
Jangan lupa like, komentar, dan vote yah.
Selamat membaca :)
***
Setelah selesai berkata demikian, Yang Xiu langsung memunculkan sebilah pedang dengan Yuan Qi miliknya langsung meluncur tajam ke arah serigala hitam itu dengan sangat cepat dan langsung membunuh serigala berekor ular tersebut.
Tap!
Yang Xiu mendarat tepat di depan gadis tersebut dan memandangnya dari atas sampai ke bawah.
Gadis itu seketika memiliki wajah yang sedikit merah, cepat-cepat dia menutup belahan dadanya dengan tangannya dan memfitnah pemuda di hadapannya, “Apa yang kau lihat, Mesum!”
“...” Selama masa hidupnya, baik di dunia nyata maupun ilusi ini, dia belum pernah mendapatkan panggilan seperti itu.
Merasakan tatapan tidak senang dari pemuda di hadapannya, gadis itu cepat-cepat merasa bersalah dalam dirinya, “Saudara, maafkan—"
“Aku hanya memeriksa apakah kau memiliki harta atau tidak, rupanya kau hanya orang miskin. Selamat tinggal!” Yang Xiu langsung perlahan-lahan terangkat ke langit, tapi dia tiba-tiba merasakan kakinya cukup berat.
“Apa yang kau lakukan?” Yang Xiu memandang ke bawah kakinya dengan kesal, gadis tidak tahu malu ini sebenarnya memeluk kedua kakinya!
“Ahhh, paman, kau begitu jahat! Apa kau tega meninggalkan gadis cantik sepertiku di tengah hutan belantara ini?” gadis itu mulai merengek seperti anak kecil yang tidak dibelikan mainan.
“...”
Gadis kecil? Yang Xiu bahkan curiga kalau gadis ini hanya mengubah penampilannya menjadi gadis 15 tahun untuk menipu orang-orang, umur aslinya pasti lebih daripada itu.
“A-Aku tahu jalan ke King City terdekat dengan cepat, aku akan mengantarmu jika kau mau mengajakku!” Gadis itu mulai menawarkan tawaran yang cukup menarik minat Yang Xiu.
“Baiklah, tapi lepaskan kakiku terlebih dahulu!”
“Tidak mau! Kau pasti ingin melarikan diri!”
“...”
Tidak mau mencari terlalu banyak drama lagi, Yang Xiu langsung turun ke tanah mengikuti keinginan gadis itu.
Yang Xiu menengok ke kiri dan ke kanan, sangat kebetulan, di sana terdapat beberapa herbal penyembuh.
“Tunggu sebentar.”
__ADS_1
***
“Murnikan ini!” Yang Xiu melempar 2 butir pil berwarna orange muda ke arah gadis remaja itu.
Tentang bagaimana cara dia meramu pil, itu sangat mudah, dia adalah alkemis tingkat Realm Lord Middle Rank.
Bahkan tanpa tungku pil pun dia mampu menciptakan pil tingkat Earth dengan mudah, seperti mengerjakan perkalian delapan kali delapan, dia sudah tidak butuh kalkulator sama sekali.
Terlebih dari pada itu, sungguh kebetulan bahwa ada urat bumi di bawah tanah tempat mereka berada, sehingga Yang Xiu bisa memanfaatkan itu untuk menyempurnakan pil penyembuhan.
“Ka-Kau Alkemis?” Wajah gadis itu yang sebelumnya sedikit tenang, kini menjadi sangat terkejut.
Faktanya alkemis adalah orang yang sangat berharga di pihak Human Race, meski mereka hanya alkemis tingkat Earth, tapi keberadaan seperti itu sama pentingnya dengan cultivator alam saint.
Yang Xiu masih tidak tahu itu, dia pikir itu tidak terlalu istimewa, yah ... bahkan saat di benua Green Light dulu, keberadaan alkemis tingkat Earth hanya sedikit dihargai saja.
“Cepat murnikan, jangan membuang waktuku!” titah Yang Xiu – lalu pergi mencari tempat untuk duduk berkultivasi sementara.
***
Beberapa jam kemudian, Yang Xiu membuka matanya dan merasakan peningkatan kekuatan yang cepat di dantiannya.
Ranah Divine Movement tahap 8!
Yang Xiu langsung bertanya tanpa basa-basi, “Kau sudah sembuh, siapa namamu?”
Gadis itu membuka matanya dan bangkit berdiri seraya mengepak-ngepak roknya yang kotor. “Namaku adalah Xiannu!” ungkapnya dengan senyum percaya diri, tapi tidak menyangka respon Yang Xiu akan sedikit dingin.
“Xiannu? apa kau tidak ada nama lain yang lebih bagus untuk digunakan menjadi nama samaran?”
[Xiānnǚ \= Gadis Peri]
“Ti–Tidak, kok. Itu memang namaku!” Gadis itu mulai menoleh ke arah lain sambil bersiul dengan gugup.
“Cech ...” Yang Xiu berkata, “Baiklah, karena kau sudah sembuh, ayo kita pergi!”
“Enn!” Xiannu menyahut, dan keduanya pun terbang bersama-sama dengan cepat ke satu arah.
***
Di sepanjang perjalanan, Xiannu banyak berbicara omong kosong yang hanya masuk telinga kanan namun keluar di telinga kiri Yang Xiu, Yang Xiu hanya akan berbicara dengannya ketika bertanya tentang sesuatu yang dia tidak tahu tentang dunia ini.
__ADS_1
“Apakah ada cara efektif melawan demon race?” tanya Yang Xiu.
Xiannu menjawab, “Aku mendengarnya ada teknik: self guard, selama kau menggunakan teknik ini saat bertempur dengan Demon Race, kau akan sangat sulit untuk tertular demon Qi dan menjadi demon!”
“Jadi begitu ... lalu bagaimana cara orang menghilangkan demon Qi pada tubuh?”
Yang Xiu ingat saat Demon War dulu di Bintang Xin Huang, banyak manusia yang dijangkiti oleh Demon Qi dari Weida, cara menghilangkan Demon Qi ini dengan cara yang pertama adalah membunuh sumbernya langsung. Sedangkan, Gu Tianji pernah berkata bahwa Demon Qi juga bisa dihilangkan menggunakan kekuatan Elemen Yin.
Jadi, hanya untuk memastikan saja, apakah sama atau tidak, Yang Xiu bertanya seperti itu.
“Yah, ada yang namanya Pil Anti-Demon yang dibuat menggunakan elemen Yin, tapi pil itu sudah sangat langka sekarang, karena mencari elemen Yin benar-benar seperti mencari jarum di dalam dasar samudra, kau tahu.”
‘Pil Anti-Demon, jadi begitu ...” gumam Yang Xiu.
Xiannu lalu melanjutkan, “Karena keterlangkaan Pil Anti-Demon, maka banyak manusia dan manusia yang saling bunuh jika salah satunya terjangkit dengan Demon Qi.”
“...”
***
Beberapa hari kemudian.
Tepatnya ketika matahari baru saja menampakkan dirinya dengan penuh gemilang di sisi timur dunia, Yang Xiu dan Xiannu tiba di depan gerbang masuk King City.
“Hah ... akhirnya kita sampai!” Xiannu meregangkan tangannya dengan wajah puas, ketika dia menoleh ke Yang Xiu, Yang Xiu sudah tidak ada di sana.
Menoleh lagi, Xiannu melihat bahwa Yang Xiu sudah masuk ke dalam King City sambil melihat ke kanan dan ke kiri. “Tunggu aku!” dengan cepat Xiannu pun berlari mengejar Yang Xiu.
‘King City benar-benar layak dengan sebutannya, bahkan saat masuk ke dalam sini, aku dapat merasakan banyak aura cultivator Transcendent dan Saint di beberapa tempat ...’ ucap Yang Xiu dalam hatinya.
“Paman! Tunggu aku!”
Setelah teriakan, seorang gadis 15 tahun, berambut coklat dengan warna mata coklat berlari ke sampingnya.
“Xiannu? kenapa kau mengejarku?” Yang Xiu langsung bertanya pada intinya.
“Aku ingin mengikutimu!” ungkap Xianniu dengan senyum berseri di mulutnya.
“Tidak.” Yang Xiu langsung berjalan pergi, namun pakaiannya ditahan oleh Xiannu.
Ketika Yang Xiu ingin memarahinya lagi, Yang Xiu langsung menghentikannya karena melihat ke arah pintu masuk King City sangat ramai di sisi jalannya.
__ADS_1
« Bersambung! »
Jangan lupa tinggalkan like, komentar, dan vote yah. Terima kasih telah membaca :)