
Jangan lupa like, komen, dan vote yah.
Selamat membaca :)
***
Xia Ling Wan membuka mulutnya dan menutupnya kembali, tidak tahu harus berkata apa.
“Hei, berhenti bertengkar.”
Tiba-tiba terdengar suara yang sangat familiar di telinga semua wanita yang ada di tempat tersebut.
Berbalik ke belakang, semuanya langsung terkejut melihat siapa yang ada di belakang mereka.
“Kakak!” Yang Yun cepat-cepat berdiri dan berlari ke arah Yang Xiu, lalu memeluknya.
Yang Xiu tertegun sejenak, wajahnya tetap tenang, tapi dalam hatinya, dia sangat terkejut.
‘Sejak kapan dia begitu kuat seperti ini? apakah karena garis keturunan misteriusnya?’ batin Yang Xiu.
Tapi terlebih daripada itu, Yang Xiu merasakan kehangatan, tapi wajahnya tetap biasa-biasa saja.
“Kau akhirnya kembali.”
“Suami ....”
Banyak orang yang merasakan seakan-akan sebuah batu sudah dibuang dari pundak mereka, merasa sangat lega dengan kedatangan Yang Xiu yang baik-baik saja.
“Ayo kembali ke pagoda suci terlebih dahulu!” Yang Xiu kemudian mengajak mereka pergi dan tiba di depan Pagoda Suci.
Di sana, Mo Xiao dan Mo Xue, serta lainnya sudah ada di sana setelah merasakan aura kehadiran Yang Xiu.
“Selamat datang, tuan muda!”
“Yang Mulia!”
Yang Xiu mengangguk, lalu mereka semua masuk ke dalam Pagoda Suci di sebuah ruangan di lantai ke-3, yang mana terdapat sofa dan tv di dalamnya.
Sofa di tempat itu disusun seperti huruf U, pada sofa pertama, Yang Xiu duduk bersama Yang Yun, adiknya.
Di sofa kiri adalah Xia Ling Wan dan Chu Qing Cheng
Di sofa kanan adalah Zhu Yan dan Fu Zhun.
__ADS_1
Sedangkan yang lainnya hanya berdiri di belakang kursi kiri dan kanan.
“Kau darimana saja? kau bilang sibuk, tapi tidak memberi kabar,” Chu Qing Cheng bertanya dengan rasa penasaran yang jelas di wajahnya.
Wajah semua orang di dalam ruangan juga hanya tertuju pada Yang Xiu.
Yang Xiu saat ini sedang menyandarkan Yang Yun di dadanya dan mengusap-usap kepalanya, tapi dia juga memasukkan kekuatan Golden Soul Lotus untuk menenangkan jiwa adiknya sehingga Yang Yun kini tertidur pulas.
“Aku cukup sial, terhisap dalam Minu Black Hole ...” jawab Yang Xiu sembari melepaskan tangannya dari kepada Yang Yun.
“Mini Black Hole!” Wu Hen yang berdiri beberapa meter di depan Yang Xiu, langsung terkejut.
“Apa itu Mini Black Hole?” Xia Ling Wan mengerutkan keningnya.
“Hah, itu adalah objek luar angkasa yang sangat kuat, bisa dibilang penghancur dunia yang berjalan...
Namun, Black Hole yang aku temui ini cukup kecil, sehingga aku berhasil bertahan hidup,” jelas Yang Xiu.
Yang Xiu ingat, Black Hole yang dia temui hanya sebesar sebuah kerajaan kecil, tapi kekuatan penghisapnya sangat kuat ... tidak tahu apa yang akan terjadi jika dia menemukan Black Hole yang dalam menelan matahari dalam sekali jalan ...
“Jadi, kita ada di dalam Black Hole?” sekarang giliran Su Xiao Nian yang bertanya.
Yang Xiu menggelengkan kepalanya, “Setelah terserap ke dalam black hole, aku terombang-ambing sangat lama dalam sebuah lubang ruang-waktu, kekuatan di dalam lorong itu sangat aneh sehingga aku menjadi pingsan, itu juga alasan kenapa Energi Spiritual di dunia ini berkurang drastis!”
“En, aku saat ini ada di luar Pusat Galaxy, planet ini sangat kaya dengan Energi Spiritual, sayang sekali sepertinya prinsip dunia di sini tidak mengizinkan kultivator di atas ranah Realm Lord tahap 6!” jawab Yang Xiu.
Melalui percakapan singkat ini, semua orang di dalam ruangan ini mulai paham tentang kondisi mereka saat ini.
“Yang Mulia, tolong bawa aku keluar! Aku hanya perlu memurnikan 1 elemen lagi, lalu akan menerobos ranah Realm Lord!” Mo Xiao tiba-tiba mengajukan dirinya kepada Yang Xiu dengan tekad yang berapi-api.
Yang Xiu tahu bahwa Mo Xiao bermaksud baik, tapi dia tetap menggelengkan kepalanya.
“Untuk sekarang belum bisa,” kata Yang Xiu.
“Lalu, apakah aku boleh menerobos ranah di dalam dunia ini?” tanya Mo Xiao lagi.
“Itu juga tidak bisa karena akan menyebabkan ketidakseimbangan pada dunia ini,” jawab Yang Xiu.
“Umm ...” Mo Xiao sedikit kecewa, dia pikir dapat segera menerobos Realm Lord, lalu keluar dan ikut bertarung dengan tuannya, ternyata situasi tidak mendukung.
“Tidak usah kecewa, aku berjanji akan mengeluarkanmu sebelum 1 tahun,” Yang Xiu memandangi Mo Xiao dengan wajah santai.
‘Apa rencananya ... pasti akan terjawab ketika waktu berlalu,’ batin Yang Xiu.
__ADS_1
***
Mereka pun lanjut berbincang-bincang selama satu jam, sebelum akhirnya yang lainnya pergi meninggalkan ruangan, menyusahkan Yang Xiu dan Yang Yun saja.
Melihat wajah Yang Yun yang cantik ini, Yang Xiu semakin memiliki rasa tanggung jawab yang besar sebagai seorang kakak.
“Hanya saja, apa garis keturunanmu itu, aku mungkin bisa mati jika bertarung denganmu tanpa menggunakan dragon transformation,” gumam Yang Xiu sembari memandangi wajah Yang Yun.
Saat bercerita dengan para wanitanya sebelumnya, dia mengetahui bahwa Xia Ling Wan membutuhkan segenap kekuatannya untuk menundukkan Yang Yun yang sedang mengamuk, dapat dilihat bahwa Yang Yun ini sangat kuat.
Tapi, itu karena dia tidak bisa mengendalikan kekuatan garis keturunan, bagaimana jika bisa? Yang Xiu bahkan tidak berani berkata akan menang tanpa cedera parah.
“Kau tidak perlu khawatir, kakak ... Yun’er pasti akan membawamu ke jalan yang lebih baik ...”
Yang Xiu tertegun sejenak, lalu memandangi Yang Yun ...
Rupanya dia mengigau ...
“Hah ...” Yang Xiu menghela nafas dan sedikit merenung, “Sudah 40 tahun lebih ... tapi aku akan tetap pada jalanku, yaitu berjalan sesuai keinginanku,” Yang Xiu sama sekali tidak suka diatur, jadi dia lebih memilih mengikuti keinginan hatinya.
***
Siuuu!...
Yang Xiu saat ini sudah keluar dari dalam Small World Bead.
“Sudah tengah malam ...” Yang Xiu memandangi langit gelap yang penuh dengan bintang yang bergelantungan.
Memasukkan Small World Bead ke dalam pakaiannya, Yang Xiu pun berjalan ke luar pintu kamarnya, sekaligus keluar dari dalam pagoda tersebut.
Memalingkan kepalanya ke sebelah kiri, Yang Xiu melihat ada sebuah taman indah di seberang pagoda.
“Saudara Yang?”
Tiba-tiba terdengar suara familiar dari tengah taman tersebut, Yang Xiu melihat ke sana secara teliti dan mendapati seorang wanita berambut hitam mengenakan palace dress merah sedang duduk di sana.
“Saudari Ming,” Yang Xiu akhirnya mengenali bahwa itu adalah Ming Yue.
Dia pun pergi ke arah taman dengan pelan dan tenang, semakin dekat dia, semakin terkejut dengan apa yang sedang dilakukan oleh Ming Yue.
« Bersambung! »
Jangan lupa tinggalkan like, komen, dan vote yah. Terima kasih telah membaca :)
__ADS_1