini..


"kamu wanita kuat,Si.kalo orang lain mungkin sudah bunuh diri.tapi kamu...kamu sabar.yang kuat ya sayang.ucapnya memberikan dukungan sambil mengusap bahu Sisi sayang.sebenarnya ia menginginkan anak perempuan tetapi ntah kenapa ia tak kunjung hamil-hamil lagi.hingga akhirnya sang suami meninggal dunia.ia hanya dikarunia i dua putera,Saka dan Raka adiknya Saka.

__ADS_1


ntah kenapa ia senang ketika mendengar Saka menyebut nama Sisi,yang berarti perempuan.pikirnya anaknya akan segera menikah dan memiliki anak,dan ia akan diberikan cucu supaya rumah besar ini tidak sepi,itulah yang diharapkannya.tetapi Sisi yang dimaksud adalah perempuan yang usia nya masih muda,dan sedang hamil.tetapi ia tidak menghiraukan keadaan Sisi,ia ingin Sisi menjadi bagian keluarganya menjadi anak angkat perempuannya.begitulah pikirnya.


karena waktu sudah semakin siang,akhirnya setelah cukup lama berbicara dan bercerita,akhirnya Sisi pamit mau kembali ke kamar.dan itu di iyakan oleh ibunya Saka.


baru membuka pintu dan masuk kedalam kamar,ponselnya berdering,pemilik kontrakkan,begitulah yang tertera.ia menggeser timbol hijau.


"halo.....


"halo,mbak Sisi,saya sudah ada dikontrakkan yang akan mbak tempati.bisa mbak datang sekarang karena siang ini saya akan berangkat keluar kota" suara dari seberang sana.


"baik pak,saya segera kesana.jawabnya.akhirnya panggilann pun usai.


ia mencari aplikasi taksi online.setelah dapat .ia melangkah keluar rumah.matanya mencari seseorang,tetapi ia tidak menemukan."ah..mungkin ibunya Saka sedang istirahat,sebaiknya aku ngomong sama bi Ana saja,setelah sampai dihalaman depan.seseorang mengejutkanya.


"non Sisi mau kemana?


"eh kebetulan bi,nanti bilang ke ibu,saya kekontrakkan ya bi,sampaikan juga terima kasih saya ke ibu.karena sudah menerima saya dengan baik.


"kenapa non nggak bicara langsung saja sama Nyonya?


"nggak usah bi,ibu lagi istirahat,kasihan.ya udah bi,tu taksi udah nunggu.terima kasih ya,Bi Ana.ia tersenyum sambil melambaikan tangan.bi Ana pun melambaikan tangan.

__ADS_1


satpam membuka pagar rumah yang menjulang tinggi itu.


"Hati -hati ,non.ucap pak satpam.


"baik pak,terima kasih.jawab Sisi sambil menganggukkan kepala.


ia pun membuka pintu mobil taksi dan masuk.


"ayo pak jalan,kealamat yang tadi ya? ucapnya ramah.


"baik dek,jawab sopir taksi.


ia melihat pemandangan disekitar jalan.


"jauh juga ya pak,alamatnya,kayaknya udah satu jam belom sampek? tanya Sisi


"iya Dek,bentar lagi nyampe.


"oh ya pak,nanti turun bentar ya pak,kalo terlihat mimi market?ucap Sisi lagi.


"baik,Dek.

__ADS_1


__ADS_2