Mencoba Tegar

Mencoba Tegar
bab 32


__ADS_3

Kandungan Sisi sudah sangat membesar,perkiraan dokter kalau nggak meleset sekitar satu minggu lagi ia akan melahirkan.ia sudah nggak sabar menanti calon bayinya itu.karena ia tidak mungkin bisa melakukannya sendiri,karena setiap hari ia harus membuat cake untuk semua karyawannya Saka,akhirnya ia memutuskan menerima tawaran Saka untuk mencarikannya asisten,untuk membantunya.


****


suara telepon tersambung....


"hemmmm...jawab seseorang tanpa ia tahu siapa yang menghubunginya.karena hari libur ia jadi betah bergelung diatas kasur empuknya.


"buruan kesini,cepet!!! serunya.


tanpa melihat siapa sipenelepon,ia sudah tahu,sudah hafal siapa yang menghubunginya ,pagi-pagi begini.


"ngapain sih....? ganggu gue aja Lu.ucapanya nggak kalah serunya.


sebenernya Saka dan Radit sudah sahabatan


dari zaman mereka SD,hanya karena mereka profesional kalau sedang bekerja mereka layaknya bos dan karyawan.tapi kalau hari libur,ya begini.


"cepetan ngga,Lu kesini.Lu mau gaji Lu bulan ini nggak pool? ancamnya.


"yaelah Pus...."kapan coba gue mau nikamatin hidup kayak gini,mumpung hari libur!!"


"Pas..Pus..Pas..Pus,enak aja Lu,emang gue meong? gerutunya.

__ADS_1


"awas ya,gue tunggu lima belas menit!!!ancamnya lagi.sambil menutup teleponnya.


"dasar bos gila" umpat Radit.


***


tak berapa lama ia sudah sampai dirumah Saka.ia langsung menuju kekamar Saka dilantai dua.


"ngapain si,Lu.heran gue! ucapnya nyelonong masuk langsung rebahan dikasur milik Saka.


eh...eeh apaan Lu,enak aja Lu tidur dikasur gue"ucapnya seraya menarik kaki Radit dari kasurnya.


"gue nyuruh Lu kesini ,bukan nyuruh Lu tidur"


"coba Lu liat,bagus yang ini apa yang ini? tanyanya sambil menunjukkan foto-foto peralatan bayi,di salah satu jualan online terbesar.


Radit memutar bola matanya,jengah.


"Yaelah,Ka.beginian doank Lu nyuruh gue kesini.ya Lu pikir aja sendiri.ucapnya kesal.


"tapi gue nggak tau,yang mana yang bagus,dan mana yang cocok buat anaknya Sisi.lanjutnya.


"apalagi gue,Ka.Lu nanya beginian sama gue.noh...Lu tanya noh ama nyokap Lu.masa' nanya gue"serunya lagi.untung bos,kalau bukan udah dikosetin tu kepala"pikirnya.

__ADS_1


"udah gue mau pulang! seraya berdiri hendak melangkah.


"ntar gue kasih bonus deh..." ucapnya santai.


Radit mengehentikan langkahnya.


"nggak mempan" jawabnya


"beneran,tapi Lu bantuin gue! merayu.


"gue bantuin apa sih,Ka.Lu udah kayak anak ABG aja.udah kalo Lu suka,tinggal Lu samperin,siapa sih yang bakal nolak Lu?


"iya tapi Sisi ini beda,Dit.dia nggak kayak wanita-wanita yang sering gue temuin.ucapnya,sambil menghayal bagaimana setiap kali ia bertemu dengan Sisi.


"cewek itu bisa menyimpan perasaannya,siapa tau aja Sisi juga suka sama Lu,hanya ia malu aja.


"wuidihh....gaya Lu,Dit.saraya nempeleng kepala sahabatnya itu.


"sialan Lu!!! serunya


baginilah mereka kalo sudah bertemu diluar jam kerja.akhirnya Radit mau membantu Saka mencarikan peralatan bayi,yang ia sendiri tidak mengerti.


mereka sampai disebuah pusat perbelanajaan terbesar yang menyajikan semua perlengkapan bayi,lengkap.

__ADS_1


hampir seluruh produk bayi Saka beli,ia tak peduli apa reaksi Sisi nanti melihat apa yang ia beri untuk calon anaknya itu.kesal atau bahagia??? biarlah nanti menjadi hiburan tersendiri untuk dirinya,karena ia sangat suka melihat perempuannya kalau sedang kesal padanya.


__ADS_2