MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN

MENDAPATKAN SISTEM DI DUNIA LAIN
Chapter 371 : Malam Pertama


__ADS_3

Jangan lupa like, komentar, dan vote yah.


Selamat membaca :)


***


"Kau sudah berjanji, maka kau akan menepatinya," Ju Yun mengangguk terus menerus, tapi salah satu tangannya terlipat dengan kuat, 'Aku tidak menyangka bocah ini tidak ragu-ragu untuk memberiku banyak harta di dalam cincin penyimpanan!' batin Ju Yun.


"Ohho ..." Yang Xiu mengangguk mendengar perkataan Ju Yun, lalu dia menengok sedikit ke arah para wanita di belakang Ju Yun dan Ming Ye Chang yang kepalanya ditutupi oleh kain bahkan tidak menampakkan wajah.


"Tidak boleh! Yang Boy, mari aku ajak kau jalan-jalan!" Ming Ye Chang langsung tersenyum cemerlang dan menarik Yang Xiu untuk pergi menjauh.


'Tunggu, aku tidak ingat ada bagian seperti ini ...' pikir Yang Xiu.


***


Malam hari.


Semua kemeriahan masih ada karena yang diundang adalah orang-orang penting yang berasal dari seluruh penjuru dunia.


Di dalam sebuah ruangan, bau anggur sangat amat menyengat, di salah satu meja, Yang Xiu beserta beberapa bawahan lamanya dan ayah mertuanya sedang meminum anggur.


Sayang sekali, kali ini Yang Xiu hanya sedikit mengendorkan kekuatan tubuhnya sehingga dia hanya sedikit mabuk, tapi masih sadar.


Mereka sudah minum dari pagi dari sampai malam ini, entah kenapa, Yang Xiu tidak paham, tapi dia yakin ini pasti rencana yang sudah mereka siapkan.


"Yuefu, kalian, aku pergi dahulu, aku sudah lelah!" Yang Xiu berkata seraya bangkit berdiri.


"Tunggu, kau mau ke mana? masih ada 1000 liter yang harus kita habiskan!" Ming Ye Chang sudah sangat mabuk sehingga dia ingin menarik tangan Yang Xiu, tapi tidak kena.


Yang Xiu menggeleng-gelengkan kepalanya, dia tidak menyangka bahwa orang tua ini sangat lemah terhadap anggur.


"Hong Zheng, bawa kembali pak tua ini nanti, aku pergi dulu!" titah Yang Xiu.


Hong Zheng mengangguk paham, dia juga paham bahwa kali ini tuannya akan menjalani misi terpenting dalam hidupnya.


"Oh, iya, tuan. Sebelumnya 4 pemimpin tanah suci memberikanku ini, katanya ini adalah semua elemen dari gudang harta mereka, dan mengatakan juga bahwa mulai hari ini 4 tanah suci adalah milik Tanah Void kita!"


'Kado yang cukup mengejutkan...!'


Yang Xiu menerima semuanya itu dan menyuruh sistem menggabungkan semua elemen yang bisa digabungkan.


"Kalau begitu aku pergi!" Yang Xiu langsung menghilang dari tempatnya dan muncul di puncak istana dan membuka pintu kamar satu per satu, namun tidak ada orang.


'Di mana?' Yang Xiu menaikkan alisnya, dia tidak menggunakan kesadaran spiritual agar lebih menantang.


'Mungkinkah ...' Yang Xiu sedikit berpikir sejenak. Lalu menghilang dari tempatnya berdiri saat ini, ketika muncul kembali, dirinya sudah tiba di dalam pagoda suci.


"Pertama ..." Yang Xiu naik ke lantai 3 dan melihat-lihat, lalu membuka pintu salah satu kamar.

__ADS_1


Klakkkkkkk ...!!


Pintu terbuka secara perlahan dan menampakkan seorang wanita berkerudung merah sedang duduk di tepi tempat tidur.


Yang Xiu tersenyum sedikit dan berjalan masuk sambil menutup pintu kamar.


"Ling Wan?" Yang Xiu datang dan membuka kerudungnya secara perlahan.


"Sa-Sayang ..." Wajah Xia Ling Wan menjadi memerah seperti tomat, namun itu semakin membuat Yang Xiu tertarik.


Yang Xiu segera duduk di tepi kasur dan memangku Xia Ling Wan di pahanya dengan kedua wajah saling berhadap-hadapan.


"Apa ada yang ingin kau katakan?" tanya Yang Xiu sambil membelai rambut indah dari Xia Ling Wan.


"... Jangan bertanya seperti itu, aku malu."


"Hoh?" Yang Xiu mengangkat alisnya, lalu tersenyum tipis, "Ayo!"


Secara perlahan wajah keduanya mulai mendekat satu sama lain hingga ciuman romantis pun lantas terjadi.


"Umm ..."


***


Selang beberapa saat setelah itu, kini keduanya benar-benar sudah tidak mengenakan apapun lagi.


Xia Ling Wan hanya berbaring terlentang di ranjang, dan Yang Xiu di atasnya menindihnya sambil meninggalkan banyak bekas ciuman di sekujur tubuh Xia Ling Wan.


"Umm ..." Xia Ling Wan mengangguk dan membalikkan wajahnya ke samping.


Yang Xiu yang mendapatkan persetujuan langsung menurunkan badannya dengan perlahan dan secara perlahan tombak besinya mulai menusuk ke dalam gua suci milik Xia Ling Wan.


"AHHHNNNGGG...!!" Badan Xia Ling Wan seolah dikejutkan oleh listrik sehingga dia sedikit terkejut, namun secara perlahan rasa itu kembali menjadi perasaan nostalgia terakhir merek berhubungan.


"Terus..."


"???"


"Teruskan ..."


"Tentu!" Yang Xiu langsung menarik keluar tapi tidak sampai keluar, lalu menusuknya lagi ke dalam dengan kecepatan cepat, ia terus mengulangi gerakan yang sama sampai-sampai membuat Xia Ling Wan hanya bisa mendes*h dengan pasrah di atas ranjang mereka.


"Ahnn... Ahnn... Ahnn..." Xia Ling Wan melingkarkan tangannya di leher Yang Xiu dan terus menahan terjangan dahsyat di bagian bawah sana.


"Sayang, tolong!" Xia Ling Wan mengerang sedikit kesakitan.


"Tenanglah," Yang Xiu berkata, lalu tiba-tiba gerakannya berubah menjadi lebih cepat dari sebelumnya.


"Hhhnnn..."

__ADS_1


Apa ini? ini jauh lebih cepat dari sebelumnya! kalau begini aku yang akan kalah duluan ...


*Papapapapa


Slurp!!


Yang Xiu menyemprot banyak cairan langsung ke dalam gua suci milik Xia Ling Wan hingga membuat wanita itu langsung menjadi letih.


Xia Ling Wan merasa puas, mungkin ini karena perbedaan kekuatan yang terlalu tinggi? tapi dia tidak lagi memikirkan itu, yang terpenting adalah dia sudah puas baik fisik maupun batin.


Yang Xiu mencabut keluar tombak besinya dan sedikit menghela nafas, jika mau, dia ingin bermain selama 1 atau 2 bulan, tapi sekarang ada wanita lain yang menunggu, dia tidak bisa mengecewakan mereka sekarang.


"Aku pergi dahulu, Ling Wan!" Yang Xiu cepat-cepat bangkit berdiri dan mengenakan semua pakaiannya.


***


Tiba di kamar ke-dua, Yang Xiu memiliki firasat aneh.


Kenapa rasanya disini jauh lebih brutal? pikirnya.


Tapi pikiran tetaplah pikiran, Yang Xiu lebih memilih untuk melihat secara langsung apa yang terjadi.


Dengan tangan membuka pintu, Yang Xiu pun langsung masuk ke dalam dan dia cepat-cepat menaikkan alisnya.


Dua wanita!


Yang Xiu sekarang paham kenapa dia memiliki firasat seperti sebelumnya.


Dengan langkah kaki memanjang ke depan, Yang Xiu langsung membuka kerudung pengantin berwarna merah yang mereka berdua kenakan.


"Zhu Yan, Qing Cheng!"


.....


"Uhhh... Angggghhh... tunggu, aku akan..."


Di tas ranjang besar itu, dua orang wanita, Zhu Yan dan Chu Qing Cheng terlentang di sana dengan pasrah karena dimainkan oleh Yang Xiu.


Tangan kiri Yang Xiu merogoh bagian milik Chu Qing Cheng, sementara bagian bawah Yang Xiu memuaskan Zhu Yan.


Selang beberapa saat setelah pertempuran dimulai, Zhu Yan langsung letih dan tertidur pulas, hanya Chu Qing Cheng yang menggantikannya.


"Aku mulai!" Yang Xiu memasukkannya.


Tubuh Chu Qing Cheng bergetar dengan gembira sebagai tanggapan, dan Yang Xiu menciumnya beberapa saat kemudian.


“Mmm …” Chu Qing Cheng mengerang dengan suara lembut dan lembut.


« Bersambung! »

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan like, komentar, dan vote yah. Terima kasih telah membaca :)


__ADS_2