
Jangan lupa like, komentar, dan vote yah.
Selamat membaca :)
***
Sementara itu, Yang Xiu hanya memegangi luka di pinggangnya dan melihat darah yang mengalir keluar dengan sangat banyak.
"Hahahaha! Aku sudah duga, kau adalah masalah terbesar di sini! Jangan salahkan aku karena berbuat kejam, manusia!" Weimo menertawakan kejadian ini dari jauh, tapi kini dia juga masih sibuk meladeni serangan dari empat pemimpin tanah suci dan lainnya.
"Bacot!" Yang Xiu mengeluarkan kata-kata khasnya dari dalam hati, lalu berkata kepada ketiga lainnya, "Hentikan formasi!"
Yang Xiu sadar jika formasi terus dijalankan, maka akan ada kemungkinan salah satu dari mereka akan mati, jadi kini dia memilih untuk melawan Ju Yun sendiri.
Tidak! Melawan?
Yang Xiu sedikit tersenyum melihat Ju Yun, "Kau benar-benar orang tua yang menyusahkan!"
"Hmmm ..." Ju Yun hanya membalasnya dengan tatapan kosong, seolah saat ini dia hanyalah boneka yang dikendalikan oleh perintah.
"Majulah!" Yang Xiu memancingnya. Dan Ju Yun juga tidak segan-segan untuk langsung maju dan bertarung dengannya.
Swoosh Swoosh Swoosh!
Yang Xiu terus menerus menghindari serangan pedang milik Ju Yun meski keadaannya cukup buruk saat ini, tapi vitalitas tubuh Chaos Dragon King sangat kuat, beserta fitur penyembuhan dari sistem, Yang Xiu jadi tidak terlalu mengkhawatirkan hidupnya.
Hingga suatu ketika, Yang Xiu tiba-tiba melihat ada celah sedikit.
"Ini akan sakit...!" Yang Xiu mengepalkan tinjunya, lalu muncul kekuatan berwarna air putih kuat.
"Elemental Technique: Yin River!"
Setelah selesai berkata, Yang Xiu langsung memukul ke depan dan deburan ombak seperti di sungai mengalir keluar dari depan tinjunya ke arah Ju Yun.
Elemental Technique ini baru saja disadari oleh Yang Xiu, meski Yin River ini terlihat indah dan menenangkan, namun terdapat kekuatan yang membawa kematian.
'Aku hanya menggunakan 10% kekuatan Elemental Technique ini, aku harap ia tidak mati!' batin Yang Xiu.
Segera deburan ombak itu mencapai tubuh Ju Yun dan seperti cacing, itu terus menggerogoti segala sisi tubuh Ju Yun dan membuatnya menjerit histeris.
'Ugh ...' Yang Xiu juga terus menerus mengendalikan Yin River dengan sekuat tenaga agar tidak menyerang bagian-bagian vital Ju Yun, melainkan hanya berfokus untuk membersihkan bagian dalam tubuh Ju Yun yang diselimuti oleh Demon Qi.
__ADS_1
Di lain sisi, Weimo yang tanpa sengaja menyaksikan ini berseru kaget, "Elemental Technique dari Elemen Yin tingkat 9!"
Weimo tentu saja sangat terkejut, bagaimanapun benar-benar sangat mustahil memahami konsep dari elemen Yin itu sendiri yaitu Konsep Kematian.
Elemen Api, Tanah, dan lainnya sudah sangat sering ditemui, jadi seseorang pastilah bisa memahami konsepnya.
Tapi konsep kematian? itu sangat misterius, meski seorang kultivator sudah sangat sering melihat kematian, tapi tetap saja itu sangat misterius, kecuali kalau ...
"Bocah, apa kau pernah mati dan hidup kembali?!" Weimo bertanya dengan wajah terkejut sambil menghadang serangan yang datang kepadanya.
Yang Xiu yang mendengar itu telinganya langsung sedikit berdengung dan dua terkejut dengan pertanyaan dari Weimo.
"..." Tapi Yang Xiu saat ini hanya memasang telinga tuli, dia lebih memilih untuk fokus kepada Ju Yun dalam membersihkan demon qi di seluruh tubuhnya.
"Ahhnnnnn...!" Ju Yun akhirnya mengeluarkan erangan kesakitan dan kian waktu kesadarannya mulai kembali dan akhirnya kembali seperti semula.
"Fiuhhh ..." Yang Xiu menghentikan gerakannya dan Yin River menghilang di udara.
"Apa yang—" Ju Yun memegang kepalanya dengan kesakitan, tiba-tiba memori tentang dirinya yang menyerang Yang Xiu langsung teringat dibenaknya membuatnya menjadi sangat malu.
"Apa yang kau lakukan!?" Yang Xiu langsung muncul di sampingnya dan melihat kondisinya yang sepertinya tidak terlalu parah, kecuali bahwa menopangnya seluruh pakaiannya sobek-sobek hanya menghalangi bagian atas dan bawahnya saja.
"Apa yang kau lihat!? bocah!" Ju Yun tiba-tiba menjadi kesal kembali, tapi wajahnya lebih tenang, bagaimanapun dia masih memiliki rasa penyesalan besar dalam hatinya.
"Ju Yun ..." Ming Ye Chang sedikit menghela nafas lega melihat bahwa istrinya baik-baik saja.
"Tunggu di sini!" Yang Xiu berbalik dan hendak pergi.
"Kau ingin bertarung sendiri?" Xiannu mengernyitkan keningnya.
"... Bagaimana dengan itu? berdiri dan lihat saja, bagaimana cara bertarung dari seseorang yang akan ..." Yang Xiu terdiam sejenak, "Tidak jadi ..." Yang Xiu pun menoleh ke Zhuge Liang dan mengangguk kepadanya sedikit lalu terbang pergi.
Ledakan!*
Berbagai teknik rahasia dikorbankan dan Weimo semakin berlalunya waktu semakin melemah, tapi dia tetap saja berdiri di tempatnya dan tidak bergerak.
"Hei...!"
Weimo meninju sekali lagi dan berhasil melukai beberapa di antaranya, tapi dia juga mengalami serangan balik yang sangat kuat.
"Bukan hanya langit, waktu pun akan kurebut. Time Thief!"
__ADS_1
Setelah suara berlalu, sosok Yang Xiu muncul di dekat Weimo dan tangannya mengaliri kekuatan ruang-waktu.
Seketika waktu seolah stagnan, dan Weimi merasakan waktu bergerak menjadi lebih cepat dan menggerogoti laif essencenya hingga membuat rambutnya kian waktu semakin memutih.
"Kekuatan Waktu!" Weimo berseru ngeri, "Mungkinkah kau anak Naga Tua itu!?"
"Orang mati tidak usah banyak bicara!" Yang Xiu lalu memelintir tangannya ke depan dengan lebih cepat dan kekuatan ruang mulai membuat ruang seakan dipadatkan, dan Weimo merasa dirinya seolah dicelupkan ke dalam lumpur.
"Ayo!" Yang Xiu menghunuskan Dragon Punishment Spear di tangannya dan langsung menukik tajam ke arah Weimo.
Bukan hanya Yang Xiu, mereka yang lain juga langsung menyerangnya dengan sekuat tenaga dari jarak dekat.
Slash Slash Slash!
Tombak emas itu menusuk tajam ke dada Weimo, membuatnya membelalakkan mata saking tak percayanya.
"Hari ini bahkan jika aku mati, kalian juga harus mati!" Weimo berteriak sambil menahan Dragon Punishment Spear yang menusuk dadanya.
"Kau bermimpi!" Yang Xiu tersenyum tak kenal takut ketika mengetahui Weimo ingin meledakkan diri.
"Kalian semua pergilah!" Yang Xiu berteriak kepada yang lainnya.
Meski tidak paham apa yang ingin Yang Xiu lakukan, tapi mereka langsung pergi secepat mungkin.
SWOOSSHHHHH!
Dari belakang Yang Xiu, sebuah panah tajam ditembakkan melampaui kecepatan suara.
Dari arah yang berlawanan, sebuah bola api yang dikirimkan oleh Huong Ma, dan dari sisi timur dan barat sebuah bola petir mengarah semuanya ke arah tempat Yang Xiu dan Weimo.
Lalu, sebuah bola api berasal dari atas yang merupakan kekuatan penuh dari gagak waktu.
"Kau ..." Weimo menatap ngeri, dia berpikir bahwa Yang Xiu ingin mati dengannya di tempat ini.
Yang Xiu hanya tersenyum dan mengeluarkan beberapa buah kata yang membuat Weimo menjadi jauh lebih ngeri.
"Aku tidak pernah mengeluarkan segalanya untuk melawanmu."
Kata-kata itu terpapar jelas, lalu Yang Xiu menarik kembali tombaknya dan dalam hitungan sepersekian detik, tubuhnya tiba-tiba menjadi transparan, seolah-olah ia benar-benar sudah hilang dan tidak pernah ada di sana.
BOOOMMMMMMMMM!!!
__ADS_1
« Bersambung! »
Jangan lupa tinggalkan like, komentar, dan vote yah. Terima kasih telah membaca :)