
Jangan lupa like, komentar, dan vote yah.
Selamat membaca :)
***
"Oh?" Yang Xiu menaikkan alisnya, "Apakah anak Holy Ancestor di Blok C adalah yang saat ini ada di balik asteroid sana?" Yang Xiu menunjuk ke satu arah yang terdapat sebuah asteroid sebesar bulan, 'Tapi kenapa auranya cukup familiar?!?!'
"Kau mengetahuinya!" Zi Quan Hui nampak terkejut, 'Padahal aku sudah menyuruh muridku menyembunyikan auranya, bagaimana bocah ini dapat melihatnya dengan mudah? apakah kesadaran spiritualnya setara denganku? tidak, itu tidak mungkin!'
"Keluarlah!" Zi Quan Hui berteriak.
Tiba-tiba muncul sebuah riak di samping Zi Quan Hui, dan dari dalamnya, seorang pemuda berambut hitam berjalan keluar dengan santai dan memberi salam kepada Zi Quan Hui, "Salam, Guru yang terhormat!"
Pemuda itu masing memasang senyum di wajahnya, namun ketika dia berbalik ke arah Yang Xiu, wajahnya berubah dan senyum menghilang, tidak tahu harus berkata apa, mulutnya terbuka namun tertutup kembali.
"Gu Tianji!" Yang Xiu memanggilnya dengan nada cukup terkejut, bawahannya ini sudah tidak ia temukan selama hampir 900 tahun, tidak menyangka akan bertemu dengan pemuda ini, Gu Tianji, di Demon Galaxy.
"Tu-Tu-Tuan?" Gu Tianji menyahut dengan sedikit terbata-bata. Pandangan penuh hormat ini, Zi Quan Hui merasa Gu Tianji sangat jarang memberikannya.
Karena satu alasan, Gu Tianji anak dari Holy Ancestor, hanya sosok yang sangat kuat saja yang akan dia pandang dengan wajah penuh kekaguman seperti ini.
"Kau kenal dia? dan kenapa kau memanggilnya tuan?" Zi Quan Hui bertanya dengan penasaran.
"Ia adalah orang yang pernah aku ceritakan dahulu, guru! dia adalah orang yang memiliki potensi jauh di atasku, ia adalah Tuan Muda Yang Xiu!" ungkap Gu Tianji dengan penuh kagum, lalu dia berkata lagi, "Aku membatalkan pertunangannya! aku tidak berani mengganggu tuan muda!"
"Hei, Hei. Kenapa kau berkata seperti itu? apa kau diguna-guna?" Zi Quan Hui menatap muridnya dengan tidak percaya.
Gu Tianji hanya memasang telinga tuli dan terbang mendekati Yang Xiu, setelah ada di depan Yang Xiu, dia tersenyum cemerlang dan menangkupkan tinjunya, "Lama tidak bertemu, Tuan Muda!"
Yang Xiu sedikit mengangguk. "Jadi, kau yang ingin —"
"Saya tidak berani!" Gu Tianji cepat-cepat meminta maaf dan berkata bahwa semuanya ini hanyalah kesalahpahaman saja.
Gu Tianji berkata: "Aku akan berbicara kepada ibu nanti, dia pasti akan mengerti mengenai masalah ini."
"Aku menyerahkannya padamu!" Yang Xiu mengangguk, dia tidak menyangka bahwa bawahannya ini memiliki latar belakang yang terlalu elit, yang pertama adalah fakta bahwa Gu Tianji berasal dari Martial Emperor Palace, dan kedua adalah ibunya adalah seorang Holy Ancestor!
__ADS_1
Baru pertama kali ini Yang Xiu merasa kebaikannya dengan menyelamatkan seseorang menjadi sangat berguna.
"Tuan muda, aku tidak menyangka anda tumbuh secepat ini!" Gu Tianji terkejut, "Padahal 800 tahun yang lalu anda masih Ancient Emperor!"
Mengatakan itu jenius, itu benar-benar bukan jenius lagi melainkan monster!
Gu Tianji memikirkan ini, saat ini ranahnya juga sudah Realm Lord tahap 7, namun dia masih tidak yakin dapat bertahan semenit di hadapan Yang Xiu.
Sementara itu, Zi Quan Hui masih terdiam mendengarkan apa yang baru saja dia dengar.
800 tahun yang lalu masih Ancient Emperor? bagaimana bisa!
Bukankah itu ratusan kali lebih baik daripada para Holy Ancestor ketika masih muda?
Tapi yang mengatakan ini adalah murid langsungnya, dia tidak pernah berpikir muridnya mungkin untuk menipunya.
"Ah, lagi-lagi kau mengejutkanku!" Terdengar suara dari jauh namun dalam sekejap sesosok sudah mendekat di tempat mereka berada.
"Long Fan!?" Zi Quan Hui memandangnya, "Kau dari tadi mengikuti kami, aku sebelumnya bertanya-tanya kenapa, tapi sepertinya anak ini sangat berharga bagimu?!?"
"Bagaimana mengatakannya ..." Long Fan tersenyum, "Anak ini memurnikan elemen Yin Yang High Rank, aku tidak mungkin membiarkan dia terluka terlalu parah!"
Bahkan Gu Tianji juga semakin terkejut. "Tuan muda benar-benar luar biasa, yang rendah ini bahkan hanya memurnikan elemen Yin Yang tingkat 6!"
Memurnikan tingkat 6, itu artinya di masa depan dia hanya bisa menerobos hingga ke Realm Lord tahap 8, mustahil dapat menerobos tahap 9.
"Zi Quan, aku harap kau membiarkan hal ini saja, lagipula mereka sama-sama ..."
"Baiklah-Baiklah!" Zu Quan Hui paham bahwa hal ini benar-benar sudah di luar genggamannya, di lain sisi dia juga menjadi senang karena anaknya dapat mencari pasangan yang sangat berbakat seperti Yang Xiu.
"Gu Tianji, ayo kita balik! Aku rasa sudah tidak ada yang aku harus lakukan lagi di tempat ini!" Zi Quan Hui menoleh ke arah Gu Tianji, namun dia menjadi kesal karena Gu Tianji sama sekali tidak menghiraukannya karena asik berbincang-bincang dengan Yang Xiu.
"Gu-Tian-ji!" Zi Quan Hui berkata dengan marah, seketika punggung Gu Tianji cukup berkeringat dingin, dan dia langsung menoleh ke arah guru terhormatnya.
"Guru! Ada apa?"
"Sial, kau tidak mendengar apa yang baru saja aku katakan? ayo kita pergi dari sini! sekarang!"
__ADS_1
"Ewhh, itu ..." Gu Tianji menggaruk kepalanya, "Guru, aku ada permintaan kecil."
"Apa?"
"Aku ingin pindah ke Blok A ini!"
"Murid laknat!" Zi Quan Hui langsung mencacinya, "Apa kau meninggalkan gurumu ini sendiri?"
"Guru, aku mohon!" Gu Tianji berkata dengan wajah serius.
Zi Quan Hui juga langsung mengubah wajahnya menjadi tenang dan bertanya, "Memangnya kau mau buat apa di tempat ini?"
"Aku ingin bergabung dengan tim tuan muda Yang Xiu!" ungkap Gu Tianji.
"Jadi itu maumu ...!!" Zi Quan Hui menatap muridnya serius, melihat pandangan serius di mata muridnya ini, dia hanya bisa menghela nafas.
"Mulai hari ini kau bukan muridku lagi!"
"Terima kasih!" Gu Tianji menangkupkan tinjunya dengan penuh minta maaf.
"Hmm!" Zi Quan Hui mendengus, lalu dia menoleh ke arah Yang Xiu, "Jaga Zi Yun!"
"Itu pasti, Yuefu!" Yang Xiu membalasnya.
Zi Quan Hui mengangguk puas, dan selanjutnya menghilang dari tempatnya berada menggunakan kekuatan ruang.
Setelah Zi Quan Hui pergi, Long Fan juga merasa sudah tidak ada yang dia perlukan, jadi dia bergegas pergi juga.
Yang Xiu lalu menoleh ke kiri dan kanan, hingga akhirnya matanya tertuju pada sebuah bintang mati sebesar bumi di suatu tempat.
Yang Xiu menunjuknya dengan jari telunjuknya, lalu melemparkan sebuah serangan seperti kembang api dari jari telunjuknya.
Swoosh!
Serangannya melesat dengan kecepatan sangat cepat dan menabrak bintang mati itu, dan langsung menghancurkannya menjadi serpihan.
Ledakan!*
__ADS_1
« Bersambung! »
Jangan lupa tinggalkan like, komentar, dan vote yah. Terima kasih telah membaca :)