
Jangan lupa like, komentar, dan vote yah.
Selamat membaca :)
***
Suasana menjadi seperti hening saat itu, hingga perlahan-lahan sosok lelaki tua tersebut membuka matanya dan memandangi Yang Xiu.
"Jadi kau Yang Xiu ..."
Yang Xiu menghembuskan nafasnya separuh dan mengangguk, "Yang Xiu melihat Holy Ancestor!" Yang Xiu menangkupkan tinjunya.
Holy Ancestor mengangguk, dan mengatakan, "Namaku adalah Wen Shi Zhan!"
Yang Xiu mengangguk, dan bertanya: "Apa yang senior perlukan dariku?"
"Aku mendengar dari Long Fan bahwa kau memurnikan elemen Yin Yang High Rank, apa benar?"
"Itu benar, junior memang memurnikan elemen Yin Yang High Rank!"
"..."
Diam sejenak, Wen Shi Zhan bertanya, "Kau dan Zi Yun, selamat dari serpihan serangan dariku, kan?" Dia nampak cukup serius menanyakan ini, karena dia merasakan aura Yang Xiu dan Zi Yun dulu di medan perang meski samar-samar.
"Itu benar, senior!" Yang Xiu mengangguk.
"Lalu bagaimana kau bisa selamat? mungkinkah Zi Yun menggunakan ..."
"Tidak, senior. Saat itu kami berhasil selamat karena ..." Yang Xiu mulai mengarang beberapa bagian cerita dengan ekspresi serius.
"Jadi begitu ... maka itu masuk akal." Wen Shi Zhan mengangguk mendengarnya.
"Lupakan tentang itu dahulu, aku membawamu ke sini juga karena alasan lain," ungkap Wen Shi Zhan.
Yang Xiu menjadi penasaran mendengar hal tersebut.
"Kau mempunyai bakat untuk mempromosikan tahap 9 di masa depan, jika kau mati, itu benar-benar kerugian human race kita." Wen Shi Zhan melanjutkan, "Aku ingin memberikanmu 'Teknik Rahasia: Divine Soul Attack' kepadamu agar sewaktu-waktu jika kau dalam bahaya besar kau bisa menggunakannya. Tapi, aku juga sedang terluka parah ..."
__ADS_1
"Senior terluka?" Yang Xiu menaikkan alisnya terkejut. Di dunia ini, siapa lagi yang mampu melukai seorang Realm Lord tahap 9 selain mereka yang setara?!?!
Wen Shi Zhan menjelaskan: "Yah, Weiqi sialan itu benar-benar demon yang merepotkan, namun meski begitu, aku juga berhasil melukainya, jadi seharusnya bajingan itu tidak akan keluar dari persembunyiannya dalam 500 tahun mendatang!"
Yang Xiu terdiam mendengar semua itu.
"Kembali ke topik. Karena aku tidak bisa memberimu Divine Soul Attack, Hmm ..." Wen Shi Zhan melihat dari atas ke bawah tubuh Yang Xiu, "Kau mempelajari dao apa?"
"Ruang, Pedang, dan Tombak!" ungkap Yang Xiu.
"Ti-Tiga?" Wen Shi Zhan nampaknya cukup terkejut, "Aku bahkan hanya bisa mempelajari Dao pedang sebagai dao utama, dan dao tombak sebagai dao pendukungku."
Yang Xiu merasa tiga sudah baik, jika dia membawa dao waktu, alkimia, array ... Yang Xiu tidak tahu akan seperti apa ekspresi di wajah Wen Shi Zhan.
"Ambil ini!" Wen Shi Zhan melemparkan sebuah token giok berwarna hitam di tangannya kepada Yang Xiu.
Yang Xiu menangkap itu dan wajahnya penuh pertanyaan.
"Kau tahu bahwa ada Aula Pertukaran, bukan?" Wen Shi Zhan bertanya. "Dengan token itu, kau bisa menukarnya dengan benda apapun, tapi hanya 5 benda batasnya!"
Yang Xiu menjadi paham, dia sudah mendengar mengenai aula pertukaran ini sebelumnya saat berbincang-bincang dengan Zi Yun.
"Terima kasih, senior!" Yang Xiu menangkupkan tinjunya dan menyimpan token tersebut ke dalam cincin penyimpanannya.
"Oh, yah. Apa ada yang kau ingin katakan kepadaku?" lelaki tua itu tersenyum mencurigakan.
Yang Xiu merasa bahwa rahasianya sepertinya sudah diselidiki oleh para petinggi human race, jadi dia terpaksa memberitahu.
"Aku masuk ke Demon Galaxy melalui suatu Void Tunnel!"
Jantung Wen Shi Zhan sedikit berdetak lebih cepat mendengar pernyataan Yang Xiu barusan.
"Maksudmu ada Void Tunnel yang terhubung dari Golden Star Galaxy ke Demon Galaxy?" Wen Shi Zhan bertanya dengan hati-hati.
"Itu benar!" Yang Xiu mengangguk, "Namun aku sudah menyegelnya sepenuhnya, kecuali jika ada seseorang dengan pemahaman dao ruang tingkat 6 atau 7, itu hampir mustahil untuk dilihat!"
Wen Shi Zhan sedikit menghela nafas lega dan menanyakan lokasinya.
__ADS_1
"Di bagian terdalam wilayah demon!" Yang Xiu menjelaskan, "Setelah selesai menyegel void tunnel, karena aku mempunyai Earth Support Bamboo, aku menyerap beberapa demon Qi yang tersisa dari pembunuhanku dan berpura-pura menyamar menjadi demon selama seratus di sana!" Yang Xiu berkata seolah dia benar-benar berada di tempat itu selama 100 tahun, padahal hanya satu tahun.
"100 tahun!" Wen Shi Zhan mengagumi keberanian Yang Xiu.
"Jadi begitu, jadi begitu ..." Wen Shi Zhan mengangguk berulang kali dan memandangi Yang Xiu dengan penuh syukur, untung saja human race memiliki bakat jenius sepertinya.
"Ambil ini!" Wen Shi Zhan memberikan salah satu cincin penyimpanan di jarinya dan melemparkannya kepada Yang Xiu.
Yang Xiu menerimanya dan wajahnya penuh senyum ramah, namun hatinya tersenyum jahat, memang benar kata penjahat, menipu adalah salah satu cara tercepat menjadi kaya.
"Banyak terima kasih, senior!" Yang Xiu berkata seraya memasangkan cincin penyimpanan ke jarinya.
"Yang Xiu, aku baru saja mendengar dari Long Fan bahwa kau sepertinya mencari sebuah tim? apa kau mau aku mengaturnya untukmu? mereka akan siap dalam 20 tahun jika kau mau!"
"Hmm ..." Yang Xiu berpikir sejenak. "Maaf jika lancang, tapi bisakah satu diantaranya adalah seorang alkemis?"
Yang Xiu sudah berpikir seperti ini bahkan saat sebelum Gu Tianji datang, tentu saja dia juga bisa memurnikan pil sendiri, namun itu akan sangat membuang-buang waktu.
Wen Shi Zhan mengernyitkan keningnya, dan berkata: "Alkemis tidak diizinkan bertarung! tapi, aku mendengar ada jenius muda di guard lain yang seorang alkemis dan pengguna dao panah, aku akan mengirim orang untuk menawarkannya, namun jika tidak bisa, maka maafkan aku."
"Terima kasih!" Yang Xiu mengatupkan tinjunya, setidaknya dia sudah memberitahukan permintaannya, masalah bisa atau tidak, hanya bisa menunggu waktu.
"Aku rasa sampai di sini pembicaraan kita, pergilah!"
Yang Xiu mengangguk dan berbalik, lalu berjalan keluar dengan tenang. Namun, sebelum dia dapat melangkah keluar pintu, Wen Shi Zhan menghentikannya.
"Tunggu!"
Yang Xiu berhenti berjalan dan dia memiliki firasat buruk.
"Ya, senior?" Yang Xiu menoleh dan bertanya.
"Sebelumnya Tan Cai berkata ada urusan penting denganmu, tentang apa?"
Yang Xiu tersenyum dengan keringat di punggungnya, katanya: "Dia berkata ingin mengajariku alkimia jika aku tertarik ... hanya itu saja."
"Hmm ..." Wen Shi Zhan menatap Yang Xiu dalam-dalam, namun akhirnya ia menarik kembali tangannya dan mengibaskan tangannya, "Pergilah!"
__ADS_1
« Bersambung! »
Jangan lupa tinggalkan like, komentar, dan vote yah. Terima kasih telah membaca :)