
⟨ Jangan lupa like, vote, dan komentar! ⟩
•••
Yang Xiu kemudian lanjut berkultivasi lagi selama sebulan, setelah merasa tidak mendapatkan banyak hal, Yang Xiu segera menyudahi kultivasinya dan pergi ke lantai 3, lantai ketiga benar-benar kelihatan modern, bahkan ada TV di sini!
POV MC:
Aku tidak tahu bagaimana sistem melakukannya, tapi ini benar-benar hal yang sangat luas biasa, tapi akan sangat aneh jika kultivator dari dunia kultivator menonton TV, tidak— Aku sepertinya akan terlalu berlebihan jika menghentikan kesenangan mereka.
POV MC End!
Melihat kedatangan Yang Xiu, semua orang yang duduk di sofa hendak menyambut kedatangan Yang Xiu, tapi Yang Xiu menyuruh mereka untuk tidak terlalu memperdulikannya.
Yang Xiu juga hanya melihat sekilas, kini Hong Zheng sudah mencapai Emperor tahap 9 puncak, begitu juga Wu Hen, lalu aura dua pelayan kecilnya, Qin Yu dan Xin'er juga semakin mengental dan mereka sepertinya bisa bertarung 2 lawan 1 kepada Emperor Tahap 9 normal.
“Tidak buruk.” Yang Xiu berkata dengan senyum tipis puas.
Yang Xiu lalu melihat ke arah adiknya, Yang Yun yang saat ini sedang duduk dihimpit oleh kedua gunung milik Qin Yu dan Xin'er.
Pandangan matanya hanya berfokus kepada TV sehingga dia baru sadar akan kedatangan Yang Xiu ketika Yang Xiu berkata barusan.
Yang Yun merasa malu dan segera bangkit berdiri dan menangkupkan tinjunya seperti salam hormat para seniman bela diri pada umumnya.
“Yang Yun bertemu Kakak Besar!” kata Yang Yun dengan nada normal.
“En.” Yang Xiu sedikit mengangguk puas.
“Kau sekarang sudah menjadi kultivator ranah True Element Tahap 3, bakatmu benar-benar bagus.” ungkap Yang Xiu setelah mengetahui tingkat kultivasi Yang Yun saat ini.
Yang Xiu tidak terlalu heran, bagaimanapun ada miliaran Source Crystal yang dia berikan kepada Qin Yu dan Xin'er, juga Yang Yun mendapatkan ajaran langsung dari An Yun Lan yang merupakan seorang Ancient Emperor yang kuat, dengan semua itu, bahkan seseorang dengan bakat rendah pun harusnya bisa berkultivasi.
Yang Yun merasa cukup senang mendapatkan pujian dari Yang Xiu, tapi detik selanjutnya dia langsung mengerti bahwa …
Tup!
Tinju Yang Xiu berada tepat di depan matanya, membuat Yang Yun sangat terkejut dan merasakan bahwa kematian sudah berada di depan mata.
Yang Xiu menarik tinjunya kembali dan membuat Yang Yun berkeringat dingin.
__ADS_1
Yang Xiu lalu mulai berkata:
“Jangan terlalu bersenang diri, Masih ada ranah True Martial Artist, Divine Movement, Transcendent, semua itu terdiri dari 9 ranah kecil berturut-turut.”
“Lalu sesudah itu adalah ranah Saint, Saint King, Dao Refinement, dan Dao Source. Semuanya terdiri dari 3 ranah kecil berturut-turut.”
“Lalu ranah Emperor, Emperor terbagi menjadi 9 ranah kecil. Namun ada juga ranah Half-Ancient Emperor dan yang terkuat adalah Ancient Emperor!”
⟨ Sebenarnya ranah Half Ancient Emperor dan Ancient Emperor masih masuk kategori ranah Emperor, Oke! ⟩
Mendengar penjelasan dari Yang Xiu, Yang Yun terdiam seribu bahasa, dia tidak pernah diberitahu tentang ranah diatas Divine Movement oleh orang-orang sehingga dia berpikir dirinya dapat dengan mudah mengejar kakaknya, rupanya dirinya benar-benar terlalu berlebihan.
Perbedaannya bagai Langit dan Bumi!
Masih ada 9 ranah besar atau 50 ranah kecil lagi hingga menyamai tingkat yang sama dengan Yang Xiu.
Yang Xiu lalu melihat ke arah mereka yang lainnya, berkata: “Kalian jangan menunda-nunda informasi, jika dia tidak sanggup menapaki jalan bela diri hanya karena alasan ini, maka memang itu takdirnya!”
“Baik!” jawab mereka semua dengan serentak.
Yang Xiu lalu melihat lagi ke arah Yang Yun. “Aku ingin keluar setelah melakukan beberapa hal, apa kau ingin ikut?” tanya Yang Xiu.
“Boleh?” tanya Yang Yun kembali, dia berpikir bahwa Yang Xiu akan menyuruhnya untuk berfokus pada kultivasinya.
“Terimakasih!” ucap Yang Yun sambil mencium pipi Yang Xiu dengan bibir kenyalnya itu.
“Aku tidak punya banyak hal, anggap saja itu sebagai hadiah ulang tahunmu.” kata Yang Yun dengan senyum percaya diri.
Sementara itu.
“Old Zheng, hari ini ulang tahun Tuan Muda? kenapa kau tidak memberitahu sebelumnya?” tanya Wu Hen dengan nada rendah kepada Hong Zheng.
“Aku juga baru tahu!” balas Hong Zheng sambil menyesap teh hangat ke dalam mulutnya.
“Jadi …” Wu Hen terlihat bingung.
Ah benar!
Wu Hen segera bangkit berdiri dan berkata: “Aku dengan hadiah ulang tahun bisa dalam bentuk apa saja yang penting tulus, apakah Anda mau saya melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Nona Yun?”
__ADS_1
Pufft!
Hong Zheng menyemprotkan teh hangat yang baru diminumnya ketika mendengar pernyataan Hong Zheng yang kelihatan sangat polos dan bodoh itu.
Para wanita juga menertawai tingkah bodoh Wu Hen dengan pelan.
“Apa Old Wu mempunyai sifat seperti itu kepada Kakak?” Yang Yun juga kebingungan dan bertanya.
“Omong kosong apa yang kau bicarakan Wu Hen?” geram Yang Xiu, jika sekarang di tanah lapang, dia mungkin sudah menampar wajah Wu Hen yang terlihat tua tapi polos itu.
Wu Hen juga merasa malu ketika sadar bahwa perkataannya terlalu konyol, apalagi dia seorang lelaki tua.
•••
Setelah menyelesaikan semua urusan dengan orang-orang, Yang Xiu lalu pergi ke lantai dua dan yah— Yang Xiu pergi dan mandi di kamar mandi untuk semua orang di lantai dua karena kamarnya di lantai tujuh tidak memiliki kamar mandi.
“Huft, lain kali aku harus mencari kamar yang bagus di lantai 6 saja, tapi untuk sekarang sebaiknya menggunakan kamar mandi ini.” gumam Yang Xiu.
Yang Xiu lalu masuk ke kamar mandi dan mandi, kamar mandi itu cukup modern, bahkan terdapat Shower sendiri dan bisa diatur menjadi baik air hangat maupun dingin.
“Hah … sudah sangat lama aku belum mandi seperti ini.” ucap Yang Xiu merasakan aliran air yang membasahi dari rambut hingga kakinya.
Setelah selesai mandi, Yang Xiu lalu mengeringkan tubuhnya dan menggunakan kembali pakaiannya, lalu berkaca di depan cermin.
Rambutnya berwarna merah susah terlalu panjang hingga ke pinggangnya dan itu membuat Yang Xiu merasa terlalu berlebihan.
“Beli ikat rambut.” ucap Yang Xiu.
{ Baik! Membeli … }
Yang Xiu lalu memegang sebuah karet berwarna hitam di tangan kanannya, lalu mengikat rambutnya sehingga kelihatan lebih rapi lagi.
“Baiklah, begini lebih rapi.” Yang Xiu melihat cermin lagi dan cukup puas melihat penampilannya saat ini.
“Sekarang saatnya bertemu Yun Lan, aneh juga … beberapa hari yang lalu aku sepertinya merasakan Ruo Qing datang ke Pagoda Suci dan ada dikamar Yun Lan …” gumam Yang Xiu.
Selang beberapa saat, Yang Xiu berada di depan kamar An Yun Lan dan membukanya, dia sedikit terkejut dengan apa yang dilihatnya.
Inikah hadiah ulang tahunnya?
__ADS_1
⟨ Bersambung! ⟩
Pengen nanya, kira-kira cocok gak Yang Yun jadi simpanan Yang Xiu? habis ini ada adegan anunya soalnya.