MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN

MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN
Chapter 184 : 2 Hari


__ADS_3

« Jangan lupa like, komen, dan vote! »


Selamat Membaca :)


•••


Tiba-tiba aura pada tubuhnya meningkat pesat dan terdengar suara krak pada dirinya, lalu auranya mulai meningkat melebihi Emperor Tahap 1.


Xia Ling Wan lalu membuka matanya dan terlihat senang.


“Aku menerobos ranah Emperor Tahap 2!” ujar Xia Ling Wan.


Xia Ling Wan memiliki kesenangan dalam dirinya, sesungguhnya dia bisa menerobos ranah Emperor Tahap 2 sejak lama, hanya saja dia tidak mempunyai waktu untuk melakukan kultivasi tertutup sehingga waktunya lebih banyak terbuang untuk memerintah orang-orang.


Dia, Zhu Yan, Fu Zhun, serta Huang Luo Xi mengalami hal yang sama, kecuali Chu Qing Cheng yang masih memiliki waktu untuk melakukan kultivasi tertutup karena ada Zhu Yan yang melindunginya.


“Selamat, kau berhasil bertambah kuat.”


Yang Xiu mengatakan ucapan selamat, membuat Xia Ling Wan tersenyum manis, dia benar-benar senang dipuji oleh Yang Xiu sendiri.


“Terimakasih suami!” Xia Ling Wan mencium pipi Yang Xiu lalu dengan cepat menarik kembali ciumannya dengan wajah kemerahan dan malu.


‘Ini benar-benar Xia Ling Wan yang pemalu seperti dulu,’ batin Yang Xiu.


Yang Xiu lalu menundukkan kepalanya dan mencium bibir kenyal Xia Ling Wan.


“Umm …” Xia Ling Wan membeku sejenak, tapi dia akhirnya mulai menggerakkan lidahnya untuk merasakan sensasi berkelanjutan.


Selagi menciumnya, tangan Yang Xiu juga masuk ke dalam dress yang dikenakan oleh Xia Ling Wan dan memainkan dengan santai gua suci nya, membuat Xia Ling Wan seperti ingin melepas bibirnya dari mulut Yang Xiu dan menger*ng nikmat, tapi Yang Xiu tidak memberikannya kesempatan itu.


Dia melakukan ini kepada Xia Ling Wan selama beberapa menit hingga akhirnya melepaskan ciumannya dan menghentikan perbuatan tangannya.


Empat mata bertemu, satu sama lain tau apa yang dipikirkan, mereka benar-benar sudah terjatuh dalam lautan cinta.


Yang Xiu lalu melepaskan pelukannya dan dia sendirian berbaring di tempat tidur.


Xia Ling Wan juga dengan cepat membuka dress miliknya dan naik ke atas Yang Xiu, dengan punggung mengarah ke wajah Yang Xiu, Xia Ling Wan lalu membuka celana milik Yang Xiu dan cukup terkejut mengetahui bahwa ukuran tongkat baseball benar-benar kelihatan puluhan kali lebih kuat dan juga lumayan membesar daripada terakhir kali.

__ADS_1


“Sa-Sayang, tidak bisakah kita mengajak saudari yang lainnya?” Xia Ling Wan bertanya dengan gugup, dia sendirian tidak mungkin membuat Yang Xiu puas.


“Aku tidak mau, dua hari ini adalah spesial untukmu!” balas Yang Xiu, lalu mulai menjil*ti gua suci milik Xia Ling Wan dengan rakus.


“Ahhnnggg …” Xia Ling Wan sedikit mendesah merasakan lidah Yang Xiu bergerak membuat bagian bawahnya semakin lembab.


Xia Ling Wan akhirnya pasrah dan mulai memasukkan tongkat sakti itu ke dalam mulutnya sampai ke tenggorok*nnya karena saking besarnya.


Setelah beberapa saat melakukan gerakan yang sama, Yang Xiu lalu berhenti melakukannya dan menidurkan Xia Ling Wan di kasur.


“A-Aku siap!” ungkap Xia Ling Wan.


Yang Xiu lalu memasukkan tongkat sakti miliknya secara perlahan lalu mulai menggerakkan tubuhnya ke depan dan ke belakang secara lembut tapi cepat.


Erang*n demi erang*n terdengar di dalam kamar yang sepi itu, bau wangi juga membuat ruangan semakin penuh dengan kesejukan.


Selama beberapa jam, Yang Xiu lalu menyemprotkan cairan nakalnya ke dalam gua kesuci*n milik Xia Ling Wan.


Yang Xiu tidak terlalu khawatir membuat Xia Ling Wan hamil, karena kesempatan seorang kultivator untuk bisa hamil sangat rendah, mereka setidaknya harus bermain di ranjang selama beberapa tahun.


Tapi walaupun Xia Ling Wan mengandung, maka itu sebuah hadiah baginya, lagipula memiliki anak tidak merugikan apapun baginya, malah mungkin dia akan cukup senang memiliki seorang putra atau putri.


Tubuh Xia Ling Wan dipenuhi dengan keringat yang membasahi sehingga membuat dirinya semakin terlihat menggoda.


Yang Xiu lalu menghentikan gerakannya dan membalikkan tubuh Xia Ling Wan sehingga b*kongnya mengarah ke arahnya dan wajah Xia Ling Wan tersandar ke atas kasur.


Yang Xiu lalu menusuk tongkat saktinya dan membuat bunyi papapapa semakin kuat dalam ruangan.


Setelah selama beberapa saat melakukan hal itu, Yang Xiu lalu bersandar pada sandaran tempat tidur dan Xia Ling Wan dengan inisiatifnya sendiri naik ke atas Yang Xiu dan memasukkan gua sucinya sendiri ke dalam tongkat sakti yang besar itu.


“Uhhh …” Xia Ling Wan merasa bahwa gaya ini jauh lebih nikmat, di mana dia sendiri yang menggerakkan pinggulnya naik turun di atas tubuh Yang Xiu.


• • •


Keesokan subuhnya, masih dalam gaya yang sama, tapi tubuh Xia Ling Wan sudah cukup lelah, genjotan yang dilakukan oleh Yang Xiu benar-benar sangat cepat seperti mesin jahit dan selalu menembakan cairan sucinya ke dalam rahiimnya, membuat dia sendiri sulit mengendalikan nafasnya.


“Oke, sekarang giliran aku yang mengendalikan!” Yang Xiu memegang pinggul batu giok itu dengan tangannya dan membuat aksi Xia Ling Wan terhenti.

__ADS_1


‘Ahhh …’ Xia Ling Wan merasa sesuatu yang buruk akan terjadi.


Yang Xiu lalu mengatur sedikit posisinya sehingga lebih enak lalu memegang pinggul Xia Ling Wan dan menggenjot gua suci miliknya 10× lebih cepat daripada yang dirasakan oleh Xia Ling Wan beberapa waktu yang lalu.


Xia Ling Wan seperti ikan yang kehabisan nafas, tapi tidak mengeluarkan suara.


Nikmat! Nikmat!


Xia Ling Wan merasakan keinginan yang kuat dalam dirinya, wanita yang penuh wibawa dalam memerintah itu saat ini sebenarnya memohon kepada Yang Xiu agar memberikan lebih banyak kepada dirinya sendiri.


Xia Ling Wan lalu mencium bibir Yang Xiu, kedua lidah mereka bermain dengan indah dan lengket seperti lem di dalam mulut mereka.


Papapapapa!


Suara benturan akibat tabrakan kulit dan kulit membuat suara yang indah di dalam kamar ini, keringat dari tubuh Xia Ling Wan sangat wangi seperti wangi buah persik yang nikmat.


Sudah beberapa kali Xia Ling Wan dan Yang Xiu melakukan orgasme bersamaan dan itu benar-benar hal yang sangat dinanti-nantikan oleh pasangan ini.


Umah!


Yang Xiu melepas cium*nnya dan memandang wajah Xia Ling Wan yang tidak bisa mengendalikan dirinya dan terlarut dalam kenikmatan duniawi.


“Xia Ling Wan, kau sangat cantik!” puji Yang Xiu, dan lebih mempercepat genjotannya.


Hingga akhirnya mereka melakukannya selama 2 hari 1 malam.


“Aku keluar!” ungkap Xia Ling Wan.


Yang Xiu lalu melepas tongkat saktinya sehingga cairan milik Xia Ling Wan muncrat keluar membasahi tempat tidur.


Xia Ling Wan masih memiliki tenaga, tapi Yang Xiu menyudahinya agar Xia Ling Wan bisa segera menstabilkan ranahnya karena baru saja menerobos Emperor Tahap 2.


Yang Xiu lalu menidurkan tubuh Xia Ling Wan di atas tempat tidurnya, lalu berdiri dan mengenakan pakaiannya.


“Saatnya ke kamar selanjutnya!” gumam Yang Xiu.


« Bersambung! »

__ADS_1


__ADS_2