MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN

MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN
Chapter 249 : Kondisi Medan Perang


__ADS_3

Jangan lupa like dan komen yah.


Selamat membaca :)


•••


Terbang ke atas hutan yang tertutup array, Yang Xiu memandang ke bawah dengan cermat.


“Ini array yang sangat mendalam, tapi sepertinya di buat khusus untuk mengelabui kultivator Emperor tahap 9 saja!”


Yang Xiu pun mengepalkan tinjunya dan membombardir hutan di bawahnya.


Bang!


Bang!


Bang!


Bang!


Yang Xiu terus memukul berulang kali sampai akhirnya terdengar bunyi retakan, Yang Xiu pun masuk lewat retakan yang hanya seukuran manusia itu.


Ketika masuk ke dalamnya, Yang Xiu dikejutkan dengan apa yang dilihatnya.


Sebuah kolam yang berisi air berwarna biru kental, serta kelihatan berkilauan dari luar.


[Ini adalah Principle Seal Water!]


“Principle Seal Water? maksudmu air yang dapat memperkuat Dao Seal seseorang?” Yang Xiu bertanya.


[Ya!]


“...” Yang Xiu dikejutkan dengan pemberitahuan sistem, dengan hal ini dia dapat meningkatkan kualitas Dao Seal milik orang-orangnya.


“Hal baik!”


“Lalu bagaimana cara mengumpulkannya?” tanya Yang Xiu sambil mengamati kolam air ini dari jarak sedikit jauh.


[Selama berada di tempat yang ada energi spiritual, maka Principle Seal Water akan baik-baik saja!]


Yang Xiu mengangguk, lalu mengeluarkan Small World Bead dan memasukkan semua air di dalam kolam kecil itu ke suatu tempat di dalam Small World Bead.


Ketika Yang Xiu melakukan hal itu, dunia di dalam small world bead bergetar kencang, untung saja proses itu berlangsung dengan cepat.


”Hufff, seperti saat akun mengeluarkan Xia Ling Wan dan lainnya ... dunia di dalam Small World Bead seakan-akan ingin keluar dan bersatu dengan dunia yang lebih luas ini,” gumam Yang Xiu.


Menggelengkan kepalanya, Yang Xiu lalu melihat ke berbagai arah, setelah memastikan tidak ada apa-apa lagi, Yang Xiu segera duduk ke tanah.

__ADS_1


“Kualitas energi spiritual sangat bagus di tempat ini, sebaiknya aku mengkonsolidasikan ranahku di sini!” ungkap Yang Xiu.


Ia pun mulai memejamkan matanya dan berkultivasi, hingga tak terasa sudah satu bulan lebih berlalu.


•••


Wilayah Selatan.


Puluhan ribu mil jauhnya dari Kuil Jixu, kekuatan terkuat di wilayah selatan.


Pertempuran terjadi, mereka adalah orang-orang dari Kota Azure, dan juga orang-orang dari Istana Leng Xue.


Dalam tiga minggu, Kota Azure yang dipimpin oleh para bawahan dan wanita Yang Xiu, berhasil menaklukkan seluruh wilayah barat yang mana banyak sekali kekuatan Emperor tahap 9 di sana.


Namun, bakat mereka adalah satu banding satu miliar, pertarungan dua lawan satu, tetap bisa dimenangkan oleh mereka.


Hal ini membuat banyak sekali korban yang berjatuhan dari pihak Istana Leng Xue, akibatnya seluruh Wilayah Barat berhasil ditaklukkan di bawah kepemimpinan Xia Ling Wan atau Kota Azure.


Setelah beristirahat selama satu Minggu lebih, kini gerakan untuk menguasai Wilayah Timur sudah di tengah jalan.


“Sister Zhu, ayo!”


“En!”


Di atas medan perang yang kacau balau, Xia Ling Wan dengan elemen api hitamnya dan Zhu Yan dengan elemen es nya membunuh di mana-mana.


Di sisi lain medan perang pun tidak jauh lebih baik daripada di sini, para orang-orang Yang Xiu melakukan pembunuhan dengan cepat.


Slash!


Sebuah tubuh tanpa kepala terjatuh ke tanah.


Yang membunuhnya tak lain dan tak bukan adalah adik perempuan Yang Xiu, Yang Yun.


“Ughh, ini neraka!” Badan Yang Yun bergetar, tapi tangannya tetap memegang pedang kelas Emperor peringkat tinggi itu dengan kuat.


“Gadis kecil, matilah!” Tiba-tiba seorang Emperor tahap 9 melaju dari sampingnya dan mengarahkan ujung tombak yang tajam ke arah Yang Yun.


Ting!


Yang Yun tidak terkena serangan itu, dia lalu berbalik dan melihat siapa yang melindunginya.


“Kalian berdua ...” Yang Yun melihat Mo Xiao dan Mo Xue saat ini sedang menangkis serangan menggunakan Chaos Qi yang kuat.


“Berguling!”


Dalam sekejap Emperor tahap 9 itu terpental ke belakang cukup jauh hingga menabrak tanah, lalu Mo Xiao dan Mo Xue mengangkat tangan mereka dan tercipta sebuah pedang berwarna hitam yang terbuat dari Chaos Qi.

__ADS_1


“Terima ini!”


Mereka berdua melemparkan pedang yang sangat kuat itu ke arah emperor tahap 9 tersebut dan membuat riak spasial di mana-mana.


Tsuk!


Setelah berhasil membunuhnya, Mo Xiao dan Mo Xue lalu berbalik dan melihat Yang Yun dengan khawatir.


“Nona muda, apa kau baik-baik saja?” tanya mereka berdua secara bersama-sama.


Yang Yun tertegun sejenak, dia melihat wajah kedua remaja di depannya dengan rasa bersalah, jika dia tidak melamun, mungkin saja dia tidak perlu menyusahkan mereka berdua.


“Aku tidak apa-apa, maafkan aku merepotkan kalian,” Yang Yun meminta maaf dengan tulus.


”Tidak perlu dipikirkan!” kata keduanya secara bersamaan lagi.


Yang Yun mengangguk berterima kasih dan menyuruh keduanya untuk pergi menyelesaikan pertarungan lainnya.


“Nyawaku berada di tanganku, jika tidak dapat melakukan hal ini, aku akan selalu menyusahkan dia,” gumam Yang Yun.


Mengepalkan tangannya, dia lalu melesat ke tempat yang cukup banyak orangnya dan melakukan teknik berpedang yang indah.


Di sisi Fu Zhun dan Chu Qing Cheng, keduanya bertarung tanpa komunikasi satu sama lain.


Hingga akhirnya Fu Zhun angkat bicara lebih dahulu. “Sister Chu, apa kau masih kuat?” tanya Fu Zhun.


Mereka sudah bertarung seharian penuh, sudah banyak sekali emperor tahap 7, 8, dan 9 yang mereka bunuh, meski begitu selalu saja ada beberapa orang yang cukup kuat untuk dapat bertahan di depan mereka.


Saat ini mereka sedang berhadap-hadapan dengan empat Emperor tahap 9 dan tujuh emperor tahap 8.


Pertarungan sudah cukup lama, wajar jika Fu Zhun juga mulai berkeringat dingin di dahinya.


“Kau belum menggunakan wujud sejatimu, kenapa khawatir denganku? apa aku lebih lemah darimu?” Chu Qing Cheng sedikit menyipit menatap Fu Zhun.


Dia sebenarnya cukup iri karena Yang Xiu pernah ketemu dengan Fu Zhun tanpa dia ketahui, apalagi ketika Fu Zhun menceritakan kejadian di pulau saat itu, dia benar-benar iri ketika mendengarkannya.


Tapi wajahnya yang selalu dingin dan acuh tak acuh itu terlihat seakan-akan tidak ada masalah apapun.


Fu Zhun yang mendapatkan balasan dingin dari Chu Qing Cheng, dia sedikit mengernyitkan keningnya. “Bukan begitu maksudku, tapi ... aku hanya khawatir.”


Chu Qing Cheng menghela nafas. “Tidak apa-apa, aku baik-baik saja, sebaiknya kita fokus kepada mereka saja—!”


”Hei, dua gadis kecil, aku sarankan kalian untuk menyerah saja dan menjadi budak segs tuan muda ini!”


« Bersambung! »


Jangan lupa tinggalkan like dan komentar.

__ADS_1


...Terima kasih telah membaca novel ini :)...


__ADS_2