
⟨ Biasakan like jika menyukai novel ini! ⟩
Shiu!
Sebuah serangan energi melesat dari dalam meriam dan menghantam ke arah kumpulan Dragon Clan tersebut.
Krak!
Boom!
Pelindung yang mereka ciptakan hancur dalam sekejap dan serangan dari Pagoda Suci mengenai mereka, membuat semuanya terpental dan ada sekitar 10 Half-Dragon dan 5 True Dragon yang mati.
Suasana menjadi hening, wajah para tetua menjadi sangat suram.
Dalam sekejap Pagoda Suci mendekat ke arah Hong Zheng, Wu Hen, serta tubuh ganda.
Segera array pelindung yang melindungi Pagoda Suci sedikit terbuka dan mereka berdua masuk, hanya tubuh ganda yang tidak masuk.
"Hey, cepat masuk!" kata Hong Zheng.
Tubuh ganda menggelengkan kepalanya dengan wajah acuh tak acuh, di dunia ini tubuh ganda seperti robot dan hanya bisa diperintah oleh Yang Xiu sendiri.
Hong Zheng paham itu dan hanya bisa menghela nafas dan berkata: "Kalau begitu lindungilah kami, oke?!"
Segera Hong Zheng dan Wu Hen masuk ke dalam Pagoda Suci, sedangkan tubuh ganda yang sudah tersisa sedikit kekuatan segera menghilang, ini benar-benar sudah batasnya mampu menahan banyak serangan dari Dragon Clan.
Jika tanpa tubuh ganda, Hong Zheng dan Wu Hen mungkin sudah bisa mati dengan mudahnya.
Di dalam pusat kendali, Xin'er dan Qin Yu dapat dengan jelas melihat keadaan dunia luar dari sebuah layar persegi (TV) yang muncul di depan mereka berdua.
"Ugh …" wajah Xin'er sedikit suram, ini baru pertama kalinya dia melihat darah yang banyak di mana-mana dan semua adalah ulahnya dan Qin Yu sendiri.
"Ayo kita urus para kadal terbang ini!" kata Qin Yu yang wajahnya tetap acuh tak acuh melihat mayat para Dragon Clan.
__ADS_1
"Tapi, meriam hanya bisa digunakan setiap 5 menit, jika kau ingin menggunakan meriam itu … itu hanya sebagai kartu truf dan jangan mengeluarkannya sekarang." balas Xin'er kepada Qin Yu.
"Hmm, tentu saja aku tahu! ayo kita bertukar tempat duduk!" kata Qin Yu, lalu mereka bertukar tempat duduk yang artinya kini Qin Yu lah yang mengendalikan laju Pagoda Suci.
*****
Di luar, para anggota Dragon Clan dan Half-Dragon yang selamat tidak tahu harus berbahagia atau tidak.
Kemudian semua True Dragon merubah wujud mereka kembali ke wujud manusia mereka dan memandang Pagoda Suci dengan sangat waspada.
"Sepertinya Pagoda sialan itu mempunyai batas waktu untuk melanjutkan serangan selanjutnya!" ungkap salah seorang dragon clan.
"Ya, benar!"
Lalu? para dragon clan bahkan sangat bingung harus melakukan apa, mereka dragon clan bahkan tidak diajarkan teknik formasi, bukan karena mereka tertinggal dan primitif, tapi dragon clan sangat bangga dan berpikir bahwa mereka adalah yang paling kuat dan tidak membutuhkan hal semacam itu, bahkan di Dragon Island tidak ada susunan Array pelindung atau semacamnya.
Ketika mereka sedang bingung, tiba-tiba pagoda mulai bergetar dan melesat ke arah mereka dengan sangat cepat.
Wajah semuanya menjadi dingin, apa-apaan, apa yang dipikirkan oleh pengendali pagoda ini, apa dia ingin menabrakkan dinding pagoda kepada kita? itulah yang dipikirkan para True Dragon dan Half-Dragon.
Tubuh Pagoda Suci menghantam dengan kuat ke arah mereka, ketika mereka sudah terpental ke berbagai arah, pagoda suci lalu mulai melaju dan menabrak satu per satu true dragon sampai mati.
Disisi lain, Ruo Qing yang saat ini masih dalam wujud naga, sangat marah besar karena anggota klannya banyak yang meninggal.
"Roar!"
Ruo Qing mengaum kencang dan menembakkan sebuah serangan super kuat dari mulutnya ke arah An Yun Lan.
An Yun Lan dengan kekuatan ruangnya segera menghindar, tapi kemudian dia baru sadar bahwa serangan itu buka dimaksudkan untuk dia, melainkan Pagoda Suci!
Serangan Ruo Qing setidaknya setara dengan 3 Ancient Emperor normal sekaligus! Bahkan An Yun Lan akan mengalami beberapa cedera jika terkena serangan mematikan itu.
Ketika An Yun Lan ingin berteleportasi lagi, segera muncul kekuatan aneh dari tubuh Ruo Qing yang menyelimuti An Yun Lan.
__ADS_1
Waktu seperti stagnan sebentar dan dalam sekejap Ruo Qing sudah berada di depan An Yun Lan dan melilit tubuh Ice Phoenix miliknya menggunakan tubuh True Dragon.
'Jika kau ingin mati, maka …' batin An Yun Lan.
Dalam sekejap muncul banyak siluet pedang berwarna biru es di sekitar mereka yang mengandung niat pedang yang sangat kuat.
'Gila! apakah wanita ini ingin membuat dirinya terluka juga!?' batin Ruo Qing terkejut.
Lalu kemudian semua siluet pedang itu menyerang ke arah tubuh Naga dan Phoenix itu dengan sangat kuat, darah biru dan merah memenuhi udara dan keduanya langsung terpisah dan mengubah wujud sebagai manusia.
An Yun Lan tidak memperdulikan hal itu dan segera berteleportasi dan dalam sekejap sudah muncul di depan pagoda suci dan menahan serangan mematikan Ruo Qing itu dengan tangannya.
Boom!
An Yun Lan terlempar ke bawah, namun dalam sekejap muncul lelaki paruh baya dan seorang gadis berambut putih yang merupakan Xi Dai dan Xi Hua.
Xi Dai tersenyum lembut dan hendak menerima An Yun Lan dalam gendongannya, tapi tiba-tiba seorang pemuda berambut hijau muncul lebih dahulu dan menangkap An Yun Lan dalam pelukannya.
"Anjing nafsu, dia wanitaku, jangan membuatku jijik pada penampilan jelekmu itu!" ungkap pemuda berambut hijau yang tak lain adalah Yang Xiu itu sendiri.
Wajah Xi Dai seperti orang kedinginan yang diguyur lagi dengan air es, benar-benar suram.
Dia adalah pemimpin Phoenix Clan dan bisa dibilang adalah yang setara dengan para Great Emperor di benua luar, kini sebenarnya dipermalukan oleh seorang manusia tahap 7?!
"Hahahaha! Xi Tua, kau bahkan dihina oleh anak ini!?"
Dalam sekejap Ruo Qing muncul tak jauh dari situ, ketika dia sampai, Yang Xiu sudah berteleportasi di depan pagoda suci sambil menggendong An Yun Lan yang saat ini masih setengah sadar, sepertinya Yang Xiu sudah siap kapan saja untuk melarikan diri ke dalam Pagoda Suci.
"Bocah, apa kau pikir bisa melarikan diri setelah semua ini?" kata Ruo Qing kepada Yang Xiu.
Baru kemudian Xi Dai sadar bahwa banyak mayat dragon clan di mana-mana di sini.
"Hahaha, Island Master Ruo, aku bisa membantumu menangkap bocah ini, tapi kau harus memberikan gadis itu kepadaku!" kata Xi Dai dengan senyum percaya diri bahwa dia sudah pasti menang jika adu kekuatan ruang melawan Yang Xiu.
__ADS_1
"Hmmm …" Ruo Qing mendengus dingin, dia juga sadar bahwa itu satu-satunya cara untuk menangkap Yang Xiu secara hidup-hidup, 'Apalagi bocah ini sepertinya punya banyak rahasia di dalam dirinya, aku harus menyerahkannya pada Xi Dai untuk menangkapnya secara hidup-hidup, tapi …' pikir Ruo Qing.
⟨ Bersambung! ⟩