
Jangan lupa like, komentar, dan vote yah.
Selamat membaca :)
***
Angin berhembus kencang melalui hutan belantara ke arah timur. Sudah satu bulan lebih berlalu, sekarang jarak antara waktu perang hanyalah satu minggu saja.
Di dalam sebuah gua yang gelap, mata merah perlahan terbuka, yaitu Yang Xiu.
Wush Wush Wush!...
Krak!...
Seperti ada tekanan dalam tubuhnya yang memaksa lonjakan energi murni dalam Dantiannya, seketika energi itu mencapai puncaknya dan menghancurkan dindin pembatas dan naik hingga mencapai ranah baru.
“Huffttt~”
Yang Xiu lalu melanjutkan kultivasinya selama beberapa dupa ke depan untuk mengkonsolidasikan ranahnya, sebelum akhirnya berhenti dan membuka matanya.
“Sekarang aku siap untuk bertarung. Tunggu aku, Mong Xi!” Mata Yang Xiu memancarkan cahaya tak kenal takut sedikitpun, seolah dia yakin benar-benar dapat mengalahkan Mong Xi saat ini.
Sedikit meregangkan tangannya, Yang Xiu pun bangkit berdiri dan berjalan keluar gua sambil membuka pakaiannya, membiarkan tubuhnya yang mulus itu diterpa oleh dinginnya air terjun.
Di suatu sisi sungai, Xiannu yang sedang bermeditasi segera membuka matanya dan melihat ke tempat arah Yang Xiu.
“Apakah dia sudah menerobos Saint King tahap 3? auranya kelihatan berbeda dari sebelumnya.” Xiannu bergumam setelah bangkit berdiri.
...
Di lain sisi, setelah selesai membersihkan tubuhnya, Yang Xiu kini sudah menggunakan pakaiannya kembali seperti semula.
“Sudah saatnya bertemu Old Shen itu.” Yang Xiu mengikat rambutnya ke belakang, dan berjalan keluar gua. Tepat setelah dia keluar, pemuda itu langsung bertemu dengan Xiannu.
Empat mata saling bertemu, Yang Xiu sedikit mengangguk dan berkata: “Bagaimana denganmu? apakah kau ingin ikut perang? kau tahu ... kau bisa saja mati.”
“Humm! Apa kau meremehkan kekuatanku? aku pasti akan hidup, justru khawatirkanlah dirimu itu, Paman.”
Hohh ... Mendapatkan jawaban seperti itu dari Xiannu, Yang Xiu tidak lagi bertanya.
__ADS_1
“Ayo pergi ke King City!” ajaknya.
“Enn.”
***
King City, di depan gerbang masuk.
Yang Xiu bersama-sama dengan Xiannu melangkahkan kakinya ke dalam kota dengan seirama dan tenang agar tidak terlalu menarik perhatian orang-orang.
Tujuan mereka— Yang Xiu, adalah untuk bertemu dengan Old Shen, untuk membicarakan mengenai pasukan miliknya.
Dengan langkah kaki cepat dan tenang, keduanya sampai di depan sebuah gedung kayu bertingkat 3 di tengah kota.
Ketika hendak memasuki bangunan tersebut, jalan keduanya langsung dihalangi oleh dua tombak yang saling bersilang satu sama lain.
“Siapa kau? apa kau mempunyai izin untuk masuk?” Salah satu penjaga bertanya dengan nada tegas kepada Yang Xiu.
Berbeda dengan penjaga yang satunya, dia nampak mengingat wajah Yang Xiu yang sangat sering dibicarakan oleh para prajurit perang sebulan yang lalu.
“Silahkan masuk, tuan.” Penjaga yang mengenal itu mempersilahkan jalan untuk keduanya dengan hati-hati dan sopan.
Yang Xiu mengangguk puas dan melangkahkan kakinya ke dalam gedung, meninggalkan penjaga yang satunya penuh dengan pertanyaan kepada rekannya.
“Dia adalah orang itu! Dia adalah orang yang dikabarkan sebagai Ghost Killer yang muncul di mana-mana di atas medan perang sebulan yang lalu dengan kekuatan yang unik!”
“Jadi maksudmu ...” Penjaga yang mendapatkan jawaban itu sekarang mengerti kenapa rekannya mempersilahkan pemuda itu untuk masuk, rupanya adalah sosok kuat! Hanya dengan memikirkannya saja, penjaga itu sangat berkeringat dingin mengingat dirinya berani menghalangi jalan masuk pemuda tadi.
‘Semoga dia tidak tersinggung ...’
...
Setelah masuk ke dalam bangunan tersebut, Yang Xiu langsung berjalan lurus ke depan dan berhenti, matanya sedikit melirik ke pojokan ruangan.
Mengikuti tatapan Yang Xiu, Xiannu juga melihat ke arah pojok ruangan, tapi tidak ada sesuatu yang spesial di sana, jadi dia langsung mengerutkan keningnya dengan tidak mengerti.
Tapi Yang Xiu langsung berjalan ke sana dengan berkata, “Cukup baik.”
Setelah tiba di pojokkan ruangan, tangan Yang Xiu langsung bergerak ke depan dan menyentuh sebuah restriction dan tiba-tiba ruangan yang semulanya tidak ada apa-apa itu, langsung memunculkan sebuah tangga-tangga yang mengarah ke ruang bawah tanah.
__ADS_1
Yang Xiu berkata kepada Xiannu untuk menunggunya, sebelum akhirnya turun ke dalam ruangan bawah tanah itu.
Tap Tap Tap ...!
Setiap langkah yang diambil, Yang Xiu penuh dengan kehati-hatian dan waspada.
Ketika tiba di lantai terbawah, Yang Xiu langsung melihat lurus ke depan, di mana terdapat seseorang di sana yang sedang duduk di atas sebuah altar batu dengan lukisan rune misterius di dasarnya.
“Kau wanita yang waktu itu?” Yang Xiu memanggil dengan agak skeptis.
Mendengar panggilan yang tiba-tiba itu, seorang wanita paruh baya berambut hitam legam serta bertubuh cukup langsing menjadi sangat terkejut dan cepat-cepat berbalik melihat Yang Xiu.
Empat mata saling memandang, wanita tersebut mengerutkan keningnya dan berkata dengan nada bertanya, “Rupanya itu kau, apa yang Tuan Yang lakukan di sini?”
Wanita tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah wanita yang memberikannya cincin penyimpanan yang berisi banyak kristal saint beberapa waktu yang lalu.
“Aku tidak sengaja menyentuh array restriction di dalam gedung, karena penasaran, aku pun turun ke sini.” Yang Xiu menjawab sambil berjalan mendekati wanita tersebut.
“Tunggu, tetap di sana!!” Wanita tersebut berteriak dengan nada sedikit panik dari kelihatannya.
“Hmm?” Yang Xiu menaikkan alisnya, lalu menyipit ke bagian atas altar yang terdapat lukisan rune array yang unik. “Kau ahli array?” tanyanya.
“Ya, lalu?” jawab wanita tersebut.
“Hoh, rupanya junior ini adalah master array, kalau begitu aku akan pergi agar tidak menggangu dirimu lagi.”
Setelah selesai berkata demikian, Yang Xiu langsung membalikkan tubuhnya dan berjalan pergi, membuat wanita tersebut merasa sedikit lega. Namun, ketika wanita tersebut ingin berbalik juga ke sisi yang berlawanan, dia lantas menjadi terkejut.
“Ohho! Rupanya array teleportasi!”
Di hadapannya, Yang Xiu yang sebelumnya sedang berjalan keluar, kini muncul di sana seperti hantu di siang bolong, terlebih daripada itu, Yang Xiu bahkan mengetahui jenis array apa ini!
“Ba-Bagaimana kau bisa ...” Wajah wanita tersebut menjadi sangat terkejut dan melangkah mundur tanpa sadar.
“Apa tujuanmu membuat array teleportasi ini? junior ...” setelah selesai mengatakan itu, warna mata pada mata Yang Xiu berubah menjadi warna emas yang dipenuhi oleh kekuatan Dao Keberanaran.
Merasakan aura yang dipancarkan dari mata Yang Xiu, wanita itu merasa kurang nyaman seperti di bawah terik matahari dan matanya mulai mewaspadai Yang Xiu.
Mendapatkan perlakuan aneh seperti itu, Yang Xiu sedikit menaikkan alisnya dengan penasaran. ‘Aneh, apa yang terjadi? mungkinkah ...’
__ADS_1
« Bersambung! »
Jangan lupa tinggalkan like, komentar, dan vote yah. Terima kasih telah membaca.