MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN

MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN
Chapter 406 : Rekaman II


__ADS_3

Jangan lupa like, komentar, dan vote yah.


Selamat membaca :)


***


Bukan hanya Xiao Bai, tapi bahkan Xiao Cai dan Xiao San terlihat sangat marah dengan hal ini, hanya saja ketika mereka juga ingin memukul meja, Yang Xiu langsung menahan tangan keduanya.


"Tenang!"


"Tidak bisa!" Xiao Bai bangkit berdiri, "Orang seperti itu, aku harus membunuhnya! Aku akan mencabut bola matanya dan memaksanya untuk memakannya, lidahnya akan aku potong, dan k*****lnya akan aku potong dan memberikannya kepada ****** di sampingnya itu!" ungkapnya.


Terlalu kejam ...


"Tapi keduanya sudah mati, jadi kau bisa tenang." Yang Xiu memberitahunya, "Aku yang membunuhnya!"


"Benarkah?" Xiao Bai menatap Yang Xiu, "Bagaimana cara paman membunuh mereka? aku ingin melihatnya juga!"


"Lihatlah!" Yang Xiu menjentikkan jarinya, dan rekaman berubah, menampakkan keduanya yang sedang terbang di atas hutan, Yang Xiu juga menjelaskan bahwa ini beberapa hari setelah kejadian sebelumnya.


"Sayang, ke mana kita akan pergi?"


"Ke mana saja, asal bersamamu!"


"Ahh, kau benar-benar baik ... aku jadi ..." Wanita itu mendekatkan mulutnya ke telinga lelaki paruh baya tersebut.


Mendengar apa yang diucapkan wanita itu, lelaki paruh baya tersebut langsung menghembuskan nafas panas dari hidungnya, dan menarik wanita tersebut untuk mendarat ke semak-semak.


"Kau yang mengajak, kau harus bertanggung jawab!" lelaki paruh baya tersebut langsung menurunkan celananya dan merobek semua pakaian wanita tersebut, menampakkan tubuh yang menggoda itu.


"Ahh~!!"


"Ahh~!!"


"Ahh~!!"


Keduanya melakukan hubungan intim, benar-benar tidak kenal tempat dan tidak takut ada yang mengintip.


Lelaki paruh baya tersebut memiliki tangan yang nikmat ketika mengaduk adonan besar yang ada di dada wanita tersebut, dan memasukkan-mengeluarkan tombak besinya yang kelihatan berkarat.


"Ahh~!!"


"Aku Cum!"


"Groar~!!"


Tiba-tiba suara binatang buas terdengar di dekat mereka, keduanya seketika terdiam dan menengok ke segala arah.


"Apa itu? aku takut ..." Wanita tersebut memeluk tubuh lelaki paruh baya tersebut dengan wajah panik.


"Sheesh~!!" Suara mendesis juga terdengar.


Lalu setelah suara itu, terdengar suara gagak di mana-mana.

__ADS_1


Pada saat keduanya mulai benar-benar panik, tiba-tiba dari segala arah muncul berbagai jenis monster beast.


Monyet hitam, kuda hitam, ular berwarna-warni, serta sekelompok gagak hitam yang terbang mengitari di atas hutan tempat mereka berada.


"Anggap saja ini adalah hukuman maut dariku sebagai penguasa dunia ini, Yang Xiu!"


Setelah suara itu selesai dikeluarkan, semua binatang buas segera menerjang ke arah mereka.


"Tidak-Tidak!" Keduanya saling ketakutan, dan berpelukan satu sama lain.


"Groar~!!"


"Sheesh~!!"


"Huhuhahahuhuhaha~!!"


Keduanya ditabrak oleh kuda hitam hingga terpisah satu sama lain.


"Tidak, menjauhlah!" Wanita itu ketakutan melihat sekelompok monyet hitam atau lebih tepatnya terlihat seperti monyet gila, datang kepadanya dan benar-benar merobek semua pakaiannya dan memperkosanya dari segala lubang yang ada.


Sementara lelaki paruh baya itu juga tidak jauh lebih buruk, benda vitalnya digigit oleh ular warna-warni, tangan kiri dan kanannya diinjak terus menerus oleh kuda hitam


"Arghhhhhhhhhh~!!"


"Hentikan!!"


Namun, itu bukanlah penyiksaan terakhir, setelah semua itu, sekelompok burung gagak mulai turun dan memakan daging mereka hidup-hidup.


Menyaksikan semuanya ini, Xiao Cai bahkan susah tidak berani melihat lagi karena benar-benar terlalu sadis, bahkan Xiao San hanya menyipit, baginya ini seperti tontonan biasa karena saat dia masih jahat, dia sudah melihat yang jauh lebih sadis dari ini.


"Oke cukup!" Yang Xiu menjentikkan jarinya dan tayangan itu menghilang.


"Kau sudah puas sekarang?" Yang Xiu bertanya kepada Xiao Bai.


"Paman, aku puas!" ungkapnya.


Xiao Bai lalu terdiam sejenak, dan akhirnya memutuskan untuk bertanya: "Jadi, apa yang terjadi setelah itu? mungkinkah paman dengan ibu ... nge—"


"Kau berpikir terlalu berlebihan, bagaimana bisa bocah sepertimu memikirkan itu?" Yang Xiu langsung mencelanya dengan mentah-mentah.


"Paman, aku bukan anak kecil lagi!" Xiao Bai menggaruk-garuk pipinya yang tidak gatal itu.


"Lupakan itu."


Yang Xiu lalu menoleh ke arah Xiao Cai dan Xiao San, sepertinya sudah mengerti apa yang mereka pikirkan.


"Apa kalian juga ingin mengetahui asal usul kalian?" tanya Yang Xiu.


"Enn!" Keduanya mengangguk secara bersamaan.


"Baiklah ..." Yang Xiu lalu menoleh lagi ke arah cermin rekaman dan mengubah isi rekamannya, "Ini tentang kalian berdua sekaligus!"


Di dalam rekaman itu, terlihat jelas di dalam sebuah kerajaan terpencil, seorang wanita baru saja melahirkan seorang bayi kecil dengan bantuan para dokter di sana.

__ADS_1


"Selir Zhang Ci Yao, ini anak anda!" Sang dokter yang menggendong bayi imut tak bernoda itu, mendatangi wanita yang baru saja selesai persalinan, dan menaruhnya tepat di sampingnya.


Klaaakkkkk~!!


Pintu terbuka dengan keras, lalu seorang pria paruh baya berpakaian selayaknya seorang raja masuk ke dalam ruangan itu dan melihat anak yang ada di samping Selir Zhang Ci Yao.


"Anakku!" Sang raja tersenyum cemerlang dan menggendong bayi kecil itu dengan baik.


"Tuan ..." Selir Zhang Ci Yao tersenyum lemas.


"Apa yang terjadi?" Wajah sang raja menjadi panik seketika melihat kondisi selirnya yang terlihat sekarat.


"Uak~!!" Selir Zhang Ci Yao memuntahkan seteguk darah, dan ...


"Raja, Selir Zhang sudah meninggal!" ungkap sang dokter setelah memeriksa denyut nadi pada jari sang selir.


"Apa!!??" Raja yang mendengar itu langsung terkejut hingga matanya ingin retak.


"Sialan!!!"


Raja pun menatap bayi di tangannya, dan dia lebih marah lagi, "Ini semua karena kau! Kau adalah pembawa bencana!"


Sang raja langsung melempar bayi itu ke penjaganya yang sedang menunggu di pintu masuk, "Buang anak ini di hutan!"


***


Di tengah hutan belantara, sesosok prajurit berlari jauh ke dalam hutan, hingga suatu ketika dia mendengar suara teriakan.


"Tunggu, tuan prajurit!"


Sang prajurit berbalik ke satu arah, dan melihat bahwa ada sepasang suami istri yang memanggilnya.


"Apa?" tanyanya dengan tegas.


"Tuan, tolong buang anak ini juga, kami sekarang sudah sangat miskin, mustahil untuk menghidupinya."


"Buang saja sendiri!" Sang prajurit langsung berbalik dan hendak pergi, namun sang ibu langsung menyodorkan 2 source crystal dan berkata: "Tolong! Kami tidak tega!"


Sang prajurit mengambilnya dan mengangguk, "Baiklah kalau begitu!" Dia langsung menggendong bayi dari pasangan suami-istri tersebut dan berlari terus ke dalam hutan.


Selang sepuluh menit, sang prajurit sudah tiba sangat dalam di dalam hutan, dan meninggalkan kedua bayi itu begitu saja di sana, sama sekali tidak peduli tentang hidup dan mati keduanya.


"Owaakkk ..."


"Owaakkk ..."


Tepat ketika sang prajurit sudah menghilang, seorang pemuda berambut merah muncul dan melihat mereka, "Anak-anak yang malang ..."


Pemuda itu, tapi tak lain adalah Yang Xiu. Yang Xiu menggendong keduanya dengan kasar karena dia sama sekali tidak pernah menggendong seorang bayi.


"Kalian berdua mulai hari ini akan memiliki keluarga sesungguhnya, tenang saja!" ungkap Yang Xiu, menenangkan tangisan keduanya.


« Bersambung! »

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan like, komentar, dan vote yah. Terima kasih telah membaca :)


__ADS_2