
Plakkkkk......tamparan keras mendarat diwajah Saka.Suara tamparan itu menggema diseluruh ruangan cafe.Tiba tiba lampu menyala,semua karyawan tampak ketakutan,mereka tak tau apa yang akan terjadi dengan mereka kalau bosnya mengetahui rencana mereka dengan Saka.Tampak wajah kekawatiran mereka.
Sisi bersuara."Kau sudah melewati batasmu, Saka.Saat ini Ia benar benar marah karena Saka telah berani menciumnya.
"Si,aku mintak maaf"ucap Saka.ia mencoba meraih tangan Sisi,dan langsung ditepis oleh Sisi."aku mencintaimu,Si.Aku ingin kau menjadi istriku,aku mencintaimu dan Shakeel,aku ingin menjadi ayahnya,aku tak peduli masa lalumu"
"apa yang kau ketahui dari masa laluku,hah?"Sisi berucap sinis,ia tidak suka seseorang membicarkan tentang masa lalunya."Aku tidak menyukaimu,Saka. apalagi mencintaimu,Aku tidak ingin dan tidak akan pernah menjadi perusak hubungan orang,tidak akan pernah"
"apa karena Angel.Atau karena lelaki yang kemarin yang berada diruanganmu,yang wajahnya seperti Shakeel"Saka berucap sedikit keras,ia tidak suka Sisi menolaknya.
__ADS_1
Sisi memicingkan matanya ia sangat benci mendengar Saka menyebutkan Tyo mirip puteranya."yang pasti aku tidak ingin menjadi seorang perusak hubungan orang.Pikirkanlah Angel.ia mencintaimu."akhirnya Sisi berucap lembut.ia malas berdebat dan ujung ujungnya nama Tyo akan dibawa bawa,karena ia tidak suka mendengar nama itu disebut.
"Angel nggak mungkin kembali,Si.sudah 5 tahun Angel tidak kembali ke Indonesia,dan aku butuh pendamping hidup ,yaitu kamu,Si.Aku tidak mau menunggu Angel terlalu lama yang tidak ada kepastian"ucap Saka..ingin rasanya ia memeluk Sisi.
"Jangan kau kira aku tidak tau,bagaimana cara kalian menjalin sebuah hubungan.apa wanita hanya dijadikan sebagai alat pemuas laki laki,setelah itu ditinggalkan,dicampakkan,hah?"Ucap Sisi keras. "sebaliknya kau temui Angel,bicarakan hubungan kalian"lanjutnya.
"hahh...akhirnya kau mengakui bahwa kalian sudah pernah......? hehhe" Sisi tak melanjutkan kata katanya.
Saka nampak frustasi.memang benar yang dikatakan Sisi kalau dirinya dan Angel sudah sering tidur bersama.Arghhhh.... ia tampak kesal.
__ADS_1
"Ari.......!!panggilnya sedikit keras.Dan Ari berjalan setengah berlari mendekati.
"ya,Bu" ucap Ari.
"tolong buatkan surat pengunduran diri kita,putuskan kontrak kerja sama kita dengan perusahaan tuan Saka ini.besok saya datang harus sudah ada berkasnya dimeja saya,biar saya sendiri yang mengantarkan langsung ke perusahaannya.
"Si.....!!! apa apaan kamu Si,kenapa harus menjadi seperti ini Si."ucap Saka.ia tidak terima pemutusan kerja sama perusahaannya dengan cafe Sisi,karena dari kerja sama ini lah mereka bisa sering bertemu.ia benar benar tidak terima.
"kamu sendiri yang memintanya seperti ini,Saka.Setelah ini jangan pernah lagi dirimu mendekati kami,aku dan anakku.Permisi."Sisi berjalan meninggalkan cafe dan masuk kedalam mobilnya.ia tidak ingin menoleh melihat kedalam cafe.Baginya Saka sudah melampaui batas.Awalnya ia memang menyukai Saka,tapi setelah Angel cinta pertama Saka datang kembali,musnah sudah perasaannya terhadap Saka.Ia tidak ingin merusak hubungan orang,apalagi mereka sudah seperti suami istri,walaupun mereka belum sah menikah.Biarlah waktu yang akan menjawab dengan siapa ia akan berjodoh.
__ADS_1