
Jangan lupa like, komen, dan vote yah.
Selamat membaca :)
***
“Akhirnya aku berhasil menerobos dragon reborn tahap 6!” Yang Xiu tersenyum senang.
Berbalik dan melihat ke arah kedua wanitanya, keduanya kini juga sudah menjadi Dragon & Phoenix Reborn tahap 3.
“Mereka semua akan kuat seiring berjalannya waktu ...” gumam Yang Xiu.
Setelah selesai merapikan pakaiannya, Yang Xiu membuka pintu kamarnya dan sedikit terkejut melihat ada Ming Yue di hadapannya.
“Apa yang kau lakukan di sini, Yue’er?” tanya Yang Xiu, tapi sebelum Ming Yue dapat menjawabnya, Yang Xiu sudah mencium bibirnya.
Ming Yue segera melingkarkan tangannya di leher Yang Xiu dan keduanya seperti itu selama puluhan nafas sebelum akhirnya berhenti.
“Kenapa kau tidak mengajakku!” Ming Yue memiliki wajah yang cemberut, lalu tanpa sengaja melihat kondisi dalam kamar Yang Xiu ... ini sangat berantakan, seperti terjadi pertarungan hebat dalam dua bulan ini.
“Lain kali saja, oke?” Yang Xiu menepuk kepalanya.
“Hmm, terserah kau saja,” Ming Yue mengangguk dengan memelas senyum enggan.
“Yue’er, apakah kau ada Peta Bintang Sheng Ying ini?” tanya Yang Xiu.
“Tunggu sebentar!”
Mengucapkan seperti itu, Ming Yue pun memasukkan kesadaran spiritualnya ke dalam cincin penyimpanannya dan menarik sebuah kristal prisma berwarna hitam keluar dari dalamnya.
Yang Xiu menerimanya, lalu bertanya: “Ini peta bintang?”
“Ya ... kau hanya perlu memasukkan kesadaran spiritual ke dalamnya dan akan mengetahui semua lokasi dari Bintang Sheng Ying,” Jawab Ming Yue.
“Oh yah. Kau mau ke mana?” tanya Ming Yue.
“Aku ingin membunuh bajingan itu, aku yakin sedikit lagi mereka akan tiba—” Yang Xiu baru saja selesai bertanya, lalu tiba-tiba terdengar suara dentuman pada array yang melindungi tempat mereka.
“Sepertinya dia sudah datang!” Yang Xiu memandang ke arah luar, lalu berkata kepada Ming Yue: “Kau tunggu saja—”
“Tidak, aku ikut!” Ming Yue langsung memotongnya.
“... Baiklah.”
Dalam sekejap Yang Xiu merobek ruang dan keduanya menghilang.
***
Ketika muncul kembali, Yang Xiu dan Ming Yue muncul di salah satu kuil yang ada di gunung lain.
“Xi Dai, cepat keluar untuk raja ini!” Yang Xiu berteriak dengan suara cukup lantang dari luar kuil.
__ADS_1
Tak lama, Xi Dai muncul secara tiba-tiba dari dalam robekan ruang— langsung menangkup tinjunya, “Salam, Tuan dan Nyonya Ming!”
“Yue, berikan dia Plat Array!” titah Yang Xiu.
“En!” Ming Yue mengangguk, lalu memberikan token pelindung array kepada Xi Dai.
Xi Dai menerimanya, lalu bertanya: “Apa yang tuan ingin saya lakukan?”
“Sangat sederhana, aku hanya ingin kau membuka dan menutup array ini,” jawab Yang Xiu.
“Oh, baiklah!” sahut Xi Dai.
“Apa ada yang kau inginkan, Xi Dai?” Yang Xiu menatap wajah Xi Dai dengan tenang.
“Tuan benar-benar paham!” Xi Dai tersenyum sanjung.
“Katakanlah.”
“Emm, sebenarnya ... aku ingin bertanya, apakah Tuan bisa mengeluarkan semua klan phoenix?”
“Hmm, tapi apa gunanya? jika ada yang sudah mencapai tingkat 13, aku pasti mengeluarkannya!” ungkap Yang Xiu dengan tegas.
“Baik, Tuan!” Xi Dai menangkupkan tinjunya lagi, setidaknya dia masih ada kesempatan untuk bertemu dengan mereka lagi.
“Baiklah, ayo kita pergi!”
Setelah mengatakan hal tersebut, mereka bertiga menghilang.
***
Sekelompok cultivator Realm Lord sedang berkumpul bersama-sama dan secara terus-menerus menyerang array yang melindungi Pegunungan Ming Shang, tapi sekuat apapun mereka mencoba, tetap tidak bisa.
“Sial! Patriark Ming, kau tidak berbohong, kan? apakah array ini milik keluarga Ming kalian? kalian pasti mencoba untuk menyembunyikan Ming Yue!”
Seorang pemuda berambut hitam dikepang, memarahi seorang lelaki paruh baya yang tak lain adalah Ming Fu.
Benar, dia adalah Qi Feng, orang yang ingin menikahi Ming Yue.
Ming Fu bingung harus berkata apa, tapi Ming Xi yang ada bersama-sama dengan mereka segera angkat bicara.
“Tuan muda Qi, sebenarnya ...”
Ming Xi baru saja ingin memberitahu, tapi langsung dicegat oleh Ming Fu, “Ming Xi, kau berani!”
“Kenapa, patriark? bukankah kita harus memberitahu yang sebenarnya?” tanya Ming Xi dengan wajah polos.
“Apa yang terjadi, tetua Ming Xi? katakan kepada Tuan Muda ini!” tatapan Qi Feng segera terjatuh kepada Ming Xi.
“Begini tuan muda, dua bulan yang lalu ....”
Ming Xi pun mulai menceritakan apa saja yang terjadi dua bulan yang lalu secara rinci.
__ADS_1
Mendengarkan semuanya secara perlahan, wajah Qi Feng menjadi hitam seperti pot bunga, dia tidak menyangka ada anjing yang berani merebut tunangannya.
“Lalu, bagaimana tentang array ini?” tanya Qi Feng.
Ming Xi menggelengkan kepalanya, “Aku juga tidak tahu, bocah itu sepertinya memiliki master array yang kuat di belakangnya!”
“Tuan muda Qi!” tiba-tiba terdengar suara tak jauh dari sebelah depan.
“Ada apa?” Qi Feng melihat bawahannya yang ternyata datang untuk melaporkan sesuatu.
“Kami melihat kemunculan 3 orang di dalam array! salah satunya adalah Nona Muda keluarga Ming, Ming Yue!”
“Apa!” Qi Feng sedikit terkejut, “Hahaha, mari lihat siapa bajingan yang berani merebut wanitaku!’
Qi Feng segera membungkus dirinya dengan World Power dan terbang ke dekat array.
***
Di dalam array, Yang Xiu dan lainnya memandang puluhan cultivator alam Realm Lord dengan wajah tenang.
“Xi Dai, kau pergilah cukup jauh!” titah Yang Xiu, sementara dirinya langsung mendarat turun ke tanah bersama Ming Yue.
“Jadi kau sampah yang menyulitkan Tuan Muda ini!”
Sebuah teriakan disertai dengan kemunculan pemuda berambut hitam kepang satu di luar array.
“Qi Feng!” Ming Yue memasang tatapan tidak senang seketika.
‘Jadi dia Qi Feng itu?’ Yang Xiu memasang wajah tenang memandangi pemuda tersebut.
“Ming Yue, aku tidak tahu apa yang bocah itu lakukan untukmu, tapi keluarlah sekarang!” teriak Qi Feng dengan arogan.
Ming Yue tidak mempedulikannya, langsung berbalik melihat ke arah Yang Xiu.
Yang Xiu diam-diam menilai situasi, ‘Berapa banyak Realm Lord?’ tanya Yang Xiu.
[Realm Lord tahap 5 ada 7, Realm Lord tahap 6 ada 1]
‘Fiuh, sesuai dugaanku, Qi Feng pasti tidak akan membawa tetua atau patriark terkuat keluarganya.’ batin Yang Xiu.
“Aku ingin bertanya ...” Yang Xiu tiba-tiba membocorkan suaranya, menarik perhatian Qi Feng yang selama ini tidak mempedulikannya.
“Siapa kau?” Qi Feng mengernyitkan keningnya.
“Tuan muda Qi, dia adalah bocah yang saya maksudkan sebelumnya!” Ming Xi menjawab dari samping.
“Rupanya begitu,” Qi Feng mengangguk, lalu melihat Yang Xiu lagi, “Apa kau yang punya array ini?” tanyanya.
“Ya, lalu?” Yang Xiu membalasnya dengan sorotan mata yang tajam.
« Bersambung! »
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan like, komen, dan vote yah. Terima kasih telah membaca :)